
Di kamar setelah Ariella mandi dan berganti baju , ia langsung merebahkan dirinya di atas kasur , ia benar - benar lelah karena hari ini ia harus berlatih taekwondo.
" haha ... lelah sekali " gumam Ariella .
" lebih baik sekarang kamu berubah dan belajar " kata Haikal.
" jangan mengaturku " ucap Ariella sambil memejamkan mata .
" di sekolah tadi semua guru berpesan padaku agar kamu memperbaiki nilaimu " kata Haikal .
" mereka memang merepotkan "
" kamu harus belajar , bangunlah aku akan mengajarimu " kata Haikal .
" diamlah aku mengantuk "
" apa yang kamu inginkan untuk mau belajar " tanya Haikal mengerti sifat Ariella yang keras kepala membujuk anak itu memang susah .
" aku sedang tidak menginginkan apa - apa "
" gimana dengan bertemu cristiano ronaldo , atau messi , atau pemain bola terkenal aku akan mengaturnya tapi jika kamu mau belajar "
" kamu tak perlu mengaturnya , aku sudah peranan bertemu dengannya , deddy pernah mengaturnya untukku " jawab Ariella .
" hufff ... katakan saja apa yang kamu mau "
" pergi dari kehidurpanku setelah itu aku akan belajar dengan giat " jawab Ariella kali ini ia membuka matanya menatap Haikal yang sedang duduk di meja belajarnya dengan laptop yang menyala .
" sebenarnya aku tidak perduli dengan nilaimu , tapi karena para guru berpesan denganku aku hanya ingin menyampaikannya " jawab Haikal .
" jika kamu tidak mau juga aku tidak perduli , tapi bagimana jika aku menyuruh orang kakakku untuk mengurus pernikahan kita lebih cepat agar semua orang tau jika kita sudah menikah , itu sangat mudah untuk melegalkan usia kita cukup dengan menyuruh pengacara semua akan beres " kata Haikal .
" kau sialan ...! " ucap Ariella .
" itu terserah kamu , mau belajar atau tidak " kata Haikal .
" Semua tergantung padamu , kalo aku tidak perduli "
" kau ! ...hais ..." kata Ariella yang langsung beranjak dari tempat tidur dan akan keluar namun terhenti saat mendengar Haikal .
" aku akan segera menelfon beberapa orang untuk mengurusnya kamu tingal memutuskan, aku juga sudah menyuruh miko untuk mengurus undangan " kata Haikal .
" halo tuan " sapa seorang yang terdengar keras dari ponsel Haikal yang membuat Ariella mengerutkan keningnya .
" urus undangan untuk per ...." kata Haikal terpotong .
" aku akan membunuhmu " kata Ariella yang sudah mengepalakan tangannya .
" aku yakin kamu akan jadi janda muda , kamu juga akan masuk penjara karena membunuh suami sendiri pasti menjadi berita uang bagus di acara tv "
" sialan ! " kesal Ariella menendang pintu kamar .
" kamu tinggal memutuskan semuanya " kata Haikal .
" halo tuan " suara orang dalam ponsel .
" urus surat undangan untuk pernikahnku , serta gedung dan baju pengantin , jangan lupa hubungi pengacara un ..." kata Haikal lagi yang terpotong .
" aku akan ke dapur mengambil minum setelah itu aku akan belajar " kata Ariella yang langsung keluar dengan amarah yang tertahan, sedangkan Haikal ia tampak tersenyum memang .
" Aku sudah memberimu penawaran bagus tadi tapi kamu menolak dan menginginkan penawaran yang lebih bagus " gumam Haikal .
" gimana tuan " tanya miko di telfon .
" tidak jadi lanjutkan pekerjaanmu " kata Haikal .
" baik tuan "
Di luar Ariella sedang marah dan mengumpat .
" nak ariel ada apa " tanya bu galuh .
" hais ....di mana deddy apa dia belum datang " tanya Ariella pada nadim .
" belum nona sepertinya besok beliau pulang "
" sialan " umpat Ariella .
"aku ingin menelfon deddy " kata Ariella yang langsung saja nadim menelfon jacksen .
" ariel ada apa nak " tanya galuh .
" hufff .... bukan masalah besar " jawab Ariella .
" nak bu galuh ingin tau soal hubungan kamu sama den haikal yang sebenarnya "
" nanti akan aku jelaskan pada ibu " kata Ariella.
" iya tuan iain nona muda " kata pak nadim kemudian memberikan ponselnya pada Ariella.
" ada apa sayang " tanya jacksen di seberang sana .
" dedd aku sudah pernah bilang aku tidak ingin bersama haikal " kata Ariella.
" ......"
" dedd kenapa diam " tanya Ariella .
" riel dedd sibuk , kita bicara lain kali " jawab Jacksen .
" dedd "
" dedd tutup dulu " kata jacksen kemudian memutus sambungan telfon .
" hais ! " kesal Ariella yang ingin melempar ponsel nadim .
" nona ! / ariel ! " panggil nadim dan bu galuh menghentikan aksi Ariella .
" i itu p po ponsel saya nona " kata nadim yang takut jika ponselnya akan di banting oleh nona mudanya .
" hufff ..." kemudian Ariella mengembalikan ponselnya dan duduk di kursi .
" nona makan malam akan segera siap " kata pelayan perempuan .
" ya panggil hilal kesini " kata Ariella meski dia sangat kesal dengan Haikal ia tak mungkin tidak memberi makan pada anak orang , dia tidak segera itu .
" baik nona " kata pelayan .
" ariel " panggil bu galuh dan Ariella langsung melihat kearah nadim dan pelayan lainnya , karena mengerti dengan tatapan Ariella para pelayan itupun pergi meninggalkan Ariella dan bu galuh .
" kami sudah menikah " jawab Ariella setelah para pelayan itu pergi .
" me menikah "
" ya kita menikah secara agama tapi belum secara hukum "
" ibu nggak ngerti "
" aku nggak menginginkan pernikahan ini " kata Ariella .
" aku nggak mau menikah " lanjutnya .
" lalu bagiamana kalian bisa menikah " kata bu galuh .
" kami menikah karena perjodohan " sahut Haikal yang baru datang dan tengah berdiri di tangga .
" den haikal " kata bu galuh.
__ADS_1
" selamat malam " sapa Haikal .
" malam den "
" pernikahan ini masih rahasia ,jangan ceritakan ini ke kak mar dulu " kata Ariella pada bu galuh .
" baiklah " jawab bu galuh mengelus kepala Ariella , ia tau jika Ariella tengah menyimpan sedih di sana , ia bisa tau dari matanya , mata indah itu menyimpan begitu banyak hal .
" ibu buatkan susu ya " kata Bu galuh di angguki Ariella .
" den haikal " tawar bu galuh .
" saya tidak terlalu suka susu " jawab Haikal yang mengingat makan malam kemarin Haikal tidak menghabiskan susunya , ia hanya minum dua tegukan .
" baiklah kalo gitu den haikal mau minum apa "
" cukup air putih " jawab Haikal yang kemudian duduk di sebelah Ariella .
" setelah makan malam kita belajar " kata Haikal yang masih di dengar bu galuh .
" belajar " kata bu galuh dan di angguki Haikal .
" nak ariel mau belajar " kata bu galuh tampak senag .
" hais .... " kata Ariella yang sepertinya tertekan batin dan pikirannya .
" kalo gitu ibu siapkan cemilan ya " kata bu galuh yang langsung pergi kedapaur .
" hufff ..."
" besok pulang kerumah " kata Haikal .
" nggak mau "
" besok paman bibi sama kakek akan kembali pulang "
" baguslah , akhirnya anak bermuka tante - tante itu juga akan pulang " kata Ariella .
" siapa ? kimi ? " tanya Ariella .
" ya siapa lagi " jawab Ariella .
" apa ada hal yang kamu tidak suka darinya "
" sangat tidak suka , dia sudah menyiramku dengan kuah sup panas, apa kamu tidak lihat tanganku masih sakit sampai sekarang " kesal Ariella .
" dia tidak sengaja "
" tidak sengaja ? , itu menurutmu tapi menurutku itu sangat berbeda " kata Ariella yang tidak di mengerti Haikal.
" lo iq tinggi tapi sangat bodoh dengan hal seperti ini , jangan - jangan kamu tidak mengenali mungsuh " kata Ariella.
" maksud kamu " kata Haikal .
" hufff ... sepupu kamu itu suka sama kamu " kata Ariella .
" jangan bercanda "
" apa aku terlihat bercanda , dia sengaja menyiram kuah panas di tanganku karena ia merasa aku sudah merebut kamu " jelas Ariella .
" dia bukan anak yang seperti itu "
" terserah kamu saja " kata Ariella .
Sedangkan di tempat lain , terlihat gadis yang tengah mondar - mandir di kamar dengan wajah yang tampak kesal .
" kenapa kak haikal tidak balik - balik "
" pasti ini ulah cewek sialan itu "
" dasar cewek sialan ... aku akan memberimu pelajaran karena sudah membawa kak Haikal kabur "
" Kimi kamu belum beberes barang kamu , besok kita akan pulang " kata selena .
" aku masih belum mau pulang "
" apa kamu bilang , kamu sudah izin sekolah beberapa hati masih mau izin lagi , kamu mau nggak naik kelas " kata selana.
" kalo gitu aku akan pindah sekolah di sini biar bisa bersama kak Haikal "
" nggak " jawab selena .
" pokoknya aku mau pindah "
" aku akan mencabut semua fasilitas buat kamu " kata selena .
" ini tidak adil "
" apanya yang tidak adil cepat bereskan barang - barangmu "
Selesai makan Ariella dan Haikal kembali ke kamar , kedunya memulai belajar bersama .
" kita adakan memulai belajar kimia fisika dan mtk " kata Haikal yang kini mulai membuka buku paket fisika serta buku tulisnya milik Ariella .
" kita muali dari tang ini aku akan menjelaskannya dulu jika kamu tidak faham katakan saja " kata Haikal .
" aku tidak faham "
" aku baru akan memulai "
" sangat membosankan " kata Ariella .
tok ... tok... tok ....
" masuk " kata Ariella kemudian pintu terbuka memperlihatkan bu galuh yang membawa beberapa cemilan di nampan serta air minum .
" apa ibu menggangu " tanya bu galuh .
" tidak "
" ini pertama kalinya ibu lihat neng ariella belajar , mungkin ini berkat den Haikal " kata bu galuh .
" apa ini kejadian langak " kata Ariella .
" ya ini pertama kalinya " jawab bu galuh .
" terima kasih ya den berkat aden ariel mau berubah ibu jadi senang melihatnya , tuan besar dan nyonya besar pasti senang melihatnya " lanjut bu galuh yang hanya di balas senyuman oleh Haikal sedangkan Ariella ia hanya memutar bola matanya malas .
" kalo gitu lanjutkan belajarnya ibu kebawah dulu " pamit bu galuh .
" kita lanjutkan jadi ini ....."
" apa kamu faham "
" hem "
" kalo gitu coba kerjakan soal ini mengunakan rumus tadi "
" hufff ... menyebalkan " ucap Ariella meski begitu ia tetap mengerjakannya .
Malam semakin larut Ariella sudah merasa ngantuk , sedangkan Haikal masih melihat jawab Ariella dari soal latihan yang ia beri .
" hoammmm .... aku ngantuk sekali " kata Ariella yang langsung beranjak berdiri namun di tahan Haikal .
" gue ngantuk bans** " kesal Ariella .
" dari sepuluh soal kamu benar lima " kata Haikal .
__ADS_1
" tapi gue ngantuk bangs** "
" akan aku jelaskan lima soal ini setelah itu kamu boleh tidur " kata Haikal mendudukan Ariella lagi .
" lo benar benar bangs** " kata Ariella .
" jadi ini ...." kata Haikal mulai menjelaskan tapi tanpa sadar Ariella mulai tertidur di sampingnya .
" kamu sudah fah ..." kata Haikal .
" dia tertidur " kata Haikal menatap Ariella yang sudah pulas di sana , ia meletakkan kepalanya di atas meja .
" dia terlihat lebih baik jika tidur " gumam Haikal yang mulai menyingkirkan rambut Ariella yang menutupi wajahnya , ia terus menatap wajah cantik itu hingga pandangan turun kebawah bibir merah ceri yang membuatnya mengingat kejadian di mana ia dengan berani mencium bibir itu .
" i ini " gumam Haikal yang entah dari mana punya keberanian menyentuh bibir itu yang membuat Ariella menggeliat lalu membuka matanya menatap Haikal yang membuat sang empu salah tingkah di buatnya .
" eh " kaget Haikal saat Ariella kembali tidur tapi bukan di atas meja lagi melainkan membaringkan dirinya di atas karpet dan meletakkan kepalanya di atas pahanya .
" dia tidur lagi " gumam Haikal.
" untung saja " gumam Haikal lagi sambil membuang nafasnya pelan .
Esok paginya Ariella terbangun dan melihat dirinya yang tidur di karpet berbantalkan paha Haikal , sedangkan Haikal ia tidur dengan posisi duduk dengan kepala yang di letakkan di atas meja .
" kal bangun " kata Ariella dengan suara has bangun tidur .
" emmmm ..."
" lo sholat subuh sana " kata Ariella yang langsung beranjak dan melanjutkan tidurnya di atas kasur , sedangkan Haikal ia merengangkan otot ototnya lalu berdiri dan langsung ke kamar mandi .
" setelah sholat subuh, Haikal langsung membangunkan Ariella agar segera mandi "
" gue masih ngantuk " kata Ariella .
" setelah mandi rasa ngantuk akan menghilang " kata Haikal .
" sekarang bangun " kata Haikal mengundang tubuh Ariella , namun sang empu tidak ada pergerakan .
" bangun "
" bangun"
" berisik .." kesal Ariella yang langsung menarik Haikal hingga terjatuh di atas kasur .
kenapa dia bisa sekuat ini ... batin Haikal , Ariella langsung memeluk Haikal yang membuat Haikal tidak bisa bergerak .
dek ... dek ...
Apa lagi ini ... batin Haikal saat merasakan detak jantungnya yang berdetak lebih cepat , saat melihat wajah Ariella lebih dekat .
" lepaskan aku " kata Haikal mencoba melepaskan tangan Ariella .
" diiamlah biarkan aku tidur sebentar " kata Ariella dengan mata terpejam .
" cepat bangun dan mandi " kata Haikal .
" hufff.... kau menganggu... " kata Ariella yang langsung melepas pelukannya dan segera beranjak dari kasur lalu ke kamar mandi .
Huf.... akhirnya ... ada apa aku kenapa aku sering mengalami ini ... batin Haikal .
" haha sial ... jika aku hidup dengannya dalam jangka panjang hidupku tidak akan ada ketenangan " kata Ariella saat di selama kamar mandi .
" Aku harus segera melancarkan rencana , aku harus mencari cewek untuknya, bisa gila lama - lama aku dengannya " kata Ariella .
Di lauar Haikal yang mulai menyiapkan buku pelajaran di tasnya dan tas Ariella , saat mengambil beberapa mata pelajaran di rak buku Ariella Haikal tidak sengaja menjatuhkan satu selembar foto yang terjatuh .
" foto siapa ini " batin Haikal memungut foto itu dan melihat gambar di kertas itu .
Sosok laki - laki tampan mengunkan jersi basket denagn Ariella yang juga mengunakan baju yang sama mereka saling merangkul , terlihat anak laki - laki itu menatap Ariella dengan senyum dan Ariella juga terlihat tersenyum bahagia .
" siapa ini , kenapa wajahnya tidak asing " batin Haikal , dan entah kenapa ada ras tidak senag saat melihat foto itu .
Ceklik ... suara pintu terbuka dengan cepat Haikal mengembalikan fotonya .
" ini sangat pagi jika kita berangkat kesekolah lihat langit saja masih gelap " kata Ariella berjalan dan berdiri di depan cermin .
" kita akan kebandara dulu untuk mengantar kerabat pulang "
" menyebalkkan , aku tidak ingin ikut " kata Ariella sambil memakai krim di wajahnya .
" kamu akan ikut " kata Haikal .
" aku tidak mau "
" kita juga akan mengantar oma sama opa yang akan keluar negeri " kata Haikal .
" mereka berangkat bersama "
" oma sama opa akan ke rumah kerabatmu "
" tidak "
" lalu "
" opa sama oma akan berangkat setelah setengah jam pemberangkatan mereka "
" oh "
" ayo " kata Haikal saat sudah selesai menyiapkan semuanya .
" gue belum selesai dengan rambut " kata Ariella
" kita akan telat "
" lo berangkat saja sendiri "
" jika aku berangkat sendiri jika oma bertanya soal kamu akan aku jawab apa "
" jawab saja jika aku sedang sibuk " kata Ariella .
" baiklah aku menyuruh pengacara segera melegalkan u ..."
" kita berangkat " kata Ariella yang langsung menyambar jaket serta sepatunya dan berjalan lebih dulu membiarkan Haikal membawa tasnya .
Sampai di depan rumah sudah ada miyako yang menunggu di sana .
" pagi nona "
" pagi " jawab Ariella .
" pagi tuan "
" hem "
Kemudian ketiganya masuk kedalam mobil dan langsung berangkat ke bandara . Di perjalanan Ariella terus saja mengumpat karena rambut basahnya yang belum kering .
" sialan rambut gue masih basa dan terasa dingin di leher "
" matikan acnya " kata Ariella yang langsung saja di matikan miyako .
" ini semua gara - gara lo " kata Ariella .
" keringkan dengan ini " kata Haikal yang langsung menggosok rambut Ariella dengan rambut .
" jika begitu rambutku akan kusut , rambutku ini panjang bukan pendek " kata Ariella .
" lakukan pelan - pelan " kata Ariella kemudian Haikal melakukan sesuai perintah ariella .
__ADS_1
Melihat itu Miyako tampak tersenyum ..
Tuan muda tampak berbeda ...