Haikal Dan Ariella

Haikal Dan Ariella
Hazar .


__ADS_3

Wardah yang masih berada di luar kota tampak bingung , sudah dari satu jam lalu ia berjalan mondar - mandir setelah mendapat telfon dari adiknya yang baru saja datang satu jam lalu dan memberi kabar akan langsung ke rumah mantan suami untuk menjenguk putrinya , setelah itu kini ia tidak bisa menghubunginya lagi , bahkan saat menelfon mantan suaminya ataupun asistennya gabriel .


Pikirannya kini tertuju pada Haikal sang menantu , yang entah seperti apa nanti jika hazar tau , memikirkan itu membuatnya semakin di buat bingung dan tidak fokus dengan pekerjaannya .


" nyonya "


" ya "


" menurutku anda tidak perlu mengkhawatirkan itu "


" bagaima.."


" tuan haikal pasti akan menjelaskannya , lagian juga ada pak nadim di sana yang mungkin akan membantu "


" benar juga kenapa aku harus memikirkannya "


" sudahlah , setelah ini ada jadual apa lagi "


" setelah ini klien akan datang "


" baiklah aku akan bersiap "


Sedangkan hazar yang baru sampai di kediaman jacksen , mendapatkan sambutan yang baik dari para pelayan .


" selamat datang tuan hazar "


" terima kasih pak nadim , lama kita tidak bertemu "


" iya tuan , bagimana kabar anda "


" baik sangat baik , bagiamana dengan dirimu "


" baik juga tuan , anda kesini untuk menjenguk nona muda "


" ya , di mana dia sekarang "


" di kamarnya , mari saya antar "


" baiklah "


" tuan saya akan bantu bawa barangnya " tawar seorang pelayan perempuan .


" tidak biar saya saja , kamu teruskan pekerjaan "


" oh em baiklah tuan "


" mari tuan " ajak nadim


" ya "


Sedangkan Ariella yang berada di kamar bersandar dengan kepala ranjang , sambil ngomel tidak jelas karena Haikal yang tidur di sampingnya .


" sialan ! apa dia tidak punya rumah "


" kenapa harus tidur di sini , kalo bukan kaki dan tangan ku sakit sudah gue tendang dia "


" hais ... melihatnya saja membuatku ingin muntah "


Sedangkan di luar , hazar yang sudah sampai di depan pintu kamar Ariella .


" ini tuan "


" terima kasih , kamu bisa pergi "


" baik tuan " ucap pak nadim yang langsung berpamitan pergi meninggalkan hazar .


**tok


tok


tok**


" masuk " suara Ariella lantang .


" sakit saja masih bisa berteriak seperti itu " gumam hazar yang langsung membuka pintunya , dan masuk kedalam .


" bagaimana kabarmu cantik " sapa hazar yang baru masuk dengan beberapa paper bang yang langsung ia letakkan di meja depan sofa .


" pa paman kapan datang "


" satu jam yang lalu "


" satu jam yang lalu "


" ya "


" bagaimana keadaan keponakan kecil ku " ucap hazar berjalan mendekat kearah Ariella .


" aku bai .."


" ememmm " suara haikal saat merubah posisinya menghadap kearah Ariella , mendengar itu hazar langsung menoleh kearah samping Ariella , bertapa terkejutnya hazar melihat sosok anak laki - laki hang tidur di samping keponakannya .


" ARIEL !!"


" pam pa paman " ucap Ariella gugup saat sadar jika haikal tidur di samping nya , wajahnya tampak bingung saat ini .


" siapa dia "


" ah i it itu " ucap Ariella terbata - bata , terlihat wajah hazar yang tampak murka saat ini .


" katakan dengan benar "


" i t di dia anu it "


" ARIELLA " bentak sang paman yang semakin membuat Ariella gugup , sedangkan haikal mendengar suara yang sangat lantang membuatnya terbangun dengan perasaan jengkel .


" emh... ariel jangan berisik " gumamnya dengan mata yang masih tertutup .


Melihat itu Hazar dengan cepat berjalan ke sisih ranjang yang lain , menarik haikal hingga ia terjatuh dati ranjang .


Buk...


" ah ... " pekiknya saat tubuhnya terbentur dengan lantai yang sangat keras .


" kal l lo lo kagak papa kan " tanya Ariella , membuat Haikal segera duduk dan melihat siapa orang yang berani menyeretnya hingga terjatuh kelantai .


" siapa kamu " tanya Haikal saat sudah terduduk dan mendapati hazar berdiri di sampingnya dengan tatapan yang penuh dengan amarah .


" seharusnya saya yang bertanya "


" siapa kamu berani sekali tidur di kamar ini "


" apa kamu tidak tau sopan santun "


Proyek yang bermasalah membuat jacksen di sibukan dengan pekerjaanya , hingga ia tidak memiliki waktu untuk membuka ponselnya , apa lagi sekedar menanyakan keadaan sang putri .


" sudahlah semoga saja dia baik - baik saja "


Duduk di sofa di depan kamar Ariella , Haikal dengan wajah has bangun tidur yang masih terlihat tampan , duduk menghadap hazar yang menatapannya dengan tatapan yang ingin sekali membunuh seseorang .


" jelaskan semuanya "


" aku sudah mengatakan yang sebenarnya "

__ADS_1


Ariella yang berada di antara keduanya hanya duduk dengan wajah penuh ketegangan , ini pertama kalinya ia melihat sang paman yang begitu marah , apa lagi tatapan tajamnya yang begitu menyeramkan seperti singa yang kelaparan .


" apa kamu pikir aku akan percaya dengan jawaban bohong mu "


" saya sedang tidak berbohong "


" lalau apa buktinya jika kamu tidak berbohong "


" saya tidur di samping istri ku "


Mendengar jawaban Haikal membuat Ariella ingin sekali melempar anak laki - laki seusianya itu ke benua antartika , jiak ia tidak sedang sakit .


" apa itu bisa menjadi bukti "


" ya "


" apa kamu fikir ini waktu untuk bercanda "


" apa saya terlihat sedang bercanda "


" hufff ... katakan saja yang sebenarnya "


" apa yang harus saya katakan "


" baiklah , hubungi kedua orang tuamu , aku akan menghubungi ayah dan ibu ariel "


" aku tidak memiliki orang tua " jawab Haikal membuat Ariella menatapnya .


" jadi kamu yatim piatu " ucap Ariella polos kepada Haikal .


" ...."


" aku akan menghubungi mommy dan deddy kamu ariel " ucap hazar berdiri dari tempat duduknya .


" jangan melakukan sesuatu " ucap hazar lagi sebelum keluar ke balkon .


" oh maaf , maksud gue tadi kemana orang tua mu "


" meninggal "


" jadi lo bener yatim piatu " ucap Ariella membuat Haikal menoleh menatapnya dengan tatapan datar .


" ....."


" maaf "


Sudah berulang kali hazar menelfon mantan kakak ipar dan kakaknya sendiri tapi tidak ada jawaban dari keduanya , hingga di panggilan yang ke sepuluh , barulah sambungan telfon terhubung kepada keduanya .


" halo " sapa kedua orang di seberang sana .


" kalian cepat pulang "


" ada apa " tanya jacksen dan wardah .


" ini penting soal Ariella "


" ariel ! " tanya jacksen .


" kenapa ariel "


" kalian harus segera pulang ini darurat " ucap hazar yang langsung mematikan sambungan telfonnya .


Setelah sambungan terputus jacksen dan wardah langsung bergegas , keduanya tampak khawatir dan takut akan terjadi sesuatu pada putrinya .


" gabriel kita pulang sekarang sekarang , dan kamu urus semuanya dengan benar , nanti saya akan melihat hasil laporannya "


" baik tuan " jawab gabriel dan kenzo .


Sedangkan di belahan lain wardah yang baru saja menemui klien , langsung bergegas pergi .


" kita harus segera ke rumah jacksen "


" baiklah "


Kembali duduk di depan Haikal , hazar tampak menarik nafas pelan dan mengeluarkannya dengan pelan .


" mereka akan pulang "


" sudah berapa lama hubungan kalian berjalan dan sudah berapa jauh "


" mungkin satu atau dua minggu " jawab Haikal .


" lalu berapa jauh "


" anda tidak perlu tau "


" ini soal keponakanku aku harus tau "


" hanya sekedar tidur bersama " jawab Haikal enteng .


" sudahlah jangan dengarkan dia dia hanya anak gila " sahut Ariella .


Sore hari , setelah jam sekolah selesai semua anak club karate akan berlatih , namun sepertinya hari ini mereka harus menunda latihannya lagi setelah libur panjang minggu kemarin , karena pelatih yang masih ada urusan penting sedangkan Ariella sebagai asisten pelatih masih saja tidak masuk sekolah .


" gimana "


" sepertinya di undur lagi sampai pelatih atau ariel masuk "


" emang mereka kemana "


" pelatih ada urusan penting , lalu ariel katanya sakit "


" emang itu bocah bisa sakit "


" entahlah , ariel juga manusia "


" sudahlah kita pulang saja "


" baiklah , lagian disini kita mau ngapain "


Cukup lama Ariella duduk di sofa depan kamarnya membuat punggungnya kini terasa ingin patah .


" aku ingin ke kamar " ucap Ariella membuat kedua laki - laki beda usia itu menoleh melihatnya .


" aku juga sudah lapar " ucap Ariella lagi , yang membuat Haikal dan hazar dengan spontan mendekat ke Ariella hendak membantunya ke kamar .


" apa yang kamu lakukan "


" aku mau menolong istriku "


" istri ? , kamu masih saja berbohong , lepaskan keponakanku " ucap hazar .


" aku tidak berbohong "


" aku tidak percaya padamu "


" sudah lah aku hanya ingin segera merebahkan punggungku "


" lepas " ucap hazar lagi , yang membuat haikal melepas tangannya dan kembali duduk di sofa .


Malam hari tiba , jacksen datang bertepatan dengan wardah yang juga baru datang , keduanya tampak berjalan bersama dengan langkah yang sedikit berlari .


" apa terjadi sesuatu pada ariel "

__ADS_1


" aku tidak tau , kita harus melihatnya "


Sampai di lantai tiga , jacksen dan wardah menghentikan langkahnya ketika melihat Haikal dan hazar duduk bersama .


" gimana keadaan ariel " tanya jacksen dengan wajah khawatir .


" apa terjadi sesuatu "


" tidak dia baik - baik saja " jawab hazar


" baik - baik saja " ucap wardah .


" ya "


" lalu kenapa kamu menelfon kami jika tidak terjadi sesuatu , kamu tau aku harus meninggalkan pekerjaan penting "


" tidak terjadi sesuatu ? , apa kalian tau putri kalian melakukan hubungan yang tidak sehat "


" apa maksudnya dengan hubungan yang tidak sehat " tanya jacksen .


" kalian lihat dia " ucap hazar menunjuk haikal yang tengah duduk di sana .


" mereka tidur bersama dalam satu kamar " jawab hazar .


" hanya itu " ucap wardah yang lupa fakta sang adik yang tidak tau soal pernikahan putrinya .


" hanya itu ? , apa yang kalian sebut hanya itu ? kalian biasa saja mendengar putri kalian dalam satu kamar dengan anak laki - laki , jika terjadi sesuatu pada putri kalian apa kalian tidak berfikir kesana , ingat ariella itu perempuan " ucap hazar .


" oh gini hazar kamu salah faham " ucap jacksen .


" salah faham "


" dengarkan dulu , aku tau kamu mengkhawatirkan ariel , aku akan menjelaskan semuanya " ucap jacksen .


" haikal masuklah jaga ariel " ucap wardah .


" tapi kak "


" aku akan menjelaskannya kamu duduk , biarkan saja dia masuk " ucap jacksen , membuat hazar dengan terpaksa menurut .


" ini sudah aku duga " gumam wardah yang batu menyadarinya .


Haikal masuk kedalam kamar dan melihat Ariella yang sudah tertidur di sana .


" huff .. dia samapi luoa belum makan dan meminum obatnya " gumam Haikal kruuk ...


" bahkan aku juga "


" aku harus ke kamarmandi dulu " ucapnya lagi lalu berjalan menuju kamar mandi .


Di luar hazar yang sudah mendapatkan penjelasan dari jacksen dan wardah , cukup terkejut dengan apa yang ia dengar .


" ja jadi me me mereka benar sudah menikah "


" ya "


" kenapa kalian tidak bilang sejak awal "


" aku mau bilang tapi kamu tidak bisa di hubungi setelah memberiku kabar akan langsung datang ke sini "


" ba baiklah aku yang salah " ucap hazar .


" tapi .! "


" apa " tanya wardah .


" aku lihat ariella tidak senang dengan pernikahan ini di lihat dari sikapnya pada anak laki - laki itu ia tampak tidak suka dengannya "


" sudahlah nanti juga ariel akan suka sendiri , kamu tau haikal itu anak orang terpandang ia cucu pebisnis terkenal mario aku yakin hidup ariel akan terjamin " ucap wardah , mendengar itu jacksen tampak melihat wardah sekilas , pemikirannya berbeda dengan mantan istrinya , ia bahkan lebih khawatir soal putrinya .


" itu menurutmu bukan menurut putrimu " sahut hazar .


" sudahlah kita lihat saja nanti jika mereka benar - benar berjodoh tuhan akan menyatukan jika tidak apapun itu tuhan akan memisahkan mereka , semoga dengan cara yang baik " jawab jacksen .


Setelah mandi haikal tidak tau harus memakai baju apa , ia benar - benar lupa untuk membawa baju ganti , masih dengan handuk yang melilit di pinggangnya dan dada yang telanjang , haikal tampak duduk di sofa sambil mencoba menelfon miyako .


"sial kenapa dia tidak bisa di hubungi " ucap Haikal , kembali meletakkan ponselnya di meja , sudah dua kali ia mencoba menelfon asistennya tapi tidak ada jawaban .


" aku tidak mungkin telanjang seperti ini " ucap haikal , berdiri dari duduknya ia berjalan mendekat ke arah Ariella .


" apa dia punya baju seukuranku " ucapnya lagi , mengingat baju yang di pakai ariella semua bermodel baju laki - laki .


" apa aku bangunkan saja dia "


" tapi apa dia mau meminjamkan "


" sudahlah dari pada aku bertelanjang seperti ini " ucapnya lagi , dengan pelan haikal mencoba membangunkan Ariella dengan mengoyang tangan kirinya .


" riel bangun "


" rel


" ariel "


" huff ... sulit sekali membangunkannya " ucapnya yang ingin sekali menyerah .


" rel " panggilnya lagi , kali ini ia menutup lubang hidung Ariel yang langsung saja membuat Ariel terbangun karena tidak bisa bernafas .


" akhirnya bangun juga "


" sialan lo nga ..." kesal Ariella yang langsung terbengong saat melihat pemandangan di depannya , hingga ia lupa akan rasa ngantuk dan marah .


" aku lupa tidak membawa baju ganti , apa kamu punya baju untuk aku pakai malam ini " ucap haikal yang tidak di dengar Ariella , ia malah bengong melihat tubuh milik Haikal .


Gila ternyata dia juga punya tubuh yang bagus ...


" apa kamu mendengarku " tanya Haikal .


" ha apa lo ngomong apa "


" aku tidak bawa baju ganti apa kamu punya baju yang ukurannya sama dengan badanku "


" sepertinya ada " ucap Ariella mengingat - ingat .


" kamu cari saja di ruang ganti "


" em baiklah " jawab Haikal yang akan pergi .


" tunggu "


" kenapa "


" apa kamu juga biasa berolahraga "


" tidak , kenapa "


" badanmu bagus juga " puji Ariella yang tidak membuat Haikal bangga , anak laki - laki itu malah kaget dan baru sadar jika ia hanya mengunakan handuk .


" ak aku akan ke ruang ganti " ucap Haikal yang langsung berjalan cepat menuju ruang ganti dengan wajah memerah karena malu , tapi tetap ia harus bisa terlihat cool .


" wah gila dia tidak berolah raga tapi tubuhnya bisa seperti itu " gumam Ariella .


Di dalam ruang ganti , haikal yang masih merasa malu , langsung mencari baju yang akan ia gunakan .

__ADS_1


" bajunya banar - benar milik anak laki - laki semua " ucapnya sambil memilih - milih .


Cukup lama , hingga pilihannya jatuh pada celana kulot berwarna abu - abu panjang dengan tali di bagian pinggangnya , dan kaos oversize lengan pendek berwarna hitam .


__ADS_2