
Di apartemen Ariella berdiri di depan pintu dengan dahi yang berkerut , berkali - kali ia memasukan kata sandi disana namun pintunya tidak kunjung terbuka , kesabaran setipis tisu yang ia miliki membuatnya ingin sekali menghancurkan pintu Apartemen .
" sialan !" umpatnya yang sudah tidak bisa sabar .
" perasaan gue kagak pernah ganti kata sandinya " ucapnya .
" hais ! siapa yang sudah menganti kata sandinya " Kesal Ariella .
" apa ded atau mom " bukannya yang langsung menghubungi kedua orang tuanya , namun dari kedua orang tuanya tidak ada satupun yang menganti kata sandi itu .
" lalu siapa yang mengantinya ? kak marina ? tidak - tidak mungkin , bu galuh juga tidak mungkin lalu siapa ? " gumamnya .
" hah sudahlah lebih baik aku hubungi pihak apartemen biar lebih cepat " ucapnya yang langsung mencari nomor petugas dan menelponnya , tapi sayangnya pihak keamanan masih ada pekerjaan perbaikan keamanan di lantai tiga dan empat , dan bisa membantu sore nanti itupun jika pekerjaan mereka sudah selesai .
" sial waktu tidak akan keburu sekarang jika menunggu sore nanti " ucapnya .
" mana Access Card nya ada di dalam "
" sial jika terjadi seperti in gue juga nggak ninggalin Access Card nya .
Di tempat lain Haikal yang berada di sekolah yang sibukan dengan beberapa pekerjaan , membantu para anak kelasnya menyiapkan tempat dan beberapa peralatan yang di butuhkan .
" haikal tolong bantu aku " kata winda .
" hem " jawab Haikal yang langsung membantu .
" cih ... dasar cewek alay " gumam yang lain melihat tingkah winda .
Di kelas ipa dua david tengah mengatur kursi untuk para penonton bioskopnya, di kelas ipa tiga mereka sedang di sibukkan menata mini bar dan pangung untuk Ariella , serta menyiapkan cemilan dan minuman , serta menutup kaca jendela dengan kain hitam seperti yang di perintahkan Ariella .
" eh kita dosa nggak ya "
" sudahlah yang penting kita dapat keuntungan banyak tanpa mengeluarkan banyak dana " kata bela .
" kita aja tidak mengeluarkan banyak uang , mereka - mereka yang mengeluarkan banyak , ariel alex aldo nanti kalo rugi juga mereka sendiri "
" nah itu baru betul , untung kita ikut bahagia " kata yang lain
" ya sudahlah aku anak orang sederhana hanya bisa apa jika di bandung dengan anak - anak orka " kata yang lain .
" nah makanya kamu harus bersyukur di kelas kita ada cucunya firaun dan para bawahannya "
" banyak untung kan " lanjutnya .
" sangat benar "
Sedangkan Ariella yang kini duduk di dalam mobilnya tengah berpikir bagaimana cara mengambil alat dj dan serta son , jika di ambil nanti sore kata
" hais ..... " ucapnya sambil meletakkan kepalanya di atas setir mobil .
" sudahlah lebih baik gue beli lampu dulu " ucapnya yang kemudian membawa mobil pergi dari parkiran Apartemen .
Sampai di toko elektronik Ariella tidak sengaja bertemu dengan miyako yang baru turun dari mobil .
" itukan kak miko , ngapain dia kesini " ucap Ariella saat baru turun dari mobil
" kak miko " panggil Ariella .
" eh nona " jawab miyako saat melihat Ariella .
" kakak mau kemana " tanya Ariella saat sudah di dekat miyako.
" saya ingin membeli keperluan buat di apartemen " kata miyako .
" oh "
" terus kaka nggak kerja "
" kebetulan tadi sehabis ngantar tuan lewat sini , jadi mampir "
" emang pekerjaan kak miko hanya nganter kutu buku itu "
" kutu buku ? " kata miyako mengerutkan keningnya .
" hais tuan muda " jawab Ariella .
" bukan hanya itu saya juga meembantu di perusahaan mewakili tuan muda "
" oh " jawab Ariella.
" nona sendiri nggak ke sekolahan "
" ya , tapi mau beli lampu buat acara nanti " jawab Ariella .
" gimana kalo kita barengan masuk " kata Ariella lagi .
" baiklah nona "
" jangan panggil nona panggil saja ariel " kata Ariella .
" Maaf saya tidak bisa sebab anda istri dari tuan muda "
" hais ... sudahlah terserah ayo masuk " ajak Ariella.
" baik non " ucap Miyako yang langsung mengikuti Ariella.
Sampai di dalam toko besar , Ariella dan miyako langsung di sambut beberap pekerja dengan ramah .
" selamat datang tuan " kata pekerja .
" hem .. saya mau lihat lampu lampu LED putar disco sama lampu mikrokosmos " kata Ariella .
" oh baiklah sebentar saya ambilkan " ucap pekerjaan laki - laki yang langsung pergi .
" kalo tuan " tanyanya pada miyako .
" saya butuh pemangang roti " kata miyako.
" baiklah sebentar " kata pekerja yang kemudian mencari barang yang di sebutkan Ariella dan Miyako .
" em kak miko tinggal di apartemen "
" ya "
" apartemen yang mana "
" apartemen blok satu dekat dengan tempat tinggal tuan "
" oh "
kira - kira gue minta bantuan kak miko bisa nggak sih ... batin Ariella .
Bisa kalik ya kan dia sama - sama tinggal di apartemen....
" kak boleh mintak bantuan nggak " tanya Ariella .
" bantuan apa " tanya miyako .
__ADS_1
" jadi gini apartemenku nggak bisa di buka nih entah aku yang lupa kata sandi atau ada yang menganti kata sandi , tapi tadi saat gue menghubungi pihak keamanan apartemen mereka tapi merek sibuk karena tengah memperbaikai keamanan di lantai tiga dan empat yang ada masalah , terus aku jadi nggak bisa masuk ke apartemen , kakak bisa nggak bantuin aku nyuruh seorang atau siapalah yang ada di gedung apartemen kakak untuk membantuku " jelas Ariella yang membuat miyako mengerutkan dahinya seperti tengah mengingat sesuatu .
" giman bisa " tanya Ariella.
" sebentar nona " kata miyako yang mencoba menginggat - inggat sesuatu .
Bukankah waktu itu kata sandi apartemen nona muda di ganti sama tuan muda , apa tuan muda tidak memberi tau nona muda ya ... batin Miyako yang sudah mengikat permasalahan yang membuat Ariella tidak bisa masuk ke apartemennya.
" kak miko bisa apa tidak " tanya Ariella.
" em l gini nona coba anda minta tolong tuan muda " ucap miyako .
" Kenapa jadi kutu buku itu " kata Ariella tidak senang .
" nona ingin masuk apartemen nona kan , anda minta bantuan saja pada tuan muda pasti lebih muda kalo minta bantuan saya akan sangat ribet " jawab miyako .
" sial ..." ucap Ariella.
" coba anda hubungi tuan muda " kata miyako .
" tap ..." kata Ariella terpotong .
" ini lampu LED putar dan lampu mikrokosmos yang anda cari, mau di coba "
" boleh " kata Ariella .
" ini tuan pemangang roti yang anda inginkan , ini penantang yang berkualitas dan sangat bagus , dan yang ini kualitasnya masih di bawah ini harganya juga lebih murah anda ingin yang mana "
" yang yang kualitasnya bagus "
" baiklah untuk har ... "
" saya bayar pakai kartu " potong miyako yang langsung memberikan kartunya .
" oh baiklah pak "
" wah yang ini tidak cocok buat party " kata Ariella saat pekerja yoko mencoba lampu mikrokosmos .
" iya yang cocok lampu LED putar ini "
" ya sudah aku beli yang ini saja " kata Ariella.
" baiklah "
" apa ada yang lebih bagus dari ini "
" ya ini nona ini kualitas terbaik "
" baiklah , ini " kata Ariella sambil menyodorkan jarinya.
" sebentar biar saya kemas dulu "
" ya "
" ini untuk tuan " kata pekerja perempuan yang memberikan karu dan alat memanggang roti .
" terima kasih " kata miyako yang akan pergi namun terhenti karena Ariella .
" kak miko " panggil Ariella.
" nona hubungi saja tuan muda pasti akan lebih mudah " jawab Miyako yang mengerti apa maksud Ariella .
" baiklah , berikan nomor kutu buku " kata Ariella , dan miyako langsung mengambil ponselnya dan memberikan nomor tuannya .
Apa mereka belum pernah bertukar nomor ponsel ... hah sudahlah itu urusan rumah tangga mereka bukan urusanku juga ...
" sudah " kata Ariella .
" hemm...."kata Ariella .
" tuan ini " kata pegawai yang memberikan lampu dan karu milik Ariella.
" hem makasih " kata Ariella yang langsung pergi setelah menerimanya .
Di mobil Ariella segera menelfon Haikal .
" halo " sapa orang di seberang sana setelah menelfon beberapa kali .
" halo " jawab Ariella .
" siapa ini " tanya Haikal .
" ini gue " jawab Ariella .
" aril "
" ya "
" ada apa "
" pintu Apartemen gue nggak bisa di buka " kata Ariella
" lalu "
" gue mau ambil barang di sana , miko bilang lo bisa bantu gue " kata Ariella
" kata sandinya tangal dan bulan dan tahun pernikahan kita " jawab Haikal .
" anjing ! , lo yang sudah menganti kata sandinya "
" hem "
" lo ! awas lo ya " kesal Ariella .
" apa ada hal lain " kata Haikal .
" tangal bulan berapa ? " tanya Ariella .
" 0101xx " jawab Haikal dan langsung di matikan Ariella .
" setan tu orang , awas saja nanti " kesal Ariella yang langsung menjalankan mobilnya kembali ke apartemen .
Setelah panggilan suara di terputus Haikal langsung menyimpan nomor Ariella my wife entah kenapa nama itu ia tulis , entah kenapa ia tersenyum saat melihatnya.
" haikal " panggil winda , dan Haikal langsung menyimpan ponselnya .
" telfon dari siapa sampai membuatmu tersenyum seperti itu " tanya winda .
" ariel " jawab Haikal yang langsung pergi .
Sampai di apartemen Ariella langsung mengambil alat musik dj serta pengeras suara , mic dan kabel olor .
" ini sudah cukup " ucap Ariella setelah itu ia keluar ,dan segera ke sekolah .
Sampai di parkiran sekolah Ariella memanggil beberapa temannya untuk mengambil peralatan dj dan teman - temannya .
" lo lama banget sih riel " kata Alex
__ADS_1
" udah jangan banyak nanya lo bawa semua ke kelas " kata Ariella .
" eh kalian bantuin gue " kata Alex kepada beberapa temannya .
" dan ini do entar ada sopir dari rumah yang ngambil mobil ini , lo kasih ini kunci "
" lo mau kemana " tanya Aldo .
" gue mau ke kantin aus gue " kata Ariella .
" oh ok " kata aldo , setelah itu Ariella langsung pergi menuju kantin .
Ternyata sangat melelahkan juga hari ini padahal masalahnya hanya pada pintu apartemen , saat berjalan menuju kantin Ariella tak sengaja menabrak emina yang memembuat anak itu terjatuh .
Buk...
" aw ! " pekik emina yang jatuh.
" maaf , kamu nggak papa " tanya Ariella sambil mengulurkan tangannya .
" nggak usah aku bisa sendiri " kata emina saat melihat Ariella .
" oh ok " kata Ariella yang menarik kembali tangannya .
Saat emina ingin berdiri ia kembali terjatuh karena pergelangan kakinya terasa nyeri .
" aw " pekik emina .
" kamu nggak papa " tanya Ariella yang ingin menolong tapi lagi - lagi di tolak oleh emina yangbkembaali mencoba untuk berdiri tapi sayang karena rasa sakit di pergelangan kakinya ia kehilangan keseimbangan dan akan terjatuh kembali untung ada Ariella yang sigap menangkapnya.
Dek ... entah kenapa detak jantung emina berdetak lebih cepat wajahnya terasa memanas saat melihat mata Ariella .
Dia terlihat lebih tampan saat di lihat sedekat ini ... batin emina .
" kamu nggak papa " tanya Ariella.
" eh em ..." kata Emina yang ingin berdiri namun dengan cepat Ariella membangunkan membawa gadis itu duduk di bangku .
" coba aku lihat kakimu " kata Ariella yang lansung berjongkok .
" maunya jangan memakai sepatu seperti ini , ini tidak aman , terlalu tinggi " kata Ariella melepas sepatu emina .
" tahan sedikit akan sakit tapi hanya sebentar " ucap Ariella lagi sedangkan emina hanya bisa melihat wajah Ariella dan mengangguk kecil , dan saat Ariella mulai memijat tanpa sengaja emina memegang pundak Ariella dan merematnya .
" sudah " kata Ariella .
" sekarang cobalah untuk berdiri dan berjalan "
" em " emina langsung melakukan apa yang di katakan Ariella berdiri dan berjalan pelan .
" gimana "
" sudah nggak sakit kak " jawab emina .
" bagus , lain kali jangan memakai sepatu yang seperti ini " kata Ariella .
" em ma makasih kak "
" sama - sama maaf tadi sudah menabrakmu"
" eh tidak tadi emina yang terburu - buru dan nggak melihat jalan " kata emina .
" lain kali berhati - hati " kata Ariella menggosok kepla emina lalu pergi sedangkan yang diperlakukan itu dengan samar tersipu .
Sampai di kantin Ariella langsung memesan minuman , setelah mendapat minumannya ia langsung pergi ke kelasnya . di perjalan menuju kelas ia berpapasan dengan Haikal bersama winda yang tengah membawa kantong plastik yang entah isisnya apa .
" heh lo " kata Ariella menghentikan langkah Haikal .
" kamu duluan " kata Haikal pada winda .
" tapi ini sudah di tunggu yang lain " kata winda .
" pergilah aku tidak lama " kata Haikal yang membuat winda mendengus kesal dan langsung pergi .
Dasar ....
" ada apa "
" gue mau memberi perhitungan pada lo yang sudah lancang menganti kata sandi apartemen gue " kesal Ariella .
" aku masih sibuk " kata Haikal yang akan pergi namun di cegah oleh Ariella .
" lo " kata Ariella .
"riel cepet ini gimana car ..." kata alex terhenti saat melihat Haikal dan Ariella tengah bertatapan.
" kalian ngapain , kalo mau ciuman jangan di sekolahan anjir " kata Alex salah faham dengan posisi Ariella dan Haikal , sontak saja Ariella menjauh dari Haikal .
" kalian tau sekolah itu tempat belajar bukan tempat bermesraan "
" diam lo " kata Ariella .
" urusan kita belum selesai " kata Ariella setelah itu ia pergi membawa alex juga .
Sampai di kelas .
" lo dari mana saja sih riel lama amat " kata dea .
" dia lagi bermesraan sama haikal " jawab alex .
" lo ! " kesal Ariella yang langsung nunjuk mukak Alex .
" ah yang benar " kata bela .
" gue lihat sendiri pakek mata kepala sendiri mereka ciuman " jawab Alex tanpa rasa takut yang membuat ricuh di kelas .
" anjir lo " kesal Ariella yang langsung menedang kaki Alex .
" aw sakit riel "
" makanya jadi anak jangan lemes " kata Ariella .
" ya lo ngapain pakek ciuman segala di tengah kesibukan " kata Alex .
" lo cari mati ya lex " kata Ariella.
" wah tau ni si ariel kita nunguin setengah lumutan " kata yang lain .
" wah seger tu si haikal dapat jatah " kata baim
" anjing lo pada " kesal Ariella .
" sudah - sudah mending kita tata ini dulu " kata fajar .
" ok pak ketua "
" ni ril gimana masang lampu sama ini alat musik dj lo " kata gibran .
__ADS_1