
Meski Ariella sudah mencoba memberikan penjelasan pada david , namun sayangnya david tidak mendengarkannya dan malah pergi begitu saja .
" hais ... ! sialan bang*** " umaptnya sambil menendang angin yang tidak bersalah .
" ini semua gara - gara si haikal , hais ... " kesalnya .
" gimana aku akan menjelaskan semuanya pada david "
Di sisi lain david yang baru turun dari atap, berpapasan dengan Haikal yang akan naik ke atap .
" ariel di atas " tanya Haikal membuat langkah david terhenti .
" lihat saja sendiri " jawab david dengan nada dingin .
" baiklah " jawab Haikal melanjutkan langkahnya tapi baru dua anak tangga yang ia lewati , ia kembali terhenti saat david mengajaknya berbicara .
" jangan pernah sakiti ariel " ucap david lalu pergi begitu saja , Sedangkan Haikal masih berhenti dan melihat punggung david yang mulai menjauh dan menghilang .
Setelah mendapat begitu banyak pertanyaan dari para teman di kelas , aldo dan alex kini duduk di tepi lapangan , sambil melihat adik kelas yang bermain bola .
" hais kita di buat pusing dengan ariel " ucap alex sambil merebahkan dirinya di atas rerumputan .
" gue kaga ngerti dengan ariel " kata aldo
" kita seperti di bohongi sama dia " lanjutnya .
" dia harus menjelaskan semuanya pada kita "
" ya "
Sampai di atap Haikal melihat Ariella di bangku dengan kepala yang mendongak keatas sambil memejamkan matanya .
" aku mencarimu " ucap Haikal membuat sang empu terbangun dan menatapnya dengan tatapan kesal .
" lo gap ..."
" opa sama oma ingin kamu datang kerumah " ucap Haikal .
" katakan saja aku tidak mau , urusan beres " ucap Ariella yang langsung berdiri dan akan pergi namun langkahnya tertahan .
" pulang sekolah kita pulang bersama "
" lo budek ya " ucap Ariella dengan nada sedikit meninggi .
" aku akan mengantarmu pulang lebih dulu untuk berganti baju , pakailah baju yang sopan " ucap Haikal .
" gue nggak mau bang**" ucap Ariella dengan suara yang tertahan .
" dan jangan lupa nanti memakai cincin yang di beri oma " kata Haikal yang langsung pergi .
" lo sialan bang** " ucap Ariella dengan kesal , sambil uring - uringan ia berjalan mengikuti Haikal .
Marina yang sejak awal istirahat mencari keberadaan Ariella , berkeliling dari tempat yang biasa Ariella datangi , hingga menanyakan kepada alex dan aldo , tapi mereka tidak ada yang tau dimana si Ariella berada bukan hanya Ariella yang menghilang tapi juga david yang tidak terlihat batang hidungnya , hingga tinggal satu tempat yang belum marina datangi atap sekolah , dengan langkah cepat ia berjalan menuju atap sekolah .
Turun dari tangga , Ariella terus mengucap sumpah serapah buat haikal hingga ia tidak sadar jika Haikal berhenti dan berbalik menghadapnya , membuat Ariella yang berjalan di belakangnya menabrak haikal dan tanpa sengaja Haikal mencium Ariella .
" bang**" ucap Ariella pelan .
" lo ngapain sih berhen ..." ucap Ariella yang terpotong saat Marina memanggilnay .
" ariel " panggil marina sambil menutup mulutnya , ia tampak terkejut dengan kejadian di depannya .
" kak marina , sejak kapan ada di sini " tanya Ariella .
" sejak Haikal mencium kamu " jawab marina yang entah kenapa membuat Haikal salah tingkah dengan jawaban guru penjaga perpus itu .
" ingat nanti " bisik Haikal di telinga Ariella , setelah itu ia pergi dengan wajahnya yang merona .
bodoh kenapa jadi seperti ini ...batin Haikal sambil menyentuh bibirnya .
" kak mar salah lihat " ucap Ariella yang langsung pergi meninggalkan marina , yang lupa tujuan mencari Ariella .
Sampai di perpus Haikal mengambil buku secara asal lalu membacanya dengan pikiran yang kemana - mana , bayangan ia mencium ariella di restoran kembali muncul , serta bayangan saat ia mencium bibir Ariella waktu itu , begitupun dengan bayangan dimana kejadian yang baru saja terjadi tadi .
" ini di luar dugaan , kenapa bisa begini " ucap Haikal sambil meletakkan bukunya lagi di meja membuat yang ada di perpus terkejut , karena suara buku yang di taruh dengan keras .
Jam sekolah berakhir , Ariella yang baru keluar bersama murid - murid yang lain , langsung di sambut Haikal yang sudah menunggunya di tempat parkir sejak duapuluh lima menit yang lalu .
" ayo " ajak Haikal .
" kemana "
" pulang " jawab Haikal .
" aku ngga.."
" disini sangat ramai " ucap Haikal berbisik membuat Ariella menoleh melibat sekitar benar saja jika semua murid di tempat parkir ini sangat banyak bahkan mereka tengah melihat kearahnya dan Haikal .
" gimana jika mereka tau hubungan kita yan .." bisik Haikal terhenti .
" ayo " ajak Ariella langsung menarik Haikal menuju mobil .
" jadi mereka beneran pacaran " ucap beberpa nak yang sebelumnya tidak percaya .
Sedangkan winda yang berada disana dan melihatnya mengepalkan tangannya kuat - kuat
" sialan " umpat winda .
Sedangkan emina yang berada di sana tampak geli melihat Haikal dan Ariella karena ia masih berfikir jika Ariella itu laki - laki .
Berbeda dengan winda dan emina , david yang juga masih ada di sana terlihat kecewa dengan Ariella .
Sampai di rumah besar jacksen , Haikal dan Ariella di sambut dengan bu galuh yang memang sudah mulai bekerja lagi .
" nak ariel " panggil bu galuh .
" eh ini siapa " tanya bu galuh saat melihat Haikal yang berdiri di belakang Ariella .
__ADS_1
" alien dari saturnus " jawab Ariella yang langsung pergi begitu saja .
" alien ! " ucap bu galuh .
" eh maaf ya nak ariel emang suka begitu tapi sebenarnya dia baik kok " ucap bu galuh .
" tidak papa " jawab Haikal .
" kalo boleh tau siapa namanya "
" haikal " jawab Haikal .
" oh temanny....pacarnya Ariella " ucap bu galuh yang teringat cerita marina .
" bisa di bilang seperti itu " jawab Haikal .
" tuan " sapa pak nadim yang baru datang , sambil membungkuk hormat membuat bu galuh bingung dengan sikap pak nadim .
" silahkan duduk " ucap pak nadim .
" terima kasih " jawab Haikal yang langsung duduk di sofa .
" mau minum sesuatu "
" tidak " jawab Haikal .
" baiklah tuan jika menginginkan sesuatu bisa memanggil saya " kata pak nadim .
" terima kasih " jawab Haikal .
" maaf ibu siapa ya " tanya Haikal yang penasaran , pasalnya ia tidak pernah melihat galuh di rumah besar jacksen ini saat ia menginap di sini waktu itu .
" oh saya bu galuh " ucap galuh .
" beliau ibu pengasuhnya nona muda , nona sangat menyayangi beliau " jawab pak nadim .
" oh maaf saya tidak tau " jawab Haikal yang langsung berdiri dan membungkuk hormat pada galuh .
" eh tidak perlu seperti itu nak eh maksudnya tuan " ucap galuh .
" panggil saja senyamannya ibu " kata Haikal .
" kamu sangat baik persis seperti yang di katakan marina , titip ariel ya meski dia kelihatannya seperti tadi sebenarnya anaknya sangat baik kok " kata bu galuh .
Marina ...?
" iya saya tau " kata Haikal .
" baiklah tuan saya permisi " pamit nadim .
" silahkan " kata Haikal .
" kalo gitu ibu juga permisi " kata bu galuh .
" iya bu " jawab Haikal Apa hubungannya dengan bu marina batin haikal .
Menunggu Ariella yang masih bersih diri dan berganti baju , cukup lama hingga akhirnya suara langkah dari arah tangga membuatnya menoleh dan melihat Ariella yang baru turun dari tangga .
" ayo " ajak Ariella .
" kamu memakai baju seperti ini " tanya Haikal .
" lalu , seperti apa "
" tadi aku bilang yang sopan " ucap Haikal .
" aku tidak mengunakan baju yang terbuka seperti para cewek yang suka pergi ke club malam , atau memakai bikini seperti saat di pantai , lalu apanya yang tidak sopan " ucap Ariella yang hanya bisa membuat Haikal memijat kepalanya yang terasa pusing , benar juga yang di katakan Ariella , tapi bukan itu maksudnya .
" sudahlah ayo pergi " kata Haikal berjalan lebih dulu , sepertinya ia lebih baik mengalah dari pad berdebat .
Sampai di dalam mobil Ariella tidak duduk di belakangbersama Haikal lagi, melainkan duduk di depan sebelah miyako .
" nona muda tidak seharusnya anda duduk di "
" sama saja tempatnya bedanya aku di sebelah supir dan tadi aku di sebelah alien dari planet mars itu " jawab Ariella .
" tapi ..."
" jalankan saja " kata Haikal .
" ba baik tuan " jawab miyako .
" nanti kita berhenti sebentar di toko bunga dan buah dekat dengan cafe mudah " ucap Ariella .
" baik nona " jawab miyako .
Sampai di tempat yang di sebutkan tadi , Ariella langsung turun dati mobil .
" mau kemana dia " ucap Haikal .
" entahlah , taun tidak ingin mengikutinya "
" selagi masih bisa di lihat dati mobil itu tidak perlu " jawab Haikal .
Setelah ke toko bunga , ia beralih ke toko kue lalu ke toko buah , setelah itu ia pergi ke sebuah butik dan kemudian kembali ke mobil lagi dengan beberapa barang belanjaan yang ia letakkan di kursi belakang tepatnya di samping Haikal .
" letakkan saja di bagasi mobil " ucap Haikal .
" sudahlah , di situ lebih baik " ucap Ariella kemudian masuk mobil .
Di perjalanan Haikal di buat risih dengan barang milik Ariella , membuatnya tidak nyaman . Sampai di rumah , Haikal yang baru keluar mobil harus membawa bunga dan buah , sedangkan miyako membawa dua paper bang dari butik dam dari toko kue , sudah tentu Ariella yang menyuruh keduanya .
" sudah ayo " ajak Ariella yang berjalan lebih dulu .
Sampai di dalam rumah Ariella langsung di sambut hangat oleh sari ayu dan mario , yang sudah menanti kedatangan cucu menantunya .
" selamat datang sayang " ucap Sari ayu yang langsung memeluk Ariella yang akan membungku hormat .
__ADS_1
" kamu sangat cantik " ucap sari ayu melepas pelukannya dan menatap wajah cantik Ariella .
" terima kasih " jawab Ariella .
" bagaimana kabar kamu " ucap mario kali ini .
" baik , bagaimana dengan oma sama opa sendiri " tanya Ariella .
" kami juga baik , bahkan sekarang kami sangat bahagia dengan kedatanganmu "
" benarkah " kata Ariella dengan senyum sepenuhnya .
" tentu saja nak " jawab sari ayu .
" oh iya ini aku bawakan sesuatu untuk oma " ucap Ariella yang langsung berbalik dan mengambil bunga lili putih di tangan Haikal .
" ini bunga lili putih untuk oma , semoga menyukainya " kata Ariella .
" oh terima kasih sayang ini cantik sekali " ucap sari ayi .
" dan ini masih ada lagi untuk oma " kata Ariella mengambil paper bang di tangan miyako dan memberikannya kepada sari ayu .
" apa ini " ucap sari ayu .
" ini selendang , aku tidak tau apakah cocok untuk oma tapi itu yang paling baik di butik aku fikir jika oma akan menyukainya " kata Ariella , sari ayu memberikan bunganya pada pelayan dan mengambil alih paper bang nya dan melihat isinya , sebuah selendang berwarna pink dengan motif timbul bunga mawar yang terlihat begitu cantik .
" ini sangat indah sudah tentu oma akan menyukainya ini pemberian cucu menantuku " ucap sari ayu .
" em dan maaf untuk opa aku tidak membelikan apapun karena aku tidak tau apa yang akan aku beli , tapi aku membawa ini untuk opa semoga opa menyukainya " kata Ariella kali ini mengambil paper bang di miyalo dari toko kue .
" ini kue rol kesukaanku , aku sering memakannya tidak terlalu manis dan rasanya sangat lezat , aku membelinya dari toko langgananku , di situ toko yang paling aku suka karena hanya disana kita bisa menemukan kue - kue yang lezat " ucap Ariella yang membuat mario tersiam dengan begitupun dengan sari ayu dan Haikal .
" em maaf ada apa apa ada yang salah " ucap Ariella .
" apa opa tidak suka makan kue , maafkan aku aku tidak tau akan hal itu " ucap Ariella lagi yang merasa bersalah , karen semuanya tampak terdiam dan tidak lagi tersenyum .
" tidak nak , kamu tidak salah opa sangat suka dengan kue , terima kasih sudah membawakanya untuk opa " ucap mario mengambil alih paper bang nya .
" jika tidak suka tidak perlu di paksakan " ucap Ariella .
" tidak opa sangat menyukainya terima kasih ya " ucap mario lagi sambil mengelus puncak kepala Ariella .
" lalu buahnya buat opa " ucap Haikal .
" tidak itu buat kamu , dalam buah terdapat banyak vitamin , aku membelinya agar kamu sering tersenyum dari pada memasang wajah datar yang seperti papan seluncur , mungkin buah dengan kaya vitamin itu bisa membantu masalahmu " ucap Ariella yang membuat sari ayu dan mario tertawa di buatnya begitupun dengan miyako dan pelayan yang tampak menahan tawa , sedangkan Haikal tampak memasang wajah garang kepada Ariella sayangnya yang di tatap malah mengejeknya , dan itu semakin mengundang tawa sari ayu dan mario .
Nona muda memang tidak terduga ... batin miyako .
" sudahlah lebih baik kamu bersiap " ucap mario .
" baiklah " kata Haikal , yang kemudian terbesit rencana licik .
" dan sayang kamu bantu oma di dapur untuk menyiapkan makan malam " kata Haikal dengan senyum miring yang membuat Ariella melototkan matanya .
" kamu mau membantu " kata sari ayu yang membuat Ariella tidak tau harus apa .
Dasar gila ...
" iya dia sangat pandai memasak " sahut Haikal yang membuat Ariella kesal di buatnya .
" benarkah " tanya sari ayu .
" benar aku pernah makan masakannya , dia memasak makanan kesukaan ku waktu itu dan rasanya hampir seperti masakan oma " ucap Haikal lagi yang ingin sekali memukul Haikal hingga babak belur , memasak ? apa - apaan menyalakan kompor saja dia tidak pernah .
" baiklah jika ka " .
nggak - nggak gue nggak mau bantu masak bisa malu gue ...
" bukankah kamu meminta bantuanku untuk menyiapkan baju ganti dan air hangat " ucap Ariella memotong perkataan sari ayu dengan ide gilanya .
" tidak perlu aku bisa dibantu pel ..."
" tidak - tidak bagaimana bisa suami tercinta dan sangat tampan ini di layani pelayan " ucap Ariella yang langsung memegang pergelangan Haikal dengan senyum iblis .
Kamu ingin membuatku malu di depan mereka tidak kamu tidak akan bisa .
" aku biasa di layani mereka "
" tidak - tidak aku tidak ingin melihat orang lain melayanimu sedangkan ada istrimu yang cantik dan baik hati ini dan bagaimana bisa aku menahan jika nanti ia melihatmu bertelanjang dada " ucap Ariella .
Apa - apaan bocah ini ...
" aku tidak pernah bertelanjang dada di depan pelayan sayang , jadi jangan khawatir "
" em benarkah tapi aku tidak percaya dengan itu " ucap Ariella .
" sudahlah tidak papa , biarkan dia menyiapkan keperluanmu dulu jika sudah selesai nanti biarkan dia membantu oma " kata sari ayu .
" em iya sudah tentu jika nanti sudah selesai aku akan turun dan membantu oma aku akan membuatkan makan malam yang enak " ucap Ariella .
" itu benar , jadi laki - laki harus bisa menjaga hati pasangannya jangan sampai dia cemburu " kata mario .
" baiklah kalo begitu kamu ikut denganku ke kamar " ucap Haikal dan di angguki oleh Ariella .
" ini tolong " kata Haikal memberikan buah - buahanya pada pelayan .
"
" ayo " ajak Haikal dan di ikuti Ariella setelah ia berpamitan pada sari ayu dan mario .
Sampai di kamar , Ariella langsing mendudukan diri di bangku belajar Haikal .
" hais kamu ingin mati , menyuruhku masak , apa kamu ingin rumah besar mu ini meledak "
" bukankah kamu ingin menyiapkan baju ganti untuk ku serta air hangat "
" ogah , emang lo siapa nyuruh - nyuruh gue " ucap Ariella yang langsung mendudukan dirinya di sofa .
__ADS_1
" suami tercinta dan sangat tampan " jawab Haikal mengungkit perkataan Ariella pada oma dan opanya tadi .
" sudah diam lo mau gue patahin leher mu " ucap Ariella kesal , bisa - bisanya Haikal mengungkit perkataannya yang sangat menjijikan tadi mengingatnya rasanya dia ingin sekali muntah .