
Keluar dari kelas duabelas ipa tiga , haikal menuju kantor untuk meletakkan buku tugas milik kelas yang ia ajar pagi ini , setelah itu ia langsung masuk kelasnya , tapi sebelum itu ia terhenti di tengah jalan saat melihat Flo yang duduk di pinggir lapangan dengan kedua sahabatnya , mereka tampak bercanda . " upil firaun " gumam Haikal dengan senyum miring , lalu melanjutkan langkahnya lagi , sampai di kelas ia langsung duduk dibangkunya rasanya sangat melelahkan mengajar di kelas lain .
" kal ke kantin tidak " ajak oka .
" tidak aku mau di kelas saja " jawab Haikal , rasanya ia tidak ingin kemana - mana .
" oh baiklah " kata oka yang langsung keluar .
" kamu win mau kekantin atau nggak " kali ini oka menawarkannya pada winda .
" nggak deh gue mau ke ruang tataboga " jawab winda .
" baiklah gue duluan ya "
" ya " jawab winda .
" kamu nggak ke perpus " tanya winda berjalan mendekat kearah haikal .
" nggak "
" kenapa ? " tanya winda sambil duduk di bangku oka yang tempatnga dekat dengan bangku Haikal .
" gimana rasanya ngajar kelas lain " tanya winda .
" begitulah "
" disana kelas ariel dkk yang biasa kita makan bersama ,apa ariel melakukan sesuatu " tanya winda .
" tidak , emang kenapa " tanya Haikal balik .
" kamu nggak merasa tergangu atau apalah , soalnya dia suka keluyuran jarang masuk kelas , jarang mengerjakan tugas , jarang menulis , apa lagi mendengarkan penjelasan guru pengajarnya ,tapi tenang dia tidak menganggu konsentrasi belajar siswa yang lainnya kok dia masuk kelas tapi tidak tidur " jawab winda , yang memang benar adanya , seperti pagi tadi Haikal juga menyaksikannya sendiri dia memang tidak mengganggu temannya belajar , dia juga tidak mendengarkan dia menjelaskan saat salah satu temannya bertanya soal yang sulit , dia tampak menulis , tapi entah apa itu yang ia tulis , apa tadi dia mengumpulkan buku tugas ... batin haikal mengingat ia yang tidak begitu memperhatikan anak yang mengumpulkan tugas .
" kamu tau dari siapa "tanya Hiakla penasaran bagaimana bisa winda tau semua soal ariel , bukankah dia tidak sayu kelas .
" semua siswa atau siswi di sekolah ini sudah tau siapa Ariella kali kamu aja yang nggak tau mungkin baru tau " jawab winda .
" lagian dia kan terkenal , siapa sih yang nggak kenal Ariella , tetangga sekolah saja pasti tau nama Ariella itu siapa , anak yang susah di ataur , suka membuat ulah suka melanggar peraturan terutama terlambat sekolah bukan sekali dua kali tapi selama ia belajar di sekolahan ini dan anak cewek yang suka berseragam laki - laki dan satu - satunya anak cewek yang suka bermain bola di setiap jam istirahat di sekolah " sambung winda membuat Haikal mendengarkan dengan antusias , sambil mengingat kejadian saat di dekat kantor guru , anak yang di tegur pak hadi saat keluar kelas waktu itu , yang menjawab semua perkataan pak hadi tanpa ada rasa takut sama sekali itu adalah Ariella .
" kamu tau tidak , nggak ada guru yang di takuti di sekolah ini , bahkan bu tatik guru bka yang sudah pusing dibuatnya , lalu pak hadi guru terkiler yang di takuti para siswa . jawab winda oh jadi itu makanya tadi ancamanku mengunakan guru bk tidak mempan .. batin Haikal .
" bagaimana dengan kepala sekolah ? " tanya Haikal penasaran .
" pak fahad ? "
" ya "
" soal itu aku kurang tau tapi ariel sering di panggil ke kantor kepala sekolah " jawab Winda yang kurang tau soal itu .
Cerita winda membuat Haikal merasa aneh , bukankah jika seorang siswa atau siswi melangar peraturan yang sudah melebihi batas , apa lagi sampai sudah di panggil kepala sekolah dan malah sering bukankah anak itu akan di keluarkan dari sekolah , tapi anehnya kenapa ariel masih bisa di sekolah ini ? dan itu bukan hanya Haikal yang terpikir akan hal itu tapi semua siswa ataupun siswi di sekolah .
Apa tuan jacksen atau nyonya wardah menjadi salah satu donatur sekolah ini ..
Sedangkan yang di bicarakan kini tengah berada di kantor kepala sekolah duduk di sofa sambil mendengarkan ceramah live .
" kamu ingat saat kita masih baru sekolah di sini , saat gerbang sekolah hampir roboh " ucap winda membuat Haikal mengingat - ingat kejadian ditahun yang lalu saat dimana sekolah tidak memiliki gerbang karena masih di renof .
" apa itu ulahnya " tanya Haikal di jawab anggukan oleh winda .
" benar sekali , kamu tau karena apa "
" apa "
" karena dia telat masuk sekolah dan pak satpam tidak mau membuka gerbangnya , jadi dia menabrak gerbang itu hingga hampir roboh lo "
" dan kamu harus tau saat kita masih mos , dia murid satu - satunya yang selalu mendapat hukuman dari ketua osis "
" benarkah "
" hem "
" tapi meski ariel bandel dia anaknya baik lo , royal dia tidak membeda - bedakan teman , terus dia suka menolong lagi , anak satu kelasnya sering bilang kalo membeli peralatan kelas tidak pernah iuran ,dia juga pernah membantu membayar spp murid yang lain lo " kata winda .
" bukan hanya itu orang tidak akan menyangka jika ariella juga pernah beberapa kali membawa nama baik sekolah , di perlombaan taekwondo , dia pernah memenangkan juara pertama internasional lo "
Pantesan dia mampu melawan para penjahat waktu itu , pukulannya juga sangat menyakitkan bahkan miko saja pernah bilang kalo dia begitu kuat ...
Di kantor kepala sekolah , Ariella duduk sambil mendengarkan kepala sekolah ceramah yang entah mungkin masuk kuping kiri keluar kuping kanan , terlihat wajahnya yang tampak biasa - biasa saja .
" kamu itu sudah kelas dua belas , seharusnya menjadi contoh yang baik buat adik kelasmu , bapak sering kali mendengar para guru mengeluh dengan sikapmu , mau sampai kapan , apa lagi bu tatik apa nggak kasian kamu , nama kamu terus tertulis di buku pelanggaran soal kamu yang terus - terusan telat sekolah , sepertinya anak osis sudah capek menulis nama kamu disana sampai satu buku banyak sekali tulisan namamu mungkin ribuan "
" kalo nanti kamu nggak lulus gimana , mau tetep di sekolah ini apa nggak malu , bapak ingin kamu lulus dn melanjutkan pendidikan kamu " kata kepala sekolah , yang memang ingin sekali mengeluarkan Ariella secepat mungkin .
" kamu mau lulus apa nggak "
" mau pak "
" kalo mau ya berubah , bapak dengar akhir - akhir ini haikal dan winda sering makan siang bersama kamu dan teman - teman kamu saat jam istirahat "
" ya pak "
" mereka anak yang pandai dan teladan , kamu kenal haikal "
" tidak begitu "
" contoh dia , dia anak yang baik cerdas disiplin dia murid teladan di sekolah ini , para guru sering memujinya "
" bapak denger kemarin kamu masuk sekolah tepat waktu "
" mungkin "
" kenapa nggak di lanjutkan hal yang seperti itu sudah sangat baik , kamu harus mengembangkannya "
" terus apa kamu nggak mau ganti baju kayak temen perempuan kamu "
" nggak "
" nak , anak perempuan itu harus memakai apa yang seharusnya di pakai perempuan "
" tapi aku nggak mau pak , kalo di suruh pake seragam begitu lebih baik nggak sekolah " jawab Ariella .
" hais terserah kamu saja sekarang mau pake seragam apa , tapi bapak harap bapak bisa mendengar kamu berangkat pagi lagi "
" saya tidak janji pak " jawab Ariella .
" usahakan ariel "
" ya saya usahakan kalo bisa " jawab Ariel .
" terus tangan kamu itu kenapa kok sampai di gip gitu , kamu nggak berantem kan "
" saya habis kecelakaan pak , bapak ini seuzon terus sama saya "
" kecelakaan , apa kamu ngebut - ngebutan di jalan kamu it ... " ucap kepala sekolah yang terhenti .
" nggak pak , kan seuzon lagi "
" lalu "
" saya di tabrak pak , sama artis yang kenak narkoba itu lo , bapak nggak lihat brita apa " ucap Ariella .
" oh jadi itu kamu "
" hais... bapak "
__ADS_1
" makanya hati - hati di jalan "
" sudah hati - hati pak orang udah apesnya "
" yang parah cuma tangan saja "
" ya "
Di setasiun , galuh dan keluarga yang y baru sampai dan sedang mencari taksi .
" kita kabari nak ariel "
" jangan biar surprise " kata marina .
" ya sudah , terus jajanan kesukaan non ariel udah di bawa " kata pak hari .
" ah marina lupa "
" ah yang benar kamu " kata bu galuh .
" coba - coba di cek " kata pak hari .
" tapi boong " kata marina yang langsung saja membuat pak hari dan bu galuh lega .
Sama dengan bu galuh dan keluarga , david yang juga baru sampai di bara langsung di sambut wajah datar milik sang paman .
" paman ariel sudah tau soal ini "
" belum "
" nanti paman bantuan david ngomong sama ariel ya "
" aku hanya punya waktu sampai lima belas menit " jawab gabriel yang membuat david hanya bisa pasrah punya paman macam gabriel .
Setelah berbicara panjang kali lebar bersama Haikal winda berpamitan untuk pergi ke ruangan tataboga, namun saat sampai di sana dia di kejutkan dengan beberapa anak yang tiba - tiba menyiramnya dengan minyak goreng .
" aw " pekik Winda .
" rasakan itu "
" kalian apa - apaan sih " kata winda
" rasain itu "
" lo tau lo jangan sok cantik "
" dan lo harus tau lo nggak pantes di dekat Haikal "
" lo itu harus sadar diri "
" maksudnya apaan "
" jangan sok polos ya lo "
" gue heran kenapa haikal bisa suka sama lo "
Setelah keluar dari ruangan kepala sekolah Ariella segera menyusul teman - temannya ke kantin , tapi saat sudah berada di depan kantin Ariella sudah mendapati kedua temannya dan oka yang baru keluar dari kantin .
" kalian sudah makan "
" sudah nih gue beliin lo makan " kata alex .
" makasih "
" lo di panggil kepala sekolah ngapain "
" biasalah " jawab Ariella .
" eh itu si winda .." kata aldo membuat semua mata melihat kearah Winda yang berjalan dengan baju basah sambil menunduk , ia berjalan menuju kamar mandi melewati Ke empat anak yang sedang melihatnya .
" entahlah " kata aldo .
" sebentar ya gue tanya winda dulu " kata oka yang langsung menyusul winda .
Di depan kamar mandi cewek Winda terjatuh karena salah seorang siswi yang dengan sengaja menjegalnya , lalu pergi begitu saja .
" win " panggil oka yang langsung mendekat .
" lo nggak papa " tanya oka , bukanya menjawab Winda malah menagis .
" lo kenapa " tanya oka
" baju lo "
" ini minyak , lo habis terjatuh " tanya oka lagi yang kemudian di jawab gelengan winda.
" terus "
" Aku juga nggak tau , tapi se ..." kata winda menceritakan semuanya pada oka .
Bertepatan dengan itu Ariella dan kedua temannya yang juga penasaran melihat winda dan mendengar semua cerita winda .
" tu kan riel jadi kek gini lo sih "
" iya lo " kata aldo .
" ya gue kagak tau "
" ini ngara - gara gosip yang lo sebarin " kata aldo .
" iya gimana ini " kata alex .
" hais.. " ucap Ariella yang merasa bersalah .
" ini bawa makanan gue dulu " kata Ariella yang langsung pergi .
" lo mau kemana "
" bentar " kata Ariella .
Di tempat pembelian kebutuhan siswa , Ariella membeli baju seragam untuk winda, yang membuat sinpenjaga shok .
" kamu beli baju seragam cewek " tanya penjaga .
" bukan buat gue "
" lalu "
" noh temen gue "
" Siapa "
" winda " jawab Ariella yang langsung keluar membawa seragam untuk winda .
Tidak beberapa lama Ariella sampai di depan kamar mandi cewek .
" win " panggil Ariella .
" apa ini "
" pakek saja , baju lo nggak mungkin lagi bisa di pakek " kata Ariella .
" em ma makasih " kata winda .
__ADS_1
" dah sono masuk kamar mandi dan ganti baju , jangan terlalu di pikirin entar gue bilang sama haikal dan cari siapa yang sudah menyebarkan gosip itu " kata oka
" makasih ya ka " kata winda yang kemudian masuk kamar mandi membersihkan diri .
" sialan siapa orang yang cari gara - gara " kata oka .
" alah palingan juga nak iri saja sama winda karena bisa deket sama haikal " kata alex .
" mungkin " kata oka .
" sudah jangan di pikirin " kata aldo .
" riel bantuin " kata oka yang yakin Ariella bisa membantu masalah winda .
" ban bantu " kata Ariella .
" bantu cari siapa yang menyebarkan gosip ini " kata oka yang membuat Ariella semakin merasa bersalah , sedangkan aldo dan alex tampak melotot .
" ya elah nggak usah di cari yang nyebarin rumor ini , kita kasih pelajaran saja pada anak sudah membuli winda , kalo soal itu Ariella pasti bisa " kata aldo .
" ya kan riel " kata aldo sambil menyenggol lengan Ariella .
" oh eh iya - iya lo tenag saja entar gue urus cukup winda mengatakan siapa yang sudah membulinya " kata Ariella .
" gue harus kasih tau haikal soal ini " kata oka .
Tidak lama kemudian Winda keluar dengan baju seragam baru yang di belikan Ariella , ukuranya sangat pas di pakainya .
" gimana bajunya "
" muat " jawab winda .
" ini seragam siapa " kata winda
" gue beli , lo pakai aja " kata Ariella yang membuat winda terkejut .
" kamu membelinya "
" ya "
" makasih ya maaf sudah ngerepotin entar aku ganti duitnya , " kata winda lagi .
" nggak usah du ganti " jawab Ariella .
" ta tapi inikan mahal " kata winda .
" udah nggak papa duit ariel banyak kok " sahut alex .
" iya itu juga buat permintaan maaf " kata aldo yang pelan fi akhir kalimat .
" lo bisa jaga rahasia nggak sih " gumam alex pelan yang hanya bisa di dengar aldo .
" maaf keceplosan "
" kebiasaan sih lo "
" ya maaf "
" ya sudah gue terima kasih banyak ya riel maaf ngerepotin "
" em iya nggak papa . " kata Ariella dengan senyum cangung. seharusnya aku yang minta maaf , gue benar - benar kagak nyangka bisa kayak gini , para oengemar Haikal ternyata anarkis ...
Bel berbunyi , semua memutuskan kembali ke kelas dengan winda yang di temani oka dan Ariella yang berjalan ke kelasnya bersama kedua temannya .
" nah kan jadi kayak gini " kata alex .
" lo sih riel " kata aldo .
" ya kan gue kagak tau "
" para cewek yang suka haikal pada anarkis " kata alex .
" gimana dong sekarang "
" ya nggak tau gue " kata Ariella.
" lo sih pakai nagadain sainmbara segala " kata aldo .
" hais diamlah.... " kata Ariella .
Sampai di kelas winda langsung duduk di bangkunya , sedangkan oka duduk di fi bangkunya sendiri dekat dengan Haikal , lalu oka menceritakan semuanya pada Haikal .
" siapa yang sudah menyebarkan rumor itu " kata Haikal .
" nggak tau gue " kata oka .
" kasian winda " kata oka lagi .
" kita cari siapa yang sudah menyebarkan rumor itu , aku sudah meminta bantuan Ariella " kata oka .
" ariel ? "
" ya " jawab oka .
" kenapa ariel "
" ya menurutku dia yang bisa melakukannya " kata Oka .
Pulang Tepat di jam setengah delapan karena jam kelas untuk anak dua belas di tambah karena persiapan untuk ujian kelulusan . Ariella yang baru keluar dengan pakaian berantakan sambil menyeret tasnya yang harganya terbilang sangat mahal yang , membuat beberapa pasang mata yang melihat Ariella hanya bisa mengelus dada dengan perasaan iri .
Di depan sekolah Hazar yang sudah menunggu keponakannya hanya bisa mengelngkan kepla melihat Ariella yang keluar dari sekolah sambil menyeret tasnya seperti koper .
" kamu capek " kata bazar yang menghampiri keponakannya lalu mengambil alih tas milik Ariella .
" lain kali pakai tas yang bahannya ringan " kata Hazar , ya tas yang di pakai Ariella adalah tas bermerek dari jepang .
Sampai di mobil Ariella langsung masuk dan duduk di kursi penumpang .
" kita jalan " kata hazar pada supir .
" kita mau kemana "
" makan malam "
" kenapa tidak di rumah saja " kata Ariella .
" besok pagi paman akan pulang , jadi sebelum pulang kita makan malam dulu "
" kenapa cepat sekali pulangnya kenapa tidak disini lebih lama "
" kakekmu menyuruh paman agar cepat pulang " jawab hazar.
" dasar si tua bangka itu " gumam Ariella .
" ehem .." dehem sosok yang duduk di samping Ariella membuat , Ariella langsung menoleh kearah samping , dan mendapati Haikal yang duduknya di sini .
" ngapainlo di sini "
" Ariella haikal paman yang ngajak "
" kenapa paman bawa dia segala sih "
" kenapa ? dia juga keponakan paman apa salahnya "
__ADS_1
" nggak dia harus turun " kata Ariella .
" sudah sampai " kata hazar saat mobil berhenti tepat di depan restoran.