Haikal Dan Ariella

Haikal Dan Ariella
Bioskop ..


__ADS_3

Ariella duduk do kasur dengan susana yang terasa bosan tidak ada game tidak hanya sebuah buku yang di berikan Haikal untuk ia baca , ah sejak kapan ia suka membaca buku , dengan hanya melihat covernya saja dia sudah tidak berminat , apa lagi buku yang di beri Haikal kali ini buku sejarah tetang negara .


Ya Ariella masih di rumah Haikal , dia tidak jadi pulang karena sari ayu yang menahannya .


" kal lo nggak punya video game apa " ucap Ariella yang di jawab gelengan oleh haikal yang tengah duduk menghadap laptop .


" hais ... " kesal Ariella yang kembali berguling - guling di kasur .


" gue nonton tv ya " ucap Ariella kali ini .


" terserah " jawab Haikal .


Mungkin tv akan menjadi hiburan terahir yang tertanam di otaknya , tut .. Ariella mulai menyalakan dan mencari serial yang ia suka ,sudah ia gonta - ganti di setiap cenel namun tidak ada yang Ariella suka , ingin rasanya ia melempar remot ke muka Haikal , kanapa Marahnya ke haikal ya ... ya intinya dia itu kesal .


" kal " panggil Ariella yang hanya di jawab deheman oleh sang empu .


" lo nggak pingin jalan - jalan gitu "


" nggak "


" hais sialan .. hidupmu benar - benar membosankan " ucap Ariella yanglangsung berdiri dan mendekat ke Haikal yang masih fokus dengan laptop .


" lo lagi apa sih "


" bekerja "


" ha ! buat apa lo kerja " kata Ariella .


" aku sudah menikah " jawab Haikal .


" ya kan lo masih muda seneng - seneng dulu aja kenapa sih " ucap Ariella .


" pergilah menonton tv kamu menganggu ku "


" lo ! sialan banget , apa coba yang di suka dari lo sampe cewek rela berlutut sama lo , muka kayak triplek , membosankan , kutu buku , hah sudahlah mungkin para cewek yang suka sama lo kagak ada humornya ." kata Ariella bukannya pergi ia malah duduk di meja samping leptop haikal , sedangkan sang empu hanya melihat sekilas lalu kembali fokus dengan leptopnya .


Gue harus apa coba di rumah ini ngak ada yang seru mana rasanya kaya tinggal di tengah hutan cuma ada suara jangkrik yang terdengar , begitu sunyi hingga aku tidak tahan lagi ...


" kal " panggil Ariella lagi yang masih sama di jawab deheman oleh empunya .


" lo kalo beli suara di mana sih , mahal ya kok irit banget kalo ngomong " kata Ariella yang tidak di gubris haikal .


" kal " panggil Ariella lagi yang sudah tentu jawabnya sama .


" kal " panggil Ariella lagi .


" kal "


" kal "


" kal "


" kal " dan panggilan yang terahir Haikal baru menoleh dan melihat Ariella .


" duduklah di kasur kamu mengangguku " kata Haikal .


" lo nggak bosan apa "


" nggak "


" lo kayak jarum jam " kata Ariella membuat Haikal mengerutkan keningnya


" kagak ada bosennya muter ke kanan " kata Ariella , lalu Haikal kembali ke leptopnya namun dengan cepat Ariella menahan wajahnya agar tidak kembali ke laptop .


" dari pada lo terus natap layar datar terus mending ikut gue " ajak Ariella , langsung saja Haikal melepas tangan Ariella di wajahnya .


" sudahlah terserah lo " kata Ariella yang langsung turun dari meja dan akan berjalan keluar kamar , namun tiba - tiba pintu kamar di buka yang memperlihatkan wajah anak perempuan dengan make up yang tidak wajar , cantik sih kalo berlebihan jadinya mukanya kayak tante - tante .


Melihat siapa yang datang entah kenapa ariella terpikirkan untuk mengerjai gadis laknat yang sudah menyiram dia pake kuah panas .


" kak Haikal " panggil kimi yang langsung saja haikal memutar tempat duduknya dan melihat siapa yang datang , " menyebalkan sekali " gumam Ariella .


" ada apa "


" em sebenarnya aku kesini unt .." ucap Kimi yang langsung saja di potong oleh Ariella yang ingin melancarkan aksinya untuk ngerjain kimi .


" kimi jangan berdiri lebih baik kamu duduk di sofa " kata Ariella yang langsung saja kimi duduk di sofa melewati Ariella dengan tatapan yang songong saat melihat Ariella sedangkan yang di tatap tampak senyum remeh .


Ini saatnya ...


" kimi kamu kesini mau apa " tanya Haikal .


" aku se sebenarnya mau " ucap kimi sial gengsi amat gue minta maaf sama cewek kayak dia ... Batin kimi .


" kimi aku sedang sibuk " kata Haikal .


" sayang biarkan dia bicara dulu " kata Ariella yang membuat Kimi menatapnya dengan kesal sedangkan Haikal melototkan katanya menatap Ariella . Ada apa dengannya ... batin haikal .


Haha ... lucu sekali sepertinya akan menjadi hal yang menyenangkan ...


" bicaralah kimi dia akan memdengarkan kmu , yakan Sayang " kata Ariella lagi sambil menekan kata sayang yang di panggil sayang tampak bingung .


Apa ... apan dia ini ..


Sialan cewek ini benar - benar ! awas kamu ... apa belum kapok dengan kuah sup panas ... batin kimi dengan menatap Ariella tidak senang , sedangkan yang di tatap merasa bahagia .


" katakan " kata Haikal .


" aku datang untuk meminta maaf soal tadi pagi , maaf sudah membuat tangan kak ariel sakit " ucap kimi dengan wajah yang di buat seperti orang yang merasa bersalah .


" lain kali hati - hati " kata Haikal .


" tidak papa kimi " jawab Ariella yang mendapat pelototan dari Kimi .


wah sepertinya caraku masih kurang gimana dengan begini ... batin Ariella .


" sayang apa pekerjaanmu masih banyak " kata Ariella berjalan mendekat kearah Haikal , lalu senyum licik tertarik di wajahnya pasti ini akan membuatnya makin kesal ... batin Ariella yang langsung duduk di pangkuan Haikal , yang membuat Haikal kaget di buatnya sedangkan Kimi tampak kesal sampai mengepalkan tangannya kuat , melihat itu Ariella ingin sekali tertawa namun harus ia tahan .


" apa masih banyak " kata Ariella yang tidak di jawab oleh Haikal .


Ada apa ini ? perasaan ini sama persis seperti saat itu ..


" oh ya gimana kalo kamu ikut kami jalan - jalan kimi , kami akan berjalan - jalan di sekitaran kota jika kamu tidak keberatan kamu bisa ikut " ajak Ariella yang kemudian juga terbesit rencana agar ia bisa pergi keluar .


Jalan .. ? siapa yang akan jalan - jalan ...


" em apa tidak papa " kata kimi dengan hati yang mendongkol wajahnya tampak memerah menahan amarah .


Rasanya aku ingin menyingkirkan dia ... batin kini

__ADS_1


Rasanya aku masih belum puas dengan ini ... batin Ariella


Sial kenapa dia duduk di seperti ini ...batin Haikal .


" ok kamu mau atau tidak "


" em boleh " kata Kimi .


Lihat saja kali ini aku tidak akan tinggal diam .. batin kimi .


" ya sudah lebih baik kamu bersiap kami juga masih harus bersiap .


" baiklah aku akan keluar "


" ya " jawab Ariella , kimi pun keluar menyisakan Haikal dan Ariella di sana .


" lebih baik kamu turun " kata Haikal dengan wajah marah .


" bagaimana jika kita jalan , aku akan turun jika kamu menyetujuinya "


" aku masih ada pekerjaan "


" baiklah aku tidak akan turun " kata Ariella .


" terserah " kata Haikal yang akan berdiri namun bukan Ariella jika membiarkan Haikal berdiri dan dirinya terjatuh , dengan cara cerdiknya dia berpindah posisi duduk yang membuat posisi itu menjadi ambigu , dan kedua kakinya di lingkarkan hingga ke belakang kursi mengunci agar membuat Haikal susah untuk berdiri sedangkan kepalanya ia letakkan di bahu Haikal membuat nafasnya mengenai leher Haikal .


Sedangkan haikal semakin di buat tertekan dengan posisi ini .


" turun " kata Haikal yang mungkin jika orang mendengarnya akan merasa takut tapi beda halnya dengan Ariella .


" gimana kamu mau atau tidak " kata Ariella .


Dia benar - benar ...


" apa menurutmu ini sopan "


" kenapa , kamu bilang kita sudah menikah lalu apa yang tidak sopan dari ini , jika kamu mengatakan kamu adalah rajaku baru ini tidak sopan "


" turun atau aku akan "


" kamu pikir aku akan takut dengan ancamanmu "


akh ...aku tidak tahan lagi , aku bisa frustasi jika seperti ini ..dasar gadis gila batin Haikal sambil mengigit bibir bagian dalam .


Apa dia tidak mengerti jika aku ini juga laki - laki normal ....


" gimana setuju atau tidak "


Tidak ada cara lain selain menyetujuinya ..


" baiklah "


" bagus , ayo " ajak Ariella yang langsung berdiri , haikal merasa lega seketika .


" biarkan aku bersiap dulu " kata Haikal .


" tidak perlu bersiap " ajak Ariella yang langsung menarik tangan Haikal .


" biarkan aku ke kamar mandi dulu " kata Haikal .


" mau apa kamu ke kamar mandi apa kamu mau pergi menghindar dan tidak menepati perkataanmu "


" baiklah " kata Ariella melepas tangan Haikal yang langsung berjalan menuju kamar mandi .


Hampir satu jam lamanya Haikal baru keluar dari kamar mandi yang membuat Ariella kesal .


" lo di kamar mandi buang air kecil apa bertapa " kata Ariella .


" buang air kecil " jawab Haikal .


" sudahlah ayo " ajak Ariella yang langaung menyeret Haikal keluar kamar .


" lepaskan tanganku aku bisa berjalan sendiri "


" kali aja kamu kabur " kata Ariella sambil melepas genggaman tangannya .


" aku bukan tipe laki - laki yang tidak menepati perkataan ku " kata Hiakal .


" baiklah ayo kalo begitu " kata Ariella .


Sampai di lantai dasar Haikal dan Ariella yang berjalan beriringan , di sapa oleh mario dan sari ayu yang sedang duduk besama yang lainnya .


" kalian mau kemana " tanya sari ayu .


" em kita mau jalan " kata Ariella .


" jalan ? " tanya sari ayu dengan wajah kaget .


" iya " jawab Ariella dengan mengaruk kepalanya yang tidak gatal , ia sedikit takut jika rencana keluarnya gagal seperti rencana pulang .


" benarkah , kalo begitu kalian jalan - jalan sampai puas " kata sari ayu yang membuat Ariella bingung .


" emang mau jalan kemana " tanya mario .


" ke perpus " jawab Haikal yang membuat Ariella melongo .


Ini bocah bisa nggak sih nggak mikir buku ...


" di lanjut nonton terus ke taman bermain , terus makan , haikal ingin mengajakku kencan " lanjut Ariella membuat Haikal menoleh melihatnya .


" wah bagus kalo gitu ajak haikal jalan - jalan " kata sari ayu .


" baiklah oma , kalo gitu kami pamit " kata Ariella .


" ya hati - hati bersenang - senang lah " kata sari ayu .


" tunggu aku ketinggalan " kata Kimi yang berlari mendekat , membuat langkah Haikal dan Ariella terhenti dan menoleh kearah gadis dengan make upnya yang over .


" kamu mau kemana kimi " tanya selena .


" mau ikut kak haikal " jawab kimi .


" kimi kamu kalo jalan - jalan mending sama sopir saja nanti biar dia juga yang akan menemani mu " kata mario .


" em tapi aku mau sama kak haikal " kata kimi .


" nggak papa kok tadi ariel yang ngajak kimi " kata Ariella .


" nggak kamu berangkat saJa sama haikal , nanti biar kimi sama sopr dan kakaknya " kata selena .

__ADS_1


" mom " kata kimi .


" kimi menurutlah " kata filip .


" hais " kesal kimi .


" kalian berangkatlah " kata mario .


" em i iya , kimi maaf ya " kata Ariella dengan senyum penuh kemenagan , tdak di jawab kimi yang tampak kesal .


Ini belum seberapa gadis kecil ... aku belum selesai membalas semuanya ....


Sampai di depan yang sudah ada Miyako yang membukakan pintu mobil .


" silahkan nona dan tuan "


" makasih " kata Ariella yang langsung masuk mobil di ikuti Haikal .


" kita kemana tuan " tanya miyako .


" per..." ucap Haikal terpotong .


" kita ke G & I mall " sahut Ariella .


" baik nona " jawab Miyako yang langsung menjalankan mobilnya .


Tidak lama mobil terparkir di sebuah mall g and i .


" ayo " ajak Ariella yang langsung keluar di ikuti Haikal .


" untuk apa kita di sini " tanya Haikal saat Ariella yang masih berhenti di depan mobil .


" mau ngepel mall " jawab Ariella dan haikal no komen lagi .


" mana miko " kata Haikal .


" di mobil " jawab Haikal , Ariella langsung berjalan ke arah jendela mobil yang di dalamnya ada miyako .


" ayo " ajak Ariella sambil mengetuk jendela .


" saya akan menunggu di sini " kata Miko membuka jendelanya .


" kamu nggak ikut "


" tidak "


" oh baiklah " kata Ariella lalu pergi .


" ayo " ajaknya pada Haikal yang mengikutinya dari belakang .


Haikal terus mengikuti Ariella yang berjalan di depannya hingga langkah Ariella berhenti yang membuat Haikal juga ikut berhenti , di depan bioskop yang sudah ada alex aldo dan david yang sudah menunggunya di sana .


" maaf gue telat " kata Ariella pada ketiganya .


" kita juga baru datang " jawab aldo .


" lo sama dia " kata aldo melihat Haikal lalu melihat david , seperti menanyakan dengan isyarat , lo nggak papa ? dan di jawab david anggukan .


" ya begitulah " jawab Ariella .


" lo hutang penjelasan " kata alex .


" baiklah kalo waktunya tepat gue cerita "


" ok gue tunggu " jawab alex


" kalian sudah beli tiketnya "


" sudah untuk enam orang kan " jawab alex


" dua yang satu tidak ikut " kata Ariella .


" mubazir dong ini tiket " kata aldo .


" mana biar nggak mubazir " kata Ariella .


" nih " kata alex menyodorkan satu tiket yang di terima Ariella , setelah menerima tiket Ariella langsung pergi dan memberikan tiket kepada sepasang kekasih yang akan membeli tiket yang sama juga .


" sudah ayo " kata Ariella .


" ayo lah " ajak aldo , yang langsung menggandeng tangan Ariella , namun langsung di tepis oleh Haikal , membuat david yang melihat itu langsung berjalan lebih dulu dengan melewati keduanya .


" sorry " kata aldo .


" cemburuan amat sih " kata alex yang juga langsungpergi menyusul david di ikuti aldo .


" lo " kata Ariella dengan wajah kesal .


" belajarlah menjaga sikap " kata Haikal .


" sialan " umapt Ariella yang langsung berjalan lebih dulu dan di ikuti Haikal di belakangnya .


Setelah membeli cemilan dan minuman , david dan alex langsung menuju tempat bioskop .


" kamu nggak papa dia ada di sini "


" nggak "


" oh " jawab alex .


Sampai di depan bioskop aldo Ariella dan Haikal langsung masuk saat david dan alex datang .


Di dalam , ini pertama kalinya Haikal masuk kedalam tempat dengan layar yang besar dan kursi yang berbaris begitu banyak , dan di sini haikal juga tidak tau filem apa yang akan ia tonton dia hanya ikut Ariella dan teman - temannya yang duduk dengan popkron dan cocacola .


Saat lampu mulai gelap dan layar besar mulai menyala , sebuah filem yang baru saja tayang di bioskop filem horor yang menjadi pilihan Ariella dan teman - temannya , awal Filem yang berjalan biasa saja di mata Haikal kini terasa begituenegangkan keringat dingin dan rasa takut begitu menjalari sesekali ia bergetar sambil memejamkan matanya .


David yang duduk di samping kiri Haikal menyadari jika anak laki seusianya itu merasa takut .


" kamu takut " tanya david yang di jawab gelengan oleh Haikal .


" jika takut tutup telinga dan pejamkan matamu " ucap david yang di jawab anggukan .


Haikal mencoba memasang wajah biasa saja namun david tau jika anak di sampingnya itu sedang ketakutan , hingga satu adegan di mana pemeran utamanya yang terjebak di ruangan gelap yang tiba - tiba sebuah tangan menarik kakinya , adegan itu membuat Haikal begitu takut hingga Ariella sadar akan hal itu wajah yang pucat dan keringat yang membasahi pelipisnya terlihat begitu samar di wajah tampan Haikal .


" kamu takut " kata Ariella yang di jawab gelengan oleh Ariella , Haikal masih sama mencoba memasang wajah biasa saja namun Ariella tidak bisa di bohongi , dengan sigap ia menarik wajah Haikal agar berpaling dari layar .


" jika takut jangan di teruskan " kata Ariella , suara teriakan ketakutan dibarengi musik dari filem yang terdengar begitu seram membuat tangan Haikal bergetar .


" jangan melihat ke layar lihat kesini atau ketempat lain atau dengan memejamkan mata " kata Ariella , Ariella mengeluarkan ponselnya dan sebuah headset dari dalam sakunya , lalu memasangkan kedua headset itu di telinga Haikal , sebuah lagu yang terdengar merdu di sana , membuat suara dari filem terdengar samar , setelah itu Ariella kembali lagi melihat kearah layar tapi tangannya menggenggam erat tangan Haikal , entah kenapa perlakuan Ariella membuat hatinya menghangat .

__ADS_1


__ADS_2