Haikal Dan Ariella

Haikal Dan Ariella
Jantung ...


__ADS_3

" ngapain kita kesini " tanya Ariella saat mobil sudah berhenti .


" kita pulang " kata Haikal .


" ini bukan rumahku " jawab Ariella .


" ini rumah opa oma termasuk rumahku dan juga rumahmu " jawab Ariella .


" tapi gue nggak mau kesini " kata Ariella .


" terserah " jawab Haikal keluar mobil .


" kak miko kita ke ruang kerja " kata Haikal yang langsung pergi masuk ke dalam rumah lebih dulu .


" maaf nona " kata miko yang langsung menyusul .


" hais anjing dan majikan sama saja " kata Ariella yang mau tidak mau ia terpaksa keluar mobil dan ikut masuk .


Di ruang kerja Haikal yang langsung duduk di sofa sambil bersandar .


" duduklah " perintah Haikal .


" bagaiman " tanya Haikal setelah Miyako duduk .


" masalah proyek di kota q sudah di atasi kita tidak perlu kesana "


" bagus "


" dan kerja sama dengan perusahan jhj berjalam dengan sesuai harapan , keuntungan yang di dapat dari kerja sama juga lumayan besar dan di setiap bulannya semakin meningkat " jelas Miyako .


" itu sangat bagus , masih ada lagi " tanya Haikal .


" undangan pesta dati pengusaha batu bara , tuan besar menyuruh anda untuk hadir " kata Miyako .


" baiklah , kapan " tanya Haikal .


" besok , tuan besar menyuruh anda mengajak nona muda " lanjut Miyako .


" huffff .... " Haikal langsung membuang nafas berat .


" aku yakin nona tidak akan menolaknya " kata Miyako .


" dia anak yang sangat sulit " kata Haikal .


Di sisi lain Ariella yang berada di ruang ganti , di buat penasaran denga perlengkapan dan baju perempuan yang berada di samping lemari Haikal .


" ini punya siapa "


" apa haikal menyimpan perempuan di sini "


" atau jangan ... Jangan dia nikah diam - diam "


" hais sudahlah lebih baik aku tanyakan saja pada Haikal " kata Ariella yang langsung pergi keluar kamar .


Kembali ke sekolah , setelah penutupan acara semua anak di buat bingung dengan kepergian Ariella , sebab mereka masih harus foto bersama buat kenang - kenagan .


" kemana sih si firaun " kata dea .


" sudahlah palingan sudah pulang " kata fajar .


" loh kan mau foto bersama " kata bela .


" tau ni bocah " kata baim .


" gimana jadinya " tanya pak dimas .


" hais sudahlah entar kita edit ada Ariel di foto bersama " sahut alex .


" tau jangan bikin ribet " kata aldo .


" gimana " tanya fajar .


" hais ... Ya sudah terserah jadinya kan nggak estetik " kata bela .


" gue kenal editor hebat entar biar di buat estetik " kata alex .


" ah yang bener lo " kata dea .


" iya " jawab alex .


" ya sudah kalo gitu " kata bela .


" eh tapi kasih ruang buat mukaknya si aril " kata alex lagi .


" bagusnya si Ariel di taruh di mana ya " kata aldo .


" nah taruh sini saja "


" ye kagak estetik masak dia di taruh di atas tempat sampah "


" kagak papa dia di edit petangkringan di sana sudah bagus kok " kata bela .


" eh yang bener dong gitu - gitu temen gue " kata si aldo .


" iya putri " sahut semua teman laki - lakinya dengan tawa .


" anji**" umpat Aldo .


" aldo !" panggil pak dimas .


" eh maaf pak tadi lidahnya licin " kata aldo .


" gimana si ariel taruh di mana " kata Fajar .


" di tengah saja kan di firaun kalian dikosongkan kursi tengah " kata Alex .


" nah kok di tengah "


" sudahlah ikut saja " kata alex .


" ya sudah biar cepet udah malem ini " kata yang lain .


" ya sudah "


" ok "


Sedangkan di kelas ipa satu juga kebingungan dengan Haikal yang menghilang , di telfon juga nggak di angkat sama empunya .


" pasti ini gara - gara ariel " kata si winda .


" anak itu memang " kesal winda .


" awas saja " kata winda .


Di depan ruang kerja , Ariella yang ingin masuk berhenti langkahnya saat mendengar percakapan orang yang ada di dalam sana .


" dulu aku fikir tuan orang yang benar - benar dingin , tapi sekarang tuan terlihat hangat , mungkinkah ini karena perasaan cintai pada nona " kata miyako .


" cinta ? Tentu saja tidak aku tidak percaya dengan cinta "


" tidak percaya , tapi tuan sudah menikah dengan nona "

__ADS_1


" aku tau pernikahan itu di perlukan di setiap individu , dam semua pasti akan menikah , seperti diriku aku menikah dan aku memerlukan itu sebab aku alan menjadi seorang pewaris dan pewaris membutuhkan keturunan " kata Haikal .


" itulah sebabnya aku tidak suka dengan ikatan , dan tak menginginkan sebuah pernikahan "


" sedangkan cinta ? Itu sesuatu yang tidak penting " kata Haikal .


" tapi tuan pondasi pernikahan itu adalah cinta dan kepercayaan , untuk memperkuat sebuah pernikahan harus ada cinta dan saling percaya " kata miyako .


" jawabn bodoh apa ini " gumam Ariella .


" maaf tuan bukan saya bermaksud lancang , tapi itu yang saya tau " kata Miyako .


" pendapat seseorang boleh berbeda , tidak masalah " jawab Haikal .


" saya harap tuan bisa merasakan cinta dari pernikahan tuan " kata miyako yang hanya di jawab senyum tipis oleh Haikal .


sepertinya itu tidak mungkin .... Karena cinta tak pernah ada ....


" tuan ini sudah malam saya harus " kata miyako terpotong .


" bisa aku meminta tolong panggil dokter ke mari " kata Haikal .


" untuk apa dia menyuruh miyako memanggil dokter"


" dokter ? Tuan sakit , tapi yang saya lihat tuan terlihat baik - baik saja " kata Miyako .


" entahlah beberapa hati ini aku merasa tidak nyaman dengan jantungku "


" emang kenapa tuan " tanya miyako .


" sudahlah pan...." kata Haikal terhenti .


Ceklik .... Pintu terbuka membuat Haikal dan miyako terkejut .


" setidaknya jika ingin masuk ketuk pintu dulu " kata Haikal .


Tok .... Tok ... tok .... Tok ...tok ... suara pintu yang di ketuk Ariella yang membuat Haikal menatapnya dengan tatapan datar .


" bukan itu maksudku " suara datar Haikal .


" lalu "


" sudahlah" tanya Haikal dan Ariella langsung mendudukan dirinya di saping Haikal .


" ada apa kamu kesini " tanya Haikal


" ada hal penting yang ingin aku tanyakan padamu tapi tunggu dulu " kata Ariella .


" kenapa "


" tadi aku dengar kamu sakit jantung , kamu nggak alan mati kan " tanya Ariella .


" miko panggil dokter " kata Haikal dan miko langsung membungkuk pamit untuk keluar .


" lo beneran sakit jantung , tapi yang gue lihat lo baik - baik saja " kata Ariella .


" jika tidak ada hal penting lebih baik keluar " kata Haikal bukannya menjawab Ariella malah duduk bersandar dan meletakkan kedua tangganya di atas kepala sofa sambil melihat sekeliling .


" ini ruang kerja milik opa " kata Ariella .


" bukan , ini ruang kerjaku "


" ruang kerja lo , emang lo kerja apaan " tanya Ariella .


" mengurus perusahaan " jawab Haikal .


" ha bocah seusia lo ngurus kerjaan " kata Ariella .


Tok ... Tok ... Tok ... Suara ketukan pintu .


" tuan dokter sudah datang " kata miyako .


" suruh masuk " kata Haikal .


" selamat malam tua " sapa dokter yang di jawab deheman saja sama Haikal .


" mana yang harus saya priksa " tanya dokter .


" saya " kata Haikal .


" baiklah " kata dokter yang langsung mendekat .


" kalo boleh saya tau apa keluhannya tuan " tanya dokter .


" jantungku sering berdetak cepat tidak seperti biasanya lebih cepat " kata Haikal .


" apa kamu punya jantung lemah" Sahut Ariella .


" biasanya kalo jantung berdebar cepat nggak beraturan itu gejala jantung lemah " kata Ariella .


" benarkah " tanya Haikal .


" itu bisa saja terjadi , apa ada keluhan lain selain itu " tanya dokter .


" tidak " kata Haikal .


" seperti mudah lelah , dan sesak nafas " kata dokter .


" tidak " kata Haikal .


" coba saya periksa sebentar tuan "


" ya " jawab Haikal dan dokter mulai memeriksanya .


" semua terlihat normal " kata dokter .


" normal " kata Ariella .


" kalo boleh tau gejala jantung berdetak cepat seperti itu di waktu apa saja "


" di saat " kata Haikal menoleh melirik Ariella .


" di saat apa " tanya Ariella , miyako yang melihat hanya bisa bergeleng karena tau apa yang di maksud Haikal .


Sudahlah tuan itu tanda jatuh cinta masih aja mengelak .... Batin Miyako .


" di saat " kata Haikal bingung mau jawab gimana .


" iya di saat apa " tanya Ariella .


" di saat " Aku bersamamu ...


" ya sudah untuk sementara waktu tuan harus Mengurangi asupan garam , Olahraga secara teratur Mengelola stres dan Cukup istirahat" kata dokter .


" iya dok " kata Haikal .


" em dok apa ini termasuk gejala awal atau gimana "


" entahlah mungkin saja , dan ini saya hanya memberi vitamin dulu kalo masih ada gejala lain di bawa saja kerumah sakit " kata dokter sambip memberikan vitamin untuk Haikal .


" baik dok " jawab Ariella .

__ADS_1


" kalo begitu saya permisi " kata dokter berpamitan dan langsung di antar Miykao .


" makanya lo itu jangan kebanyakan baca buku olah raga juga penting buat kesehatan , untung hanya perkiraan kalo beneran lo kenak jantung lemah , bukan yang lebih parah lagi , atau alan berujung kematian kan bahaya " kata Ariella .


" jangan bahas kematian "


" kenapa lo takut mati , ya elah semua orang juga akan mati pada saatnya kalik kal " kata Ariella , mendengar itu Haikal hanya membuang nafas lalu berdiri dan akan keluar ruang kerja .


" mau kemana " tanya Ariella .


" kamar " kata Haikal .


" oh " jawab Ariella yang langsung mengikuti Haikal ke kamar .


Sampai di kamar Haikal langsung melepas sepatu dan akan masuk kamar mandi tapi di cegah olah Ariella .


" oh iya kal , di ruang ganti sebelah lemari baju ada banyak baju perempuan dan perlengkapan perempuan punya siapa ? Apa punya pacar lo " kata Ariella .


" atau jangan - jangan punya istri lo " kata Ariella dan Haikal langsung berbalik badan menatap Ariella dengan wajah datar .


" ya itu punya istri ku "


" ha jadi lo sudah nikah " kata Ariella dengan wajah kaget .


" ya "


" lo nikah diam - diam "


" ya "


" tapi lo bilang lo nggak mau nikah lagi , terus lo ngejar - ngejar gue dan maksa gue untuk melanjutkan pernikahan , nah sekarang lo punya istri ! , lo bener - bener ya kal " cerocos Ariella dan Haikal berjalan mendekat lalu menyentil dahi Ariella .


" aw .. " pekik Ariella kesakitan , lumayan keras Haikal menyentil dahi Ariella .


" itu punyak kamu istriku , kita sudah menikah , dan pernikahan ini masih diam - diam belum resmi " kata Haikal lalu pergi sedangkan Ariella hanya berdiri mematung sambil mengosok dahinya .


" jadi gitu " gumamnya lalu mengangguk faham .


" eh tapi kok baju gue " kata Ariella , Haikal yang sudah di dalam kamar mandi hanya membuang nafas mendengar suara Ariella .


Pagi harinya Ariella sudah siap dengan jaket dan celana pendek di atas lutut serta topi di , dia sudah siap untuk mengajak Haikal pergi berolah raga , mengingat semalam Haikal yang terkena gejala jantung lemah .


" kal ayo " ajak Ariella saat Haikal fokus dengan tablet .


" kemana " tanya Haikal tanpa melihat Ariella .


" karena hari ini libur jadi kita olah raga " ajak Ariella dan Haikal hanya melihat Ariella sekilas lalu kembali lagi ke layar persegi di tangannya .


" hais cepat " kata Ariella yang tidak sabar , ia langsung merampas tablet dan meletakkannya di meja .


" aku masih banyak kerjaan " kesal Haikal .


" lo mau mati muda " kata Ariella yang membuat Haikal memelototkan matanya , tanpa basa - basi Ariella langsung menarik Haikal keluar kamar .


" kamu hisa ..." kata Haikal terpotong .


" nggak " jawab Ariella yang membuat Haikal hanya bisa pasrah dan mengikuti Ariella .


Sebelum melakukan lari kecil , Ariella mengajak Haikal untuk pemanasan , tapi Haikal tidak serius membuat Ariella mengomel .


" kal yang bener dong "


" haikal jangan lemes kayak cacing "


Tapi tetap saja Haikal tidak serius , emang dasarnya nggak suka olahraga .


" kamu ya ! ... Hais ... Sudahlah lebih baik kita mulai larinya " kata Ariella yang kembali menyeret Haikal untuk lari .


Di tengah jalan .


" haikal ayo " panggil Ariella yang menoleh dan melihat Haikal di belakngnya .


" haikal cepet jangan kaya kura - kura lo " kesal Ariella .


" HAIKAL .... ! " ini panggil Ariella saat Haikal duduk .


" hais dasar " kesal Ariella berjalan mendekat kearah Haikal dan menyeretnya kembali .


Di taman , tepatnya di tempat beberapa alat oleh raga , Ariella menjelaskan kegunaan dan manfaatnya pada Haikal sekaligus menyuruh Haikal mencobanya .


" ok lain kali saja aku membawamu ke tempat jim , sekarang pakek ini dulu " kata Ariella .


" yang ini caranya seperti ini , jadi kamu seperti berlari , ini alan membuat otot paha menjadi kuat sekaligus otot tangan kamu coba dulu "


" nah sekarang yang ini akan membuat otot lengan tangan atas dan dada terbentuk "


Semua sudah di coba dan Haikal sudah mulai lelah , berbeda dengan Ariella yang masih tampak sama .


" sekarang kita kesana makan dan beli minum " ajak Ariella yang kembali menarik Haikal yang masih duduk .


" kamu bisa nggak sih ngak nari ..." belum selesai mengatakan Ariella sudah memotongnya .


" nggak "


Emang dasar si firaun , setelah makan Ariella dan Haikal langsung pulang , di rumah tepatnya di kamar Haikal ingin sekali merebahkan dirinya di atas kasur tapi sayangnya gagal karen Ariella menyuruhnya untuk tidak rebahan karena badan Haikal yang masih berkeringat , jadilah Haikal merebahkan dirinya di atas karpet , sebab di atas sofa pun Ariella tidak mengizinkannya .


Sedangkan Ariella ia langsung menuju kamar mandi untuk bersih diri dua puluh menit Ariella yang sudah selesai mandi dan berganti baju , langsung membangunkan Haikal , tapi Haikal masih malas berdiri dan masih ingin rebahan , karena Ariella bukan penyabar , jadilah Haikal di seret kakinya sampai depan kamar mandi .


" cepat mandi atau mau aku seret sampai kedalam " kata Ariella .


" kamu bisanggak jadi cewek it ..."


" nggak " sudah bisa di tebak .


Beberapa menit Haikal sudah selesai mandi maupun ganti baju , dan hal pertama yang ia lihat saat ia baru keluar ruang ganti adalah Ariella yang sedang nonton tv , eh bukan tv maksudnya tv yang menonton dan empunya bermain game di ponsel .


" dasar " gumam Haikal berjalan mendekat dan mematikan tvnya .


" ngapain lo matikan " tanya Ariella bukanya menjawab Haikal malah mengambil ponsel Ariella dan membawanya kemeja belajar , ia masukan ponsel itu kedalam laci .


" bang ** itu ponsel gue " kesal Ariellla .


" ini waktu kita belajar " kata Haikal .


" nggak , orang liburan di suruh belajar hidup lo memang hambar , kembalikan hp gue " kata Ariella yang tidak di gubris Haikal .


" kita akan belajar mtk "


" mtk ? "


" ya " jawab Haikal datang mendekat ke ariella lalu mendudukkan diri di samping Ariella dan memberikan buku mtk pada Ariella .


" hais .... " kesal Ariella sambil menyahut buku yang disodorkan Haikal .


" aku tidak mau belajar ini " kata Ariella .


" melihat covernya saja bikin pusing " gumamnya .


" kenapa "


" aku tidak suka ini "

__ADS_1


" tapi aku suka "


" kamu sudah gila " kata Ariella .


__ADS_2