Haikal Dan Ariella

Haikal Dan Ariella
Haikal sekarat ...


__ADS_3

Belajar itu memang membosankan , apa lagi yang belajar si pemalas yang nggak suka pelajaran mtk fisika kimia , seperti Ariella bukannya mengerjakan soal latihan yang di berikan Haikal ia malah menggambar , saat Haikal sedang keluar sebentar ke ruang kerja karena ada sedikit masalah . Dan setelah masalah itu selesai Haikal kembali dan menanyakan soal yang di beri tadi pada Ariella menurutnya waktu yang di berikan untuk mengerjakan sangat cukup bahkan sangat - sangat cukup , tapi saat ia melihat hasil di buku Ariella Haikal di buat terkejut kala melihat coretan pensil di atas kertas .


" apa ini hasilnya " kata Haikal .


" seperti yang lo lihat " kata Ariella sambil merentangkan kedua tangannya di aras sofa .


" aku menyuruhmu mengerjakan soal bukan menggambar wajahku "


" itung - itung itu gaji buat lo sebagai guru les dadakan gue , gimana bagus nggak ? " kata Ariella , memang bagus lukisan Ariella bahkan terlihat sangat mirip dengan Haikal .


" jika lo mau gue bisa menggambar wajahmu lagi " kata Ariella .


" sudah lebih baik kamu kerjakan lagi aku tunggu " kata Haikal .


" apa lo nggak lelah aku saja lelah " kata Ariella sambil merangkul pundak Haikal .


" gimana kalo kita main game atau tidur sebentar " kata Ariella sambil menoleh membuat matanya dan mata Haikal saling bertemu Dek ... Dek... dek ... Dek ... merasakan detak jantungnya berdetak cepat Haikal langsung memegang dadanya .


" lo kenapa " tanya Ariella saat melihat Haikal yang memegang dadanya sambil berekspresi aneh .


" jan .." kata Ariella .


" jantung lo kenapa " tanya Ariella yang panik .


" entahlah tapi ini kembali berdetak cepat " kata Haikal langsung saja Ariella menyentuh dada Haikal dan benar saja jantungnya Haikal berdetak begitu cepat bahkan lebih cepat saat Ariella memegang dada Haikal .


" apa kamu merasa sesak " tanya Ariella Saat melihat wajah Haikal makin aneh .


" eng ..." belum menjawab Ariella langaung memotongnya .


" tunggu sebentar aku akan keluar mencari pertolongan , lo jangan mati dulu ya gue belum beli kain kafan buat lo " kata Ariella yang kemudian langsung berlari keluar , ed dah mulut si Ariel nggak ada remnya licin banget 😑.


Sempai di luar Ariella berdiri sambil celingak clinguk mencari seseorang untuk ia mintak bantuan .


" dimana orang - orang ini kenapa sepi " kata Ariella .


" nona muda ada apa " tanya miyako yang baru datang , mengagetkan Ariella .


" eh .. kak miko " kata Ariella .


" ada apa nona "


" em itu haikal sekarat " kata Ariella


" ha ! Tu tuan kenapa " kaget miyako .


" di dia hais lebih baik kamu cari tabung oksigen Haikal susah nafas " kata Ariella .


" tu tuan su su ..."


" hais jangan banyak omong cepet cari " kata Ariella .


" ba baik nona " kata Miyako yang langsung pergi .


Di sisi lain Haikal , setelah Ariella keluar kamar tak selang beberapa menit jantung itu kembali normal saat ia mencoba menarik nafas dan membuangnya secara pelan - pelan .


" kenapa jantung ini selalu berdetak cepat tak karuan saat di dekat Ariella saja " gumam Haikal sambil memegang dadanya .


Brak ... Suara pintu terbuka dengan keras membuat Haikal terkejut dan langsung menoleh ke sumber suara yang terlihat Ariella dan Miyako yang datang .


" tuan - tuan baik - baik saja " kata miyako panik .


" ak .."


" sudah lebih baik kamu bantu haikal duduk di atas sofa " kata Ariella .


" baik " kata miyako yang langsung membantu Haikal duduk di sofa dengan perasaan bingung Haikal dengan sikap kedua mahluk ini .


" kali ..." belum sempat bertanya Ariella sudah memasang mulut dan hidungnya dengan alat bantu nafas .


" ini .. Ini ke ..." kata Haikal yang tidak jelas karena mulut dan hidungnya tertutup .


" apa sudah membaik " kata Ariella sambil memegang wajahnya dan menatap Haikal , membuat debaran jantung itu muncul lagi dan Haikal kembali memegang dadanya membuat kedua mahluk yang tengah kawatir di buat salah faham lagi .


" nona apa kita panggil dokter saja " kata Miyako .


" ya kamu panggil ..." kata Ariella terpotong .


" nggak usah ak aku baik - baik saja " sahut Haikal melepas alat pernafasan .


" su sudah nggak sakit lagi " kata Ariella .


" nggak "


" apa dada kamu masih berdebar " kata Ariella ingin menyentuh dada Haikal namun segera di tepis Haikal .


" sudah tidak lagi " kata Haikal barulah Ariella merasa lega begitupun miyako .


" apa kamu membawa berkasnya " tanya Haikal pada miyako .


" ya " jawab miyako .


" baiklah ayo kita keruang kerja " ajak Haikal yang akan berdiri tapi di tahan oleh Ariella .


" eh gila ya lo , lebih baik lo istirahat , dokter hilangkan suruh perbanyak istirahat " kata Ariella .


" em itu benar tuan " kata miyako .


" nah mending lo tidur "


" aku hanya sebentar " kata Ariella .


" lo kalo di bilangin ngeyel ya " kata Haikal .


" ini sangat penting setelah menyelesaikan ini aku akan beristirahat " kata Haikal yang langsung menepis tangan Ariella dan langsung keluar .


" hais kepalanya terbuat dati batu kali kalek ya " gumam Ariella dengan wajah kesal .


" nona saya .."


" ya sudah sana ikuti tuan mu itu " kesal Ariella .


Setelah miyako keluar Ariella langsung merebahkan dirinya di sofa .


Sedangkan Haikal ia kembali merasa lega saat detak jantungnya kembali normal .


" tuan kenapa " tanya miyako .


" entahlah aku juga tidak faham kenapa jantung ini terus berdebar saat di dekat Ariella " kata Haikal dan membuat Miyako menepuk jidad .


Jadi tadi gue lari mencari alat pernafasan , ternyata hanya untuk getaran cinta ...


" kenapa kamu " tanya Haikal melihat ekspresi wajah miyako .


" tuan mau tau kenapa jantungnya berdebar saat bersama nona " kata Miyako .


" kenapa " tanya Haikal .


" karena tuan mulai jatuh cinta sama nona " kata Miyako .


" nggak mungkin itu nggak mungkin " kata Haikal .


" itu benar tuan " kata miyako .

__ADS_1


" emang kamu pernah merasakannya " tanya Haikal yang langsung di jawab gelengan kepla oleh miyako .


" lebih baim kita kerja dari pada membahas yang yidak penting " kata Haikal .


Kelak tuan aka menyadarinya sendiri ....


" mana berkasnya "


" ini tuan " kata Miyako .


" untuk pesta nanti malam kita berangkat sore tuan agar sampai di sana tepat waktu " jelas Miyako .


" baiklah "


" tuan besar pesan jangan lupa membawa nona " kata Miyako .


" entah dia mau atau tidak " kata Haikal dan di angguki Miyako .


Di rumah bu galuh , tengah menjaga toko di temani Marina yang duduk di sebelahnya sambil memakan cemilan yang ia ambil dari toko .


" ibu nggak kerumah tuan " tanya marina .


" nggak , bapak yang kesana "


" kenapa "


" karena semua keperluan ariel sudah ibu siapkan dan bereskan " kata bu galuh .


" itu anak kok jadi jarang ke sini ya bu " kata marina .


" hemm ... Sibuk mungkin , sekarang di sudah mau belajar " kata bu galuh .


" ha ! Kok bisa " kata marina .


" berkat den haikal " kata bu galuh .


" ha haikal ? "


" iya " jawab bu galuh .


" nggak salah kalo haikal pengaruh baik buat ariella " kata marina .


" iya "


" apa haikal sering ke sana " tanya marina .


" em ya " jawab bu galuh .


" kok bisa ya haikal kepincut dan bucin banget sama ariel " kata marina .


" kenapa emangnya "


" yang suka sama haikal itu banyak dan semua feminim kalem nggak kayak ariel yang astagfirulloh " kata marina .


" kan cinta itu buta " jawab bu galuh .


Sudah lama wardah sangat sibuk dengan pekerjaannya hingga ia lupa dengan sang putri .


" ariel sedang apa ya sekarang " gumamnya .


" mumpung masih luang aku telfon saja " kata wardah yang langsung mencari nomor sang putri .


Kesayangan mom ... tut... tut....


" halo " jawab Ariella dengan nada kesal .


" kamu lagi apa sayang "


" main game mom menganggu " jawab Ariella yang membuat wardah tersenyum , ia yakin jika putrinya itu sedang marah karena terganggu .


" mau ngapain tlfon "


" mom lagi ada waktu luang "


" lalu "


" apa kamu sudah makan "


" belum " jawab Ariella .


" segera makan ini sudah jam makan siang "


" ya sudah jangan menganggu " kata Ariella .


" hufff .... Uang jajan masih ada "


" masih "


" kemarin mom denger kamu habis beli mobil baru " tanya wardah .


" sudah jadi abu "


" maksudnya "


" di bakar penjahat pas pulang dari nonton bola " kata Ariella .


" ha ! tapi kamu nggak papa kan sayang "


" nggak "


" terus gimana udah lapor polisi "


" sudah di urus om gabriel , pelaku sudah di tangkap tapi mobil tidak kembali "


" lebih baik kamu nggak bawa mobil sendiri " kata wardah .


" sudah aku matikan telponnya " kata Ariella .


" kamu ada yang di inginkan " tanya wardah .


" nanti aku pikirkan dulu " kata Ariella langsung memutus sambungan telfon , membuat wardah hanya bisa bergeleng , seperti itulah Ariella putri semata wayangnya .


Di luar Haikal yang mau masuk ke kamar terlihat bimbang sambil memegang dadanya .


Ceklik


" hais .... " kesal Ariella saat permainnya kalah .


" kamu kenapa " heran Haikal melihat Ariella yang marah sambil melempar ponselnya ke meja .


" bukan urusan lo " jawab Ariella .


" buku - bukunya belum kamu bersihkan " melihat buku - buku yang masih berserakan di atas meja .


" ya seperti yang lo lihat " jawab Ariella , tak mau berdebat Haikal sendiri yang akhirnya membersihkan buku - buku .


" gue mau jalan " kata Ariella .


" kemana "


" ketemu temen - temen "


" nggak bisa sore nanti kamu harus ikut aku " kata Haikal .

__ADS_1


" kemana "


" pesta "


" pesta ? " tanya Ariella .


" ya " jawab Haikal .


" kamu harus ikut oppa menyuruh aku ... " belum selesai Ariella sudah memotongnya .


" yes ! gue ikut " kata Ariella dengan semangat , membuat Haikal mengerutkan alisnya , tidak seperti biasanya Ariella alan menolak dan Haikal akan berusaha membujuk tapi saat ini responnya berbeda dengan sebelumnya .


Sore Harinya , Haikal yang sudah siap dengan setelan jas tengah menunggu Ariella yang masih bersiap .


" tuan apa nona masih lama " tanya miyako


" entahlah " kata Haikal .


Tidak lama kemudian sosok yang mereka tunggu muncul dengan penampilan yang membuat Haikal dan miyako melonggo . Celana pendek selutut berwarna hitam , kemeja putih yang bagian atasnya tidak di kancing , serta jas berwarna hitam senada denga celana , rambut yang setengah di ikat dan setengahnya lagi tergurai .


" ayo berangkat " kata Ariella saat sudah ada di dekat keduanya .


" kenapa kamu berpakaian seperti ini " tanya Haikal .


" lalu aku harus seperti ap " tanya Ariella .


Jika di lihat nona tampak lebih keren di banding tuan muda ... Batin miyalo .


" bukankah kamu sudah di siapkan baju perem ..." kata Haikal terpotong .


" kita berangkat sekarang atau nunggu malam tiba " potong Ariella .


" tuan kita harus segera berangkat agar bisa sampai disana tepat waktu " kata miyako


" baiklah , kita berangkat " kata Haikal .


Ketingannya langsung menuju mobil yang di sana ada dua mobil lagi dan beberapa pengawal .


" kenapa ada beberap mobil yang berjejer disini " tanya Ariella .


" itu mobil pengawal yang akan mengawal kita nona "


" oh "


" silahkan nona kita tidak punya banyak waktu " kata miyako mempersilahkan Ariella masuk mobil .


" ok "


Di perjalanan Haikal terus fokus dengan tabletnya sedangkan Ariella mulai menguap , ia begitu ngantuk karena melewatkan tidur siang dan bangun pagi pagi untuk berolah raga .


" sial kenapa ngantuk sekali " gumam Ariella .


" perjalanan apa masih lama " tanya Ariella pada miyako .


" masih nona " jawab miyako .


" baiklah gue tidur saja " kata Ariella melepas jas dan kemejanya yang membuat Haikal melototkan mata , begitupun dua mahluk di depan tampak terkejut dengan apa yang di lakukan Ariella .


" kalian berdua fokus kedepan " kata Haikal membuat kedua mahluk yang berada di depannya tak berani lagi menoleh .


" kenapa kamu melepa baju mu juga " kata Haikal .


" biar tidak lecek saat sampai di sana " jawab Ariella sambil meletakkan bajunya fi kepla kursi .


" sudah gue mau tidur " kata Ariella yang langsung merebahkan dirinya dan memakai paha Haikal sebagai bantal lalu jas sebagai penutup tubuhnya yang hanya mengunakan tempo .


Haikal yang merasa aneh karena pahanya di pakai sebagai bantalan secara sepontan mendorong kepla Ariella , membuat empunya kesal .


" lo " kesal Ariella .


" jangan tidur di pahaku " kata Haikal .


" terus gue tidur gimana " kesal Ariella .


" terserah kamu yang penting jangan tidur di paha ku " kata Haikal


" bodo amat " kata Ariella yang langsung rebahan dengan posisi awal , dan saat Haikal ingin menyingkirkan kepla Ariella , dengan cepat Ariella mengigit paha itu membuat Haikal kesakitan .


" aw " pekik Haikal , sudah di pastikan gigitan itu akan membekas .


" makanya diam " kata Ariella lalu melanjutkan tidurnya .


" gadis nakal " kesal Haikal .


Hubungan yang unik ...


" jika kamu masih ingin menganggu tidurku aku akan mengigit paha mu lagi " kata Ariella sambil memejamkan mata .


Berakhirlah Haikal hanya bisa pasrah dan membiarkan Ariella tidur di pahanya , beberapa menit kemudian Ariella sudah tertidur lelap .


" dia tampak berbeda kalo seperti ini " gumam Haikal melihat wajah tenang Ariella saat tidur .


" dia sangat tenang " gumamnya lagi , terangkat tangannya untuk menyingkirkan beberapa rambut yang menutupi wajahnya .


" benar - benar berbeda " Haikal terus menatap wajah cantik itu .


Dek ... Dek ... dan kenapa perasaan ini datang lagi ... batin Haikal yang langsung memalingkan wajahnya .


Miyako yang mencuri pandangan tersenyum melihat Haikal .


Seiring berjalannya waktu tuan akan tau apa itu cinta ....


Di sepanjang perjalanan Ariella terus tertidur , dan bangun saat sudah sampai di tempat , haikal yang sudah lelah karena Ariella merasa lega .


" riel bangun sudah sampai " kata Haikal .


Ingat jika Ariella itu anak yang susah di bangunkan jadi Haikal sekarang harus ekstra bersabar meski kakinya sudah kesemutan .


" riel " panggil Haikal .


" ariel bangun " kata Haikal tapi tetap saja Ariella tertidur seperti mayat .


Tidak ada cara lain selain menyingkirkan kepala Ariella , dan benar saja gadis itu langsung terbangun dengan wajah bantalnya .


" sudah sampai cepat bersiap " kata Haikal .


" sudah sampai " kata Ariella melihat luar dari jendela .


" ini di pantai " gumam Ariella .


" wah pasti seru ini pesta " kata Ariella .


" kalian berdua keluarlah " kata Haikal menyuruh miko dan supir untuk keluar untuk Ariella berganti baju .


" iya tuan " jawab keduanya yang langsung keluar miyako dan supir segera keluar .


" cepat gunakan baju mu " dan segera Ariella mengunakan kemejanya lagi serta jasnya .


" sudah " kata Ariella , kemudian keduanya keluar mobil .


" wah .... Pesta apaan ini " kata Ariella .


" lebih baik kamu ikut dan jangan membuat masalah " peringat Haikal .

__ADS_1


" kalo itu tergantung " kata Ariella dan haikal menatapnya dengan mata tajamnya .


" tergantung jika ada yang membuat masalah denganku tentu saja aku tidak akan tinggal diam " kata Ariella .


__ADS_2