
Duduk di bangku dekat kelas ips , Ariella menikmati beberapa makanan yang ia beli dari kelas ips di temani Haikal yang duduk memperhatikan Ariella makan .
" ni maknan lumayan juga " kata Ariella .
" lo nggak mau " tawar Ariella pada Haikal yang langsung di jawab gelengan kepla .
" coba aja dulu " kata Ariella menyodorkan makanan di depan mulut Haikal yang tertutup rapat .
" sedikit apa susahnya sih " kata Ariella .
" hais ya sudah kalo lo nggak mau " kata Ariella .
Di kelas ipa satu dua dan tiga , mereka bingung mencari teman kelasnya , kelas ipa satu mereka bingung mencari Haikal , kelas ipa dua mencari david , dan kelas ipa tiga mencari Ariella .
" hais ini anak kemana sih " kata dea .
" kalian berdua lihat haikal nggak " tanya oka pada dea dan baim .
" ya ini lagi di cari , Haikal bawa kabur Ariella .
" eh david dimana " tanya anak kelas ipa dua .
" di kelas lagi main musik " kata baim .
" dasar itu bocah " .
" gimana ariel " tanya Alex .
" entahlah " jawab dea .
" ini semua gara - gara si Ariel " kata winda .
" eh mbk nya jangan nyalahin temen orang ya " sahut dea .
" ya emang kenyataanya begitu " jawab winda yang bikin dea kesal .
" eh tadi yang bawa si Ariel haikal ya " kesal dea .
" gue kagak yakin , Haikal orangnya tidak seperti ini setelah dengan Ariella dia berubah " kata winda
" eh lo ngeselin ya lo" kali ini baim .
" hais sudah - sudah " kata alex .
" di kelas juga sibuk ngapain lo malah asik - asik di sini " kali ini suara anak kelas ipa dua yang menarik david dan para temannya untuk kembali ke kelas .
" hufff.....gue mau nyari si Ariel dulu " kata alex .
" gue ikut " kata dea .
" ayo " ajak winda pada oka .
" nah gue jadi sendirian , sudahlah gue balik aja " kata baim .
Di tempat yang tidak jauh dari Ariella dan Haikal terlihat sosok yang tengah menatap keduanya sambil berbicara dengan seseorang di telfon .
" dia bersama anak satu angkatan "
" dan sepertinya kabar itu benar "
Ariella makan hingga belepotan membuat Haikal tersenyum gemas melihatnya .
" lo kenapa senyum " tanya Ariella saat melihat Haikal tersenyum sambil terus menatapnya , bukannya menjawab Haikal langsung mengusap ujung bibirnya .
" eh itu bukannya si Ariel " kata dea melihat dari jauh .
" ah bener " kata alex .
" nggak tau teman lagi bingung malah pacaran di sini " kata oka .
" kita kesana " ajak Alex.
Sial ... batin winda mengepalkan tangannya .
" riel " panggil Alex membuat Haikal terkejut dan langsung menyingkirkan tangannya .
" lo di cari malah pacaran di sini " kesal dea .
" lo makan apaan " tanya alex .
" lo mau " tawar Ariella ingin menyuapi alex dengan makanan yang suda ia gigit , melihat itu Haikal dengan spontan menghentikan tangan Ariella membuat Alex yang sudah membuka mulutnya bingung begitupun dengan Ariella .
" ap .." belum sempat berucap Haikal langsung mengigit makanan yang ada di tangan Ariella .
" ya elah " kata alex yang lebih memilih mengambil makanan yang ada di bungkusan .
" lo kalo mau ngomong " kata Ariella yang di jawab Haikal .
" gue juga mau dong " kata dea yang ikut mengambil makanan di bungkusan .
" lo beli di mana " tanya dea saat sudah mencoba makannya.
" ini rasanya lumayan " kata alex .
" masak sih gue coba " kata oka yang ikut ngambil .
" di kelasnya emina "
" oh " kata alex .
" haikal di kelas malahan nggak ada kamu " kata winda .
" lo atur saja kelas , gue ada keperluan penting " jawab Haikal .
" keperluan apaan " tanya oka .
" entar kamu pulang di jemput sopir " tanya Haikal .
" sama david " jawab Ariella .
" baiklah " kata Haikal yang kemudian berdiri dan pergi .
" kal " panggil winda menghentikan Haikal .
" gue nggak bisa menghendel sendiri " kata winda .
" ada oka " kata Haikal lalu pergi .
" tapi kak " kata winda yang sudah tidak di dengar Haikal .
__ADS_1
" ayo kita balik ke kelas tu bocah banyak yang demo " kata dea .
"ayo " kata Ariella .
" win kita balik ke kelas " ajak oka .
" his ... " ini semua gara - gara si Ariel aku nggak akan biarin ini terjadi ... batinya dengan kesal .
Malam kedua acara sekolah , semua kelas ipa tiga sudah bersiap dan sudah berlatih sejak siang hari , latihan mereka mendadak dengan bantuan guru pembimbing mereka tepatnya wali kelas pak dimas . dan malam ini mereka akan menampilkan kesenian . Dan malam ini mereka sudah siap dengan sepenuhnya kecuali Ariella yang terlihat memasang wajah di tekuk , malam ini ia tampak terpaksa .
" riel jangan terus di tekuk , sebentar lagi kita tampil lo " kata dea .
" bodo " jawab Ariella.
Sorakan tepuk tangan terdengar kala giliran kelas ipa satu naik keatas pentas alunan musik adat terdengar .
" Riel noh lihat lakik lo biar mukak lo nggak ketemu lagi " kata baim menunjuk pada Haikal yang duduk bersama oka .
" hais makin enek gue " jawab Ariella .
" beri tepuk tangan yang meria..." kata pembawa acara dan tepukan tangan terdengar begitu keras saat tarian mereka berakhir , winda setelah turun pangung ia langsung menuju tempat Haikal dan oka berada .
" sekarang dari sebelas ips tiga " kata pembawa acara yang langsung di sambut tepukan tangan dan siulan dari para siswa maupun siswi dari kelas dua belas .
Setelah kelas dua belas ipa tiga kini giliran kelas bahasa satu , kemudian di lanjut bahasa dua setelah itu di lanjut denga kelas dua belas ipa tiga yang menampilkan paduan suara , di sana terlihat david yang tampak memasang wajah kelas yang membuat alex aldo menyorakinya .
Setelah kelas dua belas ipa dua kini giliran kelas dua belas bahasa lima yang menampilkan kusus untuk para guru , yang melihat itu malam ini di buat menagis oleh pesan - pesan uang terkandung di dalamnya .
Setelah acara yang mengharukan yang membuat para guru berminat air keringat canda keringat air mata , di penghujung acara adalah girilan kelas dua belas ipa tiga .
" waktu semakin malam dan semua kelas sudah menampilkan kesenian mereka pada malam hari ini , dan penampilan terakhir di ujung acara ini dari kelas dua belas ipa tiga , kepadanya kami persilakan " kata pembawa acara yang di sambut tepuk tangan para penonton . Tiba - tiba pangung menjadi gelap membuat semuanya bingung .
" di suatu hari di kerajaan besar timur , kaisar yang tengah duduk dengan wajah cemasnya tengah menunggu proses kelahiran buah hatinya yang ke tuju " setelah suara bela berhenti satu lampu menyala menampkakan aldo yang duduk di sebuah kursi di temani baim di sana .
Ya kelas mereka menampilkan drama yang di usulkan pak dimas tadi siang , pak dimas tidak setuju dengan dance dan lebih memilih untuk mereka menampilkan drama , itulah sebabnya Ariella terus menekuk wajahnya dan duduk di antara baim dan dea dengan terpaksa , karena kedua temannya itu menjaga Ariella kalo - kalo anak itu kabur .
" kaisar kenapa anda begitu gelisah , apa kaisar memikirkan ramalan itu " tanya baim .
" ya , aku hanya takut jika anak ketujuku kembali perempuan " jawab alex.
" sebuah ramalan jika anak ketujuh kaisar berjenis kelamin perempuan maka anak itu harus di bunuh , karena akan membawa petaka bagi kerajaan " suara bela yang membaca naskah ceritanya .
" tenangkan diri anda tuan saya yakin selir akan melahirkan calon putra mahkota " kata baim .
" semoga "
Semua yang menonton dara ini tampak tenang tidak seperti penampilan pada sebelumnya yang terdengar riuh .
" beberapa jam proses kelahiran berlangsung hingga tangisan bayi yang terdengar keras memecah keheningan malam terdengar keras , tapi sayang bayi yang di lahirkan selir bukan berjenis laki - laki melainkan perempuan , karena takut jika sang anak akan di bunuh maka sang selir menutupi jenis kelamin putrinya dengan sangat rapat , bahkan sang raja tak tau akan hal itu , kabar kelahiran putra mahkota terdengar di seluruh kerajaan , bahkan raja begitu bahagia , begitupun dengan para rakyat "
" berikan gandum dahan bahhan pangan untuk rakyat kabar gembira ini harus sampai kepada penjuru kerajaan " kata alex .
" baik tuan " kata baim
" wahai istriku aku berterima kasih kepadamu , apapun yang kamu inginkan akan aku berikan " kata alex pada dea .
" tidak perlu baginda hamba tidak menginginkan apapun dari baginda kecuali kebahagian pangeran "
" baiklah , kamu memang istriku yang baik dan kamu tak perlu menghawatirkan kehidupan pangeran , karena kehidupannya akan terjamin sampai nanti "
Di adegan ini sorak meriah dari para penonton terdengar ramai .
Selama itu belum ada yang tau jika putra mahkota adalah seorang perempuan , dan itulah yang membuat selir nur gelisah , karena di usia tuju belas tahun ini baginya menginginkan sang putra menikah dan akan mencarikan calon untuk putar mahkota "
Di adegan inilah Ariella muncul sebagai putra mahkota .
" ibunda ada apakah gerangan, kenapa ibunda terlihat cemas " tanya Ariella .
" wahai anakku , ibunda cemas karena memikirkanmu " jawab dea .
" memikirkan hamba "
" iya anakku , ibunda cemas karena raja akan mencarikan jodoh untukmu " kata dea .
" jodoh ? " kejut Ariella .
" ya , raja ingin kamu segera menikah dan segera menggantikannya memerintah kerajaan " kata dea .
" baiklah ibunda , ibunda jangan cemas biarkan hamab yang memikirkannya " kata Ariella .
" bagimana caranya anakku "
" ibunda tenang saja tak perlu cemas " kata Ariella memeluk lembut dea .
" beberapa orang di utus sang raja untuk mencari putri bangsawan yang layak menjadi pasangan pangeran , mendengar itu putra mahkota terlihat cemas , ia gelisah bagimana caranya agar ia tidak ketahuan jika ia adalah seorang perempuan "
" ya tuhan apa yang harus hamba lakukan " kata Ariella sambil duduk .
" Dua hari kemudian utusan raja kembali datang membawa kabar gembara " kata bela .
" yang kabar baik dari kerajaan tetangga , seorang putri bangsawan keponakan raja , putri yang di kenal cerdas berpendidikan luas putri yang baik hatinya , dan bijak , putri yang cantik parasnya serta angun perilakunya " jelas
"kamu memang pandai dalam memilih " kata alex .
" terima kasih yang mulia "
" baiklah sekarang kirimkan surat untuk lamaran dan siapkan perhiasan dan pakaian yang terbaik untuk melamar putri bangsawan keponakan raja " kata alex .
" baik , hamba mohon undur diri "
" raja " panggil Ariella .
" ya putar mahkota "
" kenapa begitu cepat raja ingin mempersunting putri bangsawan itu "
" sebab kamu harus segera menjadi penerusku memimpin kerajaan ini "
" hamba belum..." kata Ariella terpotong .
" siap ataupun belum sebagai putra mahkota kamu harus siap untuk menikah " jelas Alex .
" tapi raja "
" bersiaplah untuk datang ke kerajaan tetangga untuk melamar putri bangsawan " kata Alex .
" pangeran sangat gundah dengan keputusan raja begitupun dengan ibu suri yang gelisah jika rahasia belasan tahun di terbongkar "
" sedangkan di tempat lain seorang putri yang cantik tengah duduk terdiam melihat bintang , setelah kabar dari sang paman jika akan ada putar mahkota yang akan mempersuntingnya , membuat sang putri bersedih "
__ADS_1
Di adegan inilah semua bersorak ria tertawa karena sosok yang datang di atas pangung .
" duhai pencipta alam semesta , kenapa begitu buruk nasib ini yang hidup dalam kebohongan "
" anak ku " panggil Fajar.
" iya yah handa "
" ada apakah gerangan "
" ayah handa sudah bertahun - tahun lamanya anakmu ini hidup seperti ini , tiada kebebasan seperti anak yang lainnya "
" wahai anakku , ini demi kebaikanmu "
" kebaikan ini membuatku seperti di dalam penjara "
" jangan katakan itu wahai anakku , aku lebih sedih jika kamu harus menjadi korban "
" tapi ayah janda esok akan ada pangeran dari kerajaan tetangga yang akan datang mempersunting ku , dan akan membawaku ke negaranya, ayah handa apa yang harus aku lakukan jika sang pangeran tau rahasia ini "
" nak tengah , tadi aku bertemu dengan seorang peramal dan aku tanyakan soal masa depan mu , ia menjelaskan jika masa depanmu akan cerah bersama pasanganmu "
" tapi aya ..."
" jangan pikirkan hari esok jika esok terjadi sesuatu padamu ayah akan melindungimu apapun yang akan terjadi "
" beberapa hari kemudian setelah raja menerima surat dari kerajaan tetangga yang menerima pinangan dari putra mahkota , raja beserta putra mahkota dan para keluarga kerajaan datang untuk meminang sang putri . "
" sampai di kerajaan tetangga , pangeran di pertemukan dengan sang putri, keduanya tampak memasang wajah gelisah "
" seperti kebiasan adat kerajaan sebelum pernikahan maka ada acara yaitu membiarkan pangeran dan putri berduaan untuk saling mengenal " kata gibran.
" baiklah lebih cepat lebih baik " jawab alex .
" di runangan yang di hususkan untuk kedua mempelai "
" pangeran bolehkah saya mengatakan sesuatu kebenaran " kata sang putri .
" katakanlah "
" tapi berjanjilah jika tun tidak akan marah "
" tidak katakan saja "
" sebenarnya saya ini seorang pria tua "
" pangeran sangat terkejut mendengarnya "
" karena sebuah tragedi saat saya masih kecil ayah saya mengubah penampilan saya dan iden tiras saya sebagai seorang perempuan " jelas Aldo .
" maafkan saya pangeran bisa menghukum saya " kata aldo .
" ini bukan masalah besar kita akan tetap melanjutkan pernikahan dan kamu akan tetap berdandanlah seperti perempuan " kata Ariella .
" putri sangat terkejut sedangkan pangeran sangat lega "
" tapi tuan "
" besok pernikahan kita " jawab Ariella .
" apakah ini soal politik " kata aldo .
" kita bertemu besok , berdandanlah yang cantik agar semua orang tau jika selir pangeran berparas cantik " kata Ariella .
Adegan ini mengundang tawa , hingga di adegan terakhir acara pernikahan di mana sang pangeran sah menikahi putri , di situ ada adegan dimana pangeran mencium putri membuat semua orang tertawa tak terkecuali para dewan guru .
" pak murid bapak lucu sekali " kata para guru pada pak dimas sedangkan pak dimas masih bingung naskah yang beliau berikan soal putri tidur bukan cerita kerajaan seperti ini .
Sedangkan Haikal tampak melototkan matanya saat melihat Ariella mencium kening Aldo ia mengepalkan tangannya erat .
" apa adegan itu pantas untuk seseorang yang sudah punya pasangan " kata winda membuat Haikal mengeraskan rahangnya , entah kenapa melihat adegan itu membuat Haikal begitu marah .
Setelah tepukan tangan Ariella turun dari pancung dan Haikal langsung menghampirinya dan mengajaknya pergi menuju parkiran yang sudah ada miyako .
" lo apa - apaan sih " kesal Ariella .
" kita pulang " ajak Haikal dan miyako langsung membuka pintu mobilnya .
" acara belum selesai "
" ini sudah sangat malam " kata Haikal .
" masuklah " meski kesal Ariella tetap masuk kedalam mobil .
Di tengah jalan pulang ada sedikit perdebatan yang membuat miyako bergeleng kepala pada tuannya .
" kenapa kamu harus mencium kening aldo "
" ya kan itu hanya adegan drama "
" tapi kamu bisa tidak menciumnya , apa perbuatanmu itu pantas "
" lo ! itu drama lo tau drama apa nggak sih "
" meski itu hanya adegan setidaknya kamu tidak menciumnya .
" gue yang nyium kenapa lo yang sewot , lagian gue nyium aldo bukan lo "
" ya masalahnya kamu mencium aldo "
" lah "
" kamu tau kamu sudah punya suami mencium laki - laki lain itu bukan perbuatan yang pantas "
" ya elah itu hanya drama bego " kesel Ariella .
apakah ini yang di sebut cemburu ... batin miyako.
" lain kali kamu harus tau sikap sebagai istri "
" gue nggak pernah menerima pernikahan ini "
" terima ataupun tidak kamu sudah sah menjadi istri ku "
" lo kok maksa sih "
" aku nggak maksa emang kenyataannya seperti itu "
" hais sudahlah terserah kamu " kata Ariella yang menyerah .
__ADS_1