
Tadi malam adalah acara makan malam yang menyebalkan di sepanjang hidup Ariella , dan ia tidak ingin mengalaminya lagi apalagi ada Haikal .
" hah sialan " upat Ariella sambil memakai dasi sekolahnya .
Ingatannya masih sangat tajam soal kejadian ricuh tadi malam , saat dimana Haikal terjatuh mengenainya , itu memang kejadian tidak sengaja , tapi tetap saja ia masih kesal karena Haikal yang tidak sengaja menciumnya bukan bibir , tapi pipinya yang sudah ternodai oleh bibir Haikal , hingga ia harus mencuci pipi itu berkali - kali .
" itu salah paman kenapa paman mengajak dia " gumam Ariella .
" hais ... itu salah dua perempuan aneh itu " kesalnya lagi .
Kejadian yang sebenarnya adalah saat mereka baru datang di restoran sedangkan hazar pergi kekamar mandi dan menyuruh mereka berdua mencari tempat duduk untuk mereka makan , tapi tiba - tiba saat mereka baru saja menemukan tempat duduk yang letaknya tepat di pojok dekat kaca yang menunjukan pemandangan luar restoran yang sangat indah , harus di kejutkan dengan dua orang laki - laki dan perempuan yang entah mereka sepasang kekasih ataukah sepasang suami yang terpenting mereka bertengkar karena adanya orang ketiga , memang ya yang ketiga itu setan , restoran dibuat ramai karena pertengkaran yang menyita perhatian para pengunjung , bahkan dua karyawan laki - laki ikut serta disana untuk memisahkan dua perempuan yang saling cakar dan menjambak rambut .
Kejadian itu tepat di depan Haikal dan Ariella , mereka tampak diam melihat tanpa ingin membantu para karyawan yang kewalahan .
" dasar pelakor "
" permpuan ****** "
" perempuan murahan "
" rasakan ini "
" aw ... ! lepas " teriak yang di sebut perempuan murahan .
" sialan lepasin rambut aku " ucapnya lagi sambil menjambak balik .
" STOP ! " terik laki - laki yang di perebutkan membuat dua perempuan itu berhenti , namun tidak lama mereka kembali lagi saling menyerang , hingga para dua karyawan yang sudah habis kesabaran menarik kedua wanita itu hingga terpisah dan terjatuh mengenai Haikal yang juga ikut terjatuh menindih Ariella dan secara tidak sengaja Haikal mencium pipi Ariella .
" aw " terik wanita yang di sebut pelakor , karena ia jatuh terduduk di lanti dengan rambut awut - awutan dan baju yang berantakan .
Sedangkan wanita satunya sangat beruntung karena ia mendarat dengan selamat , ya karena ia terjatuh menimpa karyawan yang sudah menariknya tadi , dan karyawan itu menindihi tubuh Haikal yang jatuh tengkurap dengan Ariella yang ada di bawahnya .
" rambutku " teriak si pelakor saat melihat rambutny yang rontok begitu banyak di tangan wanita satunya .
" awas kamu " ucap pelakor yang masih tidak terima dan masih ingin menyerang , namun terhenti saat Ariella berteriak .
" woy ... wanita sialan berhentilah mengomel " teriak Ariella dengan suara keras hingga membuat semua mata tertuju padanya , ada dua remaja yang menjadi korban , dengan cepat semua yang jatuh menindihi Ariella bangun dan menolong Ariella dan Haikal untuk berdiri .
" aw tangan gue sakit " ucap Ariella yeng merasa begitu nyeri di bagain tangannya yang masih di balut perban , dan itu membuat Haikal teringat kalo tangan Ariella belum sembuh , begitupun dengan yang lain yang langsung melihat tangan Ariella yang diperban .
" a apa sakit " tanya Haikal dengan suara panik .
" ha tangan kamu " ucap wanita yang menindihi Ariella tadi dengan panik .
" ada apa ini " tanya hazar yang baru datang .
" tangan Ariel " ucap Haikal panik .
" ha tangan kamu " ucap hazar yang ikut panik , karena melihat wajah sang keponakan yang tampak kesakitan .
Berakhirlah makan malam mereka dengan pergi ke rumah sakit untuk memeriksa keadaan tangan Ariella , yang untungnya tidak terjadi hal fatal , dan setelah dari rumah sakit mereka mampir ke restoran untuk makan malam yang sudah tertunda tadi .
Di ruang makan , sambil di suapi pelayan makan Ariella begitu santai menonton filem aksi di tabletnya .
" aku tidak ingin menonton ini " kata Ariella yang langsung saja dengan sigap pelayan mengantinya .
" dimana paman hazar "
" beliau pulang tadi pagi nona "
" oh " jawab Ariella .
" nona mobil sudah siap " kata sopir yang baru datang .
" oh ok baiklah " jawab Ariella yang langsung berdiri sambil meminta di suapin satu suapan lagi karena di piring tingal satu suapan sayang jika di buang , sambil berjalan ke mobil Ariella masih mengunyah makannya .
Di sekolah Haikal yang berangkat sudah dari jam enam tadi , tengah duduk di bangkunya sambil membaca buku , di temani winda dan juga oka .
" haikal kita harus cari tau siapa penyebar rumor itu " kata oka
" aku juga sedang memikirkannya " jawab Haikal yang sebenarnya tidak memikirkan cara untuk menemukan penyebar rumor palu tentang hubungannya dengan winda .
Sedangkan di kelas lain emina yang baru masuk setelah izin sakit beberapa hari , di buat kesal dengan gosip yang masih panas di sekolah , gosip hubungan Haiakl sang pangeran pujaan hati bersama anak perempuan yang sangat ia benci .
" ini tidak bisa di biarin " ucap emina dengan kaki yang di hentak - hentak .
Sedangkan di depan kelas david yang duduk bersama alex dan aldo , tengah berdoa di dalam hatinya agar Ariella membolos , jika tidak semoga Ariella moodnya baik sebaik malaikat , tapi harapannya salah besar karena Ariella terlihat yang baru saja berjalan melewati gerbang .
" itu si ariel " kata aldo yan membuat alex dan david menoleh .
" kenapa muka dia " ucap alex yang melihat wajah Ariella tampak tidak bersahabat .
" gu gue ke kelas dulu kayaknyanya sebentar lagi masuk " ucap david yang langsung ngiprit .
__ADS_1
Sampai di depan kelasnya Ariella langsung mendudukkan dirinya di bangku dekat alex .
" lo kenapa riel " tanya alex .
" kenapa gue sejak kemarin sial muluk dah " ucap si ariel .
" banyak dosa sih lo " sahut aldo .
" emang lo sial kenapa "
" gue kesini jalan kaki gila , untung nggak jauh - jauh amat " kesal Ariella
" emang kenapa mobil lo "
" banya bocor "
" emang bocornya di mana sih riel "
" noh di perempatan deket cafe "
" astaugfirulloh itukan deket banget sama sekolahan kenapa lo kesel gara - gara jalan sedekat gitu , lo lari aja palingan nggak sampai tiga menit " ucap alex .
" maklum lah anak sultan " jawab aldo .
" iyalah ngerti gue " jawab alex .
" eh emang kenapa semua anak masih santai ya kagak ada gurunya apa , gue lihat nggak ada bu tatik juga "
" katanya sih untuk jam pertama sampai istirahat perta kosong untuk semua kelas karena para dewan guru ada rapat dadakan , tapi nanti jamnya diganti , palingan kita pulang sampai jam sepuluh " jawab Alex
" rapat apaan dah "
" mana gue tau kalo lo penasaran lo ikut saja ke ruang rapat " ucap alex .
" sialan lo "
" eh lo udah tau david sudah pulang " kata alex .
" tau dari mana lo "
" orang anaknya udah masuk sekolah " jawab aldo , yang langsung saja membuat Ariella pergi ke kelas david yang ada di sebelah kelasnya .
" nyari david ya ril " tanya salah satu anak kelas david , yang langsung saja membuat sang empu terkejut melihat Ariella berdiri di depan pintu menatapnya dengan tatapan tajam .
" ar ari .." ucap davud terbata meluhat Ariella berjalan cepat menujunya .
" gu gue je jelasin " kata david .
" nggak mau tau "
" gue jelasin ya ariella sayang tapi nggak di sini " kata david
" kita keluar ya " kata david lagi sambil merangkul Ariella untuk keluar kelasnya .
Melihat mereka berdua , membuat satu kelas dua belas ipa dua di buat iri dan para cewek di buat sadar diri sadar posisi , karena anak laki - laki terpopuler kedua di sekolah ini sudah ada yang punya mana Ariella lagi pawangnya .
Jam istirahat semua siswa pergi kekantin , begitupun dengan Ariella dan david tidak dengan aldo dan alex karena mereka ada masalah protes dari emina .
" kak katanya kaka mau bantu aku dapetin kaka haikal "
" iya emang mau bantu " jawab alex .
" tapi kenapa kaka haikal sekarang pacaran sama cewek itu , pokoknya aku nggak terima " kata emina .
" tenang saja sebelum janur kuning melengkung masalah rebut merebut itu masih di diperbolehkan " kata aldo .
" ya , kita akan bantu lo kok tenang aja " kata alex .
" bener ya , kalo nggak aku sendiri yang beraksi " jawab emina .
sial ini gara - gara si ariel dah gue jadi di repot kayak gini ... batin alex .
Di kantin david dan Ariella yang tampak duduk berdua tengah memakan makanan yang sudah mereka pesan , dengan david yang menyuapi ariella .
" mereka memang soswit tau nggak " kata para cewek yang melihat keduanya di kantin .
" ya kak david yang mencintai kak ariella apa adanya "
" eh gue dulu mikir kalo mereka itu gay lo "
" iya , mana gue dulu pernah suka sama kak ariel dia tuh keren apa lagi saat main bola , eh nggak taunya kak ariel tuh cewek lo "
" eh iya lo gue juga pernah salah sangka gue kira kak ariel juga cowok " kata yang lain .
__ADS_1
" hem sama gue juga gila , gue pikir dia tuh cowok yang mukanya cantik - cantik imut gimana gitu saat gue nggak sengaja papasan sama dia tuh gue pernah di buat terpana karena keringat yang membasahi dahinya saat selesai latihan karate eh nggak taunya cewek
" jadi bukan hanya aku saja ini yang ketipu kak ariel "
" ya banyak gais korbanya , lebih banyaknya lagi yang ngira kalo mereka itu gay eh taunya nggak "
" gue udah pernah ngasih coklat lo sama kak ariel "
" wah yang bener lo ! " ucap temennya yang kaget setengah mati .
" ya "
" lo nggak ngasih surat cintakan sama kak ariel " tanya temannya lagi untuk memastikan , dan jawabnnya adalah sebuah anggukan kepala yang membuat semuanya melongo .
" gue udah cinta banget lo sama dia , mana baik lagi , sayangnya gue harus buang perasaan itu sejauh mungkin "
" lo masih normal kan "
" masih buktinya sekarang gue udah punya pacar " jawabnya Meski sebenarnya masih tersisa sedikit perasaan di hati ... batinnya .
" terus lo tau dia cewek gimana "
" ya pas gue beri dia surat cinta , dan di terima deh sama kak ariel saat dia membaca ia nggak bereaksi marah atau gimana gitu dia cuma tersenyum dan menjawab gue dengan berbisik di telinga gue , gue pikir kakak ariel akan nerima gue ternyata dia bilang kalo dia cewek " ucap gadis itu dengan wajah malu .
" hahah ... haha terus lo gimana "
" awalnya gue nggak percaya , gue pikir itu kalo kak ariel hanya beralasan mau nolak gue aja "
" terus lo bisa percayanya gimana "
" saat di kamar mandi , gue kaget saat keluar dari bilik kamar mandi dan mendapati kak aril yang mau cuci tangan disana "
" terus ? "
" gue teriak dong tapi dia diem aja dan menatap gue bingung "
" terus "
" terus gue tanya kakak ngapain dikamar mandi cewek , terus dia jawab kayak gini " terus gue harus kekamar mandi yang mana " terus gue suruh kekamar mandi cowok mana gue udah ngatain dia cabul "
" terus dia di katain kayak gitu sama lo reaksinya gimana " tanya temennya yang penasaran .
" dia cuma melongo , terus tiba - tiba ada bu mar penjaga perpus itu , dia datang sambil bawa pembalut untuk kak ariel , dan saat itulah gue percaya kalo kak ariel itu cewek " ceritanya Meski sebenarnya aku masih berharap kalo kak ariel itu cowok ...
Dan di sambung tawa oleh teman - temannya
" eh tunggu kan biasanya cinta itu sulit di lupakan terus lo gimana "
" ya gue mau nggak mau harus melupakannya "
Cerita seperti itu bukan cerita pertama bahkan beberapa kali anak cewek yang baru tau ariel pasti akan terjadi kejadian yang sama , yang paling banya kejadian di kamar mandi , ariella pernah membuat banyak anak cewek jadi korbannya disana .
" eh kalian " sapa Ariella yang membuat para gadis yang tadinya tengah membicarakannya menoleh melihatnya , ternyata orang yang dari tadi di mereka omongin sudah berdiri di dekatnya .
" eh kak ariel ada apa kak "
" kalian sudah makan "
" em masih mau pesan makanan kak "
" gue tadi pesan makanan buat temen - teman gue eh taunya mereka nggak datang , kalian ambil deh di depan bilang pesanan aku , tadi aku pesan tiga porsi makanan sama minuman kalian ambil saja " kata Ariella .
" makasih kak "
" eh tapi kalian ada berlima , nih lo pakek kartu gue aja buat pesen dua porsinya entar lo kasih saja ke gue " kata Ariella menyodorkan kartu husus jual beli di sekolah untuk para murid , seperti kartu atm setiap bulannya akan di isi .
" eh ma makasih kak "
" sama - sama entar kalian kasih ke aku aja " jawab Ariella yang langsung pergi bersama david .
" wah coba kalo cowok mungkin setelah gue lelah dengan kak haikal , menyerah dengan kak david , mungkin aku akan lari ke kak ariel "
Perpus Haikal fokus dengan buku yang ia baca , namun saat beberapa anak masuk kesana dan tengah membicarakan Ariella membuat fokusnya buyar .
" eh lihat di sana " kata salah satu anak perempuan di perpus yang menunjuk kearah luar , terlihat Ariella dan david yang sedang duduk berdua , sebenarnya tidak berdua saja ada alex dan aldo disana tapi karena Ariella dan david yang lebih menonjol dimana Ariella yang tidur di pangkuan david beralaskan rerumputan , dengan david yang mengelus kepanya sambil satu tangan kanannya yang bermain ponsel .
" oh gue iri banget sama kak ariel "
" iya mana kak david perhatian lagi "
" soswit banget dah "
Ucap mereka membuat Haikal menoleh kerah jendela kaca yang langsung menembus pemandangan di luar , melihat di mana Ariella dan david bersama kedua temannya yang lain yang sedang asik bercerita .
__ADS_1
" mereka memang pasangan yang paling romantis , bahkan hubungan mereka terjalin sejak dulu entah sejak kapan tapi pertama kali mereka masuk sekolah ini mereka sudah semesra itu " sahut winda .
" sudahlah jika membahas mereka jadi iri hati " sahut oka yang memang ikut ke perpus dari tadi padahal sama Ariella sudah di pesankan makan .