Harta Yang Aku Dapatkan Di Negeri Kinata.

Harta Yang Aku Dapatkan Di Negeri Kinata.
apa keputusan sidang.


__ADS_3

“Jadi kamu


datang ke tempat ini dan menemui ku ingin meminta bantuan ku untuk


menyelesaikan masalah negeri mu yang tidak dapat kamu selesaikan?. Ok jika kamu


datang ke tempat ini untuk meminta bantuan ku, kita harus membuat sebuah


kesepakatan, Bagaimana menurutmu. Walau aku dewa Darmanas dan yang menguasai


seluruh isi Darmanas, moyang kalian semua, yang aku berikan kepercayaan untuk


mengatur negeri- negeri yang berada di Darmanas telah berjanji kepadaku


menggunakan darah yang moyang- moyang mu berikan satu tetes-satu tetes darah


moyang mu di gunung Agung ini dan mereka berjanji “aku berjanji sebagai calon


ratu atau raja untuk memimpin negeri yang akan dewa pilih untuk kami pimpin.


Aku berjanji akan menjaga dan menjalankan tugas ku yang dewa akan berikan, aku


berjanji untuk tidak meminta bantuan kepada dewa jika terjadi sesuatu yang


tidak di inginkan atau sesuatu yang mengancam keberlangsungan kehidupan


masyarakat negeri yang akan aku pimpin, karena jika aku sebagai calon raja


salah satu negeri di Darmanas, aku mampu menjalankan tugasku tanpa bantuan


dewa.” Itulah janji moyang-moyang kalian yang sombong dan angkuh itu, aku saat


mendengar salah satu janjinya itu, aku hanya tersenyum, aku berpikir “jika


terjadi sesuatu dalam negeri mu itu, kamu tidak akan meminta bantuan ku. Tetapi


rasanya aku tidak yakin dengan ucapan mereka itu”


Setelah aku


memikirkan hal itu, aku putuskan untuk memberikan satu-persatu calon yang raja


dan ratu negeri di Darmanas yaitu batu Darimun. Aku berikan batu Darimun yang


sudah aku berikan sebagian kekuatan ku kepada batu batu Darimun tersebut kepada


calon raja dan ratu negeri-negeri di Darmanas. Mereka mengucapkan hal yang sama


di hadapan ku, mengucapkan hal yang sombong dan angkuh di hadapan ku, dan jika


moyang mu itu dan penerusnya meminta bantuan kepada ku, tidak akan semudah itu


aku berikan. Harus ada satu jiwa yang di persembahkan kepada ku.” Kata Dewa


Darmanas kepada kelima pemimpin yang meminta bantuan tersebut. Ketika kelima


raja dan ratu mendengar hal itu, mereka langsung menjadi takut dan berubah


pikiran, mereka memikirkan “mending selesaikan masalah ini sendirian dari pada


harus memberikan jiwa ku ini kepada dewa Darmanas.” Namun pikiran itu tidak

__ADS_1


berlaku bagi ratu Sabrina, ia langsung mengucapkan kepada dewa Darmanas “biarkan


jiwa ku ini yang akan aku persembahkan kepadamu, aku rela berikan jiwa ini


hanya untuk tanggung jawab ku, tanggung jawab ku ialah melindungi dan menjaga


keberlangsungan kehidupan masyarakat negeri Kinata, jika jiwaku ini bisa


menjamin semua itu, aku sangat senang hati dan rela memberikan jiwa ku ini


kepada mu dewa yang Agung.”


Dewa Darmanas


menanggapi kata-kata ratu Sabrina dan mengucapkan “untung kamu tidak terjebak


oleh omongan ku tadi seperti keempat raja di sekitarmu, kunci seorang yang bisa


meminta bantuan ku ialah seorang atau makhluk yang memiliki jiwa tanggung jawab


dan rela berkorban, yang memiliki jiwa  yang aku sukai lah yang dapat meminta bantuan kepada ku. Untungnya salah


satu pemimpin negeri Kinata yang datang di hadapan ku memiliki jiwa tanggung


jawab dan rela berkorban, jika saja tidak satu pun memiliki jiwa tanggung jawab


dan rela berkorban, aku tidak akan membantu kalian semua untuk menyelesaikan


masalah yang kalian alami, dan sebagai hukuman ke empat raja yang berani


menunjukkan sifat jeleknya di hadapan ku, aku akan berikan mahkota yang kalian


kenakan kepada keempat makhluk yang akan datang ke negeri ini.” Ratu Sabrina


dapat di selesaikan oleh siapa pun makhluk di negeri ini. Masalah ini sangat


rumit untuk di selesaikan, aku pun tidak dapat menyelesaikan masalah ini. Namun


masalah mengenai ratu jahat mungkin bisa aku selesaikan, tetapi aku akan


membawa empat makhluk yang akan menyelesaikan dua masalah langsung selesai,


empat makhluk yang akan datang ke Darmanas dan ke negeri Kinata untuk


menyelesaikan masalah-masalah yang ada ialah makhluk yang pintar dan kuat,


makhluk yang di takuti dan makhluk yang terhormat dari asalnya, ia bisa


menyelesaikan masalah sesulit apapun di Darmanas, ia datang tidak akan lama


lagi,” kata dewa Darmanas kepada kelima raja dan ratu itu.


“Bagaimana cara


dewa membawa empat makhluk itu ke Darmanas dan ke negeri Kinata.  Galaksi di alam semesta ini sangat luas dan


banyak, banyak sekali planet yang berada di galaksi alam semesta ini, planet


apa yang akan dewa pilih, semoga makhluk yang dewa pilih ialah makhluk yang


betul dan benar di ucapkan dewa,” kata ratu Sabrina kepada dewa Darmanas. “Aku

__ADS_1


akan memanggil ke empat makhluk itu dengan kunci dan cincin yang akan aku


jatuhkan di alam semesta ini, jika cincin dan kunci yang aku jatuhkan jatuh ke


tangan makhluk yang benar dan tepat, keempat makhluk itu akan masuk ke dalam


negeri Kinata, keempat makhluk itu akan menyelesaikan masalah yang ada di negeri


mu, keempat makhluk itu akan mendamaikan masyarakatmu dan akan mengalahkan ratu


jahat. Jika keempat makhluk itu ingin kembali ke asalnya ia berasal, ia akan


mengenakan mahkota ke empat raja golongan masyarakat, dan keempat makhluk itu


akan menjadi raja golongan masyarakat selamanya dan tidak bisa di gantikan.”


Kata dewa Darmanas kepada kelima raja dan ratu itu.


Kelima raja dan


ratu itu masih di belakang garis merah dan tidak berani melewati garis merah


itu untuk ke ruangan yang luas dan megah itu, mereka masih berada di lorong


menuju ruangan megah dan besar. Lalu dewa mengambil cincin dan kunci yang akan


di jatuhkan ke alam semesta yang luas dan banyak. Ia berjalan menuju seperti


mangkok yang lumayan besar, mangkok itu berada di atas tiang yang membuat


mangkok itu berada di atas permukaan. Mangkok itu berisi air yang tidak tau


dari mana asalnya, air itu dapat memperlihatkan alam semesta yang sangat luas,


bisa sesuatu apa saja di jatuhkan di mangkok itu dan barang itu akan jatuh di


salah satu planet yang berada di alam semesta. Ketika dewa telah sampai di


hadapan mangkok, air yang berada di mangkok itu berubah menjadi hitam, setelah


berubah menjadi hitam, muncullah galaksi-galaksi yang berada di alam semesta,


galaksi-galaksi yang berada di alam semesta muncul, di jatuhkanlah kunci dan


cincin yang di pegang nya itu ke dalam mangkok semesta itu. Cincin dan kunci


itu pun telah berada di alam semesta, ia jatuh di antara galaksi-galaksi yang


berada di alam semesta, di lewati nya galaksi yang tak terpilih itu, dari


ratusan miliar galaksi di alam semesta, yang terpilih ialah galaksi Bima Sakti,


di mana di galaksi Bima Sakti terdapat bumi di dalam nya. Tidak sampai di situ


saja, harus ada pemilihan planet yang terdapat di galaksi Bima Sakti, dan di


lalui lah planet-planet yang terdapat di Bima Sakti oleh cincin dan kunci dewa


Darmanas itu. Dewa Darmanas terus mengamati pergerakan cincin dan kunci itu.


 

__ADS_1


 


__ADS_2