Harta Yang Aku Dapatkan Di Negeri Kinata.

Harta Yang Aku Dapatkan Di Negeri Kinata.
ratu jahat.


__ADS_3

Tampaknya semua


rencana yang di usulkan oleh semua makhluk yang berada di ruangan itu sudah


cukup untuk menaklukan ratu jahat. Aku menanyakan kepada mereka semua “apakah


masih adalagi sebuah usulan strategi perang ini” aku rasa sudah tidak ada lagi


usulan strategi perang itu. Aku mengatakan kepada mereka semua “baiklah jika


tidak ada lagi sebuah usulan. Sekarang kita semua menuju medan perang, aku rasa


ratu jahat telah bosan menunggu kita terlalu lama,” dan kita semua menuju medan


perang untuk menaklukan ratu jahat. Sebagian perajurit pergi ke tempat


penyimpanan minyak tanah dan mereka mengumpulkan sebanyak mungkin lalu meraka


yang mengumpulkan minyak akan juga menaiki burung-burung besar yang akan


menumpahkam minyak di kawasan musuh. Aku bersama kawan-kawan dan ratu telah


sampai di depan gerbang istana, gerbang yang besar dan tinggi itu mulai di buka


oleh beberapa makhluk yang bertugas, gesekan antara kayu dengan kayu pintu itu


terdengar sekali. Dan pintu itu telah di buka dengan sangat lebar, sangat


terkejut sekali aku melihat masyarakat negeri Kinata yang akan ikut perang itu,


mereka juga sudah berseragam yang sama dan lengkap.


Terlihat hanya


Asmira yang menggunakan penutup kepala di kepalanya itu, oh ia satu lagi, aku


akan ingatkan di sini mengenai rupa makhluk negeri Kinata. Yang di sebut Tanori


adalah makhluk dengan tubuh yang sangat besar dan berbulu hitam, tubuhnya itu


seperti manusia, tetapi Tanori tubuhnya itu besar dan tinggi, wajahnya atau


kepalanya itu seperti banteng dengan mata yang merah dan bertanduk di kepalanya


itu terlihat pendek, kalau Kureta adalah makhluk negeri Kinata yang tubuhnya


seperti manusia dan berbulu cokelat, tidak terlalu besar dan tidak terlalu


kecil, berekor di bagian bokong belakangnya, wajahnya atau kepalanya seperti


tupai atau tikus, makhluk Pawisu adalah salah satu golongan masyarakat Kinata,


sama dengan Kureta, tubuhnya itu seperti manusia yang berbulu cokelat lebat,


wajahnha seperti rusa dengan tanduk yang besar, kalau Dureta adalah salah satu


golongan masyarakat negeri Kinata, wujud tubuhnya seperti manusia yang berbulu


berwarna putih lebat, lalu wajah dan kepalanya seperti kucing yang lucu. Mereka


semua sudah sangat lama sekali di tidak rukun dan damai antar golongan


masyarakat.


Tetapi jika di


perintahkan ratu untuk ikut berperang melawan sesuatu yang mengancam


keberlangsungan kehidupan negeri Kinata, mereka semua akan mau dan bersedia


melakukannya, yang di izinkak ikut berperang oleh ratu adalah makhluk yang

__ADS_1


berusia tujuh belas tahun ke atas, tetapi sangat terkejut dan tidak di


bayangkan, keempat pembela waktu di sidang itu yang imut dan lucu menghampiri


aku dan kawan-kawan, mereka mengatakan “apakah aku boleh ikut berperang dan


membela ngeri Kinata, jika aku bisa membuat kamu tidak di penjara seumur hidup


di penjara, maka aku bisa ikut berperang melawan ratu jahat. Aku mohon untuk


mengizinkan kita ikut berperang melawan ratu jahat,” karena mereka terus


memohon dan tidak henti, akhirnya aku mengizinkan mereka ikut berperang melawan


ratu jahat, “karena kamu terus memohon, aku izinkan kalian ikut berperang,


tetapi ingat kalian harus berada di belakang kita “ kata aku kepada meraka yang


terus memohon kepada aku dengan suara imut dan lucunya itu.


Setelah mereka


di aku izinkan untuk ikut berperang, meraka langsung melompat-lomoat dengan


riang gembira, dan meraka mengucapakan kepada aku dan kawan-kawan “terimakasih


banyak sekali karena mengizinkan kita ikut berperang, sekali lagi aku sangat


berterimakasih kepada kalian” ucap terimakasih mereka kepada aku dan


kawan-kawan aku.  Setelah berbincang


cukup lama dengan anak-anak itu, akhirnya aku menyuruh kepada semua makhluk


yang berada di belakang aku untuk menuju medan perang.


“Sekarang kita


akan tumpah nanti bukanlah hal yang sia-sia,melainkan untuk mempertahankan,rela


berkorban, dan mencatat sejarah baru,” mereka semua yang akan ikut perang


mendengar aku berbicara. Saat aku berlari sekencang mungkin dengan kawan-kawan


aku menuju medan perang, meraka juga berlari sekencang mungkin menuju medan


perang. Aku, Asmira, Aliken dan Densi serta seluruh masyarakat negeri Kinata


yang akan ikut berperang sangat gembira dan terharu dengan semua itu, kita lari


bersama sambil menatap satu sama lain, bersenyum, tertawa dan mengeluarkan


ekspresi senang saat berlari menuju medan perang, hingga akhirnya kita semua


telah sampai di medan perang, belum terlihat pasukan-pasukan yang di miliki


oleh ratu jahat di medan perang itu, tanah yang gersang dan berwarna cokelat


sudah berada di hadapan kita semua, angin bertiupan dari segala arah


seolah-olah memyambut kita, pandangan yang hanya di hadapan kita semua hanya


warna cokelat dan cokelat.


Padang gersang


itu di kelilingi pegunungan-pegunungan yang sangat tinggi jika dilihat langsung


dari medan perang, asap gunung itu terus mengeluarkan dan tidak berhenti, seluruh


gunung-gunung di sekitar medan perang masih aktif. Ratu yang di sebelah aku

__ADS_1


mengatakan “sebetulnya kita semua berada di tempat ini, medan perang ini bukan


untuk berperang melainkan untuk berdialog dengan ratu jahat, tetapi jika ratu


jahat tidak menginginkan itu, terpaksa ratu akan membuat kekerasan kepada ratu


jahat” dan sebenarnya kita semua itu berada di medan perang itu bukan ingin


berperang melainkan untuk berdialog, tetapi jika ratu tidak ingin berdialog,


gunanya kita di sana akan di perlukah.


Aku langsung


berkata kepada seluruh makhluk negeri Kinata untuk membuat formasi. “Sekarang


buatlah formasi” seketika meraka semua yang mendengar aku berbicara untuk


membuat formasi langsung dengan sangat cepat dan teratur mereka memnuat


formasi, seperti sudah terlatih membuat formasi mereka itu. Membutuhkan waktu


yang tidak sedikit untuk membuat formasi yang sempurna, kita semua di medan


perang itu ada sekitar dua puluh lima ribu makhluk negeri Kinata yang ikut


berperang dari tiga puluh ribu makhluk negeri Kinata keseluruhannya. Saat-saat


seperti itulah mereka semua kompak menghadapi ancaman keberlangsungan hidup


mereka, semua makhluk dari golongan Kureta, golongan Pawisu, golongan Dureta


dan golongan Tanori berbaur menjadi satu, semua makhluk saling mendekat seperti


tidak ada rasa permusuhan. Terlihat sekali di medan perang itu, si rusa


berdekatan dengan si tupai dan sebagainya. Setelah seluruh makhluk di tempat


itu selesai membuat formasi dan sudah sangat siap untuk berperang, terlihat


dari kejauhan dari kaki gunung-gunung itu, terlihat puluhan ribu prajurit ratu


jahat yang menghilangkan kaki gunung-gunung itu, mereka berjalan menuju kita


semua dengan jumlah yang aku rasa lebih benyak mereka.


Sampai-sampai


kaki gunung-gunung yang berada di belakang mereka hilang tak terlihat, mereka


dengan pasir yang mendukung mereka, mereka berjalan dengan kompak dan semangat


sampai pasir di kakinya itu ikut berjalan. Di belakang kabut pasir cokelat itu


terdapat puluhan atau ratusan ribu prajurit ratu jahat yang siap menaklukan


kita semua. Dan seketika mereka berhenti seperti ada yang memerintahkan. Dengan


sangat kompak dan beraturan mereka berhenti, pasir yang ikut berjalan bersama


mereka hilang kembali ke tanah, dan kabut pasir itu menghilang, aku dan


kawan-kawan sangat di kejutkan oleh para perajurit ratu jahat, ternyata seluruh


perajurit ratu jahat adalah warga masyarakat negeri Kinata, sangat sama sekali


mereka semua itu dengan apa yang aku lihat di belakang aku, tetapi yang


membedakan adalah mereka semua mengenakan pakaian berwarna hitam, sedangkan


perajurit negeri Kinata mengenakan pakaian perang dengan warna yang bervariasi.

__ADS_1


__ADS_2