
Ratu meminta
kita untuk tidak pulang dan meninggalkan kerajaan saat acara makan malam ini
telah selesai. Aku menjawabnya “baik yang mulia, kita tidak akan pergi dari
istana ini sehabis acara ini selesai.” Setelah aku mengucapkan hal itu, aku dan
kawan-kawan pergi ke salah satu meja di ruangan itu dan duduk bersama, kita
duduk di meja itu bersama Pawisu-Pawisu yang sedang makan, akhirnya kita
memakan makanan yang di hidangkan kerajaan itu, aku sudah menduganya bahwa
makanan itu adalah ketan hitam, karena dari rasanya sangat terasa sekali, kita
pun menikmati makanan itu dengan santai dan tenang. Hingga akhirnya waktu acara
makan malam bersama itu telah selesai. Seluruh makhluk yang berada di ruangan
itu pergi meninggalkan ruangan itu menuju rumahnya masing-masing, hingga
akhirnya di ruangan itu hanya ada kita bersama ratu dan keempat raja golongan
masyarakat.
Setelah ratu
Sabrina mengetahui bahwa di ruangan itu sudah tidak ada lagi siapapun termasuk
penjaga istananya, ratu Sabrina yang masih duduk di mejanya bersama empat raja
itu memanggil kita untuk duduk bersamanya, “ayo silakan duduk bersama ratu dan
raja-raja. Ada hal penting yang akan kita bicarakan” kata ratu Sabrina bicara
dari kursinya. Kita pun menuju meja yang terdapat ratu dan duduk di kursi itu.
Setelah kita sudah duduk di kursi itu, tanpa kata-kata apapu, ratu langsung
berbicara “sebelumnya perkenalkan, nama ratu ialah Sabrina, ratu sudah lama
sekali memimpin negeri ini, sebelumnya yang memimpin negeri ini adalah raja
Vin2, lalu raja Vin2 meninggal dan di gantikan oleh putrinya,yaitu saya, dengan
penjelasan yang singkat itu saya harap kalian mengerti. Langsung inti
pembicaraan ini saja. Ratu baru dapat kabar bahwa ratu hitam atau di kenal ratu
jahat meminta keseluruhan negeri ini termasuk kekuasaan ratu, dia bicara “jika
tidak bisa mengasih seluruh Kinata dengan cara lembut,maka dia bisa dengan cara
apapun” dan dia juga berkata jika memang ratu memilih untuk berperang dengan
nya, ratu jahat sudah siap bersama seluruh pasukann untuk berperang dengan
ratu. Lalu pasti kalian bingung, mengapa ratu berbicara ini kepada kalian
semua.
Ratu akan
menjawabnya, singkat cerita aku bersama keempat raja ini telah menemui dewa
Darmanas untuk menyelesaikan seluruh masalah negeri ini, dan dewa Darmanas
berkata bahwa akan ada makhluk asing yang dapat menyelamatkan negeri ini,
__ADS_1
tetapi samapai detik ini belum ada terlihat di negeri ini makhluk yang terlihat kuat dan pintar. Setelah
kita semua menunggu makhluk asing itu sekian lama dan tidak datang juga, ratu
tidak bisa menunggu makhluk asing itu terlalu lama, sementara ratu jahat akan
menyerang dan menaklukan negeri ini secepat mungkin dan ratu lihat bahwa kalian
bisa membunuh monster Raiamia, monster Raiamia adalah monster paling di
takutkan di seluruh Darmanas selain ratu jahat, dan kalian berhasil menaklukan
monster itu. Lalu inti dari pembicaraan ini adalah maukah kalian bergabung
dengan prajurit negeri Kinata untuk menaklukan ratu jahat. Bahkan ratu telah
mengumumkan kepada seluruh masyarakat, besok adalah hari yang akan bersejarah,
dimana seluruh masyarakat negeri Kinata akan ikut dengan pertarungan itu, dan
kalianlah yang akan memimpin masyarakat-masyarakat serta prajurit-prajurit
negeri Kinata untuk pertarungan itu. Pertanyaannya adalah apakah kalian
bersedia dan beraiap untuk pertarungan besok ?” kata ratu kepada aku, Asmira,
Aliken, dan Densi.
Aku waktu
pertama mendengar itu merasa bingung dan aneh, terapi aku semakin mengerti
maksud ratu, ratu meminta kita untuk memimpin peperangan besok melawan ratu
jahat, setelah aku mengetahui maksud ratu, aku mengucapkan “jika pertarungan
itu. Tetapi kita belum pernah mengikuti yang namanya peperangan, di mana kita
bisa berlatih?,’’ ratu menjawabnya “kalau masalah itu jangan khawatir, kalian
semua akan berlatih bersama prajurit terkuat di negeri Kinata, sekarang kalian
boleh meninggalkan tempat ini dan berlatih berperang untuk besok menaklukan
ratu jahat.”
Sesudah ratu
mengucapkan hal itu, kita pun keluar dari ruangan itu dan berlatih bersama
dengan prajurit terkuat negeri Kinata. Kita berlatih bersama prajurit dengan
semangat di bawah awan yang gelap. Setelah sekian lama berlatih, kita pun
beristirahat di salah satu ruangan tidur kerajaan itu. Kita berjalan melewati
taman kerajaan itu, di taman itu hanya ada pohon dan pohon, taman itu terlihat
indah pada saat malam hari, karena ada obor yang menyala-nyala di sekitar taman
itu, saat kita hendak melewati taman itu. Kita di kejutkan karena di hadapan
kita itu ada sebuah pohon yang besar, secara tiba-tiba batang pohon itu
bergerak dan tebelah, ketika batang pohon itu telbelah, ternyata di dalam
batang pohon itu ada ruangan yang tidak besar, dan dari dalam batang itu keluar
cahaya yang kilau dan terang sekali, seketika cahaya itu hilang, dan ada empat
__ADS_1
baju yang sangat indah. Aku penasaran dengan pakaian-pakaian itu, aku pun
menghampiri pohon itu dan melihat-lihat.
Saat aku sedang
melihat-lihat, ada suara yang entah dari mana, mungkin dari dalam pohon itu,
suara itu berkata “sekarang kalian ambil pakaian yang layak untuk kalian
gunakan di peperangan besok” hanya singkat dan kurang jelas kata-kata itu.
Karena tadi kata-kata itu berkata ambil pakaian yang sesuai untuk besok,
akhirnya kita semua mengambil pakaian dari dalam batang pohon itu yang layak
untuk di gunakan. Karena di dalam batang pohon itu hanya ada empat pakaian,
kita semua kebagian oleh pakaian itu. Aliken mendapatkan pakaian yang sangat
bagus dan terlihat gagah pada saat di kenakan.
Tampak semua
pakaian kita itu sama dan hampir tidak ada perbedaan, tetapi pakaian yang
Asmira dapatkan ada jilbab atau kerudung untuk di gunakan di kepalanya itu,
hanya milik Asmira saja yang berbeda, dan di selipan pakaian itu terdapat
senjata yang berada-beda. Aku mendapatkan pemanah dan busur panah, Asmira
mendapatkan tongkat yang panjangnya satu
setengah meter, tongkat itu berwarna hitam dan di beberapa bagian berwarna
emas, lalu senjata yang Aliken dan Densi dapatkan sama yaitu pedang yang
terlihat menakutkan dan gagah. Setelah kita mendapatkan itu semua, kita pun
menuju ruangan istirahat tidur dan kita langsung tidur.
Pagi hari pun
tiba, burung-burung sungguhan bernyanyi di negeri itu, bahkan kita terbangun
karena banyaknya burung yang sedang paduan suara, selain burung bernyayi,
kupu-kupu yang banyak dan warnanya cantik itu berterbangan di sekitar istana
itu, kupu-kupu itu seperti sedang berlomba lari, dan satu lagi, bukan hanya di
sekitar istana saja, melainkan di seluruh negeri Kinata yang memungkinkan sapi
untuk hidup, sapi-sapi itu seperti sedang bernyayi dan memakan rumput di
permukaan tanah. Begitu sangat indahnya saat pagi hari negeri Kinata itu,
tetapi yang aku herankan adalah suasana indah di negeri itu tidak tercermin
oleh masyarakatnya, mereka terus bermusuhan bahkan setiap harinya ada saja yang
meninggal akibat permusuhan itu, Cita-cita yang aku ingin gapai di negeri itu
adalah membuat seluruh masyarakat negeri Kinata damai dan tentram, dan satu
lagi, aku ingin sekali menghancurkan tembok-tembok lingkaran yang membuat
masyarakat negeri Kinata bisa saling berdekatan.
__ADS_1