HELLO, DOSEN KUTUBKU

HELLO, DOSEN KUTUBKU
SENGAJA


__ADS_3

Di kampus, perkuliahan berjalan seperti biasa. Seperti tak ada apapun, seakan kejadian semalam bak di telan bumi.


3 SKS tak terasa sudah selesai. Karena memang hanya tugas dan dosen tidak hadir.


Kini Viola, Gea, Lisa dan Yosi pergi ke kantin untuk mengisi perutnya yang lapar karena tadi pagi tidak sempat sarapan.


Kantin Kampus.


“Vi, kapan lo nikah?” celetuk Yosi yang sedang minum jus jeruk favoritnya. Seketika saja Gea menepuk bahu temannya itu agar tidak bicara terlalu keras.


“Hust, jangan kenceng-kenceng nanti kedengeran sama yang lain” ucap Lisa dengan berbisik.


“Dalam waktu dekat ini. Tapi yang penting sah aja dulu sih. Paling juga gak ngundang banyak orang.” jawab Viola dengan santainya.


Obrolan terus berlanjut, hingga..


Yosi yang asik melihat sekelilingnya berniat untuk cuci mata siapa tau ada cowok ganteng yang bisa dijadikan gebetan. E taunya malah kini mengetahui Hendra, Andriawan dan Anggun berjalan ke arah kantin.


Ketiga dosen muda itu menjadi pusat perhatian para mahasiswanya. Anggun yang jalan bersampingan dengan Hendra menjadi sorot utamanya. Apalagi paras Anggun yang terlihat cantik dan sangat modis dalam hal fashion. Sangat serasi jika disandingkan dengan Hendra, pikir bagi para mahasiwa yang berada disana. Sedangkan Pak Andriawan sebagai dosen yang cool namun kalem ini pun juga tak kalah mencuri pandangan mereka.


Para mahasiswa juga tak ada tau bahwa Hendra adalah calon suami Viola, mahasiswa di kampus yang tergolong bar-bar.


“Eh Vi, itu calon suami lo. Jalan sama Bu Anggun tuh” ucap Yosi yang memberi kode Viola berupa lirik mata yang mengarah pada ketiga dosen tersebut.


“Bodo amat, toh juga bukan urusan gue” ucapnya awal sebelum sadar bahwa kini Hendra adalah calon suaminya.


“Woi apa lo gak cemburu gitu? Calon suami lo jalan sama cewek lain” tutur Lisa geram dengan sahabatnya begitu cuek melihat calon suami jalan dengan orang lain. Apalagi sepertinya Bu Anggun memendam rasa dengan Pak Hendra.


Cemburu apaan, semalem aja gue cerita panjang lebar cuma dicuekin. Niat ingin mendapat sebuah simpati e malah di kacangin gue. No Cemburu, No Cry. haha.


“Haha gak cemburu lah, slowww bebyyyy” jawab Viola.


Disisi lain memang Hendra sengaja memilih jalan yang berada di depan Viola. Awalnya dia tak niat untuk pergi ke kantin karena dia lebih suka makanan yang higienis yang dibawanya dari rumah. Namun mengingat pasti Viola berada di kantin bersama teman-temannya, maka dia pun mengiyakan ajakan Bu Anggun dan Pak Andriawan.

__ADS_1


Viola hanya melirik sedikit dan berpikir “ni Pak Dosen gimana? Katanya ngejak serius. Malah dia jalan sama cewek. Dasar gak bisa komitmen sama omongannya sendiri”


Lirikan mata Hendra dan Viola bertemu, seakan ingin menunjukkan kekuatan dari masing-masing. Akhirnya Viola sengaja untuk berdiri dari duduknya dan berjalan mendekati Hendra.


Bruaakk.


Viola menabrakkan diri pada Hendra.


“Aduh, maaf PAK. Gak sengaja” ucapnya dengan sengaja mempertegas kata PAK untuk pria yang akan menjadi suaminya.


Hendra yang melihat hanya diam dan membetulkan posisinya yang sempat tak seimbang karena Viola menabrakkan tubuhnya terlalu keras.


“Kamu gimana sih, bisa-bisanya mahasiswi nabrak dosen gitu. Sana minta maaf dulu sama Pak Hendra” ucap Bu Anggun dengan tatapan tidak suka pada Viola.


“Gak usah, biarkan saja” ucap Hendra ingin menyudahi permasalahan yang terjadi.


Ucapan Hendra seketika membuat Viola merasa berbunga karena dirinya lebih dibela dibandingkan Bu Anggun.


“Minta maaf dulu walaupun Pak Hendra bilang tidak, jaga sopan santun dong” jawab Bu Anggun lagi namun dengan nada tinggi.


"Bisa-bisanya mahasiswa berani sama dosen ya"


"Tuh cewek ko ga minta maaf aja sih sama Pak Hendra, kan biar cepet clear"


"Ada apa ada apa, kepo gua"


"Loh, Viola cari ribut nih"


Itulah beberapa ucapan yang terdengar di telinga Viola. Entah apa yang ada dipikirannya saat itu.Yang pasti dia tidak suka dengan sikap Bu Anggun yang sangat dekat dengan calon suaminya.


Kedua dosen laki-laki hanya diam memperhatikan dosen cantik ini memaksa Viola untuk meminta maaf.


Berulang kali Pak Andriawan meminta Bu Anggun untuk menyudahinya saja, namun tak diindahkan oleh dosen cantik tersebut.

__ADS_1


"Sudah lah bu, sudahi saja. Mahasiswa itu tidak bersalah, dia tidak sengaja juga kan?" tutur Andriawan pada rekan kerjanya tersebut.


Udah ah minta maaf aja, daripada makin beribet urusan dengan dosen perempuan pula. Batin Viola.


“Baik Bu, iya. Maaf ya Pak HENDRA, saya tidak sengaja” ucapnya dengan menundukkan badan sebagai hormatku sebagai mahasiswa pada dosen.


Sengaja ku tekankan ucapanku padanya sebagai wujud kesalku karena kejadian semalam di mobil. Dan juga Bu Anggun yang sepertinya tidak suka denganku karena telah menabrak mu, Pak Dosen.


Setelah itu Viola pergi dengan senyuman kecil yang dilontarkan pada ketiga dosen. Dia menunduk sekali lagi dan pergi menuju tempat temannya duduk di kantin bersama teman-temannya.


“Weww.. berani banget lo Vi sampai sengaja nabrak calon suami sendiri haha” ucap Lisa dengan nada pelan namun sangat jelas terdengar.


“Kayaknya itu Bu Anggun suka deh sama Pak Hendra, coba perhatiin aja. Dan mahasiswa laki-laki kan juga bilang kalau bu Anggun itu cantik, pinter, berbakat, jomblo lagi. Gak takut kalau calon suami lo berpindah ke lain hati” ucap Gea yang membuat Vio berpikir berkali-kali dengan ucapannya.


"Oh ya ya, Bu Anggun kan jomblo ya. E tapi kenapa ga suka sama Pak Andri aja sih, itu kan juga cakep. Takutnya nih, takutnya, ya amit-amit sih. Takutnya Pak Hendra khilaf Vi hahaha" tutur Yosi dengan memperkeruh suasana, namun bagi kami itulah candaan dari geng Ulala.


Hahaha


Ketiga genk Ulala tertawa hingga menjadi pusat perhatian se isi kantin.


"Jadi kalau dibuat sinetron judulnya Suamiku tergoda Mak Lampir hahaha" ucap Lisa.


Sebenarnya ya aku gak apa-apa sih kalau Hendra sama Bu Anggun tapi kan sekarang dia calon suamiku, masa dia harus sama cewek lain kan gak mungkin. Toh juga keluarga kami sudah membahas pernikahan. OH NO!! He is Mine!! Not Yours Bu Anggun! batinnya dengan menirukan sebuah film yang bertemakan perselingkuhan yang sedang hits.


"Cabut yuk guys. Udah makin siang nih, Mall kan udah buka kan? jalan-jalan yuk, cuci mata gitu" tutur Yosi yang telah bersiap untuk pergi. Begitupun Viola, Lisa dan Gea.


...________...


...Jika kamu memintaku agar aku menjauh darimu,...


...Aku bisa....


...Tapi jika kamu memintaku untuk tidak mencintaimu,...

__ADS_1


...Maaf, aku tak janji untuk itu....


__ADS_2