
Meskipun lelah amanda harus tetap menjalani sisa waktunya untuk saat ini. Waktu telah menunjukkan sore hari namun ia masih berada di sekolahnya. Meskipun ia tak takut jika pulang nanti ada orang yang akan memarahinya karena pulang terlalu sore. Asik dengan lamunannya,ia tak menyadari jika ada seseorang yang selalu memperhatikannya. Entah apa yang dilakukan orang itu.
"Sendirian ?" tanyanya duduk disampingnya
Merasa ada yang menyapanya amanda tersenyum.
"Kenapa belum pulang,ini sudah sore ?"
"Masih ada yang harus dilakukan,kau sendiri ?"
"Biasa. Menunggu seseorang pulang dan mengantarnya pulang"
Mendengar jawaban orang yang berada di sampingnya ia tahu siapa yang dimaksudnya siapa lagi kalau bukan pacarnya. Untuk sesaat keduanya sibuk akan pikiran masing masing, sehingga hanya ada keheningan diantara keduanya. Tiba tiba ponsel amanda bergetar.
Drttt...drtttt...
"Halo " sapanya ramah
"Halo" sapa seseorang disebrang sana
"Ada apa ?" tanya amanda lembut
"Tidak hanya memastikan keadaanmu "
"Hah ??? Maksudmu ?"
"Bercanda manda,jangan terlalu serius seperti itu "ucapnya disela sela tawanya
" lagian kau bicara seperti itu, aku tahu kau tak mungkin menghubungiku jika tidak ada kepentingan kan."
"Kau ini sangat tidak suka basa basi sekali. Sangat tidak seru"
__ADS_1
"Cepat katakan apa yang ingin kau katakan,jika tidak kututup teleponnya "
"Ah oke oke. Apa minggu kau tidak sibuk ?"
"Tidak, ada apa ?"
"Bagus kalau gitu. Sabtu sore sepulang sekolah kau bersiap siaplah aku akan menjemputmu"
"Yak !! Kau bertanya apa minggu aku sibuk atau tidak kenapa kau mau menjemputku sabtu sore !"
Mendengar amanda berteriak seperti itu, orang yang disamping amanda sedikit terkejut dan memandangnya aneh. Merasa ditatap seperti itu amanda hanya tersenyum dan bergumam maaf.
"Kau sendiri tahu kan jarak dari sini ketempatmu menerlukan beberapa jam,tidak mungkin aku menjemputmu minggu pagi dan langsung melakukan pekerjaanmu tanpa memberimu waktu istirahat,sama saja dengan aku yang menyiksamu"balas seseorang disebrang sana dengan menghela napas pelan.
" pekerjaan ?" tanya amanda bingung
"Iya,kau akan bekerja menjadi mc sebuah acara. Dan tamu tersebut yang menginginkanmu sebagai pembawa acara tersebut"
Amada pun mengakhiri sambungan telephonya dan menatap lurus kedepan.
"Siapa ?" tanya orang yang berada di sampingnya
"Hanya teman" ucapnya dengan tersenyum lembut
Hening tak ada yang membuka suara diantara keduanya. Mungkin mereka sibuk dengan pikiran masing masing. Tiba tiba amanda bangkit dari duduknya dan hendak pergi meninggalkan tempat itu.
"Mau kemana ?" tanya orang yang berada di sampingnya
"Pulang, waktunya sudah habis dan hari mulai gelap"
"Benarkah ?" ucapnya dengan menatap langit yang mulai kelabu
__ADS_1
"Ah benar,ternyata tak terasa waktu berjalan dengan cepat. Mau kuantar ?" tawarnya dengan tersenyum
"Bukankah kau akan mengantar pulang kekasihmu ?"
Untuk sesaat orang yang berada di sampingnya terdiam dan hanya menatap amanda lembut.
"Mungkin dia sudah pulang " jawabnya dengan beranjak dari duduknya
"Lalu kenapa kau tak mengantarnya ? Dan kenapa masih disini ?"
"Aku lupa."
"Aish kau ini" ucap amanda dengan memukul lengan orang yang berada di sampingnya cukup keras.
"Bagaimana mau kuantar ?" tawarnya lagi
"Tidak usah lagian tidak terlalu jauh"
"Ini sudah hampir malam manda,tak baik bagi seorang gadis jalan sendirian"
"Baiklah,terserah kau saja"
Akhirnya mereka pulang bersama meski amanda telah menolaknya tapi ia tetap diantar pulang. Sejak awal bersekolah ditempat ini amanda dapat berbaur dengan sangat baik dan mendapatkan teman teman baik,termasuk faisal orang yang mengantarnya pulang. Mungkin orang lain akan berpikir jika amanda dan faisal berpacaran,tapi sebenarnya tidak mereka hanya berteman. Apalagi dengan status faisal yang telah memiliki pacar seorang kakak kelas,tak mungkin mereka saling menjalin hubungan seperti itu. Entah mengapa faisal selalu merasa nyaman jika bersama amanda,ia akan menceritakan segala hal padanya. Bahkan ketika dirinya merasa hubungannya dengan sang pacar ia akan meminta solusi pada amada,termasuk keadaan keluarganya.
Faisal mengantar amanda sampai dirumah dengan selamat. Tak ada yang istimewa diantara keduanya.
**********
Selepasnya faisal pulang, amanda merebahkan tubuhnya pada tempat tidur kesayangannya,sungguh hari ini ia benar benar merasa lelah. Tempat ini benar benar damai,bukan karena apa sebab amanda hanya tinggal sendiri di tempat ini. Sejak memutuskan untuk melanjutkan sekolahnya ke jenjang lebih tinggi,ia juga memutuskan untuk tinggal mandiri tanpa merepotkan orang tuanya lagi.
Dengan perlahan ia beranjak dari tempat tidurnya dan bersiap untuk membersihkan dirinya yang terasa sangat tidak nyaman sama sekali. Selesai membersihkan diri ia memasak makanan untuk makan malamnya dengan santai.
__ADS_1
Untuk menikmati makanan yang telah jadi, ia menyalakan tv dan menontonnya dalam diam. Tiba tiba ponselnya berdering dan menunjukkan nama seseorang dilayar ponsel tersebut dengan sangat jelas