
" halo oppa " ucapnya dengan lembut
"Halo,apa yang sedang kau lakukan ?"tanya seseorang disebrang sana yang terdengar begitu hangat
" hanya istirahat,baru pulang sekolah
"Astaga ! Jam segini baru pulang sekolah ! Apa kau serius ?" tanyanya dengan sedikit menaikkan nada suaranya
"Iya oppa,tadi ada tambahan kelas jadi aku pulang malam"
Hening tak ada yang bersuara diantara keduanya.
"Oppa "
"Hmmm"
"Apa oppa dan teman teman oppa yang akan menjadi tamu sebuah acara minggu nanti ?" tanyanya dengan pelan
"Ah ternyata kau sudah tahu,kau benar itu kami. Kenapa ?"
"Tidak,tapi kenapa harus aku oppa ? Bukankah ada yang lain bahkan mereka lebih profesional dariku,sedangkan aku ha---"
"Aku -- ah tidak kami ingin dirimu yang menjadi pembawa acara tersebut"
"Tapi ---"
"Apa kau tidak mau ?" tanya seseorang tersebut dengan sedih
"Aku mau. Tapi aku takut tidak dapat melakukannya dengan baik oppa, lebih baik kalian cari yang lain bukan a--"
"Jika keinginan kami seperti itu tak ada yang dapat menolaknya amanda,kau harus yakin kalau kau bisa. Dan jangan lupa ada aku disana,ada kami disana" ucapnya memberi semangat"
__ADS_1
"Baiklah oppa jika itu sudah menjadi keputusan kalian"
"Ok kalau begitu kau istirahat, ingat jangan tidur terlalu malam kamu besok masih harus sekolah bukan ?"
"Iya oppa"
Sambungan tersebut akhirnya berakhir.
Amanda hanya menghela napas pelan, ia tak tahu bagaimana bisa dirinya yang harus membawakan acara tersebut, bukankah ada orang lain yang lebih profesional dari dirinya ? Ia hanya takut, ia takut akan mengecewakan semua orang. Dan kenapa bisa ia begitu dekat dengan orang yang benar benar sangat sulit untuk digapainya,itulah yang menjadi pemikirannya saat ini.
*******
Ditempat lain,orang yang baru menghubungi amanda hanya menghela napas pelan sambil memerhatikan ponselnya. Ia tak tahu,kenapa ia harus memilih gadis itu sebagai pembawa acaranya dan teman temannya,bukankah mereka tak pernah bertemu sama sekali ? Tapi hatinya mengatakan jika hanya dia yang pantas untuk membawakan acara tersebut.
"Kenapa hyung ?" tanya seorang pemuda tinggi putih yang kini duduk disampingnya
"Tidak" jawabnya dengan menyimpan kembali ponselnya kedalam saku celannya.
"Kau baru menghubunginya ?"
"Ah sepertinya begitu. Lalu bagaimana, apa dia mau ?"
"Dia mau"
"Aku hanya penasaran saja,gadis seperti apa yang membuat hyung sampai seperti ini. Apa ia cantik ? Seksi ? Manis atau --"
"Ia hanya gadis biasa sehun,dari keluarga biasa dan tak secantik atau apapun yang kau katakan barusan,dan ingat ia masih seorang pelajar" ucapnya memotong perkataan pemuda yang bernama sehun.
"Astaga !!! Dia seorang pelajar hyung ! Apa aku tak salah dengar !" ucapnya dengan sedikit berteriak
Teriakan sehun mengundang perhatian yang lain dan langsung menatap mereka berdua dengan tatapan bingung.
__ADS_1
"Yak ! Tak perlu berteriak seperti itu juga kali" ucapnya dengan menatap sehun tajam
"Ada apa ?" tanya salah seorang dari mereka
"Hyung ! Hyung tahu tidak ? Orang yang akan menjadi pembawa acara kita nanti ternyata di---"
"Di apa ?" tanyanya lagi
"Oh bukan apa apa hyung,sehun hanya sedang ngelantur " ucapnya dengan tangan yang masih menutup mulut sehun.
Mendengar jawaban seperti itu, semua orang kembali melanjutkan kegiataannya yang sempat tertunda tadi.
"Yak hyung, aku sulit bernapas " ucapnya dengan melepaskan tangan yang menutup mulutnya
"Makanya jangan berisik"
"Maaf hyung. Oh iya hyung, apa yang hyung katakan sungguh ? Bukan kebohongan ?" tanyanya lagi memastikan apa yang didengarnya barusan.
Mendengar hal itu ia hanya dapat menghela napas lelah " iya oh sehun"
"Tapi hyung ---"
"Sudah jangan banyak tanya,aku lelah ingin istirahat"ucapnya dengan memejamkan matanya.
Bukan sebagai alasan jika ia ingin mengusir sehun tapi itu kenyataannya. Saat ini ia benar benar lelah,kegiatannya benar benar padat sehingga ia sendiri lupa kapan terakhir ia dapat tidur dengan damai.
Mendapat perkataan seperti itu dari hyungnya membuat sehun semakin dibuat kesal,ia masih penasaran dengan gadis yang akan menjadi pembawa acaranya nanti,tapi malah diusir begitu saja dengan mudahnya. Jika ia tetap memaksa bertanya pada hyungnya,pasti ia akan berakhir dengan tidak mendapat jatah makan malam nantinya.
" aish d.o hyung benar benar tak seru"ucapnya dengan pergi meninggalkan hyungnya itu.
Mendengar hal itu ia hanya dapat tersenyum. Sebenarnya ia bukan hanya lelah tapi ingin sendiri, ia ingin menerawang jauh ke angkasa yang luas diatas sana. Ia hanya ingin tahu siapa gadis yang selama ini berhubungan dengannya,apa ia sama seperti dengan yang sehun katakan atau tidak ? Meskipun tidak tapi ia akan tetap berteman denganya.
__ADS_1
*******
Hari ini amanda berangkat sekolah seperti biasanya, yang berbeda adalah ia dijemput faisal. Pagi pagi sekali faisal sudah berada di depan rumahnya,mau tak mau amanda harus berangkat bersamanya karena ia tak enak jika menolak ajakan faisal yang sudah menunggunya sejak tadi pagi