
Ruby memeluk putranya yang baru berusia dua tahun di tempat duduknya di dalam pesawat pribadi keluarganya untuk melakukan suatu perjalanan menuju ke negeri tirai bambu dengan tujuan untuk bertemu dengan Devano Wandani.
" Ziko sayang beberapa jam lagi kita akan tiba di rumah Papa kandung mu, kau akan lihat berapa arogan dan tak manusiawi Papa kandung mu itu terhadap kita." Kata Ruby kepada putranya yang tertidur pulas di pelukannya.
" Danny, kau sabarlah sedikit untuk kamu bisa berkenalan dengan Ruby Yolanda putriku yang cantik, pintar dan baik di kota Seoul usai kami mengurus masalah perceraiannya dengan suami nya yang tak tahu diri itu. " Kata Tuan besar Alexander Rolando melalui telepon genggam nya kepada pemuda asal Korea Selatan.
" Ya, Ajusshi Rolando. Aku akan sabar diri kok untuk menikahi Ruby putrimu yang sangat cantik walaupun aku saat ini hanya melihatnya dari foto yang kau kirimkan beberapa waktu lalu kepada Appa Ku di kota Los Angeles. " Jawab Danny Kim dari Singapura.
" Terimakasih untuk kesabaran mu, Danny. Aku tutup percakapan kita sekarang ya karena aku harus meeting secara online dengan para klien ku di kota Berlin, Jerman. " Kata Tuan besar Alexander Rolando dari pesawat pribadinya yang terbang ke negara China.
Danny Kim menatap Lucia gadis asal Malaysia yang dahulunya adalah kekasihnya Devano Wandani tapi sekarang gadis itu adalah kekasih nya yang tercinta.
" Kau menjadi kekasih ku tetapi kamu malah mau menikah dengan seorang wanita bekas orang lain yang ternyata orang lain itu adalah mantan kekasih ku sendiri. " Kata Lucia gadis yang berada di atas tubuh Danny Kim di kolam renang di hotel berbintang lima di Marina Bay, Singapura.
" Ya, aku menikahi wanita itu untuk aku dapat mempertahankan bisnis keluarga kami yang terkena dampak perdagangan internasional dan mengalami kerugian yang cukup besar dan satu -satunya cara untuk tetap eksis di dunia bisnis internasional adalah aku harus menikah dengan calon janda Devano Wandani. " Kata Danny Kim nada manis untuk Lucia tapi sorot matanya itu sangatlah licik sekali.
__ADS_1
percakapan mereka di dengar oleh seorang pria yang menyiram wine dari tengah kolam renang ke arah mereka dan pria itu adalah Richard Evander mantan suami Ruby Yolanda yang masih mencintai Ruby Yolanda yang berasal dari Irlandia Utara.
" Aku akan tetap berjuang untuk mendapatkan mu kembali, Ruby..Aku hanya cukup sekali saja melakukan hal bodoh yang membuatku amat menyesal dengan keputusan ku sendiri dengan menyetujui keinginan mu untuk bercerai dari ku dan kau bisa menemui Devano Wandani yang ternyata sama sekali tidak layak untuk mu. " Kata Richard Evander setelah hari perceraian mereka di kota Dublin, Irlandia.
" Lalu rencana mu selanjutnya, Rich? " Tanya Bobby teman kerjannya di rumah sakit Cherry Orchard kepada Richard Evander di kafetaria di rumah sakit tersebut
" Aku akan memantau perkembangan dari pola pikir Ruby Yolanda yang mengira bahwa Ia akan di cintai dengan tulus oleh Devano Wandani pria sudah mencelakakan nya dahulu dan Ruby tetap berharap kalau Devano Wandani bisa menyesali kesalahan nya itu tapi nyatanya Devano Wandani malah menduakan nya dengan gadis gadungan nya itu. " Jawab Richard Evander di kafetaria di rumah sakit Cherry Orchard kepada Bobby pada beberapa waktu lalu sebelum Richard Evander melakukan perjalanan jauh ke negara Asia yaitu Singapura.
Di Marina Bay, Ia melihat mantan calon tunangan nya sedang berasyik ria dengan pria calon baru untuk suaminya Ruby Yolanda yang dipilihkan oleh orang tuanya Ruby Yolanda yaitu Tuan besar Alexander Rolando sang milyader asal Argentina yang menikah dengan wanita asal Korea Selatan berdarah negara Hongkong yaitu Nyonya besar Cecilia Yung.
" Aku akan membuat perhitungan dengan orang itu, Lucia. Dia sudah berani menyiram wine kepada kita di tepi kolam renang. " Kata Danny Kim dengan wajah merah menatap sangar kepada Richard Evander yang berbaring santai di kolam renang.
" Ah, ya baiklah. Aku akan menurutimu, sayang " Kata Danny Kim menggendong Lucia untuk di bawa ke kamar hotel mereka.
Richard Evander mendengus ke arah mereka lalu menyelam ke dalam air kolam renang untuk pria ini bisa meredakan emosinya juga dan di dalam air kolam renang. Richard Evander memikirkan Ruby Yolanda yang sangat di cintainya itu.Ia menjadi menangis untuk perasaannya yang tak dirindukan oleh wanita yang di kasihinya itu.
__ADS_1
******
Sementara itu, Devano Wandani memikirkan cara untuk menjauhkan diri dari Soledad istri gadungan nya yang kini telah mengandung calon bayinya sendiri.
" Ah, aku harus bagaimana sekarang ?Aku malah terjebak di dalam permainan ku sendiri karena aku mengubahnya menjadi Ruby Yolanda dan Ia malah jatuh cinta kepada ku dan akhirnya dia pakai cara licin untuk mendapatkan ku dengan cara dirinya bisa mengandung anak ku yang di hasilkannya dari Ia tidur dengan ku di saat aku sedang mabuk berat karena rindu dan rasa penyesalan ku terhadap sikap buruk dahulu itu kepada Ruby Yolanda istri asli ku..! " Kata Devano Wandani di dalam klub malam pribadi nya.
" Kau bicara apa seorang diri di bar , Kak Vano? " Tanya sepupunya yang memiliki tubuh bak model dan duduk di kursi bar di sampingnya.
" Aku bicara tentang kamu yang tak pernah bisa melepaskan diri dari cinta mu terhadap aktor pujaan hati mu yang berasal dari negara Inggris. " Jawab Devano Wandani dengan asal saja pada sepupunya.
" Ih, sembarangan sekali kau ya ?Aku Amanda Wandani tak pernah bucin akut kepada cowok tak layak untuk di pacari oleh ku. " Kata Amanda Wandani sepupunya dengan sikap genit kepada Devano Wandani yang merangkul sepupunya di satu lengan saja.
" Oh, apakah kamu berpikir bahwa aku akan jatuh cinta kepada mu, Amanda Wandani atau Amanda Laurencia?" Tanya Devano Wandani yang mencemooh gadis cantik di depannya itu.
" Ihhh, kau tak pernah berubah ya dari dahulu kau tetap selalu sinis kepadaKu hanya karena aku bukanlah sepupu dekatmu atau berdarah asli keturunan Wandani. " Kata Amanda Wandani atau Amanda Laurencia dengan wajah merah karena di hina oleh Devano Wandani
__ADS_1
" Iyaaa.., Aku tetaplah seorang Devano Wandani yang selalu mencari peluang untuk aku bisa mendapatkan segala sesuatu yang aku mau di dunia ini termasuk aku mau istriku kembali kepada ku baik dalam keadaan sehat maupun tidak sehat. " Jawab Devano Wandani yang tak sengaja membuat Amanda Wandani atau Amanda Laurencia kebingungan dengan ucapan anehnya itu akibat minuman alkoholnya itu.
Bersambung!