I 'LL BE THERE FOR YOU

I 'LL BE THERE FOR YOU
Bab 58.


__ADS_3

Richard tak menanggapi telepon dari Sonya Wandani istrinya dengan dirinya kembali masuk ke klub malam lalu memesan wine tingkat tinggi kepada Bartender di klub tersebut.


" Uuh, untuk apa aku harus menanggapi wanita yang tak pernah aku cinta sama sekali meskipun ia sekarang ini adalah istri aku sendiri? Aku mau menikahinya cuma mau mendekati kembali Ruby Yolanda wanita yang sangat aku cintai! Aku tak pernah bisa rela lihat Ruby di miliki oleh Devano Wandani. " Kata Richard dalam mabuk berat dan mengoceh sendirian di klub malam.


" Hallo, kau sedang apa sendirian di klub malam keren ini? " Sapa seorang gadis muda cantik dan manis kepada Richard.


" Ruby..?! " Richard yang mabuk-mabukan itu salah memanggil nama karena dia mengira gadis manis itu adalah Ruby Yolanda wanita yang di cintainya.


" Ruby? Apakah kamu mengenal seorang Ruby Yolanda isteri seorang cucu dari pria terkaya di Asia Timur dan sekitarnya? " Tanya gadis manis itu kepada Richard Evander yang sedang mabuk berat karena wine tingkat tinggi.


" Iya, aku mengenalmu karena kamu wanitaku yang paling aku cintai bahkan aku pernah jadi suamimu di Dublin. " Jawab Richard dengan wajah merah karena mabuk-mabukan. Ia meraih gadis manis itu untuk mendekatinya dan di cium bibir gadis itu olehnya.


" Hmm, Ruby Yolanda wanita yang sok suci dan polos itu ternyata seorang wanita murahan yang pernah menikah dengan pria bule ini dan pria ini di tinggalkan olehnya demi harta seorang Devano Wandani." Cemoohan gadis manis itu untuk Ruby Yolanda sambil membawa Richard Evander ke lantai atas klub malam yang masih terhubung dengan hotelnya juga.


" Ruby, izinkanlah aku melakukan hubungan suami istri denganmu yang selama ini di abaikan olehmu untuk mempererat hubungan asmara di antara kita berdua. " Kata Richard Evander yang tidak tahu apa yang telah di lakukan olehnya itu pada malam hari itu bersama dengan salah satu dari sepupunya Devano Wandani yang lainnya.


Di pagi harinya, gadis manis itu diam -diam telah pergi lebih dahulu dari hotel sebelum Richard Evander yang masih terlelap di ranjang hotel dalam keadaan terbuka pada tubuhnya.


" Richard Evander kau telah merenggut kesucian ku yang berarti suatu saat nanti kamu harus bertanggungjawab kepada ku dengan kamu harus menurut pada ku." Surat yang di tulis oleh gadis manis itu untuk Richard Evander sebelum gadis itu pergi dari hotel.


*****


Kota Xiamen, China.

__ADS_1


Di pagi hari yang cukup berawan terlihatlah Ruby Yolanda yang merapikan barang -barangnya di koper untuk persiapan pulangnya dari kota Xiamen. Ia menunggu Devano Wandani suami nya itu selesai rapi -rapi di kamar mandi karena Devano Wandani baru saja bangun tidur.


" Sayang, hari masih terlalu pagi untuk kita siap -siap untuk pulang. " Kata Devano dengan nada enggan untuk cepat-cepat rapi-rapi. Devano Wandani masih ingin menikmati liburan plus melakukan kegiatan sosial bersama dengan Ruby Yolanda istrinya tercinta.


" Kita harus pulang ke rumah untuk Ziko putra kita yang sudah dua minggu kita tinggalkan di rumah untuk kegiatan sosial kita di kota Xiamen ini. " Kata Ruby Yolanda dengan tegas kepada Devano Wandani.


" Hmm, baiklah, sayang. Aku rapikan barangku di lemari pakaian dan lainnya. " Kata Devano yang kini menjadi patuh kepada Ruby Yolanda karena cinta bukan paksaan.


"Dev, bisakah kamu lebih cepat lagi untuk rapi -rapi supaya kita bisa segera pergi ke bandara karena aku sudah merindukan Ziko kita, sayang? " Ruby Yolanda mendatangi Devano Wandani di lemari pakaian di kamar. Ia menemukan Devano Wandani berdiri membelakangi dirinya sambil memegangi iPad di tangan, lalu Devano Wandani berbalikan badannya dan menatap marah pada Ruby Yolanda seraya melemparkan iPadnya ke lantai.


Prak!


" Hei, apa maksud mu, Dev? " Tanya Ruby kaget dengan sikap dingin Devano Wandani.


" Iya. " Jawab Ruby Yolanda dengan jujur kepada suaminya.


"Kauu?!! Apa kau sudah tak waras menikah dengan pria lain di Dublin sementara kamu ini masih menjadi istriku? Mau di taruh di mana wajahku dan nama baik keluarga Wandani di mata publik??? " Tanya Devano Wandani dengan marah kepada Ruby Yolanda yang kaget sekali dengan suara keras suaminya itu.


"Tapi, aku sudah menceraikannya karena saat itu aku sedang alami hilang ingatan cukup lama dan ketika aku sudah sembuh dan tahu semuanya, aku langsung menceraikannya dan aku sama sekali tidak pernah menyerahkan diri aku pada nya. " Kata Ruby Yolanda yang menjelaskan segalanya kepada Devano Wandani.


"Tetap saja Ruby! Jika kamu saat itu sedang hilang ingatan dan menikah dengan pria itu? Ada kemungkinan besar pria itu telah menyentuhmu bahkan meniduri dirimu dan itu berarti kamu telah tak suci lagi sebagai seorang wanita yang telah mempunyai seorang suami?! Aku seorang Devano Wandani takkan pernah mau istriku terbagi dua dalam cinta dan raganya! Kamu ini istri aku satu-satunya! " Teriak Devano Wandani yang wajahnya terlihat membenci Ruby Yolanda yang menangis sedih dengan sikapnya itu.


" Sudah, aku katakan pada mu kalau aku baik dalam keadaan hilang ingatan ataupun aku sudah sehat! Aku tetap terjaga dengan baik dan suci untuk kamu, Devano Wandani. Aku tak pernah satu kalipun bersentuhan fisik dengan Richard Evander. "Kata Ruby Yolanda dengan tangisannya kepada Devano Wandani yang melampiaskan amarahnya dengan memukuli tembok kamar cottage.

__ADS_1


" Cukup! cobalah kamu lihat di Weibo berita kamu pernah menikah dengan pria lain di Dublin telah menjadi trending topics yang membuat saham di perusahaan Wandani group turun banyak dan ini tentunya membuat Akong akan mengalami guncangan berat..! " Kata Devano Wandani yang memberikan iPhone nya kepada Ruby Yolanda yang cepat melihat dan membaca berita mengejutkan itu dengan wajah pucat pasi.


" Dev, jangan khawatir karena aku akan bicara kepada publik mengenai di saat -saat aku alami hilang ingatan di Dublin sampai aku bercerai dengan Richard Evander. " Kata Ruby Yolanda dengan sikap tenang meskipun wajahnya pucat pasi.


" Tidak perlu kau yang turun tangan dalam mengatasi masalah ini. " Kata Devano Wandani yang menyambar Ruby Yolanda untuk masuk ke pelukan hangatnya.


" Dev..? "


" Aku sudah memblokir berita tentang kamu di Weibo dengan cepat dan aku sudah memblokir orang yang menyebarluaskan kehidupan pribadi kamu ke publik dengan cara ku sendiri. " Kata Devano Wandani yang memperlihatkan iPhone nya yang lain kepada Ruby Yolanda yang kaget lagi karena saham perusahaan Wandani naik kembali dengan lebih pesat lagi dengan tulisan.


" Aku senang berlibur bersama suamiku di kota Xiamen, " Kata Ruby Yolanda yang menangis kembali bukan karena sedih tetapi karena bahagia.


" Lihat foto bulan madu kita di Dublin yang aku share di Weibo dan aplikasi medsos lainnya yang mencerminkan kemesraan kita berdua. " Kata Devano Wandani dengan senyuman yang menghiasi bibirnya kepada Ruby Yolanda yang bisa melihat foto-foto itu kapan di ambilnya dan di cetak lalu di sebarkan secara instan oleh Devano Wandani ke internet yang membuat baik Ruby Yolanda maupun Devano Wandani menjadi sepasang suami-istri yang terkenal di dunia.


" Devano! " Pekik Ruby Yolanda mengagetkan Devano Wandani.


" Apa??? " Tanya Devano Wandani melompat mundur dari Ruby Yolanda.


" Kenapa kamu share foto kita yang sedang Berciuman di internet?? " Tanya Ruby Yolanda yang berhenti menangis dengan memukuli suaminya dengan tinjunya.


Devano Wandani menangkap tinjunya dengan cepat lalu membelunggu dirinya dengan sorotan mata penuh cinta dan kehangatan yang lembut kepadanya.


" Karena aku ingin berbagi pengalaman cinta ku dengan kamu kepada semua orang di dunia dan biarkan semua orang tahu kamu adalah istri aku seorang Devano Wandani dan aku adalah suami seorang Ruby Yolanda. " Jawab Devano Wandani yang menciumnya dengan manis sekali namun iPhone di tangan Devano Wandani kali ini di jatuhkan ke lantai dengan tertutup posisinya agar publik tak mengetahui detail cara dia mencium istrinya yang tercantik di dunia bagi dirinya itu.

__ADS_1


Bersambung!


__ADS_2