
" Eduardo, ayo kamu berikan aku sebuah nama yang cocok untuk aku pakai di negeri mu. " Kata Soledad Zevanya yang menggenggam lengan Eduardo dengan sikap merajuk.
" Baik, baik.. Sabarlah. Aku pikirkan dahulu nama untuk mu. " Jawab Eduardo berdecak lidahnya dengan gemas terhadap sikap Soledad Zevanya.
Soledad Zevanya menaruh kepalanya di pundak kanan Eduardo yang menimbulkan rasa yang mendebarkan pada jantung Eduardo yang lihat betapa dekatnya mereka pada saat ini.
"Aduh, kenapa jantung aku berdebar-debar tak jelas seperti ini? " Batin Eduardo sampai ia lupa untuk mencarikan sebuah nama untuk Soledad Zevanya.
" Anak muda, bagaimana jika kamu memakaikan marga Lin untuk kekasihmu itu dan namanya Shao Ning sesuai dengan danau di depan rumah sewa mu itu? " Nenek Lan memberikan ide untuk Eduardo.
" Iya, nama yang bagus dan sesuai untuknya. Hmm, lagipula dia akan segera menikah dengan aku yang berarti marga nya akan di ganti dengan marga Xie dari ku suaminya kelak. " Eduardo menyetujui usulan dari Nenek Lan untuk nama Soledad Zevanya yang baru.
" Jangan lupa rambutnya yang pirang itu di ubah dengan rambut hitam agar selaras dengan kamu yang merupakan seorang laki-laki Asia timur yang kental. " Kata Nenek Lan sekali lagi memberi usul kepada Eduardo.
" Hmm, aku tak pernah mempermasalahkan tipe rambutnya itu karena Ia memang gadis asal Eropa yang ras bule dan rambut pirang yang persis seperti warna jagung. " Kata Eduardo yang menengok ke arah Soledad Zevanya yang menatapnya dengan ingin tahu dengan sorotan sepasang mata yang indah bak batu esmeral atau jambrut.
" Nama ku apa sekarang, Kak You You? " Tanya Soledad Zevanya yang mengguncang-guncang tubuh Eduardo dengan sikap centilnya kepada Eduardo.
" Namamu Xie Shao Ning sajalah. "Jawab pria itu dengan sikap malasnya kepada Soledad Zevanya.
__ADS_1
" Iiih, sebal sekali kamu ini! Kenapa kamu pasang wajah bosan seperti itu kepada ku? Apakah kau mau jatah dariku? " Tanya Soledad Zevanya yang menciumnya tanpa izin sampai Eduardo Xie kaget.
" Astaga, Soledad! Sekarang ini masih siang hari jangan memancing ikan ku ya! "Teriak Eduardo Xie yang mendorong wajah Soledad Zevanya dari wajahnya.
Nenek Lan tertawa renyah melihat mereka yang seperti kucing dan anjing namun keduanya adalah sepasang kekasih yang termanis bagi Nenek Lan.
" Hahahaha, You You cepatlah kamu daftarkan dia ke kantor catatan sipit pernikahan kota Ningbo agar kalian berdua bisa selalu mesra sepanjang hari yang kalian inginkan dan cepat mempunyai anak yang lucu dan manis seperti kalian berdua. " Kata Nenek Lan dengan tawa renyah kepada Eduardo Xie yang merona di kedua pipinya.
Eduardo Xie meraih Soledad Zevanya untuk di ajak pergi ke kantor catatan sipil pernikahan di kota Ningbo pada hari yang sama yang. Lalu, baik Eduardo Xie maupun Soledad Zevanya mempunyai buku nikah resmi dari kantor catatan sipil pernikahan kota Ningbo.
" Aku mempunyai sepasang gelang emas dari penyimpanan almarhum dan almarhumah orangtua ku untuk aku pasangkan di tanganmu sebagai tanda kamu resmi menjadi istriku yang sah. " Kata Eduardo Xie yang memakaikan dua gelang emas peninggalan orangtuanya ke sepasang pergelangan tangan Soledad Zevanya yang sekarang menjadi istrinya yang sah.
" Sama-sama, Soledad. Aku tidak pernah menilai seseorang berdasarkan luarannya saja tetapi berdasarkan hatinya..! Karena itu, aku memilih kamu untuk menjadi seorang wanitaku. " Kata Eduardo Xie dengan tatapan matanya tulus hati kepada Soledad Zevanya.
" Kak You You, bagaimana kalau kita pergi bulan madu ke kota Hangzhou melalui kapal feri yang ada di dekat sini? " Tanya Soledad Zevanya yang mengharapkan Eduardo Xie mau menerima usulannya itu.
" Kenapa aku tidak mau pergi berbulan madu ke kota Hangzhou bersama dengan mu yang kini ku istriku? ' Tanya balik Eduardo Xie yang meraih Soledad Zevanya untuk mendekat kepadanya, lalu pria ini mencium bibir lembut dan manis Soledad Zevanya.
*****
__ADS_1
Ibukota Beijing, China.
Kesibukan yang di jalani oleh Bayu Putra Wijaya yang akan segera melangsungkan pernikahan dengan Vivian Wandani membuat pria muda ini nyaris tak memiliki waktu untuk bertemu dengan teman-teman nya di klub malam favoritnya. Namun, hari ini Ia dapat mengunjungi klub itu dan tak pernah menduga bahwa ia melihat gadis yang akan di nikahin olehnya itu sedang asyik mengobrol dengan seorang pria asing di sudut kiri klub tersebut. Ia pun segera menghampiri Vivian Wandani dengan wajah berang sekali dan menyiram wine kepada Vivian Wandani sampai gadis itu terperanjat kaget setengah mati.
" Ahh! Bayu, kamu jangan pernah salah paham dengan kami berdua..! " Kata Vivian Wandani yang cepat-cepat mengejar Bayu yang telah meningggalkan klub tersebut dengan marah.
" Diam kamu! Ternyata seperti ini kelakuan gadis baik-baik dari keluarga terhormat yang amat terkenal dengan kedisiplinan dan etiket yang di junjung tinggi oleh setiap orang di keluarga hebat itu!! " Kata Bayu dengan marah kepada Vivian Wandani yang di tinggalkan di parkiran mobil di klub malam dengan amburadul.
" Vivian, apakah kamu tak apa -apa? " Tanya Richard Evander pria asing yang di temui oleh Vivian Wandani di klub malam dan di lihat oleh Bayu Putra Wijaya sehingga terjadinya salah paham di pihak Bayu Putra Wijaya yang mengira kalau Vivian Wandani tunangannya yang akan di nikahi olehnya yang hanya menghitung hari saja telah diam-diam berselingkuh di belakang Bayu Putra Wijaya.
" Rich, tunanganku salah paham mengenai kita berdua..! " Kata Vivian Wandani yang menangis karena takut Bayu Putra Wijaya tunangannya akan membatalkan pernikahan mereka.
" Kalau begitu kau cepatlah hubungi tunanganmu dan ceritakan semuanya tentang kita berdua yang hanya sebatas sepupu saja, " Kata Richard yang menggunakan saputangan miliknya untuk membersihkan air wine di rambut dan wajah cantik Vivian Wandani.
" Hh, ya, Richard. Aku segera pulang ke rumah untuk menjelaskan tentang kita berdua kepada tunanganku. " Kata Vivian Wandani yang cepat -cepat membuka pintu mobilnya dan masuk ke mobil lalu melaju cepat mengejar mobil Bayu Putra Wijaya.
" Semoga Vivian bisa melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan hubungannya dengan Bayu Putra Wijaya yang salah paham terhadap kami berdua. " Kata Richard dengan perasaan tak enak hati terhadap Vivian Wandani dan Bayu Putra Wijaya.
Lalu, hpnya berdering yang membuatnya harus melihat layar HP untuk mengetahui siapa yang meneleponnya itu dan tertulis nama Sonya Wandani istrinya sendiri.
__ADS_1
Bersambung!