I Love You, Tuan Muda.

I Love You, Tuan Muda.
Part 14


__ADS_3

Hari berganti minggu, minggu berganti bulan. Tak terasa Firanda bekerja di perusahaan Wilson sudah menginjak tiga bulan. Dalam tiga bulan itu Firanda belajar banyak hal di kantor nya. Dia juga saat ini sudah memiliki dua teman kantor nya bernama chelsea dan gelia. Mereka berdua juga berasal dari Indonesia dan bekerja di Kanada seperti dirinya. Namun, berbeda jika Firanda menetap di Kanada, sedangkan kedua teman nya akan pulang jika memang sudah waktu nya untuk pulang. Ya walaupun mereka pulang kadang setahun sekali, tapi jika ada keperluan mendesak mereka akan tetap pulang dan mengambil cuti beberapa hari bahkan kadang sampai berminggu-minggu, jika keperluan ini benar benar penting.


Seperti saat ini Firanda hanya makan siang seorang diri di kantin tempat dia bekerja, kedua teman nya sedang pulang ke Indonesia karena ada keperluan mendadak. Jadi kini Firanda hanya duduk sendiri dan hanya di temani oleh makanan yang dia pesan beberapa menit yang lalu.


Saat sedang fokus dengan makanan nya, Firanda terkejut saat boss nya tiba tiba duduk di hadapan nya. Dengan cepat Firanda mengunyah makanan nya dan menelan nya dengan cepat.


"Apa ada yang bisa saya bantu Tuan?" tanya Firanda dengan sopan.


"Hari ini saya ada meeting jam tiga sore, saya juga ingin memberitahu kamu kalau saya akan pulang jam tujuh malam. Jika kamu tidak keberatan, saya ingin kamu menunggu saya hingga pulang nanti." ucap David dengan panjang lebar.


"Baik Tuan, saya akan menunggu anda sampai anda kembali." balas Firanda sambil mengangguk kan kepala nya.


Setelah mendengar jawaban sekertaris nya, David pun berlalu pergi dari hadapan Firanda. Sedangkan Firanda yang di tinggal oleh boss nya itu memutuskan untuk menyudahi makan siang nya , karena dia akan membantu boss nya untuk mempersiapkan berkas berkas untuk meeting nanti.


Jam sudah menunjuk angka tujuh malam, tapi tidak ada tanda tanda boss nya pulang dari meeting nya. Karena merasa sangat bosan sekaligus kesal, Firanda pun menghubungi nomor boss nya untuk menanyakan apa meeting nya sudah selesai atau belum.


"Tuan ini sudah jam tujuh malam, tapi kenapa tuan masih belum pulang juga?" tanya Firanda saat panggilan nya tersambung.


"Maaf nona ini saya Laskar, ingin memberitahu kalau tuan David akan pulang satu lagi, karena tadi meeting nya di undur menjadi jam empat sore. Jadi kami akan pulang jam delapan malam. " ucap Laskar.


Sedangkan Firanda hanya bisa menghembus kan nafas nya dengan kasar saat mendengar penuturan dari asisten boss nya itu.


"Baiklah saya akan menunggu kalian." setelah mengatakan itu Firanda pun memutuskan panggilan nya.


Tak terasa satu jam pun berlalu sangat cepat, dan apa yang di tunggu oleh Firanda pun saat ini sudah ada di hadapan nya.


"Kau bawa mobil?" Tanya David menatap ke arah Firanda.

__ADS_1


"Tidak tuan." balas Firanda, karena memang tadi pagi dia tidak membawa mobil karena mobil nya sedang ada di bengkel untuk di servis.


"Kalau begitu saya akan mengantarkan mu pulang. " ujar David berdiri dari duduk nya.


"Tidak usah tuan, saya akan pulang pakai taksi saja." tolak Firanda dengan halus.


"Yakin malam malam begini pesan taksi?" tanya David, sedangkan Firanda hanya mampu menggigit bibir nya karena merasa ragu antara memesan taksi atau di antar pulang oleh boss nya.


"Baiklah saya akan ikut dengan anda Tuan." balas Firanda saat sudah menimang nimang kembali keputusan nya.


Saat akan melangkah Firanda terkejut karena kaki tiba tiba kram dan tidak bisa menompa berat tubuh nya, hingga akhir nya dia linglung dan untung nya boss nya dengan sigap menangkap tubuh nya dengan kedua tangan nya yang kini berada di pinggang ramping milik nya.


Bertepatan saat itu juga pintu ruangan milik David di buka oleh seseorang tanpa mengetuk terlebih dahulu.


"Astaga apa yang sedang kau lakukan David?!" teriak seorang wanita paruh baya, hingga membuat Firanda dan David saling menjauh kan diri mereka masing masing, karena terkejut dengan kedatangan orang itu.


Setelah jarak nya dekat dengan David, wanita paruh baya itu pun tak segan segan menarik telinga David hingga membuat si orang itu kesakitan.


"Aww, Mama tolong henting ini sangat sakit." ucap David pada wanita yang di sebut Mama tadi.


"Berani sekali kau mengurung seorang gadis di ruangan mu!" ucap wanita paruh baya itu tanpa melepas kan tangan nya yang berada di telinga David.


"Ma, David bisa jelas kan. Tapi sekarang David mohon lepas kan dulu tangan Mama." ucap David dengan memohon pada Mama nya.


"Sudah lah sayang, lepaskan dia." ucap laki laki paruh baya yang baru saja datang dan langsung merangkul pinggang wanita paruh baya tadi.


"Tapi mas dia sudah berani membawa anak gadis ke ruangan nya, apalagi sekarang sudah malam." ucap Mama David pada suami nya yaitu Ayah David.

__ADS_1


"Dia Firanda sayang, sekertaris baru David." ucap Ayah David sambil melepas kan tangan istri nya dari telinga putra nya.


Sedangkan Firanda hanya bisa tersenyum kikuk saat Mama David menatap nya dengan tatapan seolah menilai nya.


"Kenapa kau belum pulang?" tanya Mama David pada Firanda.


"Dia belum pulang karena aku yang menyuruh nya menunggu Ma." bukan Firanda yang menjawab melain kan David.


"Sejak kapan kau jadi hobi mengurung seorang gadis di ruangan mu?" tanya Mama David dengan tatapan menyelidik, membuat David dan suami nya menghembuskan nafas nya dengan kasar.


"Dia bukan mengurung seorang gadis sayang, anak kita hanya ingin Firanda menunggu nya itu saja." balas Ayah David.


"Aku tidak bertanya pada mu mas!" balas Mama David menatap tajam pada suami nya. Sedangkan Ayah nya David hanya bisa diam saat melihat tatapan istri nya. Bukan karena takut, tapi dia tidak ingin memperpanjang masalah nya.


"Sekarang aku tanya, Mama dan Ayah mau apa ke sini?" tanya David mengalihkan pembicaraan mereka, saat dia menyadari kalau Firanda mulai tidak nyaman.


"Mama ingin mengajak kamu makan malam." balas Mama nya.


"Di mana?"


"Di rumah kakek mu."


"Baiklah, David akan kesana setelah mengantar Firanda pulang." ucap David. Sedangkan Mama David hanya mengangguk dan pergi dari kantor anak nya itu.


Di dalam ruangan, David dan Firanda pun ikut keluar dan pergi menuju apartemen nya Firanda.


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote, Like, Komen dan jangan lupa juga Gift nya.

__ADS_1


__ADS_2