I Love You, Tuan Muda.

I Love You, Tuan Muda.
Part 33


__ADS_3

"Gila ya kenapa dunia bisa sesempit ini? Kemarin si Dika sepupu nya Chelsea, sekarang si Dika teman suami loh. Kayak nya besok besok si Dika bakal jadi anak loh deh Nda." ucap Gelia asal.


Sedangkan Firanda langsung melotot mendengar ucapan sahabat nya itu. "Ih amit amit ya, mending punya anak kayak loh yang cerewet dari pada si Dika yang tukang selingkuh itu." balas Firanda dengan cepat.


"Ahh masa sih loh pengen punya anak kayak gue? Apa karna gue cantik? Jadi loh mau punya anak kayak gue?" tanya Gelia dengan percaya diri.


"Idih pede banget. Cantik enggak, cerewet iya." balas Firanda dengan malas.


"Ya terus loh tadi ngomong pengen punyak anak kayak gue?" tanya Gelia dengan gemas.


"Gue tadi bilang 'mending punya anak cerewet kayak loh, dari pada anak kayak si Dika tukang selingkuh.' ngerti?" ucap Firanda dengan kesal, sedangkan Gelia hanya tersenyum saja melihat kekesalan di wajah teman nya itu


"Gue cuma becanda." ucap Gelia dengan santai.


"Jadi sekarang loh mau di sini dulu sementara waktu?" lanjut Gelia bertanya.


"Iya, kalau si Dika pulang baru gue mau turun lagi ke aula." ucap Firanda


"Terus gimana kalau temen temen tanya loh?" tanya Gelia lagi.


"Loh tinggal jawab, gue lagi gak enak badan." balas Firanda.

__ADS_1


Hening, tidak ada pembicaraan di antara mereka, hingga tiba tiba Gelia memanggil kembali Firanda.


"Nda." panggil nya.


"Hmm." Firanda hanya menjawab dengan gumaman saja.


"Mama tiri loh gak di undang?" tanya Gelia sambil menahan tawa saat melihat ekspresi wajah sahabat nya itu.


"Hanya orang gak waras aja yang ngundang Mama tiri yang tega ngambil pacar anak nya." ketus Firanda. Sedangkan Gelia kini sudah tertawa terpingkal pingkal mendengar ucapan sahabat nya itu.


David yang memang masih ada di sana dan mendengar semua pembicaraan antara istri nya dan teman nya itu, merasa terkejut saat mendengar kalau sahabat baik nya ternyata mantan dari istri nya. Dan yang membuat dia terkejut saat mendengar kalau Mama tiri istri nya itu berpacaran dengan sahabat baik nya.


"Yaudah gue mau ke aula lagi, nanti kalau si Dika udah pulang, gue bakal kabarin loh." ucap Gelia pada Firanda.


"Untuk?" tanya Gelia


"Karna udah jadi tempat curhat gue, ya walaupun loh yang banyak curhat nya." ucap Firanda dengan di akhiri kekejan di ujung kalimat nya.


"Hahaha, anjir kirain mau Terima kasih karena gue mau jadi mata mata nya si Dika." sahut Gelia yang juga ikut tertawa.


"Awal nya sih emang mau bilang makasih karna itu, tapi takut loh ke pedean. Jadi gak jadi deh ngomong nya." ucap Firanda dengan kelewatan santai nya.

__ADS_1


"Sialan loh." umpat Gelia dengan memukul pelan tangan Firanda.


"Yaudah gue mau ke aula dulu, loh istirahat aja di sini." pamit Gelia pada teman nya itu, sedangkan Firanda hanya mengangguk saja dan membiarkan sahabat itu pergi.


David masih berdiri di belakang mereka langsung bersembunyi di balik pintu balkon, setelah kepergian Gelia, kini Firanda pun masuk ke dalam kamar nya, saat ingin berbalik tiba tiba dia merasa kantung kemih nya penuh. Akhir nya dia memutuskan untuk ke kamar mandi dulu sebelum menutup kembali pintu balkon kamar nya.


Sedangkan David yang melihat Firanda masuk ke dalam kamar mandi langsung bernafas lega karena tidak terpergok oleh istri nya karena sudah menguping pembicaraan di antara mereka tadi.


"Untung saja." gumam nya sambil berjalan menuju kasur sambil menunggu Firanda yang masih berada di kamar mandi.


Tak lama Firanda datang dan merasa sedikit terkejut saat melihat keberadaan suami nya itu, tapi dia mencoba tenang dengan memasang wajah santai.


"Ada apa?" tanya Firanda menghampiri suami nya itu.


"Saya ke sini untuk memastikan kalau kamu sudah istirahat atau belum." ucap David beralasan.


"Dari tadi saya istirahat di sini." balas Firanda sedikit berbohong pada suami nya.


Sedangkan David hanya menyunggingkan senyum kecut nya saat mendengar jawaban sangat istri. 'Sudah ku duga.' batin nya.


"Yasudah kalau begitu saya akan kembali ke aula, kau di sini saja jangan kemana mana." pesan David sebelum pergi dari kamar itu.

__ADS_1


"Iya.saya tidak akan kemana mana." balas Firanda.


Setelah itu David pun keluar dari kamar dan pergi menuju aula untuk meyapa tamu undangan nya, sedangkan Firanda yang berada di kamar hotel langsung beristirahat karena kelelahan.


__ADS_2