I Love You, Tuan Muda.

I Love You, Tuan Muda.
Part 35


__ADS_3

Matahari tampak muncul dari peraduan, sinarnya mampu membangunkan wanita cantik yang sedang tidur dengan lelap nya. Perlahan kelopak mata itu bergerak dan mulai membuka, tampak wanita itu masih belum sepenuh nya sadar karena pengaruh tidur nya yang cukup panjang. Hingga tiba tiba wanita itu menyadari sesuatu yang sejak tadi menindih perut nya, sehingga membuat nya merasa sesak untuk bernafas.


"Akhhh." wanita itu berteriak saat melihat seorang pria yang tengah tidur dengan memeluk diri nya.


"Ck, kau berisik sekali." umpat laki laki itu sambil bangun dari tidur nya karena merasa terganggu oleh teriakan wanita tadi.


"Tuan.. Tuan sedang apa di kamar saya?" tanya Fianda dengan wajah pucat saat mendapati boss nya tidur satu ranjang dengan nya.


Seperti nya Firanda benar benar belum menyadari kalau diri nya saat ini sudah menjadi seorang istri dari seorang David Wilson.


"Ck. Apa kau lupa jika kita ini sudah menikah?" tanya David dengan berdecak kesal pada istri nya.


"Apa?! " petik Firanda dengan terkejut, lalu dia pun berusaha mengingat ingat kembali kejadian kemarin. Setelah mengingat semua nya, Firanda hanya menyengir tanpa dosa.


"Hehehe, maaf saya lupa Tuan." ucap Firanda dengan cengengesan.


"Tuan?" beo David dengan menatap tajam istri nya itu.


Sedangkan Firanda yang menyadari itu langsung membungkam mulut nya sendiri dengan kedua tangan nya.


"Ahh maksud saya sayang." ralat Firanda.


"Mulai saat ini kita harus membiasakan memanggil kita dengan panggilan 'aku–kamu'" ujar David dengan tegas.


"Aku–kamu?" tanya Firanda memastikan kembali pendengaran nya.


"Ya." balas David dengan singkat, sedangkan Firanda hanya mampu menganggukkan kepala nya dengan pasrah. "Baiklah."

__ADS_1


"Sekarang aku ingin mandi, kau taukan apa yang harus kau lakukan?" tanya David dengan beranjak dari kasur dan pergi menuju tempat mengganti baju untuk mengambil handuk karena dia tidak akan kejadian kemarin malam terjadi lagi sekarang.


Sedangkan Firanda yang sudah mengerti akhir nya beranjak juga dari kasur dan pergi ke kamar mandi untuk menyiapkan air, setelah selesai dia pun memanggil suami nya untuk segera mandi.


Hanya butuh waktu lima belas menit untuk David menyelesaikan acara mandi nya. Di keluar hanya mengunakan handuk saja yang melilit di pinggang nya, sesampainya di kasur dia menyeritkan dahi nya karena tidak menemukan pakaian ganti milik nya.


"Firanda." panggil David pada istri nya yang tengah sibuk dengan ponsel nya terus hingga tak menyadari kalau diri nya sudah selesai mandi.


"Ya." Firanda mengalihkan tatapan nya dan langsung menatap suami nya yang kini sedang menatapnya juga dengan tatapan tajam, melihat itu bulu kuduk Firanda langsung berdiri.


"A.. Ada apa?" tanya Firanda dengan berbata.


"Mana pakaian ganti ku?" tanya David dengan terus menatap tajam istri nya.


"Ya ada di ruang ganti." balas Firanda dengan dengan menggigit bibir nya karena takut salah lagi.


Mendengar hal itu David hanya bisa menghela nafas nya karena lagi lagi Firanda belum peka untuk menyampaikan kebutuhan suami.


Sedangkan Firanda yang baru mengerti maksud David langsung berlari menuju ruang ganti untuk mengambil pakaian milik suami nya, tetapi sesampainya di sana dia mendadak menjadi bodoh kembali saat memilih pakaian apakah yang cocok untuk suami nya pakai hari ini. Karena tidak ingin suami nya marah kembali, Firanda pun mengambil satu kaos hitam dan celana jeans. Setelah itu dia pun membawa pakaian itu kepada suami nya.


"Ini sayang." ucap Firanda dengan menyerahkan pakaian nya.


"Mana ****** ***** nya?" tanya David membuat wajah Firanda langsung memerah karena David mengatakan hal cukup vulgar menurut nya.


"Kau mau suami mu ini pakai baju tapi tidak memakai ****** *****?" lanjut David membuat Firanda kembali berlari menuju ruang ganti untuk mengambil ****** ***** nya.


"Akhh kenapa jadi aku yang malu sendiri." gumam Firanda dengan membawa ****** ***** nya, dan langsung menyerahkan nya pada suami nya itu.

__ADS_1


"Nih." ucap Firanda dengan menyerahkan ****** ***** pada suami nya.


David pun langsung mengambil nya dan memakai nya di hadapan Firanda tanpa malu sedikit pun, sedangkan Firanda yang melihat kelakuan suami nya langsung menatap horor pada suami nya.


"Kenapa?" tanya David dengan santai.


"Tidak bisakah kamu memakai baju di ruang ganti?" tanya Firanda dengan memalingkan wajahnya agar tidak melihat tubuh telanjang suami nya itu.


"Mengapa harus di ruang ganti? Kan pakaian nya juga kau siapkan di sini, ya jadi aku memakai nya di sini." balas David dengan santai.


Sedangkan Firanda hanya bisa menghela nafas mendengar jawaban suami nya itu, karena tidak ingin melihat sesuatu yang menodai mata suci nya, akhirnya Firanda memutuskan untuk pergi mandi dari pada melayani kelakuan tak masuk akal suami nya itu.


David yang melihat kepergian istri nya langsung menyunggingkan senyum nya saat melihat istri nya tampak masih malu malu melihat nya telanjang.


Tak lama pintu kamar mandi terbuka menampilkan Firanda yang tampak sudah segar dengan pakaian baru nya, dia pun melangkah menuju meja rias dan mulai menyisir rambut nya yang basah itu.


David yang melihat istri nya keramas hanya bisa tersenyum geli.


'Kalau aku dan Firanda turun dengan keadaan rambut basah, pasti semua orang akan mengira kalau kami sudah melakukan hubungan suami istri.' batin David dengan terus menatap Firanda yang kini sedang memoles wajahnya dengan make-up tipis.


"Ada apa?" tanya Firanda menegur David yang terus menatap nya.


Bukan nya dia tidak menyadari kalau sejak keluar dari kamar mandi suami nya itu terus menatap nya, hanya saja Firanda mengabaikan nya dan memilih untuk cuek. Tetapi lama kelamaan dia merasa sangat risih di tatap sedemikian rupa oleh suami nya itu.


"Tidak ada." balas David yang langsung mengalihkan wajah nya karena malu terpergok tengah menatap istri nya itu.


"Ayo kita turun, pasti yang lain sudah menunggu kita." ajak Firanda setelah selesai merias wajah nya dengan make-up tipis.

__ADS_1


"Ayo." mereka pun meninggalkan kamar hotel dan pergi menuju restoran yang ada di hotel itu, untuk berkumpul dengan yang anggota keluarga lain nya.


Benar saja sesampainya di sana para keluarga dari pihak David maupun Firanda tampak senyum senyum sendiri melihat kedatangan David dan Firanda yang bisa di bilang paling telat datang nya, apalagi melihat kedua nya dengan keadaan rambut sama sama basah membuat mereka berfikir kalau semalam terjadi sesuatu antara David dan Firanda hingga membuat kedua nya telat .


__ADS_2