I Love You, Tuan Muda.

I Love You, Tuan Muda.
Part 41


__ADS_3

Jarum jam menunjuk angka sepuluh malam, tetapi tidak ada satu pun tanda tanda datang nya David. Karena merasa khawatir akhirnya Firanda memutuskan untuk menelpon suami nya itu, tetapi panggilan nya tidak di jawab satu pun. Dan itu membuat Firanda tambah gelisah, apalagi tadi dia sempat menelpon pada asisten Laskar dan informasi yang di dapatkan nya adalah suami nya sudah pulang sejak jam lima sore tadi. Mendapatkan informasi seperti itu tentu membuat Firanda bertambah cemas, gelisah sekaligus takut. Karena merasa lelah, akhirnya Firanda tidur di ruang tamu sambil menunggu suami nya datang.


Suara deru mobil terdengar memasuki pekarangan rumah, Firanda yang saat itu terbangun dari tidur nya langsung beranjak dari sofa dan bergegas menuju pintu untuk membuka nya. Saat pintu terbuka Firanda melihat suami nya melangkah dengan sempoyongan hingga dia akhirnya mencium bau alkohol di mulut suami nya.


"Astaga, kau sudah membuat ku khawatir sejak tadi. Tapi kau malah bersenang-senang dan pulang dengan keadaan mabuk seperti ini." seru Firanda dengan emosi.


"Stt jangan berisik sayang." lirih David dengan membungkam mulut istri nya dengan tangan nya.


"Lepas, kau ini apa apaan sih." ucap Firanda menyentak kan tangan suami nya, karena merasa mulai dengan aroma alkohol yang menempel di tangan dan mulut suami nya


"Aku mencintai mu Firanda, kenapa kau tidak pernah menyadari nya."


Deg.


Firanda langsung terdiam saat David mengatakan kalau dia mencintai nya, dia masih belum menyangka kalau suami nya mengatakan itu setelah satu bulan lama nya dia dan David berumah tangga. David yang melihat Firanda hanya diam saja langsung menarik nya menuju kamar mereka, sedangkan Firanda yang baru tersadar langsung memberontak ingin di lepaskan.


"Hai lepas, jangan macam macam kau." teriak Firanda, tetapi David tidak menghiraukan nya. Dia tetap membawa Firanda dengan langkah sempoyongan.


"David lepas." Firanda terus memberontak dan meminta untuk di lepaskan.

__ADS_1


"Tidak akan, malam ini kau akan menjadi milik ku seutuhnya." ucap David dengan membaringkan tubuh Firanda di atas kasur mereka.


"Tidak jangan sekarang, kau sedang mabuk, aku mahon jangan sekarang." ucap Firanda dengan terus berontak.


David sama sekali tidak menghiraukan nya, dia malah semakin bersemangat menjelajahi tubuh istri nya. Dan malam itu dia berhasil memiliki Firanda seutuh nya.


Matahari mulai menampakan diri nya, sinar nya yang keemasan mampu membangun kan insan yang tertidur dengan pulas.


"Akhhh." teriakan wanita itu membuat laki laki di samping nya yang masih tertidur langsung terbangun saat mendengar nya.


"Kenapa?" tanya David mencoba bangun walau pun kepala nga terasa sangat pusing.


"Kau jahat hiks... Hiks.. Hiks..." bukan nya mendapat jawaban, Firanda malah menangis dengan sesenggukan.


Firanda yang mendengar hal itu langsung menatap bagian dada nya dan betapa terkejut nya saat selimut yang menutupi diri nya ternyata jatuh.


'Sial.' umpat nya dalam hati dengan menutupi bagian dada nya.


"Ada apa ini? Apa yang sebenarnya sudah terjadi? Mengapa kita tidak memakai pakaian seperti ini?" tanya David dengan bingung saat dia baru menyadari kalau diri nya pun tak memakai benang sehelai pun.

__ADS_1


"Kau sudah memperkosa ku." teriak Firanda dengan emosi saat mengingat kembali kejadian malam, di mana David begitu memaksa nya.


"Apa maksud mu? Bagaimana bisa? Tidak mungkin, itu tidak mungkin." balas David dengan cepat menepis tuduhan Firanda.


"Ya terus apa? Jelas jelas semalam kau memaksa ku untuk melakukan nya dengan keadaan kau yang mabuk." ucap Firanda dengan emosi yang sudah di ubun ubun.


"Kau jangan berbohong." sanggah David masih dengan tidak percaya, kalau diri nya memaksa Firanda untuk melakukan nya.


"Terserah kau mau percaya atau tidak." balas Firanda ketus. Dia pun berusaha turun dari ranjang dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya, dengan langkah yang bertatih.


Sedangkan David yang melihat itu semua hanya bisa diam dan mencoba untuk mengingat kepingan kepingan kejadian malam, dan saat itu dia pun mulai mengingat nya. Apa yang di katakan Firanda memang benar kalau diri nya lah yang sudah memperkosa istri nya. Hah memperkosa? Bukan kah dia dan Firanda sudah menikah? Buat apa dia mengatakan itu pemerkosaan? Bukan nya itu emang hak milik nya? Fikir David dengan senyum senyum sendiri.


Tak lama pintu kamar mandi pun di buka dan menampilkan Firanda yang tampak sudah segar dengan rambut basah nya, Firanda yang masih marah pada suami nya, hanya melewati begitu saja suami nya. David yang melihat itu langsung menghampiri Firanda dan memeluk nya dari belakang.


"Terima kasih dan maaf karena aku memintanya dengan cara kasar dan dengan keadaan mabuk." ucap David. Sedang kan Firanda hanya diam tak menjawab ucapan suami nya, karena dia sedang marah.


"Firanda maafkan aku." lanjut David masih dengan posisi memeluk tubuh ramping istri nya.


"Pergilah mandi, aku sudah menyiapkan air nya." balas Firanda dengan melepas kan tangan David yang masih membelit di pinggang nya.

__ADS_1


"Maafkan aku." ucap David sekali lagi, tetapi tidak Firanda hiraukan. Akhirnya dia pun memutuskan untuk mandi dan menunda terlebih dulu pembicaraan mereka, dan akan dia bahas kembali saat diri nya sudah mandi nanti.


Maaf jarang up🙏 author akhir-akhir ini sedikit sibuk, jadi harap di maklum semuanya🙏


__ADS_2