I Love You, Tuan Muda.

I Love You, Tuan Muda.
Part 19


__ADS_3

Hari ini Firanda berangkat seperti biasa nya, dan kini Firanda sedang ada di dalam ruangan nya dengan di temani oleh asisten Laskar.


"Tuan apa anda tidak ikut dengan Tuan David ke Indonesia?" tanya Firanda menatap atasan nya itu.


"Tidak nona, karena saya harus meng-handle kantor" balas Laskar.


"Lalu Tuan David dengan siapa di sana?" tanya Firanda lagi.


"Tuan David pergi ke sana bersama sepupu nya. ." jawab Laskar, sedangkan Firanda mengangguk kan kepala nya menandakan kalau diri nya mengerti.


"Lalu mengapa nona tidak jadi mengambil cuti?" tanya Laskar membuat Firanda langsung menoleh kembali ke arah Laskar.


"Karena acara nya di undur kan menjadi minggu depan. " balas Firanda dengan berbohong, karena kalau dia berkata jujur pasti Laskar akan curiga dengan keluarga nya. Dan itu tidak akan Firanda biarkan.


"Ouh begitu yah." gumam Laskar.


Mereka pun kembali mengerjakan pekerjaan mereka hingga tiba waktu nya makan siang. Firanda yang memang sudah ada janji dengan kedua teman nya untuk makan siang bersama di cafe terdekat kantor, memutuskan menghentikan kan dulu pekerjaan nya dan memutuskan untuk makan siang terlebih dahulu.


Sesampai nya di cafe terdekat dengan kantor, Firanda melihat kedua teman nya sudah menunggu nya di bagian bangku paling pojok. Ia pun menghampiri kedua teman nya itu.


"Nunggu lama yah." sapa Firanda dengan tidak enak hati saat melihat minuman yang ada di meja tersebut tinggal sedikit lagi, itu menandakan kalau kedua teman nya itu menunggu nya dengan waktu yang cukup lama.


"Iya nih, loh lama banget." balas Gelia tanpa ada yang di tutup tutupi, karena memang diri nya dan juga Chelsea menunggu Firanda cukup lama.

__ADS_1


"Sorry gue tadi harus ngerjain berkas yang harus di bawa Tuan Laskar untuk meeting nanti sore." ucap Firanda dengan menjelaskan pada kedua tekan nya alasan diri nya terlambat.


"No problem, kita juga tau kalau kamu pasti sibuk banget hari ini karena gak ada Tuan David." ucap Chelsea menenangkan Firanda agar tidak merasa bersalah karena sudah datang terlambat untuk makan siang bersama.


"Yaudah sekarang pesen makan dulu aja, aku sama Gelia mah udah pesen tadi, tapi belum datang makanan nya." lanjut Chelsea lagi.


Firanda pun mengangguk dan langsung memanggil salah satu pegawai cafe itu dan langsung memesan makanan nya. Tak lama kemudian makanan yang di pesan oleh mereka pun datang dan mereka memutuskan untuk segera makan siang tanpa ada pembicaraan di anatara mereka bertiga.


Karena waktu makan siang masih banyak, akhir nya mereka memutuskan untuk mengobrol sebelum kembali bekerja.


"Ouh iya Chel, ada yang pengen gue tanyain sama loh. Tapi loh janji jangan tersinggung ya." ucap Gelia memulai pembicaraan di anatara mereka.


"Ya tanya aja. " balas Chelsea dengan santai.


"Sebenernya gue juga gak enak sih nanya ini sama loh, tapi karena gue orang nya kepo banget jadi gue mutusin buat nanya sama loh. Loh gak keberatan kan?" tanya Gelia memastikan terlebih dulu jika Chelsea keberatan atau tidak nya.


"Loh paling pinter ya ngerusak suasana. " gerutu Gelia yang di hadiahi kekehan dari kedua teman nya.


"Sebenernya kamu mau ngomong apa?" tanya Chelsea kembali serius.


"Ini tentang kejadian kemarin sih sebenarnya, gue mau tanya siapa laki yang kemarin jemput loh pulang itu?" tanya Gelia dengan hati hati karena takut saja jika Chelsea tersinggung dengan pertanyaan nya.


Namun bukan nya mendapat jawaban, Gelia malah di buat terkejut oleh Chelsea, karena tiba tiba saja Chelsea tertawa dengan keras hingga membuat beberapa orang yang ada di cafe itu mengalihkan tatapan nya ke arah mereka.

__ADS_1


"Kok malah ketawa sih, bukan nya jawab pertanyaan gue. Emang nya ada yang lucu ya sama pertanyaan gue?" tanya Gelia yang bingung sendiri melihat Chelsea tertawa.


"Ya ada lah, kenapa juga kamu harus repot repot basa basi dulu kalau ujung nya mau tanya laki laki yang kemarin jemput aku." ucap Chelsea dengan masih menyisihkan tawa nya.


"Jawab yang bener, siapa laki laki yang kemarin jemput loh?" tanya Gelia lagi.


"Itu sepupu aku nama nya Dika Pratama, dia asli orang Indonesia." ucap Chelsea dengan santai.


Sedangkan Firanda yang sejak tadi mendengar pembicaraan teman nya langsung menegang dengan kamu saat mendengar nama mantan nya di sebut oleh sahabat nya.


"Bibi kamu nama nya siapa?" tanya Firanda tiba tiba, membuat kedua teman nya mengalihkan kan tatapan nya ke arah Firanda.


"Aunty Angelina." balas Chelsea dengan santai, tetapi tidak dengan Firanda yang kini raut muka nya sudah berubah menjadi pias. Bahkan tubuh nya pun semakin menegang kala mendengar jawaban dari sahabat nya itu. Dan perubahan itu di sadari oleh Gelia yang memang sudah curiga di awal Firanda menanyakan siapa ibu dari sepupu nya pada Chelsea.


Tapi karena jam makan siang sudah habis, Gelia mengurung kan niat nya untuk bertanya pada Firanda. Dan ke anehan pun mulai terjadi pada Firanda yang tiba tiba menghindar saat Chelsea mengajak nya untuk masuk ke dalam kantor bersama, biasa nya setelah makan siang mereka akan masuk ke dalam kantor bertiga. Tetapi kali ini Firanda benar benar aneh dan menurut Gelia, Firanda tampak menghindari Chelsea setelah mengetahui ibu sepupu nya Chelsea.


"Kalian duluan aja, aku mau di sini dulu sebentar." ucap Firanda pada kedua teman nya.


"Yaudah kalau gitu kita ke kantor duluan ya." pamit Chelsea dan langsung di angguki oleh Firanda.


Setelah kepergian kedua teman nya, Firanda hanya duduk dengan diam. Banyak hal yang sedang dia pikirkan saat ini, lebih tepat nya Firanda sedang memikirkan Dika. Ternyata benar dugaan nya orang yang kemarin menjemput Chelsea memang sangat mirip dengan Dika, memang benar dia adalah Dika mantan kekasih nya dulu sekaligus sepupu dari sahabat nya sendiri.


"Ahh mengapa dunia begitu sempit sekali." gumam Firanda dengan frustasi.

__ADS_1


Karena tidak ingin di marahi oleh Laskar, Firanda memutuskan untuk segara masuk ke dalam kantor sebelum ketahuan oleh Laskar kalau diri nya telat masuk setelah makan siang. Sesampai nya di dalam ruangan Firanda bernafas dengan lega saat tidak mendapati Laskar di ruangan nya. Setelah itu dia pun kembali bekerja dengan mengerjakan beberapa berkas yang ada di meja kerja nya saat ini.


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara Vote, Like, Komen dan juga Gift nya.


__ADS_2