I Love You, Tuan Muda.

I Love You, Tuan Muda.
Part 16


__ADS_3

"Boss kamu mau ke Indonesia besok ?" tanya Kakek Firanda dan langsung di angguki oleh nya.


"Iya, kata nya dia lagi ada kerja sama di sana." balas Firanda sambil menyenderkan tubuhnya.


"Kau sudah meminta izin pada nya?" tanya kakek nya lagi, dan di angguki kembali oleh Firanda.


"Iya, dan dia juga mengizinkan Firanda untuk mengambil cuti."


"Tapi nak, kau kan tidak jadi berangkat besok. Jadi apa kau besok akan berangkat kerja dulu?" tanya nya.


"Sepertinya besok Firanda akan mengambil cuti dulu satu hari, lalu setelah itu kembali bekerja lagi." ucap Firanda dan di setujui oleh kakek nya.


"Baiklah kalau itu sudah jadi keputusan mu, kakek akan tetap mendukung mu. Tapi ingat dengan perjanjian kita dulu, setelah kepulangan di Indonesia siap tidak siap kau harus memimpin perusahaan kakek yang ada di sini." ucap kakek nya dengan panjang lebar.


Sedangkan Firanda yang di ingat kan kembali pada perjanjian nya dengan kakek nya itu hanya mampu menghembuskan nafas nya dengan kasar. Ini yang sangat dia hindari selama ini jika bertemu dengan kakek nya, karena kakek nya selalu menuntut diri nya agar menjadi pemimpin sebuah perusahaan besar yang berada di negara ini.


"Aku selalu mengingat nya kek, yasudah Firanda pamit mau istirahat dulu kek." pamit nya pada kakek nya dan di balas anggukkan oleh kakek nya.


"Jangan lupa bersih kan dulu tubuh mu sebelum beristirahat. " pesan kakek nya pada Firanda yang mulai menaiki anak tangga.


"Iya kek" balas Firanda.


Sesampainya di dalam kamar Firanda terlebih delu mengambil ponsel nya untuk menghubungi boss nya dan memberitahu kalau diri nya tidak jadi cuti minggu ini, melainkan minggu depan.


Saat panggilan pertama tidak di angkat, Firanda pun tidak menyerah dan menghubungi kembali nomor boss nya itu. Hingga akhir nya panggilan ke empat baru di angkat.


"Ada apa?" tanya bariton di ujung sana.

__ADS_1


"Begini tuan, sebelum nya sama minta maaf karena sudah mengganggu anda di luar jam kerja. Tapi saat sangat penting tuan, jadi saya memutuskan untuk menghubungi anda sekarang." ucap Firanda sembari menjeda ucapan nya.


Baru saja akan kembali bicara, tetapi suara dingin boss nya menghentikan nya.


"Jangan basa basi saya tidak punya banyak waktu." ucap David dengan dingin dan tegas, hingga membuat Firanda sedikit gugup untuk berbicara.


"Baiklah saya akan langsung ke inti nya saja, saya akan memundurkan cuti nya menjadi minggu depan tuan." ucap Firanda to the point.


"Kenapa?" tanya David dengan singkat.


"Karena keluarga saya memundurkan acara keberangkatan nya." balas Firanda.


"Sudah itu saja?" lagi lagi yang di dengar Firanda hanya pertanyaan singkat saja.


"Iya tuan, kalau begitu saya izin tutup telpon nya dulu. Dan maaf karena sudah mengganggu anda." ucap Firanda sebelum mengakhiri panggilan nya.


"Astaga, untung saja kau boss ku. Kalau bukan kau boss ku, sudah ku buang kau ke kutub utara. " umpat Firanda sambil menatap layar ponsel nya yang telah mati.


'Ah lebih baik aku berendam saja, seperti nya dengan berendam bisa membuat mood ku kembali normal' gumam Firanda sambil berjalan menuju kamar mandi.


Setelah menghabiskan waktu 30 menit, akhir nya Firanda keluar dari kamar mandi dengan di baluti handuk yang hanya sebatas dengkul dan juga rambut yang terlihat basah, karena memang Firanda benar benar berendam.


"Ahh rasa nya segar sekali." gumam Firanda sambil berjalan menuju keja rias nya dan mulai menyalakan pengering rambut nya. Selesai dengan mengeringkan rambut nya Firanda pun pergi menuju ruang ganti baju untuk memamakai pakaian nya.


Setelah selesai baru lah Firanda merebahkan tubuh lelah nya di atas kasur king size nya untuk beristirahat, tak membutuhkan waktu lama akhir nya Firanda pun terlelap menuju alam mimpi.


Jam menunjuk angka sepuluh malam, Firanda mulai membuka mata nya karena merasa sangat lapar, memang saat siang tdi Firanda tidak sempat makan siang karena terlalu sibuk menyiapkan berkas berkas untuk besok di bawa oleh boss nya.

__ADS_1


Dengan keadaan yang masih sedikit mengantuk Firanda turun dari ranjang nya dan mulai melangkah menuju ke dapur. Sesampainya di dapur Firanda mendapati kakek nya yang belum tidur dan saat ini sedang minum.


"Kek." panggil Firanda mengejutkan kakek nya yang sedang minum, karena saat ini posisi kakek nya membelakangi pintu dapur, jadi kakek nya sama sekali tidak menyadari kehadiran Firanda yang memang berjalan dengan pelan.


"Kau mengejutkan kakek nak." ucap nya dengan mengelus dada nya berulang kali, sedang kan Firanda hanya tersenyum saja melihat keterkejutan kakek nya.


"Kakek sedang apa malam malam di dapur?" tanya Firanda.


"Ini kakek ingin mengambil minum, karena persediaan air minum di kamar kakek sudah habis, dan kakek lupa belum mengisi nya. Dan seperti yang kamu lihat kakek sedang mengisi teko untuk persediaan di kamar nanti agar tidak perlu mengambil ke dapur seperti ini." ucap kakek nya dengan panjang lebar, Firanda yang mendengar penjelasan kakek nya hanya mengangguk angguk saja.


"Lalu kenapa kau ke sini?" tanya kakek nya.


"Aku merasa sangat lapar kek, jadi aku memutuskan untuk pergi ke dapur untuk mencari makanan yang bisa mengganjal perut ku." ucap Firanda.


"Ouh iya kebetulan pelayan di masion ini masak makanan kesukaan ku, sebentar kakek akan cari dulu." ucap nya sambil berjalan menuju meja makan, Firanda yang melihat itu pun ikut dan berjalan di belakang kakek nya.


"Nah ini spaghetti kesukaan mu." ucap kakek nya dan di sambut binar kebahagiaan Firanda.


"Kakek menyuruh pelayan di sini untuk memasak spaghetti karena kakek tau kalau kau sangat menyukai makanan ini." lanjut nya.


"Ahh Terima kasih kakek." ucap Firanda.


"Sama sama, yasudah kau habiskan spaghetti nya. Kakek akan kembali ke kamar. Bye selamat malam." pamit kakek nya sebelum pergi.


"Selamat malam juga kek." balas Firanda dengan senyum yang terukir di bibir mungil nya.


Setelah kepergian kakek nya Firanda mulai memakan spaghetti dengan lahap, setelah merasa kenyang dia pun mengakhir acara makan nya dan kembali ke kamar nya untuk melanjutkan merajut mimpi nya yang tadi sempat tertunda karena perut nya yang keroncongan memanggil nya untuk segera di isi oleh makanan.

__ADS_1


Jangan lupa tinggal kan jejak dengan cara vote, like, komen dan jangan lupa juga gift nya.


__ADS_2