ICE GIRL VS ICE BOY

ICE GIRL VS ICE BOY
EP. 29 - HINAAN


__ADS_3

Diandra berjalan seiringan dengan ketiga sahabat nya. Saat mata nya bertemu dengan mata Dean, Diandra langsung mengalihkan pandangan nya.


Dean menahan tangan Diandra. "Tunggu,"


Diandra menatap datar Dean, "Dah gua bilang kan? Jauh dari gua." jawab Diandra lalu pergi.


Diva menatap tajam Dean, "Pergi lu!"


Diva langsung menyusul Lea dan Jess yang duluan menyusul Diandra. Seluruh siswa/i yang melihat kejadian langka itu tercengang (kaget+mangap mulut nya).


...***...


Diva menepuk bahu Diandra, "Diandra," panggil Diva lembut.


Diandra masih menundukkan kepala nya karena air mata nya terus berjatuhan.


Jessica menatap Lea dan Diva. "Diandra, kan lu pernah bilang ke Dean. 'Kalo lu sayang gua, jauh-jauh dari dia. kalo lu sayang dia, pergi jauh selamanya dari gua.' inget kan?"


Diandra mengangguk pelan.


"Diandra inget kata kita ya," ucap ketiga sahabat nya kompak.


Diandra mendongak.


"Dean tuh, bodo nya alami. Di ambil dari mata air pegunungan terdekat." ucap ketiga sahabat nya kompak.


"Lah mereka ngelawak?"


Diandra tertawa.


Ketiga sahabat nya melongo, "What!? Kok lu ketawa sih! Kita serius!!"


"Kalian ngelawak ya?" tanya Diandra.


"Ihh, Diandra elah lu mahh!!"

__ADS_1


Diandra tersenyum.


...***...


Diandra hendak masuk kedalam kelas nya, tetapi langkah nya langsung terhenti saat ada Dean di depan pintu kelas nya.


Diandra pun berbalik, tetapi Dean mencekal (menahan) tangan Diandra.


Diandra berbalik ke Dean, lalu mengangkat sebelah alis nya. "Apa?"


"Gua mau ngomong, bentar aja." ucap Dean dengan memohon.


"Nggak!" jawab Diandra ketus lalu menghempaskan tangan Dean, dan pergi.


...***...


Diandra duduk santai di kursi taman belakang sekolah, tiba-tiba ada tiga perempuan, baju nya di ketat, rok nya di span, rambut nya ada yang di ombre, dan ada yang di cat.


"Ohh si kakak kelas belagu," batin Diandra.


"Masih ada nyali lu deketin Dean?" tanya Keyla.


Diandra masih diam.


Leni menatap Diandra, "Inget ya, lu itu nggak pantes sama Dean. Karena apa? Karena muka lu aja kek gini."


Refa melanjutkan, "Dan lu masih ada muka buat deket Dean, terus jauh-jauh dari dia? Hello, mon maap gua ngakak."


Keyla menatap Diandra dengan tajam, "Kenapa? Kok nggak bisa bales sih?"


Diandra tersenyum sinis, "Menghina tanpa introspeksi diri, bacotan anda gua nikmati." jawab Diandra santai.


Keyla menatap Diandra dengan datar, "Maksud lu apaan?"


Diandra tersenyum polos, "Ada yang merasa dirinya paling keren, paling gaul, paling nakal. Lu nggak sadar? Ada orang yang tertawa karena tingkah lu, tapi mereka diam. Karena mereka sadar, gaya hidup bodo bukan lah suatu hal, yang harus di banggakan." jawab Diandra dengan tatapan menusuk walaupun senyuman nya polos.

__ADS_1


Leni maju, "Heh! Maksud lu apaan!"


Diandra tertawa sinis, "Perlu gua jujur? Sebenernya gua malu satu udara sama orang bodo." jawab Diandra sambil tersenyum sinis.


Refa menatap Diandra, "Maksud lu apaan hah! Kita bodo? Heh nggak!"


"Kalo nggak bodo, kenapa kagak lulus berkali-kali?" tanya Diandra datar.


Keyla maju ke Diandra.


Diandra tersenyum kecil.


"Belagu banget sih lu jadi adek kelas! Kalo lu bukan adek nya Rasyad Rasyid, udah gua pukul lu!" ucap Keyla.


Diandra terkekeh sinis, "Eits, jangan main kasar dong."


"Sok suci lu!" ucap Refa.


Diandra tertawa sinis, "Cuman karena dosa mu nggak ke publish di masyarakat bukan berarti lu orang yang paling suci sis."


Refa hendak menampar pipi Diandra. Tetapi, tangan Diandra menahan nya.


Diandra menghempaskan tangan Refa, dan hendak menampar pipi Refa. Tetapi ia menurunkan tangan nya kembali.


"Kenapa takut?" tanya ketiga nya kompak.


"Elu mau nyakitin gua? Tapi gua diam, karena manusia di ajarkan untuk tidak menyakiti hewan." jawab Diandra lalu pergi.


"MAKSUD LU KITA HEWAN HAH?"


Diandra menoleh, "IYA DONG, HEWAN YANG HARUS DI HINDARI!"


Diandra pun melanjutkan langkah nya dengan berjalan santai.


...***...

__ADS_1


__ADS_2