
Seorang gadis berkerudung berjalan sambil membawa koper nya ke sebuah rumah minimalis, tetapi terlihat sedikit mewah.
Gadis itu meletakkan kopernya di ruang tamu, dan menghela napas nya. Lalu duduk di sofa ruang tamu. Gadis itu adalah Diandra.
Diandra telah sembuh dari trauma nya dan depresi nya.
"Woy, udah sampe lu tong?" tanya seseorang.
"Astaghfirullah al azim, Ya Allah." ucap Diandra kaget sambil menoleh.
Lea nyengir. Yang bikin Diandra kaget adalah Lea. Diandra lantas langsung memelototi Lea.
"Kapan lu sampe?" tanya Lea.
"Barusan sampe oncom, nggak di jemput. Parah!" Diandra merengek.
Tiba-tiba, ada Caca, Jessica, dan Diva datang. "WOW MANTAP ELU UDAH DATENG!!" pekik ketiganya.
Seketika Diandra dan Lea langsung menutup kedua telinga daripada kuping mereka jadi budeg.
Diandra bangkit, "Berisik amat sih lu bertiga,"
Ketiga nya nyengir.
Diandra mencibir, "Parah banget lu pada, nggak jemput gua. Gua sendirian bawa koper segede gaban."
Ketiganya melotot, "Eh? Gua kira lu balik nya besok, kan lu bilang nya besok." jawab Jessica.
"Kan gua ganti oncom!" balas Diandra.
Caca bertanya, "Terus kenapa lu nggak kasih tau kita aja buat jemput?"
"Hp gua lowbat," jawab Diandra.
Diva langsung menoyor kepala Diandra, "Bodo dih."
Diandra terkekeh, "Kamar gua dimana nih?"
Caca langsung menarik tangan Diandra, yang lain memekik. "Woy permen Caca!! Parah banget!! Ikut weh!!!"
Saat di lantai dua, Diandra dkk. berhenti tepat di depan pintu kamar.
Diandra langsung menginjak kaki Caca, "Weh kambing! Ini mah gudang!!"
Caca dkk langsung tertawa, menertawakan Diandra yang memasang wajah asem.
"Yang bener weh!" ucap Diandra.
__ADS_1
"Janda sayang, eh canda weh." balas Caca.
Mereka semua terkekeh.
...***...
Kamar Diandra
Kamar Jess
Kamar Diva
Kamar Lea
Kamar Caca
Diandra pun menghempaskan tubuh nya di kasur. Dan cas hp nya, lalu tertidur dengan cepat.
...***...
Diandra berteriak, karena sahabat nya masih pada tidur padahal udah jam 08.40. WIB.
"WOY BANGUN KAGAK! GUA SIRAM AIR NIH!!!"
Teriakan Diandra membuat, seisi rumah turun ke lantai bawah. "Aduh!! Apaan sih, Diandra?" tanya Jessica setengah sadar.
"Bangun! Kebluk banget sih, udah siang." Diandra menatap tajam sahabat nya.
"Ihh yaudah iya iya,"
Setelah makan dan selesai mandi, mereka pun menuju kolam renang. Karena lagi pengen main air.
Saat sampai di kolam renang, mereka langsung loncat ke kolam renang.
"Aww! IDIH DINGIN ASTAGHFIRULLAH!!" pekik Jessica.
Wajah Jessica langsung pucat.
__ADS_1
"Weh, kok lu jadi pucat sih?" tanya Caca.
Jessica geplak kepala Caca, "Gua kedinginan dih!"
Yang lain cengengesan.
Diandra geleng-geleng, "WOY MAU NANYA NIH!"
"Eh dasar! Nge gas mulu kalo ngomong." cibir Lea.
"Ngomong apaan, Yandra?" balas Diva.
"Dean kabar nya gimana?" tanya Diandra.
"Bang Dean, baik-baik aja sih. Tapi akhir-akhir ini lebih ke murung gitu." jawab Caca.
Jessica mengangguk setuju, "Iya. Dia lebih dingin lagi, terus, lebih cuek."
Lea menambahkan, "Apalagi ke cewek. Dia dingin banget."
Diva mengusap wajah nya dengan air kolam, "Tapi, kadang kalo sama kita-kita nggak terlalu dingin sih."
Diandra mangut-mangut, "Tapi, lu pada kasih tau nggak ke dia kalo gua udah balik?"
Mereka menggeleng.
Caca bertanya, "Emang lu mau ungkap identitas lu, kak?"
Diandra mengangkat kedua bahu, "Kagak tau. Tapi emang ada rencana nya sih."
Lea menepuk tangan, "Nah, gua tau. Lu nyamar aja. Nanti baru lu ungkap identitas lu nya."
Diandra menggeleng, "Gua mau sih kayak gitu, tapi, agak males aja itu udah pasaran."
Jessica menyiram Diandra dengan air kolam, "Oncom! Terus lu mau pake rencana apaan?"
Diandra berpikir sejenak, "Gua nggak tau juga sih. Tapi, gua tetep pake nama Diandra, di depan Dean."
Diva menganga, "Maksudnya gimana gimana?"
"Gua bakal nge rubah suara gua, tapi gua tetep pake nama asli gua." jawab Diandra.
"Nah cakep," balas sahabat nya.
"Dean kuliah dimana? satu kampus nggak sama kalian?" tanya Diandra.
"Satu kampus kok sama kita, terus sekelas juga."
"Gua pura-pura jadi temen baru kalian aja gimana? Kek nya seru tuh."
__ADS_1
"NAH MANTAP!!"
...***...