ICE GIRL VS ICE BOY

ICE GIRL VS ICE BOY
71 - EPILOG


__ADS_3

3 Tahun kemudian...


"M-mama!"


Seorang anak balita memanggil mamah nya. Ia masih belajar mengucapkan kalimat.


Yang terpanggil langsung menoleh. Sang ibu tersenyum.


"Kenapa sayang?" tanya sang ibu, sambil menggendong anak nya.


"M-mah!"


"Diandra Viona Citra!!!" panggil seseorang.


"Berisik Jess!" ucap Diandra.


Ya. Orang itu adalah Diandra. Diandra menikah 1 tahun yang lalu dengan Dean. Dan kini telah di karuniai anak kembar, yaitu kembar 3.


Jessica duduk di sebelah Diandra. "Anak lu yang satu mana, Yan?"


Diandra mencibir, "Ama Caca,"


"Ni siapa namanya? Lupa." ucap Lea tiba-tiba.


"Astaghfirullah al azim," ucap Diandra.


Lea nyengir, "Saha namanya?"


"Ini Adian Viona Citra, nama panggilan nya Dian. Yang sama Caca namanya, Diana Viona Citra, nama panggil nya Diana, yang di gendong Diva namanya Adrian Vero Devan. Panggil nua Devan." jawab Diandra.


"Gimana cara bedain yang cewek nya?" tanya Caca tiba-tiba.


"Yaa.. lu aja panggil namanya, nanti juga bakal noleh." jawab Jessica.


"Dah lu pada jan debat, gua takol sih kalo debat." potong Diva.


"Dih,"


...***...


8 Tahun kemudian...


Diana, Dian, dan Devan berteriak saat menonton film horor.


"AAAAA!!"


Di dapur..

__ADS_1


"KENAPA NAK?!" teriak Diandra sambil memotong kentang.


"Jump scare, Umi!!" jawab ketiga nya kompak sambil berlari ke arah dapur.


"Ya Allah," gumam Diandra.


"Umi masak apa?" tanya Devan.


"Hm? Masak itu apa namanya, nasi goreng." jawab Diandra.


Dian bertanya sambil duduk di hadapan Diandra, "Umi, Dian boleh nanya enggak?"


"Nanya apa?" balas Diandra sambil menatap Dian.


Dian tersenyum kecil, "Kenapa nama aku Adian Viona Citra, Umi?"


Diana langsung jitak kepala Dian.


Dian menatap Diana dengan tajam, "Aduh, sakit Diana!"


"Heh jan berisik dih," lerai Devan.


Dian rol eyes, "Kenapa, Umi?"


Diandra tersenyum, dan menggeleng. "N-nggak papa, namanya cocok aja sama kamu." jawab Diandra.


Devan bertanya, "Oh iya. Kenapa nama Devan nggak ada Viona Citra nya?"


Diana langsung menendang kaki kursi Devan, "Dih. Kalo nama mu ada Viona Citra nya, mau jadi cewek?"


"Hahahahaha!!!"


Mereka tertawa.


...***...


4 Tahun kemudian...


Ketiga anak kembar memasuki sekolah dengan menundukkan kepala.


Bruk!


"Ada mata nggak lu?!"


Lantas ketiga nya mendongak, dan menatap tiga orang di hadapan mereka.


"Eh, ini mah anak nya si musuh Umi." bisik Devan.

__ADS_1


"Apaan lu bisik bisik?!" ucap nya.


"Ya emang kenapa nggak boleh? Nggak ada peraturan nya juga. Kenapa elu yang sewot sih?" balas Dian.


"Heh!" ucap nya, sambil mencengkram kerah Dian.


Dian geram, dan langsung menonjok orang yang di hadapan nya.


"Nah sukur! Udah bikin kembaran kita marah!" ucap Devan dan Diana.


"Oy, lu nggak papa kan, Dian?" tanya Devan.


Dian mengangguk.


"Gua boleh tanya?" tanya salah satu dari yang di hadapan Trio kembar.


"Apaan?"


"Kalian anak nya tante Diandra sama om Dean kan?"


Deg!


Trio kembar terdiam. Dan langsung satu sama lain tatap tatapan. Dan menaikkan sebelah alis.


"Iya kan?"


"Stop, jangan sebut orang tua kita." ucap Diana.


"Kenapa? Ortu lu udah end ya?"


Bugh!


Devan langsung menonjok orang yang mengatai orang tua nya.


"Apaan lu bilang ortu kita udah end? Sini war sama kita!"


"KALIAN SEMUA!!!" teriak seseorang.


Mereka menoleh.


...***...


...- **TAMAT -...


Iya iya tau, nggak srek ending nya. Maap gantung. Nanti S2 nya nggak di sini lagi. Karena mau langsung fokus ke cerita anak-anak nya.


Bakal ada alasan kenapa trio kembar bisa marah pas ortu nya di ejek kayak gitu. See you! Nanti ku kasih tau Sequel nya**!

__ADS_1


__ADS_2