
Diandra berjalan memasuki kelas nya, ia pun duduk. Tak lama ada dua orang perempuan datang dengan wajah marah.
"Oh si kakak kelas aneh, pasti sama adek nya." batin Diandra.
Tiba-tiba, jilbab Diandra di tarik oleh salah satu dari mereka.
"Woy, Diandra! Lu ngapain sih balik ke sini? Karena lu, Dean jadi benci sama gua dan Kayla, adek gua!" ucap Keyla.
Diandra membenarkan jilbab nya, lalu buka hp nya, ia bersikap cuek.
"Dih budeg, nggak denger lu?" tanya Kayla.
Diandra menatap Keyla dan Kayla, "Sebenernya gua denger, tapi gua pura-pura nggak denger karena ngapain dengerin omongan lu berdua?"
Kayla maju, dan langsung hendak menampar pipi Diandra. Diandra menahan tangan Kayla, laku mencengkram tangan Kayla.
"Mau nampar gua? Ayo gua bikin tulang lu retak dulu baru bisa." Diandra menaikkan turunkan kedua alis nya.
Keyla geram, dan langsung menarik Kayla, dan menampar pipi Diandra. "Apaan lu? Mau coba luka in Kayla hah!?" bentak Keyla.
Diandra terkekeh, "Tenang, gua nggak bakal bikin adek lu luka kok, karena manusia nggak boleh menyakiti hewan."
"Maksud lu adek gua hewan, iya?" tanya Keyla.
Diandra mengangguk singkat.
Kayla mengancam, "Awas aja! Ayah gua bakal bisa keluarin elu dari kampus ini!"
Diandra tertawa terbahak-bahak, "Okeh liat aja, bye katak beradik."
Diandra pun pergi dari kelas nya.
...***...
Diandra berjalan ke ruangan pemilik kampus, tanpa permisi, ia langsung membuka pintu dengan kepala yang ia tundukkan.
"Kamu ini ada etika nggak?" ucap pemilik kampus.
Diandra terkekeh, "This is me," ucap Diandra.
(Ini aku)
"Siapa? Enak aja." balas pemilik kampus.
"Your child,"
(Anak anda)
__ADS_1
"Dih ngaku-ngaku, pergi k-"
Diandra mendongak, dan tersenyum ke ayah nya.
"D-Diandra?"
Diandra mengangguk, "Yes, it's me. Your child, Diandra Viona Citra."
(Ya ini aku. Anak anda, Diandra Viona Citra)
Ayah nya terdiam.
...***...
- Kantin
Brak!
Diandra langsung tersedak saat meja nya di gebrak oleh Jessica, Lea, dan Diva dengan wajah jahil nya.
Diandra melotot, "Apaan?"
"Kok lu ke sini kagak ngajak ngajak sih?" tanya Lea memulai drama nya sambil duduk.
"Ngajak war?" balas Diandra.
Diva bertanya, "Eh iya, tadi lu kemana dah? Ada tas lu doang tapi kagak ada orang nya."
Jessica mengangguk, "Tau lu, ngayap kemana lu?"
Lea diam-diam mengambil kuaci Diandra.
"Gua ketemu ayah gua, di ruangan pemilik kampus." jawab Diandra.
Ketiga sahabat nya menganga, dan membekap mulut karena takut teriak.
Diandra menoleh ke Lea, "Heh, Lele! Kuaci gua itu ihh!!" Diandra merengek.
"Akh, bagi dikit dong." Lea cengengesan.
Diandra mencibir, "Yaudah, nanti makanan lu gua minta."
"Hah? Iya iya jangan!!"
"Weh udah weh, jangan berisik." lerai Jessica dan Diva.
"Main turth or dare yok," ajak Lea.
__ADS_1
*Turth or dare: Turth \= jujur, dare \= tantangan. Kita harus milih diantara jujur / dare.
Diandra mengambil pulpen, dan langsung memutar pulpen nya. Dan berhenti nya di, Diandra.
"Ih? Kok gua sih!" protes Diandra.
Ketiga sahabat nya terkekeh.
"Okeh turth or dare?" tanya ketiga nya kompak.
"Dare," jawab Diandra.
"Okeh, video call Dean nanti, terus bilang nya pake suara imut dan juga muka nya harus imut. Dan harus di depan kita." ucap ketiga nya kompak.
Diandra menganga, "What? Nggak jadi!! Gua turth aja deh."
"Eits, nggak bisa."
Diandra komat-kamit. Lea memutar pulpen, dan berhenti di Jessica.
"Turth or dare, Jess?" tanya ketiga sahabat nya.
"Turth aja," jawab Jessica.
Diandra berbisik ke Lea dan Diva. Mereka berdua pun mengangguk.
"Kenapa elu putus dari kak Ghana?" tanya ketiga nya kompak.
"What..? Okey. Gua mutusin dia karena dia marah ke gua. Karena gua ke Jepang tanpa alasan gitu. Terus yaudah, gua putusin aja. Lagi pula dia juga caper ke cewek-cewek." jawab Jessica.
*Caper: Cari perhatian
"Tapi kenapa harus baik gitu si kak Ghana nya? Baik ke cewek maksud nya." ucap Lea.
"Ya lu kan tau sendiri. Gua pacaran sama dia dari SMA. Tiba-tiba dia langsung marah." jawab Jessica.
"Terus, lu udah buka hati buat seseorang?" tanya Diandra.
"Belum, trauma gua weh." jawab Jessica.
Diva terkekeh, "Btw, sepupu gua ganteng loh. Mau kagak?"
Jessica memutar kedua bola mata, "Nggak deh,"
"Okeh next,"
...***...
__ADS_1