ICE GIRL VS ICE BOY

ICE GIRL VS ICE BOY
53 - GANGGU (S2)


__ADS_3


Kampus



Diandra berjalan santai memasuki kelas nya, dan langsung duduk di kursi nya. Tak lama, ketiga sahabat nya datang dengan wajah khas nya masing-masing.


Wajah khas Jessica: Manyun terus setiap hari


Wajah khas Lea: Nyengir kuda + cengengesan


Wajah khas Diva: Asem setiap hari


"Napa lu pada?" tanya Diandra saat ketiga sahabat nya duduk.


"Gua males bet weh, masih pen tidur, tapi kuliah nya setiap hari pagi semua." Diva menjawab dengan mata terpejam.


"Gua seneng karena gua.. ya seneng aja sih setiap hari bisa keluar rumah." Jawaban dari Lea membuat Diva menoyor kepala Lea.


"Dih pikun amat. Setiap hari gua dateng dengan wajah khas gua. Yaitu manyun terus setiap hari, gabut kuliah nya pagi terus. Sedangkan kuliah siang nya aja jarang." Jessica menghela napas.


"Oh iya, lu kenapa dah setiap dateng ke sini lu pasti datar gitu?" tanya ketiga sahabat nya kompak.


"Emang gini lah wajah khas gua," jawab Diandra datar.


"Bodo bet dih," cibir Lea.


"Kalo bodo kenapa bisa masuk ke kampus ini? S1 lagi." balas Diva.


"Doh, jangan debat dah lu berdua. Bosen gua dengerin bacotan kalian." lerai Jessica.


Dan kini, jadi tambah satu, Jessica ikutan debat sama Lea dan Diva. Diandra akhirnya melerai perdebatan di antara mereka bertiga.


"Kalian bisa diem nggak sih? Kalo Lea Diva debat, pasti si Jess juga ikutan debat. Kuping gua kan panas dengerin bacotan kalian terus. Sekali lagi nggak diem, gua gatak kepala lu satu satu. Diem!" ucap Diandra cepat.


"Dia ngomong apa kayak Jennie?" tanya Lea berbisik.

__ADS_1


"Tapi kek Lisa sih," jawab Diva.


"Ngomong cepet amat," tambah Jessica.


...***...


- Kantin


Diandra dkk. makan sambil bercanda. Karena makan dalam diam tuh nggak asik rasanya.


"Yandra, gimana lu kemaren jalan sama Dean?" tanya Jessica.


"Jangan nanya deh," jawab Diandra.


"Napa?" tanya Jessica.


"Kan gua makan eskrim, tapi dia bilang jangan banyak. Tapi, dia suruh gua makan eskrim tiga. Gimana nggak kesel." Diandra mengambil kue nya.


"Trus trus gimana lagi?" tanya Lea.


"Ke toko buku, gua mau ambil buku, tapi di bikin kaget sama Dean. Pas di kasih buku nya ke gua, dan mau bayar. Buku yang gua mau di bawa lari sama dia." jawab Diandra.


Tiba-tiba kepala Diandra ada yang menoyor nya dari belakang. Seketika mereka semua langsung menoleh ke sang pelaku.


"Eh astagfirullah, si adek kakak setan." bisik Jessica.


Keyla dan Kayla.


"Apaan sih lu berdua?" tanya Diandra dengan tatapan tajam nya.


"Heh, lu ngapain deketin Dean? Nggak cukup ya udah gua kasih peringatan?" tanya Keyla.


Diandra rol eyes, dengan santai nya, ia mengambil kue nya.


Kayla mendorong bahu Diandra, seketika Diandra tersedak lalu mengambil minum nya. Diandra langsung ambil lagi kue nya, lalu ia lempar ke wajah Kayla.


"Apaan lu dorong gua?" Diandra melabrak Kayla dengan tajam.

__ADS_1


"Sukur lu! Di templokin kue!" ejek Jessica, Lea, dan Diva.


Kayla geram, dan langsung menampar pipi Diandra. Diandra menahan, "Mau tampar gua? Gua bales, silahkan, boleh ngadu ke emak lu."


Keyla dengan cepat langsung menyiram Diandra dengan jus alpukat.


"Yandra!" pekik ketiga sahabat nya.


Wajah Diandra merah padam, "KALIAN BERDUA KAGAK CAPEK APA? DEKETIN COWOK YANG KAGAK SUKA SAMA LU BERDUA?!"


Diandra langsung mengambil jus mangga punya Diva, dan jus wortel punya Jessica.


Diandra menyiram kedua jus itu ke Kayla dan Keyla. Tangan nya gatel pengen war sama mereka berdua.


Diandra langsung menjambak rambut Keyla dan Kayla. "TAU RASA LU PADA!"


Keyla dan Kayla meringis kesakitan, "WOY LEPAS! SAKIT!"


"RADA SAKIT LU BERDUA NGGA BERBANDING DENGAN GUA!" teriak Diandra marah.


"Aduh, gimana nih? Yandra marah." ucap Jessica.


"Kalo di lerai malah tambah marah si Yandra," tambah Lea.


"Nanti aja kita lerai nya," timpal Diva.


Back to Diandra, Keyla & Kayla


"Kalo lu berdua benci gua, silahkan benci! Tapi kalo lu udah bikin gua marah, jangan harap lu berdua bisa aman!" ucap Diandra.


Diandra melepaskan jambakan nya, tatapan nya tajam menatap Keyla dan Kayla yang matanya memerah karena menangis kesakitan.


"Tau rasa lu!" ucap Diandra lalu pergi.


Jessica terkekeh sinis, "Maen maen sih sama Yandra," lalu pergi.


"Dah tau Diandra anak silat, masih aja ngelawan. Untung belum di depak, masih di jambak aja. Dasar." cibir Lea lalu pergi.

__ADS_1


"Bocah edan, masih aja ngelawan Diandra. Otak di pake dong mbak, mon maap. Gua bisa aja ngegas, tapi lagi males ngegas." ucap Diva lalu pergi.


...***...


__ADS_2