
Jam berganti hari, hari pun sudah berganti dengan bulan, kini kandungan Alula sudah menginjak usia lima bulan. Satu bulan yang lalu mereka sudah mengetahui jenis kelamin anak mereka, ternyata Alula tengah hamil anak kembar dan tentang jenis kelamin nya mereka sengaja merahasiakan nya.
Selama ini teror pun masih berlanjut, namun selalu salah sasaran karena yang menerima teror tersebut selalu para penjaga karena Alula sekarang sangat di jaga ketat. Persoalan Sintia? Entah apa penyebabnya tiba-tiba saja Sintia di temukan tidak bernyawa dua hari kemudian dengan mulut mengeluarkan darah dan busa. Seperti nya ia bunuh diri.
Nathan pun semakin posesif dan over protective terhadap Alula membuat Alula terkadang pusing sendiri melihat nya. Bayangkan saja hanya karena ia merasakan keram sedikit saja pada perut nya ia harus menggunakan kursi roda untuk kemanapun. Dan yah, kamar mereka pun sekarang sudah berpikir di lantai satu karena Nathan tidak ingin membuat Alula kelelahan. homeschooling Alula juga sudah selesai dan ia mendapatkan nilai yang cukup baik. Alula sebenarnya sedih karena ia tidak akan bertemu lagi dengan Jessica.
Soal pencarian tentang masa lalu keluarga Alula pun masih berlanjut dan sudah menemukan titik terang dari akar permasalahan yang ternyata ada sebuah kesalah pahaman dari masalah tersebut. Orang kepercayaan nya pun menggali informasi terus-menerus di sana karena masalah belasan tahun silam cukup sulit untuk di temukan karena itu sudah lama sekali.
" Tuk tuk anak papa lagi apa di dalam?. " Tanya nya tepat di depan perut Alula seraya mengetukkan tangan nya seperti ingin mengetuk pintu. saat ini mereka tengah berada di kamar dengan Nathan berbaring di atas paha istri nya.
Dug.
" Awsss. " Ringis Alula ketika merasakan respon tendangan dari dalam.
Nathan mendongak menatap wajah Alula. " Sakit yah?. " Tanya nya.
Alula menggeleng. " Enggak kok cuma nyeri aja dikit. " Jawab nya.
Nathan mengangguk dan kembali ke aktivitas nya yang tadi yaitu mengajak anak nya berbicara. Selama trimester kedua ini Nathan memang sering sekali mengajak anak nya berbicara hal-hal yang bahkan tidak masuk akal. Nathan berkata ia senang jika mendapatkan respon oleh anak nya di dalam yang berarti anak nya sangat menyukai papa nya.
" Kamu gak kerja lagi?. " Tanya Nathan seraya mengelus lembut rambut Nathan.
Nathan menggelengkan kepala nya sebagai jawaban. Alula hanya bisa menghela nafas nya mendapat jawaban itu lagi. Dan yah satu lagi, Nathan sekarang menjadi pria pemalas dalam bekerja, terkadang harus di ancam dulu baru akan pergi jika tidak, Nathan hanya akan menghabiskan waktu nya bersama dirinya di rumah. Alula bukan nya tidak senang bisa bersama terus dengan suami nya, Namun Nathan juga mempunyai tanggung jawab sebagai pemilik perusahaan.
" Terserah kamu deh. " Ucap nya pasrah. Pasrah dalam menghadapi tingkah suami nya.
__ADS_1
Nathan tidak memperdulikan ucapan istri nya, ia masih asik mengajak anak berbicara dan akan tertawa geli ketika mendapatkan tendangan dari anak nya. Alula hanya menggeleng pelan melihat tingkah absurd suami nya.
Tok tok tok.
" WOY jangan mesra-mesraan aja kalian. keluar cepetan gue ada sesuatu ni!. "
Teriakkan yang berasal dari luar membuat sepasang suami istri tersebut menghentikan aktivitas nya. Nathan berdecak mendengar suara si biang kerok alias Bagas yang selalu mengganggu ketenangan nya.
" WOY. " Teriak Bagas di susul dengan tendangan kencang di pintu membuat Alula terkejut.
Nathan bangkit dari tidurnya lalu berjalan menuju pintu dengan perasaan geram. Emang ini si Bagas suka banget nyari gara-gara.
Ceklek.
" Ngapain Lo?!. " Tanya Nathan sewot.
Bagas berdecih. " Bertamu lah ya kali minta sedekah. Tapi kalo mau ngasih sih gak papa gue terima dengan lapang dada. " Ucap nya dengan raut wajah minta di tampol.
" Kakak ihh. " Ucap seorang gadis kesal yang baru Nathan sadari kehadirannya disini.
Nathan mengerutkan kening nya melihat gadis tersebut. Melihat penampilan nya seperti nya gadis tersebut masih sekolah. Belum sempat menanyakan gadis itu, Alula sudah berdiri di samping nya seraya menggandeng tangan nya membuat atensi nya beralih.
" Hai kak Bagas dan... MAYA!!. " Ucap nya terkejut ketika menyebut nama gadis yang berdiri di samping Bagas. Masih ingatkan? Maya sahabat Aulia sekaligus orang yang sempat berbacot ria dengan Bagas di supermarket dua bulan yang lalu.
Maya mendongak dan mata nya membulat melihat siapa yang ada di hadapan nya sekarang. " Lo?! Ngapain disini?! Dan.... " Ucapan nya terpotong Ketika melihat tangan Alula dan Nathan saling bertautan. Itu berarti...
__ADS_1
" Maya Kamu kenapa? kenal sama Lula? Dia yang kakak ceritakan tempo hari. Istri kecil bos kakak. " Ucap nya memberitahu ketika melihat raut wajah kekasih nya yang syok.
Maya menatap Bagas dengan raut masih syok. " Jadi... yang kakak bilang itu Alula yang ini. " Tunjuk nya kepada Alula.
Bagas mengangguk walaupun sedikit bingung karena Seperti nya Maya sangat terkejut apalagi dengan Alula.
" Kak Bagas ada hubungan sama Maya yah?. " Tanya Alula dan Bagas mengangguk sebagai jawaban membuat Alula membulatkan matanya terkejut ternyata mereka memiliki hubungan.
Nathan yang juga bingung akhirnya ikut bertanya. " Kalian saling kenal?. " Tanya kepada Alula dan Maya.
Mereka berdua mengangguk. " Dia ini hmm sahabat nya kak Aulia mas. " Ucap Alula membuat Nathan dan Bagas terkejut. Terutama Bagas karena ia tidak mengetahui nya selama menjalin hubungan dengan Maya sehingga ia tidak tahu jika kekasih nya sahabat dari kakak tiri Alula yang kejam itu.
" Jadi Lula Lo Uda nikah dan... " Maya tidak melanjutkan ucapan nya tapi tatapan nya yang mengarah ke arah perut Alula membuat mereka mengerti.
" Dan dia mengandung anak saya. " Jawab Nathan sarkastik.
Maya kembali terkejut. " J-jadi yang di bilang Aulia Lo bu-bukan... "
" ******. " Potong Alula cepat karena ia tahu apa saja omong kosong yang diberitahukan oleh Aulia kepada para sahabat nya yang mengatakan jika Alula menjual diri nya kepada para pria kaya.
Mereka tentu saja terkejut mendengar ucapan Alula. Alula menghembuskan nafas nya pelan. " Lebih baik kita bicara di ruang tamu aja biar enak. Dan kamu Maya bisa mendengarkan cerita yang sebenarnya terjadi bukan hanya omong kosong belaka. " Akhirnya mereka pergi menuju ruang tamu berada untuk berbicara dengan Maya yang masih tidak menyangka jika Alula adalah istri dari orang berkuasa Seperti Nathan tapi ia juga bingung karena sahabat nya Aulia pernah mengatakan jika Alula itu adalah ****** yang sering berada di club dan mengakibatkan dirinya hamil di luar nikah.
BERSAMBUNG....
JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE READERS....
__ADS_1