
" Alula. " Panggilan dari arah pintu tersebut mengalihkan perhatian semua yang ada di dalam ruangan tersebut.
Tubuh Alula sedikit menegang melihat kakak tirinya di depan pintu. Seketika ia langsung mengingat kejadian dimana ia di culik dan di siksa oleh mama tiri nya ia takut jika Aulia juga akan berbuat seperti itu kepada nya.
Sedangkan Nathan langsung memandang sinis kearah Aulia karena ia sama saja seperti ibu nya yang ular tersebut.
" Kak Lia?!. " Ucapnya terkejut.
Aulia dengan perlahan berjalan ke arah Alula, awalnya Nathan ingin mencegah,namun saat melihat tatapan memohon dari Riko akhirnya ia pasrah mencoba menyingkir dan mengambil alih anak nya dari gendongan Alula agar anak nya yang sudah terlelap tersebut tidak terganggu.
Setelah sampai di samping Alula, Aulia langsung memeluk tubuh Alula membuat Alula tersentak kaget. Apalagi ketika mendengar isakan kakak tirinya tersebut.
" Hiks Lula gue minta maaf hiks. gue gue hiks. " Aulia menenggelamkan wajahnya di bahu Alula sehingga Alula bisa merasakan bahu basah karena air mata.
__ADS_1
" Gue bener- bener minta maaf Lula. "
Alula mencoba melepaskan pelukannya, namun Aulia menolak. " Kak?.. " Panggil nya bingung sekaligus terkejut.
" Jangan lepas hiks gue mau minta maaf hiks. " Rengek nya seraya mengeratkan pelukannya.
Alula yang bingung pun hanya bisa membalas pelukan Aulia seraya mengelus lembut punggung Aulia.
" Iya gak Lula lepasin. "
Alula terdiam mendengar kata maaf dari kakak tirinya yang selama ini selalu menyiksa dengan kejam, namun bukannya sesama kita harus saling memaafkan.
Alula tersenyum lalu membalas genggaman tangan Aulia. " Memang kesalahan kakak cukup berbekas di hati aku tapi aku juga gak boleh larut dalam masa lalu. Jadi ayo kita mulai semuanya dari awal. " Ucapnya semangat.
__ADS_1
Aulia tersenyum lebar dengan anggukan kepala semangat lalu kembali memeluk erat tubuh adik nya.
Dimas yang melihat interaksi mereka berdua ikut tersenyum, ia mengaku ia juga salah beberapa bulan ini turut bersikap acuh kepada Aulia padahal ia juga bersalah di sini bukan hanya Aulia.
" Jadi ayo kita mulai hidup kita dengan lebih baik. " Ucap Dimas seraya mengelus lembut kepala kedua anak nya.
Aulia memandang Dimas lalu memeluk tubuh ayah tiri nya yang sudah ia anggap seperti ayah kandung nya selama ini. " Kangen. " Ucapnya lirih.
Dimas terkekeh pelan lalu ikut membalas pelukan anak nya. " Maafin ayah Uda cuekin kamu selama ini. " Ucapnya menyesal. Aulia mengangguk di dalam pelukan ayah nya.
" Aulia ayah cemburu ni. " Ucap Riko dengan gaya merajuk yang sangat lucu untuk usia seperti nya.
semua nya tertawa melihat ekspresi Riko apalagi ketika Dimas tidak melepaskan pelukannya dan malah ikut menarik Alula ke dalam dekapan hangat nya membuat Nathan mendengus kesal.
__ADS_1
Sekali lagi kebahagiaan datang begitu saja ketika kita ikhlas menerima semua derita yang kita alami.
Bersambung......