Istri Kecil Presdir

Istri Kecil Presdir
eps 45


__ADS_3

Nathan mendengus ketika kembali mendapatkan sebuah kotak berisi teror, namun bedanya kotak ini bukan untuk Alula tapi untuk dirinya. Ia tahu karena di dalam kotak tersebut berisi sebuah catatan yang mengancam dirinya.


" Kali ini kamu beruntung bisa melindungi nya tuan Alexander. Lain kali keberuntungan itu akan hilang begitu saja. "


Ia meremas kuat kertas tersebut dan membuang nya asal. Lihat saja, siapa yang berani mengusik hidup nya tidak akan pernah hidup tenang.


Setelah menyuruh penjaga membakar kotak tersebut, Nathan melangkahkan kaki nya menuju taman belakang dimana istri nya sedang menghabiskan waktu nya.


Dapat ia lihat Alula tengah berdiri di atas jembatan kecil dengan seekor kelinci di gendongan nya, Kelinci yang baru ia belikan semalam karena Alula yang meminta.


" Mpuss makan banyak. " Ucap Alula seraya memberikan wortel kepada kelinci itu.


Nathan menggelengkan kepala nya mendengar panggilan Alula untuk kelinci itu. Mpuss kan untuk panggilan kucing.


" Kok mpuss?. " Tanya Nathan tepat di dekat telinga Alula seraya melingkarkan tangan nya di seputaran pinggang Alula membuat Alula terkejut.


" Mas ih ngagetin tau. " Ucap Alula kesal.


Nathan terkekeh. " Lagian kamu aneh. Kelinci di panggil mpuss. "


Alula mengerucutkan bibir nya. " mpuss lebih imut dari panggilan yang lain. Iya kan mpuss. " Ia menghadapkan wajah kelinci tersebut dengan wajah nya seakan bertanya kepada kelinci itu dan dengan sendirinya Alula juga menganggukkan kepala kelinci tersebut dengan sendirinya.


Nathan tersenyum geli melihat tingkah absurd Alula. Ia jadi kasihan melihat sang kelinci yang di perlakukan sama seperti kucing, pasti tertekan batin dia mah.


Setelah itu mereka sama-sama diam, Alula sibuk bermain dengan kelinci nya dan Nathan hanya sibuk menduselkan wajah nya di perpotongan leher Alula sesekali mengecup lembut di sana membuat Alula kadang merasa geli dan juga kesal.


" Mas ih geli. " Ucap nya kesal. Nathan ini menggangu ketenangan nya saja, padahal ia ingin menghabiskan waktu dengan kelinci baru nya dan Nathan menghancurkan nya.

__ADS_1


Nathan menghiraukan ucapan istri nya, ia terus menjalankan aksi nya di sana. Alula menahan nafas ketika Nathan semakin menjadi-jadi. Ia ingin membuat Nathan berhenti, namun suara nya seperti tercekat begitu saja di tenggorokan.


Karena tidak fokus akibat perlakuan suami nya, Alula tidak sadar jika pegangan pada kelinci nya mengendur dan...


Byurrr.


Alula membulatkan mata nya terkejut ketika kelinci nya terjun bebas ke dalam danau kecil di bawah mereka. Nathan pun langsung melepaskan pelukannya dan ikut melotot melihat kelinci Alula jatuh di air.


" mpuss!!. " Teriak Alula ketika kelinci milik nya mencoba berenang di sana.


Alula menatap Nathan yang hanya diam. " Ihh kok diam aja! sana ambilin mpuss. " Alula mendorong Nathan membuat tubuh Nathan tidak seimbang dan ikut terjatuh ke dalam.


Byurr.


Nathan menarik nafas dalam-dalam ketika ia meraih permukaan. Ia melotot ke arah Alula yang malah menatap kelinci nya dengan mata berkaca-kaca. Dirinya juga kecebur ini loh, apalagi pelakunya istri nya sendiri dan ia tidak mengkhawatirkan keadaan nya. Dasar istri durhaka.


Nathan menghembus nafas nya kesal. Ia harus sabar menghadapi istri nya yang labil itu. Lihat saja nanti itu si mpuss akan ia suruh tidur di luar sebagai hukuman karena sudah mengambil alih perhatian istri nya. Itu baru sehari, bagaimana jika selama nya. Hufft.


Nathan berenang ke arah kelinci putih tersebut yang seperti nya sudah hampir tenggelam. Mungkin jika ia jahat, ia akan sengaja membuat kelinci tersebut lama di air dan akhirnya tenggelam.


ketika sudah berada di dekapan nya, Nathan berbisik ke arah kelinci tersebut. " Awas Lo yah macem-macem sama istri gue. Gue sate Lo!. " bisik nya dengan ancaman. Oke Seperti nya otak Nathan sedikit konslet karena mengancam seorang kelinci yang tidak mengerti bahasa nya.


Setelah mendapatkan Kelinci istri nya, Nathan berenang menepi dan menghampiri istri nya yang sudah menyambut dirinya di pinggir danau. Ralat bukan dirinya yang di tunggu tapi kelinci tersebut, terbukti ketika sampai, kelinci nya langsung di ambil oleh istri nya dari dekapan Nathan dan mengelus lembut kepala kelinci tersebut.


" Kasihan kamu mpuss basah. " Ucap Alula seraya mengelus lembut tubuh kelinci nya.


Nathan mencebik kesal. Ia juga basah ini loh karena di dorong istri nya, tapi kok tidak juga di khawatirkan atau minta maaf gitu. Lihat saja Alula, ia akan ngambek nanti.

__ADS_1


Dengan kaki yang ia hentakan, ia masuk berjalan ke dalam rumah dan ia semakin kesal karena Alula tidak memberikan respon apapun terhadap dirinya dan malah asik berbicara dengan hewan peliharaan nya.


Ia masuk ke dalam rumah dan langsung menuju kamar nya untuk mandi dan berganti baju. Setelah nya ia membaringkan tubuh nya di ranjang dengan tubuh di lilit selimut. Lihat saja istri nya itu akan ia diamankan berjam-jam.


" Awas aja nanti gue bakal ngambek. Masak melupakan gue hanya karena kelinci. " Gerutu nya kesal.


Alula masuk ke dalam kamar setelah selesai mengeringkan tubuh kelinci kesayangan nya. Ia melihat sebuah gundukan di atas ranjang, sepertinya itu suami nya. Alula mengangkat bahu nya lalu berjalan ke dalam walk in closed untuk berganti baju karena pakaiannya ikut basah saat menggendong hewan peliharaan nya.


Selesai mengganti pakaian ia keluar dari walk in closed. Ia mengernyitkan dahi nya ketika gundukan di atas ranjang bergerak tak menentu, ia pikir Nathan tidur tapi seperti nya tidak.


" Mas. " Panggil nya yang tidak mendapatkan respon apapun dari Nathan dan malahan gundukan tersebut yang bergerak tak menentu.


Karena penasaran, Alula berjalan ke arah ranjang dan duduk di tepi nya. " Mas jangan gitu nanti sesek nafas nya. " Ia mencoba membuka selimut tersebut, namun di tahan oleh Nathan. Sudah ia bilang bukan, ia akan ngambek dengan istri nya itu jadi ia tidak mau membuka selimut ini.


" ihh buka mas. Nanti kamu sesak nafas tau." Alula masih berusaha membuka selimut tersebut dan Nathan juga masih berusaha mempertahankan nya.


Karena kesal tidak bisa membuka selimut tersebut, Alula berhenti menarik nya lagi. Ia menghela nafas nya. " Kamu kenapa sih gak mau buka?!. " Tanya nya kesal.


Nathan masih diam di bawah selimut. Alula mendengus ketika tidak mendapatkan respon dari suami nya. Ia bangkit berdiri. " Yaudah kalo gak mau jawab. Aku mau nemenin mpuss aja. " Ketika akan beranjak, tangan nya langsung di tarik ke atas ranjang oleh suami nya. Alula sedikit tersentak dengan kelakuan tiba-tiba Suami nya itu.


" Mas ihh. Asal tarik aja untung anak aku masih di dalam!. " Ucap nya kesal. ia ingin bangkit dari baringan nya, tapi di tahan oleh kaki dan tangan Nathan yang melilit tubuh Alula.


" Kamu tau gak sih kalo aku itu cemburu. " Bisik nya sensual tepat di telinga Alula membuat tubuh Alula bergetar.


BERSAMBUNG.....


JANGAN LUPA LIKE KOMEN AND VOTE READERS....

__ADS_1


__ADS_2