Istri Kecil Presdir

Istri Kecil Presdir
eps 59


__ADS_3

bugh bugh.


Nathan memukuli dengan membabi buta kepada para penjaga. Wajah nya sarat akan emosi, rahang nya mengeras dengan urat-urat leher yang tercetak jelas menandakan ia sangat emosi saat ini.


" Tidak becus!. " Desis nya tajam dengan nafas memburu.


Saat meeting dengan klien nya tadi, ia di kejutkan dengan telfon dari salah satu penjaga yang mengatakan Alula hilang dan kondisi rumah. Tanpa pamit kepada klien nya, ia langsung berlari keluar restoran dan melajukan mobil nya dengan kecepatan di atas rata-rata dan melupakan keberadaan Bagas dan Novita yang ikut meeting dengan nya. Sepanjang jalan pikiran nya kalut, ia memikirkan Alula dan anak nya. Bagaimana keadaan mereka sekarang.


Sekitar dua jam ia sampai, ia langsung masuk dan memukuli para penjaga yang lalai sehingga Alula menghilang. Sampai-sampai ia tidak sadar jika ada mertua nya di sini.


" Sudah Nathan! Sekarang kita fokus ke Alula!. " Sentak Dimas menyadarkan Nathan.


Nathan menghembuskan nafas nya untuk menetralkan emosi nya. Ia duduk di kursi dengan kasar yang terdapat di ruangan CCTV tersebut dan memijit kening nya yang berdenyut. Dada nya terasa sesak ketika mendengar Alula hilang. Ia takut jika Alula terluka atau ketakutan di sana.


" CCTV rumah di retas oleh mereka. Tidak ada jejak apapun yang di tinggalkan mereka. Ini sulit untuk kita walaupun kamu sudah mengirim beberapa orang untuk mencari Alula di seluruh Jakarta. " Ucap Dimas mencoba menjelaskan yang terjadi.


Nathan mengangkat wajah nya yang masih memerah karena emosi. " Tidak ada yang tidak bisa!. " Desis nya tajam dengan pandangan menusuk.


Ia mengambil ponsel nya lalu menghubungi seseorang. " Lacak alat yang sudah kau letakkan di cincin istri saya. Saya tunggu secepatnya. " Setelah itu ia memutuskan sambungan. Tidak lama kemudian sebuah pesan masuk membuat atensi semua nya mengarah ke arah Nathan.


Nathan membuka sebuah pesan dari nomor tidak di kenal.


+6281256*******


Bagaimana Nathan kejutan nya? menyenangkan bukan? Saya harap kamu menikmati kejutan yang saya buat. Tenang saja istri kamu tidak akan saya bunuh sekarang cuma saya gores gores saja sedikit tubuh nya karena tubuh nya terlalu halus dan bersih jadi saya kasih sedikit ukiran unik. Sayang sekali istri kamu harus menjadi tawanan saya karena dirimu, tapi tidak apa apa mungkin dengan ini segala dosa mu akan di ampuni. Cepat lah datang sebelum istri kamu akan bernasib sama dengan kakak saya yang kamu bunuh dengan cara keji karena kesalahpahaman. Oh iya satu lagi, Kira kira gimana jika anak kamu saya lenyapkan? mungkin dengan itu saya akan puas hahahaha.


Selamat mencari istri tercinta mu Nathan.


Dari orang yang menjadi korban akan kekejian mu!

__ADS_1


Brakk


Nathan melempar ponsel nya dengan wajah penuh emosi. Ia mengusap wajah nya kasar. Apa maksud dari pesan itu? Kesalahpahaman apa?.


Dimas yang melihat menantu nya kembali emosi, langsung khawatir. " Ada apa Nathan? apa itu pesan tentang keberadaan Alula?. " Tanya penuh cemas.


Nathan menghembuskan nafas nya. ponsel nya yang tergeletak di lantai tersebut kembali berdering, kali ini nomor anak buah nya yang muncul pada layar yang sudah retak tersebut. Ia mengambil ponsel tersebut dan mengangkat panggilan nya.


Rahang nya kembali mengeras ketika mendengar info dimana keberadaan sang istri. Ia langsung memutuskan sambungan telepon lalu menatap ayah mertuanya.


" Alula di bawa ke Bandung ayah. " Beritahu nya membuat Dimas terkejut.


" Bandung? Yaudah sekarang kita cepat ke sana sebelum semuanya terlambat!. " Ucap nya cepat dan langsung di beri anggukan oleh Nathan. Sebelum pergi mereka menyiapkan senjata yang akan di gunakan jika terjadi ancaman bahaya di sana. Nathan mengerahkan beberapa bodyguard kepercayaan nya yang tangguh untuk ikut bersama mereka.


****


Di sebuah gedung tua yang terletak jauh dari pemukiman warga terdapat beberapa orang berbadan kekar yang menjaga di sekeliling gedung tersebut. Masing-masing dari mereka memegang senjata tajam seperti pisau dan celurit.


Wanita tersebut mulai mengerjabkan mata nya yang terasa berat. Kepala nya terasa sangat pusing bahkan perut nya juga keram. Setelah mengumpulkan kesadaran nya, ia meringis merasakan sakit di sekujur tubuh nya, tubuh nya menegang ketika mengingat saat-saat ia bisa berada di sini. Ia ingat ketika melihat tubuh para penjaga dan pelayan yang tergeletak di taman lalu ia di bekap dari belakang lalu pingsan setelah itu ia tidak mengingat apapun.


Mata nya berpendar melihat sekeliling yang cukup gelap karena hanya cahaya matahari dari luar yang menerangi. Ia kembali meringis ketika bergerak. "shhhh. " Ringis nya.


Merasakan aneh pada tubuh nya, ia langsung menunduk dan betapa terkejutnya ia melihat lengan dan betis nya terdapat beberapa goresan pisau yang mungkin cukup dalam karena itu terasa sangat ngilu.


" Aku dimana?. " Tanya bingung. " Kenapa sama tubuh aku hiks. " Alula mulai terisak. Ia takut sangat takut. Ia tidak tahu ini dimana dan ada apa dengan dirinya.


" Sudah bangun tuan putri. " Suara dengan nada dingin tersebut membuat Alula menolehkan kepalanya ke arah pintu.


" Si-siapa kamu?. " Tanya nya takut. Ia tidak bisa mengenali orang tersebut karena dirinya memakai topeng wajah, yang jelas dia adalah seorang wanita karena rambut nya yang panjang dan tubuh nya yang terbilang mungil.

__ADS_1


Orang tersebut tertawa sumbang lalu berdesis tajam. " Malaikat maut mu!. " Tubuh Alula bergetar ketika orang tersebut mendekat ke arah nya dengan pisau silet di tangan nya.


" Ma-mau apa kamu?!. " Bentak nya dengan suara bergetar. Alula sangat ketakutan saat ini.


Orang tersebut berhenti. Ia menyeringai di balik topeng nya. " Mau bermain sebentar sebelum pangeran mu datang tuan putri. " Itu bukanlah sebuah pertanyaan, lebih tepatnya adalah suatu pernyataan.


Alula menggelengkan kepalanya dengan tubuh mencoba lepas dari ikatan tersebut ketika orang tersebut mengarahkan silet ke tubuh nya. " Jangan!! hiks jangan! ausshh. " Alula berteriak kencang seraya menahan ringisan ketika benda tajam tersebut mulai melukai lengan nya.


" Siapa kamu?! jangan sakiti aku!!. " Alula memberontak dengan sekuat tenaga.


" DIAM BODOH! ATAU ANAK MU AKAN AKU BUNUH!. " Mendengar teriakkan wanita tersebut, Alula langsung terdiam menahan tangisnya karena takut anak nya akan terluka di dalam sana. Ia menggigit bibirnya menahan tangis ketika wanita tersebut kembali menggores lengan nya.


Wanita itu terkekeh senang, seakan sedang bermain-main dengan kesenangannya. " Dengan begini tubuh kamu akan sangat cantik dan Nathan akan semakin mencintai mu. hahahaha. " Wanita itu tertawa keras seperti kehilangan kewarasan nya.


" Si-siapa kamu sebenarnya? ke-kenapa kamu giniin aku?. " Tanya nya dengan sesegukan.


Wanita itu menegakkan tubuhnya lalu menatap Alula dengan tajam. " Kamu mau tau saya siapa?. " Tanya nya. Alula mengangguk.


" SAYA WANITA YANG KEHILANGAN KAKAK NYA KARENA KEEGOISAN SUAMI KAMU!!!. " Teriak nya kencang dengan wajah penuh amarah dan dendam. " Hiks dia sudah merebut sisa kebahagiaan yang saya punya hiks dan sekarang... " Wanita tersebut mencengkram dagu Alula dengan kasar membuat empu nya meringis. " DIA HARUS MERASAKAN KEHILANGAN JUGA SEPERTI SAYA!!. " Teriak nya tepat di depan wajah Alula. Alula memejamkan mata nya takut mendengar teriakkan Tersebut.


Wanita topeng tersebut kembali menegakkan tubuhnya dan mundur beberapa langkah lalu tertawa sumbang. " Dia akan kehilangan orang yang di cintai nya. kehilangan istri dan anak nya!. " Desis nya tajam di akhir kalimat lalu menatap Alula dengan tatapan membunuh.


" A-aku gak tau apa yang sudah di perbuat dengan mas Nathan. A-aku sebagai istri nya minta maaf atas kesalahannya. Aku mohon hiks lepasin aku, dan jangan sakiti anak aku. Aku mohon hiks. " Ucap Alula seraya terisak.


" Hahaha. Kamu pikir itu cukup?!. ENGGAK! ITU SEMUA GAK CUKUP! MAAF DIA GAK AKAN CUKUP UNTUK MENEBUS SEGALA DOSA DIA! DIA HIKS UDA HANCURKAN KEHIDUPAN SAYA! dan.. " Wanita itu menyeringai kembali. " Dia harus kehilangan kalian berdua supaya di hancur melebihi saya. " ucap nya seraya melepaskan topeng nya.


Deg.


" Bu Jesi. "

__ADS_1


BERSAMBUNG....


HEHE MAAF LAMA POST....


__ADS_2