Istri Kecil Presdir

Istri Kecil Presdir
eps 75


__ADS_3

sedari tadi Jessica tidak berhenti nya menangis di pelukan Alula. Ia terus bergumam maaf kepada wanita tersebut. Selama ini ia selalu mengincar keselamatan Alula. Jika terjadi hal fatal pada Alula sungguh penyesalan itu teramat besar.


Sementara Alula hanya mampu mengelus lembut punggung Jessica yang bergetar karena tangisan nya. Walaupun Jessica hampir membuat dirinya dan anak nya hampir celaka, namun ia tidak bisa membenci Jessica. Kehidupan Jessica pasti berat. Di tinggal orang tua nya semasa SMP lalu saat SMA ia juga di tinggal oleh kakak nya, saudara yang ia punya satu-satunya. Hidup Jessica sekarang hanya sebatang kara. Pasti sulit menerima itu semua.


" Sepenuhnya saya sudah memaafkan kamu. Dan soal hukuman, Hukuman kamu kami ringankan. Itu hanya sebagai pelajaran untuk kamu. " Ucapan Nathan membuat Jessica langsung melepaskan pelukannya. Ia mengusap wajah nya yang penuh air mata. Sungguh malu ia berhadapan dengan sosok yang ternyata membantu nya selama ini.


" Terima kasih atas keringanan dan maaf atas semua masalah yang saya perbuat. jujur saya menyesal tidak mencari kebenaran nya terlebih dahulu. " Ucapnya dengan sungguh-sungguh.


Nathan mengangguk. " Saya cukup mengerti tentang itu. Jadikan ini sebagai pelajaran buat kamu. "


" Saya pamit. " Setelah nya ia menggandeng istri nya untuk pergi dari sana.


" Ibu baik baik di sini. Lain kali Lula ke sini lagi jenguk ibu. " Ucap Alula sebelum pergi dari sana.


Jessica tersenyum menatap punggung pasutri yang kian menjauh tersebut. Ia bersyukur bertemu dengan pasangan sebaik mereka. Yang mampu memaafkan kesalahan seseorang dengan penuh keikhlasan. Dari sini ia belajar jika dendam yang kita simpan terlalu lama akan menjadi Boomerang bagi kita sendiri. Dendam dapat menghancurkan si penyimpan nya.


" Semoga kakak tenang di sana. "


...****...


" Aku bersyukur banget bisa melewati ini semua bareng kamu. " Ucap Alula seraya menyandarkan kepalanya di pundak suaminya.

__ADS_1


Saat ini mereka sedang berada di taman yang tidak jauh dari penjara. Mereka sengaja menghabiskan waktu berdua. Anak-anak mereka di titipkan bersama Aulia yang sangat excited menjaga si kembar.


Nathan tersenyum lalu mengeratkan rangkulan nya di bahu Alula. " Aku juga bersyukur bisa bertemu sama kamu walaupun pertemuan kita di awali oleh sebuah kesalahan. " Balas nya.


" Bagi aku sekarang itu bukan suatu kesalahan tapi anugerah karena dengan kejadian waktu itu aku bisa Nemu kebahagiaan yang aku kira hanya khayalan aku aja dulu. " yah, dulu Alula hanya mampu mengharapkan kebahagiaan yang semu. Mengalami penderitaan dari kecil oleh sosok yang ia sebut keluarga bukanlah hal mudah. Setiap hari nya ia harus sabar menghadapi semua nya. Tidak ada yang menyayangi nya dulu bahkan teman pun ia tidak punya.


" Yang terpenting sekarang kita fokus sama keluarga kita. Jadikan semuanya pembelajaran dalam hidup. "


Alula mengangguk.


Mereka berdua sengaja mencabut laporan Vita dan meringankan hukuman Jessica. Bagi pasutri tersebut, Mereka masih memiliki kehidupan setelah ini yang harus mereka jalani. Jadi marilah hidup dengan kedamaian.


Sindiran tersebut membuat kedua pasangan tersebut menoleh kebelakang. Bisa di lihat Aulia tengah berkacak pinggang dengan kedua stroller bayi di depan nya. Bukan hanya Aulia yang ada di sana, Namun ada Riko, Dimas dan Vita juga. Mereka baru saja menjemput Vita yang sudah bebas dari penjara.


" Anak mommy. " Alula menghampiri kedua anak nya yang tenang di dalam stroller.


" Jangan mau sama mommy mu. Mereka lupain kalian tadi. " Hasut Aulia di depan si kembar yang hanya di balas tawa menggemaskan oleh mereka.


" Dasar kang hasut. " Balas Alula yang sudah berjongkok di depan kedua stroller.


" Nyenyenye. " Ejek Aulia.

__ADS_1


Mereka semua tersenyum melihat keakraban kedua saudara tersebut. Akhirnya semuanya selesai. Mereka semua hidup dengan kedamaian.


" Eh ada apa ni. "


Mereka semua menoleh ke asal suara yang ternyata itu adalah Bagas dan Maya, eh jangan lupakan ada sosok remaja juga di Belakang mereka dan ternyata itu ada Dea teman SMA Maya dan Aulia. Masih ingat. Seperti nya tidak hehehe.


" Kalian pada ngapain. " Tanya Maya.


" Kalian yang ngapain di sini?. " Tanya Aulia balik. eits mereka semua sudah tahu kebenarannya tentang kehidupan Aulia dan Alula jadi mereka semua memutuskan untuk menjalin pertemanan bersama.


" Kami mau piknik Lia. Liat nih. " Dea menunjukkan keranjang yang berisikan makanan kepada semuanya. Sebenarnya Bagas dan Maya yang akan piknik namun Dea yang saat itu sedang berada di rumah Maya memutuskan untuk ikut.


Bagas dan Maya mengangguk. " Yaudah mending kita piknik bareng aja. " Usul Alula yang langsung di setujui oleh semuanya.


Mereka bersama-sama menggelar karpet dan menyusun makanan. Semuanya tertawa bersama ketika kejadian lucu terjadi antara Bagas dan Maya. Pasangan yang selalu aduk cekcok tersebut.


Selesai cerita nya selesai sampai di sini. Mereka bahagia kita juga bahagia.


See you next time guys :)


END.

__ADS_1


__ADS_2