Istri Kecil Presdir

Istri Kecil Presdir
eps 65


__ADS_3

Keesokan harinya Aulia dan Riko berkunjung ke rumah sakit untuk menjenguk Alula. Sebenarnya sangat sulit mendapatkan izin dari Nathan sebab Aulia adalah wanita yang ia tidak suka karena pernah menyakiti istri nya. Namun atas bujukan Riko akhirnya sekarang mereka bisa menjenguk Alula.


" Ayah Lia takut ayah. " Ucap Aulia seraya mengeratkan rangkulan lengang nya ke Riko. Dia sungguh takut kepada Nathan karena saat ia pernah mencelakai Alula di cafe saat itu, Nathan mengancam akan membuat luka lebih lebar lagi kepada nya terhadap apa yang ia lakukan pada istri nya.


Riko tersenyum lembut dengan tangan mengelus lembut lengan anak nya. " Ada ayah di sini. " Ucapnya menenangkan.


Aulia mengangguk ragu. Saat Riko akan membuka pintu rawat, pintu tersebut sudah di buka terlebih dahulu oleh Dimas.


" Papa. " Ucapnya lirih ketika melihat Dimas di hadapannya.


Dimas hanya diam dengan wajah datar tanpa mau menatap Aulia. " Jika ingin masuk jangan membuat keributan. " Setelah mengucapkan itu Dimas pergi tanpa mau menatap sedikit pun ke arah Aulia.

__ADS_1


Aulia menatap nanar ke arah punggung Dimas yang mulai menjauh, kenapa papa nya berubah?. Aulia tersadar ketika Riko menarik nya ke dalam ruangan.


Keringat dingin menjalar ke seluruh telapak tangan Aulia ketika melihat tatapan tidak suka yang di layangkan oleh Nathan yang sedang duduk di sebelah brankar Alula. Riko mendekati Nathan dengan tangan yang tidak berhenti merangkul anak nya.


" Bagaimana keadaan nya?. " Tanya Riko seraya melihat tubuh Alula yang terbaring.


" Belum sadar. " Hanya kata itu yang terucap sebelum ia bangkit dari kursinya.


" Saya beri waktu kamu untuk merenungi kesalahan kamu dengan istri saya! Tapi jika kamu berbuat apa yang ibu kamu buat saya tidak akan segan untuk mencelakai kamu!. " sarkas Nathan dengan nada dingin tanpa mau melihat lawan bicaranya, setelah nya ia duduk di sofa.


Dengan ragu Aulia mendudukkan dirinya di kursi yang Nathan duduki tadi. Ia menatap sebentar ke arah wajah Alula yang terlihat damai tanpa gangguan sedikitpun. Setetes air mata nya jatuh ketika tangan nya menyentuh tangan kurus Alula yang dulu sering ia pukul karena kesalahan kecil.

__ADS_1


" Maaf. " lirih nya penuh penyesalan. ia menggenggam erat tangan tersebut dengan terus menggumamkan kata maaf.


Ia menenggelamkan wajahnya di samping pinggang Alula dengan isakan yang mulai terdengar. ia menyesal dengan perbuatannya dulu yang selalu menyiksa baik fisik maupun mental Alula sehingga Alula di jauhi oleh teman-temannya di sekolah. Bukan tanpa sebab ia berbuat seperti itu tetapi mama nya pernah berkata jika ia kehilangan ayah nya karena perbuatan ibu Alula yang menggoda ayah nya sehingga mengakibatkan mereka kecelakaan. Tetapi saat mendengarkan penjelasan ayah nya ia percaya jika mama nya telah berbohong kepada nya.


" Maaf Lula gue salah hiks gue salah. Gue bodoh hiks. " racau nya terus menerus.


" *kakak kenapa pukul Lula terus. " Ucap anak kecil yang sedang meringis kesakitan karena pukulan kakak nya di punggung nya.


Aulia memandang benci ke arah Alula yang sedang meringkuk kesakitan. " Aku benci sama kamu. " Ucapnya dengan terus memukul gagang sapu tersebut ke punggung Alula*.


Aulia kembali terisak ketika mengingat momen-momen ia menyakiti adik tirinya tanpa belas kasihan. Dulu bagi nya itu adalah kesenangan sendiri untuk nya karena bisa melihat Alula meringkuk kesakitan dengan tangan nya sendiri.

__ADS_1


Nathan hanya memandang datar drama yang ada di hadapannya. ia sebenarnya jengah mendengar tangisan Aulia yang cukup kencang. Jika anak nya terganggu dengan tangisan itu awas saja dia. Karena anak nya itu baru saja terlelap.


Bersambung.....


__ADS_2