Istri Pengganti Tuan Saga

Istri Pengganti Tuan Saga
Siapa itu?


__ADS_3

kita lanjut ceritanya


Disini Luna masih saja berada di depan pintu rumah Saga, ia memohon pada nya agar tidak diusir dari rumah itu


"Tuan saya mohon jangan usir saya , tolong percaya dengan saya " sambil menangis dan mengetuk pintu rumah Saga


"Mamah mau kemana " tanya Saga


"Saga sudah peringatkan jangan ada satu pun dari kalian membantu wanita itu " ucap Saga


"Saga Luna jujur dia tidak berbohong " Tegas Mama nya yang membela Luna


"Sayang lebih percaya aku sama Tania atau wanita itu " dengan manis nya ia mengucap kan itu pada Saga


Saga tentu saja percaya pada mereka , saat Saga mempercayai mereka Tania dan wanita itu memberi sinyal jempol


" satu penghalang sudah pergi , saya harus segera singkirkan Saga dan mereka dari rumah ini " ucap wanita itu dalam hati nya


setelah beberapa lama Luna akhirnya pergi dari rumah itu , ia mencari kontrakan dekat dari rumah Saga agar bisa tetap memantau Saga


"hallo sayang "


"hallo Mah" dengan nada suara yang masih terdengar sedih


"Maafin Mamah tidak bisa menolong kamu "


"tidak Mah Luna tidak apa apa , tolong Jaga Tuan Saga "


"iya Sayang tentu "


Mamah Zoya sangat mengkhawatirkan keadaan Luna , walau ia hanya menantu tapi Mamah Zoya sangat menyayangi nya


Senja telah tiba saatnya rembulan mulai muncul , namun kali ini hanya bintang yang ada tanpa rembulan, seperti Saga tanpa Luna


Saga duduk dikamar nya menatap langit malam dengan angin malam yang menyentuh kulit nya


"mengapa perasaan ini menjadi tidak tenang ?" tanya nya pada dirinya


"apa karena tidak ada wanita itu ,,, tapi tidak mungkin " Pengaruh obat itu masih dalam tubuh Saga sehingga membuat nya bingung


sebelum akhirnya Mak lampir atau cewek itu datang


memegang pundak Saga, Ia terkejut dan tidak sadar memanggil nama Luna wanita itu


"Luna " ucap nya


Wanita itu merasa heran walau dia tidak ada disini mengapa Saga masih saja menyebut nama nya


",Aku Aulia bukan Luna " dengan nada suara cukup tegas


Saga tidak tahu bagaimana dirinya bisa menyebutkan nama itu


Saga tiba tiba memegang kepalanya sepertinya ingatannya mulai muncul kembali


"Sayang kenapa"


"gawat semakin lama efek nya akan memudar " ia pergi mengambil obat itu


"ini sayang minum obat dulu " namun Saga membantah meminum obat itu


Wanita itu terkejut


"tidak obat ini membuat saya semakin lupa akan hingatan saya "


Hati wanita itu berkata " mengapa dia bisa berbicara seperti itu, jika tidak cara ini cara kasar akan saya lakukan"


"tapi sayang " mencoba merayu nya

__ADS_1


"tidak Sayang saya istirahat saja "


wanita itu pergi dari kamar Saga dan seperti sedang menghubungi seseorang


"hallo saya punya kerjaan buat kamu "


Disitu ternyata Mamah Zoya mengintip pembicaraan Nya


"besok malam kita mulai rencana ini "


"apa yang dimaksud wanita itu kerjaan, rencana " Mamah Zoya memberi tahu Luna mengenai informasi ini


"apa Mah Maksut nya apa dari semua itu " ucap Luna lewat handphone


"Mamah tidak tau, hanya mendengar itu saja "


Luna terus berpikir apa yang akan dilakukan wanita itu pada Saga .


Disisi lain Tania sangat menikmati hidup nya tanpa Luna , ia sangat senang jika kakak ipar nya pergi dari rumah


Tiba tiba handphone nya berdering


"hallo selamat siang "


"siang siapa ini " tanya Tania


"Maaf Saya pegawai bank ingin memberi tahu jika ATM mba Tania kami blokir "


Tania terkejut mengapa itu bisa terjadi , suasana awal nya senang berubah menjadi tegang


"bagaimana bisa " Tania membantah


"maaf bisa tanya kan langsung pada Aulia Adhitama"


Tania heran mengapa kartu ATM nya diblokir, dan itupun oleh wanita suruhannya itu


"he kamu sini " ucap nya memegang tangannya


"apaan kamu "


"saya peringatkan kamu hanya wanita suruhan saya, kenapa bisa kamu blokir kartu ATM saya" tanya Tania


Wanita itu hanya tersenyum, berjalan mengelilingi Tania dan memegang rambut nya


"bos ku yang cantik kasian sekali, kamu tau seisi rumah ini sudah atas nama Saya"


dengan senyuman yang licik


Tania terkejut bagaimana itu bisa terjadi


"he kamu kurang ajar " memegang tangan wanita itu dengan keras


"hets hets lepasin tangan kamu "


"Saya sudah muak dengan ini semua, saat nya kamu dan keluarga kamu merasakan akibatnya"


Ia bingung apa yang dikatakan nya , Tania merasa di hianati oleh wanita suruhannya itu


disitu dia sangat marah, ia ingin menampar wanita itu, namun wanita itu menahan tangan Tania


"mau apa kamu tampar saya ?" tanya nya


Tania menurunkan tangannya dan pergi dari hadapan wanita itu .


Disini masih belum jelas mengapa wanita itu menghianati Tania dan mengapa Tania sangat membenci Luna ?


"dahulu kamu yang membuat saya menderita sekarang akan saya balas semua nya " Dengan wajah amarah

__ADS_1


sedangkan Luna selalu memikirkan Saga, bahkan sekali kali ia mengintip rumah Saga


"kenapa perasaan saya tidak enak " Sambil memegang tangan nya


Saga hendak pergi ke kantor dengan Zidan asisten nya , diperjalanan mereka melihat seorang pria terbaring


( ngerem mendadak )


"ada apa Zidan "


"maaf Tuan ada pria pingsan " Zidan dan Saga keluar


"permisi " ucap Saga yang tetap saja berdiri sambil membuka kancing jas nya


saat Zidan hendak membangunkan nya dari belakang mereka berdua dipukul oleh orang misterius


Zidan pingsan , sedangkan Saga dibawa mata nya ditutup tangan dan kaki nya diikat


"kenapa perasaan saya tidak enak " ucap Luna


lantas ia segera pergi dari rumah dan ingin melihat apakah Saga baik baik saja


Luna menaiki ojek agar cepat sampai... sampai tiba tiba ada mobil hitam yang tak sengaja menyerempet nya


sehingga tukang ojek itu kaget


"maaf neng ada mobil ugal ugalan "


"iya pak" Luna melihat mobil itu dengan seksama


"itu seperti Jas yang Biasa Tuan pakai, tapi"


masih ada keraguan tidak mungkin Saga ada dalam mobil itu ,namun firasatnya mengarah kesana


"pak pak tolong ikuti mobil itu "


"untuk apa neng" tanya tukang ojek itu


"sudah ikuti saja cepat "


"baik baik "


Luna mengikuti mobil hitam itu dari belakang


"pak ikuti tapi jangan sampai mereka tau"


Setelah beberapa mengikuti mobil itu sampai lah Luna didepan rumah tua sepertinya tidak terpakai jauh dari pemukiman warga


Luna turun berjalan selangkah dua langkah


"tunggu bentar pak"


ada 3 laki laki kekar yang turun dan gelagat nya mencurigakan,


"mau apa mereka kesini" ucap Luna dalam hati nya


tak lama kemudian mereka membuka pintu dan membawa seseorang laki laki ,namun wajah nya ditutup kain hitam sehingga tidak dapat terlihat oleh Luna


"siapa laki laki itu mengapa kaki dan tangannya diikat"


Luna melihat nya dengan seksama


"itu jas yang biasa dipakai Tuan saga apa jangan jangan itu Tuan"


"Tapi tidak mungkin Tuan diculik , saya harus telpon mamah "


sampai sini dulu ya ceritanya

__ADS_1


makin seru nih apa bener itu Saga ya bisa komen dibawah ,,


__ADS_2