
Jangan lupa like,vote and komen nya yuks jadikan favorit 🥀
hai sebelum lanjut alur nya ...Tolong like ya sebagai dukungan agar para author semangat update nya terimakasih
Tania terkejut dengan apa yang diliat nya benarkah itu Luna
"Tapi ngapain dia di kursi roda"
Tania melanjutkan berjalan ke dalam rumah sakit untuk mengambil data data tersebut.
 ------------------------------------
"hallo gimana " membalikkan badannya
"Bos saya dapat kabar jika wanita itu sudah sadar dan pulih "
"Apa yang benar saja kamu" ucap Luna
"ini saya ada foto nya bos"
Luna tidak bodoh walau dia percaya pada Rafi, namun mata mata tetap ia kerahkan untuk berjaga jaga
"kurang ajar berani nya dia berbohong pada saya"
Luna menutup telpon dan langsung pergi ke rumah Rafi dengan rasa amarah.
"Luna mau kemana kamu " tanya Mamah Zoya
"hmm Luna ingin pergi sebentar Mah ketemu teman "
wajah Luna terlihat sangat kesal dan marah
sementara Luna pergi dengan amarah nya karena merasa dibohongi oleh Rafi
disaat yang bersamaan data data rumah sakit itu sudah berada ditangan Tania , ia tak sabar ingin melihat nya sehingga tak melihat orang melintas
brukk
Tania jatuh dan data itu berserakan dilantai
"Maaf mba saya tidak sengaja "
dan ternyata yang menabrak Tania itu pembantu dari Laras whatt??
ia sibuk membereskan data itu dan tidak melihat siapa yang menabraknya
"saya duluan ya mba saya buru buru"
Saat Pembantu itu berjalan Tania baru menengok ke belakang. Ia berdiri melihat nya
"itu bukannya orang yang bersama si cewek itu "
ia berdiri dan mencoba mengejar nya , namun ia tertinggal jauh oleh nya.
Â
Sampai dirumah Rafi Luna berteriak dan langsung memasuki rumah nya.
"Rafi kamu dimana " teriaknya dengan keras
"Maaf Tuan Rafi lagi istirahat " ucap Asistennya
"Minggir kamu panggil dia sekarang saya ingin berbicara penting "
amarah nya sudah memuncak dan meluap luap
"Luna kenapa kamu bisa disini" ucap Rafi dengan santai
Plakkk" bunyi tamparan itu sangat berdengung ditelinga "
"Kenapa kamu menampar saya apa salah saya" ucap nya dengan wajah polosnya
"Kamu masih bertanya liat ini , kamu sembunyikan wanita itu "
__ADS_1
Wajah Rafi langsung tegang , dalam benaknya ia bertanya" bagaimana bisa ia tahu mengenai hal itu?"
"Saya bisa jelaskan bukan itu maksud saya"
"Bukan itu apa ,saya sangat percaya dengan kamu semua ini saya lakukan demi dendam saya"
akan terkuak satu demi satu siapakah wanita itu sebenernya.
"Saya tidak ingin jika kamu khawatir, dan tidak fokus untuk menjalankan misi "
Suasana bercampur aduk emosi yang meluap membuat Luna mengatakan segalanya.
"Saya sengaja operasi wajah agar mirip dengannya" ucap Luna
Whatt!!!!
Apa Maksut operasi wajah ?
"Saya percaya menitipkan wanita itu , dan mengganti kan posisinya di rumah itu tapi apa semua ini?"
Rafi berusaha menjelaskan maksud dan tujuannya tidak memberi tahu Luna .
"Amara dengar saya dengar" panggil Rafi
"Saya tau kamu menirukan wajah nya untuk balas dendam , tapi dia tidak tau jati diri nya.
Dan ternyata selama ini dirumah Saga itu adalah Amara pantas saja sikap nya sangat aneh.
kata itu seperti obat penenang bagi Luna palsu tersebut , seketika amarah nya mereda
Rafi memeluk nya dengan penuh kasih sayang
"Amara saya tidak akan mengkhianati kamu percaya pada saya.
ucap Rafi sambil mencoba menenangkan Luna yang terbawa emosi.
Pada saat suasana seperti itu seorang bodyguard mengatakan " Tuan itu nyonya Laras sudah datang"
Seketika pelukan itu kandas
"Baik saya akan pergi rahasia kan dia sampai rencana ini berjalan" ucap Luna palsu itu pada Rafi
Luna pergi menggunakan masker dan topi hitam agar Laras tidak mengetahuinya.
Â
Disisi lain Tania sudah sampai dirumah dan siap melihat data data itu , namun tepat sekali Mamah Luna sedang duduk bersantai membaca koran.
"Mah apa Mamah ada nyewa pembantu lagi?" tanya Tania
"Tidak memang kenapa ?" sahut Mamah Luna
"Tapi tadi Tania liat"
belum selesai ucapannya dari arah pintu Luna datang.
Tania terbengong melihatnya
"Tunggu kemana kursi roda mu ?" tanya Tania
"Kursi roda saya sehat sehat saja apa Maksut mu "
Tania bingung mengapa bisa Luna datang tanpa kursi roda dan pakaian yang berbeda.
"Mah ini Luna bawa makanan kesukaan Mamah"
"Kamu habis dari mana?" tanya Tania
"Saya ? dari bertemu teman memang kenapa Tania"
"Tapi tadi saya liat kamu dirumah sakit dengan kursi roda"
Mamah Zoya dan Luna merasa bingung dengan apa yang dikatakannya itu.
__ADS_1
"Sayang apa maksud mu kakak ipar mu ini dari bertemu temannya " ucap Mamah Zoya
Luna palsu itu berfirasat bisa jadi yang diliat Tania itu Luna yang asli
"Tapi kenapa kamu kerumah sakit " tanya Luna
"Hmm itu tadi Tania cek kesehatan, beberapa hari ini kurang enak badan" sahut nya dengan menutupi niat asli nya kerumah sakit
"Yasudah Luna ke kamar dulu ya Mah"
pergi meninggalkan mereka , Sampai dikamar Luna melemparkan tas nya duduk dan nafasnya tersengal sengal.
"Untung saya bisa ngeles , tapi ngapain Tania kerumah sakit " sambil mengatur nafasnya
Sementara itu Luna asli tinggal dirumah Rafi dengan identitas yang baru , Rafi sangat merawat nya dengan baik.
Mamah Zoya sedang mempersiapkan sesuatu hal untuk Saga dan Luna, ia memanggil kedua nya diruang keluarga.
"Mamah panggil aku?"
"iya sayang duduk dulu"
Tak lama kemudian Saga datang menyusul,
"Mah ada apa ?" sambil melihat Luna
"Duduk dulu Mamah ingin menyampaikan sesuatu"
Saga dan Luna sudah duduk rapi dan sangat penasaran dengan apa yang akan dikatakan Mamah Zoya.
"Jadi begini kalian kan sudah cukup lama menikah "
"Mamah pengen gendong cucu jadi Mamah sudah siapkan honeymoon untuk kalian"
"Apa honeymoon" ucap mereka kompak dan tegas
"Iya memang kenapa ada yang salah?" tanya Mamah Zoya
"Mah Saga tidak bisa karena banyak kerjaan di kantor "
"Tenang soal itu Mamah sudah handel "
Saga ingin menghindari nya , namun Mamah Zoya sudah mengatur segalanya dengan baik.
"Tapi Mah" bantah Saga
"Sudah sudah cukup ini sudah keputusan Mamah "
setelah itu Mamah Zoya pergi dengan senyum kecil di bibir nya
Luna memandangi Saga ia tidak tahu harus berbuat apa , Saga hendak pergi namun Luna memanggil nya
"Tuan soal ..."
"Saya menerima ini karena Mamah saya" sahut Saga
"Saya juga hanya demi Mamah Tuan"
"Bagus deh "
Luna sebenernya tak ingin pergi apalagi rencananya belum sepenuhnya berhasil.
ditambah Luna asli sudah sadar seiring waktu pasti semua akan tau jika dirinya bukan Luna.
"bagaimana caranya agar rencana ini dibatalkan"
mondar mandir diruang keluarga sambil berpikir, tak sengaja melihatnya Tania merasa aneh dengan sikap Luna
"Kenapa itu cewek kampung aneh banget sikapnya" sambil mengintip dari balik tembok
Sampai sini dulu ya alurnya , semoga kalian suka dan di part ini sudah terbongkar rahasia sebenernya dari Luna
tunggu kelanjutannya di part selanjutnya karena bakal ada yang honeymoon nih
__ADS_1
Jangan lupa like nya ya satu like sangat berarti agar cerita ini berkembang, oh ya Komen nya juga bagaimana episode hari ini