Istri Pengganti Tuan Saga

Istri Pengganti Tuan Saga
Kembaran Luna?


__ADS_3

Jangan lupa like,vote and komen nya yuks jadikan favorit 🥀


Rafi memanggil dokter kerumah nya untuk memeriksa kondisi wanita itu, sekaligus untuk membuka perban wajah nya .


Seharusnya Rafi memberi tahu kabar ini pada Luna, Namun dia menunda nya .


"Bagaimana dok keadaan nya "


"Dia sudah cukup membaik hari ini kita bisa membuka perban wajah nya "


"Hari ini dok?"


"Iya jika bapak bersedia"


"Baik lakukan saja dok saya akan menunggu diluar "


penasaran dengan sosok wajah wanita itu , siapakah itu sesungguhnya.


 --------------------------------------


Disisi lain Tania mencari bukti bukti mengenai Luna dan mengumpulkannya, sebelum mengungkap jati diri Luna .


"Halo dengan suster Risa" Ucap Tania


"Iya saya sendiri ini siapa ya?"


"Saya Tania Adhitama "


"Iya mba ada yang bisa saya bantu"


"Tolong kamu cari tau mengenai operasi wajah Luna Adhitama"


Tentu saya suster itu tidak akan memberi data pasien ke siapapun, namun siapa yang tak kenal keluarga Adhitama


"Tapi maaf saya tidak bisa"


"Kamu tau saya dari keluarga Adhitama "


"Hmmm baik mba nanti saya akan bantu mencarikan"


Tania akan melakukan apapun demi membongkar jati diri Luna


Luna sedang dikamar terlihat seperti orang panik , tentu saja karena Rafi tidak memberi nya kabar mengenai wanita itu .


 -------------------------------------------------


dokter sedang membuka perban wanita itu perlahan lahan ,


"Ini kaca mba bisa melihat wajah mba " ucap dokter


sementara Rafi menunggu diluar sembari berpikir antara memberi tahu Luna atau jangan dulu.


tak lama kemudian handphone Rafi berdering


panggilan masuk dari Luna .


ia membiarkan nya dan mematikan handphone nya


"Permisi pak sudah selesai bapak bisa masuk melihatnya" Ucap dokter


Wanita itu melihat wajah nya terdiam seperti tak mengenal jati diri nya .


wajah itu sangat persisi mirip dengan Luna mata, hidung , bibir dan rambut yang sama


"Siapa aku" tanya nya pada Rafi


Rafi bingung harus berkata apa ,lalu dia memberi identitas palsu padanya


"Nama mu Laras saya menemukan kamu tergeletak ditepi jalan dengan wajah yang rusak" Ucap Rafi


mengapa wajah nya bisa sama seperti Luna siapakah dia ? apa kembaran Luna ? atau bukan sungguh misteri yang belum terungkap.


Disisi lain Luna menemani Saga duduk di taman rumah membawa secangkir teh


"Tuan" panggil nya


Saga hanya terdiam dan fokus pada laptop nya


"Saya tau Tuan sedih dengan ini semua tapi..."


"Apa urusan dengan mu saya sedih atau tidak "memotong pembicaraan Luna


Luna terkejut mendengarkan kata kata yang muncul dari mulut Saga

__ADS_1


"Tuan saya hanya ingin menghibur Tuan "


"Saya tak perlu hiburan " pergi meninggalkan Luna


Bukannya kemarin dia merasa cemas ketika Luna pergi mengapa sekarang sangat berbeda.


"Hahah" ( suara tertawa Tania ) yang melihat kejadian tadi


"ututu kenapa dicuekin sama suami nya memang pantes buat kamu " ucap nya


Tania memang senang jika Luna menderita entah ada dendam apa .


"kenapa saya jadi sedih melihat perilaku nya seharusnya saya senang" ucap hati nya Luna


dred dred getar handphone Luna


"Kondisinya baik baik saja dan ia belum sadar"


pesan dari Rafi mengapa dia berbohong pada Luna sebenernya apa yang direncanakan Rafi.


dirumah Rafi wanita yang mirip sekali dengan Luna itu mulai bisa berjalan dengan baik.


Rafi sangat mengurus nya dengan sangat baik , bahkan hingga mencarikan pembantu khusus untuk nya .


"Nyonya mari makan dulu " ucap nya


Wanita yang diberi nama Laras itu hanya terdiam kondisinya cukup baik, namun belum sepenuhnya pulih.


"ada apa ini bik " Tanya Rafi


"Ini Tuan nyonya tidak mau makan"


"Biar saya saja bibik kebelakang saja"


"Baik Tuan"


Sepertinya Laras sedang memikirkan jati diri dan asal usul nya bisa dirawat dirumah Rafi


"Kamu harus makan supaya cepat pulih" ucap Rafi dengan lembut


"Apa saya boleh bertanya" sahut nya


"tanya apa "


Rafi hanya terdiam dia tidak tau harus mengatakan apa


"Saya tidak mungkin memberi tau siapa kamu sebenernya , " ucap dalam hati Rafi


berarti Rafi tau siapa dia , namun sengaja disembunyikan oleh nya.


"Saya juga tidak tau , yang saya ingat menemukan kamu dan ada identitas nama kamu Laras"


"Hanya itu ?"


"Iya hanya itu"


 


"Halo bagaimana ada kabar terbaru?" ucap Tania


"iya mba saya dapat data data nya "


"bagus nanti saya akan ambil kerumah sakit."


Tania tersenyum sinis ia bahagia mendapat data data operasi wajah Luna itu.


Sedangkan Luna sedang memikirkan untuk menyingkirkan Tania , karena dia penghalang besar bagi nya.


Laras memang sangat mirip dengan Luna , namun sikap Laras lebih lembut darinya .


Siapa pun yang dekat bersama nya akan merasa nyaman


"Bik tolong kamu antar Laras untuk check up kesehatan, satu lagi tutupin wajah nya dengan apapun" ucap Rafi


"Baik Tuan , tapi Tuan hendak kemana"


"Saya ada urusan"


Rafi pergi menggunakan jas , kacamata dan mobil sport milik nya seperti nya hendak menemui seseorang.


sedangkan Tania bergegas pergi juga kerumah sakit itu.


saat hendak keluar rumah Saga memanggilnya

__ADS_1


"Tania mau kemana kamu?" ucap nya


"Kak ini saya mau beli beberapa barang diluar"


tak ingin memandang mata kakak nya


"Baik pergi lah"


"Huh untung saya bisa selamat" ucap Tania


Saga membalikkan badannya,


"Tuan dia hendak kemana"


"Pergi " hanya kata itu yang diucap nya


Saga pergi setelah mengatakan itu , Luna mengejar nya


"Tuan tunggu"


sepertinya lantai rumah nya begitu licin sehingga membuat Luna hampir terpeleset


"Aaaa" teriak nya


Saga dengan cepat menolong nya sehingga menarik Luna kepelukan Saga


Tangan Luna memegang pundak Saga mata nya terpejam.


nafas nya terengah-engah , ia sadar bahwa dirinya tidak jadi jatuh , namun sebaliknya.


Melepaskan pegangannya melihat mata Saga


"kenapa kamu melihat saya seperti itu" tanya nya


"hmm tidak Tuan " langsung merapikan posisi nya


"kamu tak perlu terburu buru ini rumah tidak lari " ucap Saga


Tania menunduk dengan ucapan Saga itu, sekaligus malu ini pertama kali nya ia tanpa sengaja memeluk suami nya itu.


"Tuan "


"kenapa lagi mau jatuh lagi" Sahut Saga dengan wajah datar nya


"Tidak, terimakasih sudah menolong saya"


"Simpan saja ucapan mu itu "


Luna tak pernah membayangkan akan kejadian seperti ini


"Huh huh nafas saya jadi tidak beraturan" ucap hati Luna sambil tersenyum senyum


"Hmmm ada yang sedang bahagia nih"


"Mamah apaan sih "


"cie sudah mulai dekat kalian "


goda Mamah Zoya pada Luna mantu nya yang ia sangat sayangi.


sedangkan Tania tiba dirumah sakit itu ,


"pak tunggu sebentar"


Ia bergegas pergi terburu buru memakai cadar agar tidak ada yang melihat nya , tanpa sengaja ia menabrak anak kecil yang sedang berjualan.


bruk ( seluruh barang nya terjatuh )


"Ya ampun dek maaf kakak tidak melihat "


membantu merapikan nya saat ia menoleh ke belakang ia terkejut melihat Luna yang sedang berada di kursi roda.


"Ngapain tuh cewek , ga mungkin saya halu "


"Mbak mbak " ucap adek itu


"Eh iya dek "


menengok kembali sudah tidak ada entah kemana pergi nya


oke sampai sini dulu ya tunggu part selanjutnya


yuks komen sebanyak banyak jangan lupa like sebagai semangat para author.

__ADS_1


yuks ramaikan dengan komen kalian ya biar semangat up nya 🌺


__ADS_2