Istri Pengganti Tuan Saga

Istri Pengganti Tuan Saga
Luna tertembak


__ADS_3

Jangan Lupa Vote , Komen , and Like nya🥀


Peluru sudah pergi dari ibu nya ... disana suasana sangat tegang


"Saga Luna " panggil mamah nya


sedangkan Luna masih posisi memeluk Saga tubuhnya sudah tidak kuat berdiri,


Zidan membuka ikatan tangan Saga


"mereka berdua jatuh bersamaan, Saga memegang tubuh Luna


"kenapa kamu ngelakuin ini " ucap Saga melihat tangannya penuh dengan darah


Luna masih bisa tersenyum ketika kondisi nya semakin darurat


"A..ku ingin melindungi Tuan " dengan suara dan nafas terbata bata


"Saya sudah mengatakan jika rencana ini akan menimbulkan bahaya" sambil memegang tangan Luna


"Tu..UU..an "


"sudah jangan bicara lagi saya akan bawa kamu kerumah sakit "


Luna memegang tangannya


"jika a..ku tiada jaga mamah baik baik " ucap Luna dengan kondisi nya yang lemah


"saya tau saya salah jangan tinggalkan Saya" ucap Saga mata nya tak kuasa melihat kondisi Luna


ia memeluk Luna dengan kasih sayang nya untuk pertama kali nya


"kenapa kamu tersenyum"


"Saya bahagia dipeluk Tuan" mulai kritis


"saya akan bawa kamu secepatnya Luna ,, Zidan siapkan mobil cepat "


"Tuan biar saya yang...." memotong pembicaraan " biar saya yang membawa Luna "


diperjalanan kerumah sakit Saga terus memeluk Luna , baju nya dipenuhi darah


Saga terus memandangi Luna , hati nya tak tega melihat nya terbaring lemah


"Saya mohon buka mata mu ,, Zidan cepat "


Zidan menambah kecepatan nya, Tiba mereka dirumah sakit


Saga membawa Luna masuk dengan menggendong nya sambil berteriak


"suster tolong cepat " dengan suara yang lantang


"maaf pak tunggu disini biar kami melakukan penanganan dengan baik"


saat Luna hendak dimasukkan ke ruang UGD


tangan Luna memegang erat Saga


Saga melepaskan pegangan tangan itu ,


"Tuan tidak apa apa " tanya Zidan


"Saya lebih mencemaskan kondisi nya , cepat kamu cari wanita itu " perintah Saga


"baik Tuan"


Saga terus berjalan bolak balik dan ia melihat tangannya dan baju nya penuh dengan darah Luna


"maafin saya Luna , " memegang kepala dan menyesali semuanya


"Saga "


"Mamah" memeluk mamah nya dan berkata " Mah Saga salah "


Mamah Zoya hanya bisa menenangkan putra semata wayang nya itu

__ADS_1


"sudah kita harus mendoakan Luna agar bisa pulih kembali "


Saga merasa bersalah dengan sikap nya selama ini pada Luna


ia ingat Luna berlari memeluk nya melindunginya dari tembakan itu


"seharusnya saya yang kena maafkan saya Luna "


ia ingat sikap nya selama ini pada Luna sangat tidak pantas , seharusnya dari awal saya membongkar kedok nya


Mamah Zoya terkejut mendengar itu


"apa Maksut mu " tanya nya


Saga menceritakan segala nya


"Ingatan Saya sudah pulih secara perlahan, namun Luna membuat rencana ini semua "


Dari ruang UGD keluar dokter yang memeriksa Luna


"dok bagaimana kondisi nya"


"maaf bapak siapa nya ya"


baru Saja mamah Zoya ingin menjawab tapi Saga duluan yang berbicara


"Saya suami nya "


Tentu saja Mamah nya terkejut mendengar pengakuan anak nya itu


"kita akan melakukan operasi pengangkatan peluru , pasien banyak kehilangan darah kami pihak rumah sakit telah kehabisan darah golongan AB


"Saya golongan darah AB dok bisa ambil darah saya" Saga tentu saja langsung mengajukan diri


"tapi saya harus cek kondisi bapak dahulu mari"


So Luna memang benar benar istri idaman , ia rela mengorbankan nyawa demi seseorang yang bahkan tak pernah menganggap nya


disisi lain Zidan masih mengejar wanita itu ia kehilangan jejak nya


"dup dup dup" detak jantung Luna semakin melemah, karena operasi nya belum bisa berjalan disebabkan kondisi Luna yang tidak memungkinkan


Saga melihat Luna dari balik kaca ruangan itu.


Mata nya berkaca kaca ia ingat dirinya dulu sangat kasar pada nya


"maafkan saya"


dokter keluar , Saga menghampiri" dok apa saya bisa melihat istri saya sebelum operasi"


"Maaf pak waktu ada hanya 2 menit saya harus cepat membawa nya keruangan operasi "


Saga masuk ke dalam langkah kaki nya terbata bata , matanya penuh dengan penyesalan


ia bersimpuh memegang tangan Luna yang terbaring lemah


hanya kata maaf yang bisa ia ucapkan


"Maaf tak akan cukup menembus pengorbanan mu" mencium tangan Luna


"permisi pak saya harus bawa pasien"


brankar Luna berjalan menuju ruangan Saga terus memegang tangannya , sebelum pegangan itu lepas


Saga pergi


"mau kemana kamu?" tanya Mamah


"Saya akan mencari wanita itu "


dengan wajah penuh amarah Saga pergi membawa mobil sendiri ia menelpon Zidan


"hallo bagaimana"


"Maaf Tuan wanita itu menghilang"

__ADS_1


Saga mematikan telpon itu dan melaju dengan kecepatan tinggi


Sampai dirumah nya sendiri Saga membuka pintu dengan membanting nya dan memanggil wanita itu


"keluar kamu sekarang saya tau kamu didalam"


berkali kali berteriak dan benar saja wanita itu ternyata ada dalam rumah itu


"Saga Adhitama ada apa kamu kerumah saya"


mendekatinya memegang tangannya dengan erat


"Kamu harus tanggung jawab, ini rumah saya bukan rumah kamu"


dengan santai nya Wanita itu berkata " Kamu lupa malam itu kamu sudah menandatangani semuanya"


wanita itu mengambil bukti bukti nya


"nih liat saja " dengan gaya sombong


Saga melihat itu semua dan merobek nya


"Kamu wanita licik "


"apa kamu bilang licik ?,,, pergi kamu sekarang dari rumah ini atau saya panggil polisi"


"Saya yang akan jebloskan kamu ke penjara " ucap Saga


"Kamu tidak memiliki bukti yang kuat saat itu terjadi saya sudah tidak ada disana "


wanita itu membawa semua barang Saga Luna beserta mamah nya keluar dari rumah itu


"cepat kamu pergi dari sini"


Saga pergi dengan membawa semua nya ia tidak bisa berbuat apa apa, karena akan melebar panjang


"Sial kenapa ini semua bisa terjadi " sambil memukul setir mobil nya


tiba tiba hp nya berdering " Mamah"


"iya hallo Mah"


"Saga Luna sudah usai di operasi "


"Baik mah Saga segera tiba ,, semoga kamu baik baik saja Luna " memegang kepala nya


Di media telah tersebar bahwa Saga Adhitama telah bangkrut dan semua aset nya telah diambil oleh seorang wanita


Mamah Zoya melihat berita itu di internet dan keget dengan semua ini


"Apa Maksut ini semua "


Saga datang


"Liat ini apa maksud nya " tanya Mamah Zoya


Saga memegang kepala nya dia terlihat bingung bagaimana cara menjelaskan nya


"jadi begini Mah"


Saat Saga mencoba menjelaskan dokter keluar dari ruang operasi


" Dok bagaimana"


"Operasi nya berhasil , namun kita akan lihat perkembangan dalam waktu 12jam. Jika pasien tidak ada perubahan maka akan dalam kondisi kritis "


"dok maksut nya kritis" tanya Saga


"Pasien tidak akan bisa bertahan dan kemungkinan tidak tertolong"


Saga dan Mamah Zoya syok dan terkejut...


oke sampai sini dulu tunggu kelanjutannya ya


menurut kalian gimana ceritanya bisa komen ya sebagai masukan

__ADS_1


__ADS_2