Istri Pengganti Tuan Saga

Istri Pengganti Tuan Saga
Firasat buruk


__ADS_3

Saga menjemput Luna kerumah , Luna keluar dengan gaun putih yang indah membuat dirinya semakin anggun


"mari Tuan " ucap Zidan


Saga tidak mendengar ucapan Zidan


"Tuan" panggil sekali lagi


"iya iya ayok cepat "


di mobil Saga dan Luna hanya terdiam bagai patung saling membuang muka , Luna berkata


"sebenernya kita hendak kemana Tuan"


"sudah kamu tidak perlu banyak tanya, ingat ini nanti kamu harus tersenyum didepan rekan kerja saya"


"baik Tuan "


mereka sampai ditempat tujuan , ternyata klien nya sudah tiba lebih dulu


"apa kabar Tuan Saga" ucap klien nya


"baik baik sudah lama menunggu"


"baru saja, ini istri Tuan?"


Luna hendak bersalaman dan mengucap kata , namun Saga melarang nya


",iya ini istri saya "


Luna memandang Saga terharu mendengar ucapannya


"seandainya Tuan sungguh mengakui itu "


"saya sudah pesankan makanan bentar lagi pasti datang "


Luna sangat canggung dengan suasana dan kondisi yang ramai. Apalagi dia memakai baju seperti ini sangat risih


Luna tidak bisa berdiam diri ia sangat tidak nyaman dengan baju itu


"jangan malu malu in saya kenapa kamu tidak bisa berdiam sejenak" bisik Tuan sambil memegang cukup keras tangan Istrinya


"maaf Tuan saya tidak nyaman dengan pakaian ini "


makanan yang dipesan rekan kerja nya sudah tiba. Disitu Luna bingung bagaimana cara makannya ,sedikit asing bagi nya memakai pisau untuk makan


Saga geleng geleng kepala melihat tingkah istri nya, ia lantas menutupi kekurangannya


"sayang sini saya Suapin" terdengar aneh dan menggelitik itulah yang diucap Saga pada Luna


"Tuan sehat"


Saga mengedipkan mata nya membuat Luna paham Maksut nya itu


dari arah samping seorang pelayan membawa satu mangkuk kuah hangat , tidak terpikirkan pelayan itu tersandung dan kuah itu hampir tumpah mengenai Saga


"Tuan awas"


bak bagai pahlawan Luna melindungi Saga sehingga membuat tangan kanan nya terkena hangat nya kuah itu


Saga dan rekannya kompak berdiri menolong Luna tangan nya merah melepuh


"maaf Bu maaf saya tidak sengaja " ucap pelayan itu


Saga langsung membawa Luna ke rumah sakit terdekat, Luna merasakan perih pada tangannya

__ADS_1


"kenapa kamu menolong saya" tanya Saga


"Itu kewajiban sebagai manusia untuk menolong siapapun itu "


"saya tidak ingin berhutang Budi dengan kamu"


"sudah kewajiban sesama manusia bukan hutang Budi Tuan"


Luna dibawa ke rumah sakit untuk di obati tangannya . Dokter " maaf tolong istri bapak dijaga, sementara waktu kurangi gerakan di bagian tangan "


"baik dok sudah bisa dibawa pulang?"


"untuk malam ini dirawat dulu saya ingin check lab takut ada yang serius"


Saga terpaksa menunggu Luna , merawat nya untuk sementara waktu


seharian menunggu membuat Saga sangat lelah hingga tertidur, Luna melihat sikap yang berbeda dari Saga hanya bisa tersenyum.


pyarr" begitu lah gelagar suara gelas pecah dari pojok kanan tempat tidur Luna , membuat Saga terbangun


"maaf Tuan "


"kamu ingin apapun bisa minta tolong saya tadi dokter sudah memperingatkan nya "


Saga mengambil air membantu nya untuk minum ,


"permisi ini makanan untuk Bu Luna , ( memberi makanan itu pada Saga) " ucap perawat itu


Saga terpojok , antara harus membantu Luna atau membiarkan gadis itu makan sendiri dengan kondisi tangannya


"Tuan biar saya makan sendiri"


"bagus , cepat makan "


terlihat kesulitan untuk memegang sendok ,


Lucu nya Saga membuat porsi makan seperti memberi makan kambing super penuh dalam satu sendok


"kenapa kamu melihat saya ada yang lucu?"


"Tuan porsi nya tidak begitu banyak "


"segini?"


Luna mengangguk ,Saga mulai menyuapi nya tangannya terlihat bergetar tidak menentu, " kenapa tangan saya bergetar " ucap hati nya


satu suapan berhasil Saga lakukan ,sebelum Mamah nya mempergoki sikap nya pada Luna


"hmm" ucap mamah Zoya


"Sayang gimana keadaan nya "


"baik Mah cuma luka sedikit "


"Saga kenapa berhenti lanjutkan saja tidak usah malu"


"apa sih Mah Saya begini juga terpaksa sudah Mamah saja yang bantu dia, Saga ada urusan "


pergi dengan buru buru Saga tidak ingin wibawa dan harga diri nya jatuh. Semakin hari kedekatannya dengan Saga semakin membaik hal itu tersampaikan pada Tania.


"oke terimakasih kabar nya " siapa yang berbicara dengan Tania kira kira


raut wajahnya memurung seperti macan yang sedang mencari mangsa, usaha misi nya selalu membuat Saga dan Luna semakin dekat


"aku harus buat mereka terpisah, Luna harus terus tersakiti seperti apa yang dia lakukan pada hati ku "

__ADS_1


"hallo ada kerjaan buat kalian " ucap Tania dengan seorang misterius, bau bau seperti ada rencana jahat yang akan menerpa Luna kembali


Hari ini Luna sudah diperbolehkan pulang Saga dan Mamah Zoya menjemput nya


"Saya berhutang pada kamu , saya beri kamu satu kepercayaan jaga baik baik " ucap Saga pada Luna


"Baik Tuan" entah Luna harus senang atau sebaliknya , karena awal nya tidak ada rasa apapun diantara mereka. Luna hanya menjalani kewajiban sebagai istri, namun ini menuntut nya untuk bisa mulai menerima Saga


"hari ini kalian harus berhasil , saya tidak mau tau" ucap Tania pada beberapa orang


"baik bos tenang saja "


sampai dirumah Luna berbaring beristirahat sebelum kemudian ada pesan masuk dari hp nya


"Luna bapak kamu jatuh sakit sekarang berada dirumah sakit " ternyata pesan itu dari ibu nya


Luna panik ia keluar kamar mengambil tas , namun langkah nya terhenti


"Hendak kemana kamu? "


"maaf Tuan bapak saya sedang sakit, saya ingin menjenguk nya "


"kamu tidak boleh keluar"


"tapi Tuan"


"Saya yang akan mengantar kamu petang nanti , "


Luna mengira awalnya ia tidak diperbolehkan, namun semua kejutan Saga mau mengantar nya


"baik Tuan "


saat pembicaraan itu tiba tiba ada yang menelpon Saga


"hallo "


"maaf Tuan hari ini kita harus ke Bandung , ada meeting penting dengan klien"


"kenapa kamu mendadak beri tahu saya"


"maaf sekali lagi Tuan , ini memang mendadak "


"baik kamu cepat siapkan tiket kita pergi hari ini "


Luna menanyakan" Tuan akan pergi?"


"iya saya harus ke Bandung hari ini ada meeting mendadak "


"tapi apa tidak bisa besok Tuan"


"ini penting , sudah kamu masuk istirahat" langsung meninggalkan Luna ,


"kenapa hati ku merasa akan terjadi sesuatu hal buruk pada Tuan" ucap nya ia menyusul Saga


"Tuan maaf tidak bisa besok pergi nya "


"Saya sudah beri kamu kepercayaan bukan berarti kamu bisa mengatur saya "


Saga memang keras kepala satu pun tidak ada yang bisa mencegah nya termasuk mamah nya sendiri


"tapi Tuan Zidan hari ini cuti lalu Tuan pergi dengan siapa"


"saya bisa menghandel sendiri, tolong kamu jaga Mamah dan ingat satu hal jangan pernah menjadi seperti Aulia, kamu tak akan mampu"


sampai sini dulu ya ceritanya kira kira apa yang terjadi dengan Saga , apa firasat Luna akan benar benar terjadi?

__ADS_1


next tunggu kelanjutannya sebelum itu jangan lupa like and komen


__ADS_2