Istri Pengganti Tuan Saga

Istri Pengganti Tuan Saga
Kepedulian Saga


__ADS_3

jangan lupa vote, like and komen yuks jadikan favoritšŸ„€


keluarga Adhitama kini sudah bisa bernafas dengan tenang , namun di satu sisi masih ada Tania yang pura pura baik didepan kakak nya itu


"Luna harus menderita ini tidak boleh terjadi" ucap nya


dari belakang ada seorang yang menepuk punggung nya ia takut jika omongannya itu terdengar


membalikkan badan


"eh Mamah" mengatur nafas nya


"kamu kenapa kok pucat " tanya Mamah nya


"hmmm engga kok Mah " mengusap dada


"untung aja Mamah tidak dengar "


bagaimana nasib Amara setelah diusir itu?


tentu saja ia tidak akan pernah jera untuk berbuat jahat


kini Luna hanya bisa mengandalkan kursi roda nya karena kondisi nya belum pulih benar


"Tuan" panggil nya


"Ada apa" sahut dengan wajah sedikit ramah


"Saya akan siapkan makanan untuk Tuan"


"itu tidak perlu liat kondisi mu , biar bibi yang siapkan segalanya istirahat saja" ucap nya sambil berjalan keluar kamar


"satu lagi minum obat itu dengan teratur, saya tidak ingin kamu sakit merepotkan saja"


walau perkataan sedikit pedas , namun Luna tersenyum mendengarnya itu tanda nya hati Saga mulai terbuka untuk Luna


"Tidak apa Tuan jutek , tapi saya senang Tuan peduli dengan saya" dengan senyuman manis


Saga tidak bisa tertidur karena semua masalah yang menimpa nya cukup berat bahkan hampir kehilangan segala nya


menatap langit malam dengan ribuan bintang


"seperti bulan walau sendiri tapi mampu menerangi seluruh langit malam" katanya dengan tersenyum


Dari samping ada yang menyuguhkan segelas kopi


"Ini Tuan minum lah kopi ini " ucap Luna


mengambil nya " masuk sana ini sudah larut angin malam tidak baik"


"hmm lalu mengapa Tuan masih diluar?" tanya nya


"ini urusan saya " dengan wajah datar nya


"kalo saya boleh kasih saran sebaiknya Tuan tidur ,,,besok kan ada meeting pagi"


Saga terheran bagaimana wanita yang ia siksa selama ini bisa mengingatkan mengenai meeting itu bahkan Saga lupa dengan itu


"eh Tuan mau kemana"


"Kata kamu suruh tidur " pergi meninggalkan nya


"iya sih Tuan tapi jangan ditinggal juga " sahut nya dengan suara perlahan


dari balik jendela Tania mengintip ia merasa Gadis kampung itu semakin lama semakin dekat dengan kakak nya


"ih saya harus cari cara supaya dia pergi dari rumah ini selamanya "


memencet nomor telepon dan berdering


"hallo "

__ADS_1


"oh masih ada nyali juga kamu nelpon saya


ternyata yang ditelpon nya adalah Amara sekutu licik nya itu


"Saya cuma ingin Luna pergi dari dunia ini untuk selamanya"


"kamu tidak usah sok nasehatin saya, saya tau apa yang harus dilakukan"


malam itu Luna tidak bisa tertidur karena merasa lapar,, ia bangun tengah malam pergi ke dapur dengan kursi roda nya


"sepertinya semua sudah tertidur semoga ada makanan " ucap nya


sampai didapur ia membuka meja makan ternyata semua makanan habis kosong


"mungkin bibi sediain mie di kulkas" dan ternyata benar


karena kondisinya yang terbatas membuat Luna kesulitan untuk memasak


ia memaksakan untuk berdiri perlahan lahan awal nya semua berjalan lancar namun , kaki nya tak mampu menompang tubuh nya hingga ia terjatuh


dari arah yang sama sosok laki laki itu memegang Luna tidak membiarkan tubuh nya jatuh


pandangannya tertuju pada mata itu


"Tuan" sambil kembali duduk di kursi roda


"mau ngapain kamu?" tanya nya


Luna tertunduk dan menjawab


"saya ..." memotong pembicaraan


"kamu tunggu disana biar saya yang masak "


"tapi Tuan"


"tidak usah tapi tapi "


Luna merasa takut sekaligus senang Saga sudah mulai peduli bahkan perhatian padanya


Luna terus melihat nya dan tersenyum


"kenapa kamu senyum senyum?" tanya nya terkejut


"engga Tuan " menunduk kembali


"nih makan Saya cuma bisa masak segitu"


mie itu terlalu matang jadi terlihat lebih lembek dari biasanya bahkan kuah nya pun sangat sedikit


"iya Tuan tidak apa apa" sahut nya


Saat Luna memakan itu rasanya sangat aneh, namun Luna terdiam


"bagaimana rasanya "


"enak Tuan "


ia berusaha menutupi agar Saga tidak merasa kecewa dengan masakan nya


"enak tapi wajah kamu seperti itu sini saya coba "


mencoba memakannya


memuntahkan nya " kayak gini kamu bilang enak"


"maaf Tuan saya tidak ingin Tuan merasa kecewa"


"sudah pergi tidur sana "


Luna akhirnya tidur kembali rencananya makan mie gagal karena Saga

__ADS_1


mengintip apakah Luna sudah ke kamar


"ini mie kenapa jadi engga enak ,,Tarok dimana wajah saya " dengan raut wajah Aneh


Luna ternyata mengintip perlakuan Saga setelah dirinya pergi


"Tuan baru kali ini lihat Tuan seperti itu semoga kedepannya Tuan bisa selalu tersenyum"


Keesokan paginya seperti biasa seluruh keluarga Adhitama mempunyai kesibukan masing masing, bagaimana tidak mereka semua keluarga yang disegani


masih pagi saja sudah ada yang mengintai kediaman Adhitama siapa kalo bukan Amara


memakai pakaian serba hitam beserta topi


"Kali ini rencana saya akan berhasil tunggu saja " pergi dari sana


Saga sudah pergi ke kantor Mamah Zoya harus kebutik sedangkan Tania seperti biasa hanya diam dikamar entah apa yang dilakukan nya


"Hallo"


"Sayang maaf Mamah hari ini tidak bisa ikut Anter kamu periksa "


"iya mah nanti Luna sama supir saja "


menutup telpon ,,Luna pergi sendiri ke rumah sakit bersama sang supir


"Non tadi di pesenin sama Tuan habis dari rumah sakit mampir dulu ke kantor nya "


"emang ada apa ya pak" tanya nya


"kata Tuan tadi sudah membelikan obat untuk Non Luna ,namun tidak sempat memberi nya "


Luna tersenyum indah mendengar pesan itu ,, walau hal sederhana itu saja mampu membuatnya bahagia


"mari non" ucap nya sambil membuka pintu


diperjalanan Luna hanya mengingat Saga ,,suami yang dinikahinya tanpa ada rasa apapun kini sudah sedikit membaik hanya kesabaran yang bisa dilakukannya


sesampai nya dirumah sakit Luna langsung periksa check up dan hasilnya ia sudah bisa berjalan perlahan untuk melatih kaki nya kembali


tentu itu kabar yang luar biasa


Luna tak sabar ingin pulang


ia masuk mobil dan awalnya tidak ada yang aneh


Luna berpikir untuk menelepon Saga


"Semoga Tuan tidak sibuk" telponnya berdering


"Hallo ada apa " ucap Saga


"Tuan hasil periksa tadi saya sudah diperbolehkan belajar berjalan "


"tentu berita yang baik ,, lalu kamu dimana sekarang " tanya nya


sedari tadi Luna masuk sang supir mengintip nya dari kaca membuat nya merasa tidak nyaman


"pak kenapa melihat saya seperti itu "


supir itu hanya terdiam


"pak pak " menepuk pundak nya supir itu berbalik dan ternyata itu Amara yang menyamar


hp Luna terjatuh


"hallo Luna kamu kenapa ?" tanya Saga


"kamu mau apa disini " tanya Luna


"hahahh " tertawa "

__ADS_1


wah gawat Si Amara mau ngapain Luna lagi ya ,,,semoga semuanya baik baik saja . baru saja Luna merasakan kepedulian Saga


yuks komen dibawah gimana episode hari ini


__ADS_2