Istri Pengganti Tuan Saga

Istri Pengganti Tuan Saga
Tiga Puluh Tiga


__ADS_3

Jangan lupa like, vote and komen nya yuks jadikan favorit


Saga terkejut dengan suara panggilan Luna yang menurut nya agak aneh.


"Ada apa kamu memanggil berteriak, sudah berani dengan saya" tanya Saga yang depan berada di depannya dengan tatapan tajam


Luna tidak mungkin bertanya mengenai Tania yang pergi menggunakan pengamanan yang serius.


"Maaf Tuan saya hanya ingin bertanya Tuan hendak makan apa" Mengalihkan pandangannya


"Tidak perlu sampai menerobos masuk paham kamu" Tegas Saga


"Iya Tuan maaf"


 


Sedangkan Laras dan Rafi sudah siap untuk pergi berlibur dengan segala persiapan yang matang.


"Mas apa ini tidak berlebihan" Tanya Luna, karena melihat sampai membawa dokter pribadi dan dua orang perawat.


"Ini untuk antisipasi jika kamu mengalami keluhan apapun saat berlibur nanti" Jawab Rafi sambil memberi nya pengertian


"Non sudah terima saja bibi lihat Tuan Rafi sangat peduli dengan non jangan jangan"


"Jangan jangan apa bik sudah jangan ngawur" Sambung Luna dengan cepat


Perubahan sikap Rafi pada Laras memang terlihat aneh orang terdekatnya akan menganggap demikian. Yang seharusnya Rafi membantu rencana Luna mengapa sibuk dengan wanita itu.


Laras memang membutuhkan sedikit hiburan pemandangan baru dan suasana baru. Bahkan sampai saat ini ia tidak yakin pada dirinya, karena ia pikir mengapa tidak ada keluarganya yang mencari atau melapor pada polisi.


 


Disisi lain Tania sibuk dengan urusannya menguak sebuah rahasia yang sampai saat ini belum terbongkar. Ia pergi menemui dokter yang telah melakukan operasi wajah Luna saat itu.


( Tok tok ) "Permisi" ucap Tania


Tak lama kemudian seseorang perempuan paruh baya membuka pintu nya .


"Iya siapa ya" ucap nya


"Apa bener ini rumah dokter Heru" Tanya Tania


"Iya benar ada urusan apa dengan suami saya" rupanya itu istri nya


"Apa saya bisa bertemu dokter , ada hal penting yang saya ingin tanyakan"


Tania tak bisa menemui dokter itu dirumah sakit, karena banyak cctv yang berada didalam nya.


"Dokter Heru sedang dirumah sakit" Jawab nya


"Kenalin Saya Tania Adhitama putri dari kolongmerat ternama di kota ini , Apakah Dokter benar dirumah sakit"


Wanita itu kaget setelah mendengar nama itu, ia langsung menutup pintu nya


"Buk buka pintu nya cepat, kalian buka pintu ini"


Tania memaksa masuk dengan mendobrak pintu itu.


"Heh mau kemana kamu"

__ADS_1


"Lepasin saya "


mendengar suara itu dari arah tangga datang seorang laki laki paruh baya. Laki laki itu kaget melihat Tania dan anak buah nya itu.


"Siapa kalian lepasin istri saya" ucap nya


"Saya Tania Adhitama "


Setelah mendengar nama itu dokter itu terkejut dan wajah nya memucat. ia sengaja berhenti dari pekerjaannya, karena pasca operasi itu Luna Palsu menjamin hidup nya.


"Saya kemari hanya ingin bertanya, jika dokter menjawab dengan jujur maka istri dokter bisa selamat"


"Mau ta,,,nya apa " Ucap nya dengan gugup


"Saya tahu jika dokter yang melakukan operasi wajah pada Luna Adhitama, kakak ipar saya.


"Saya tidak pernah melakukan operasi wajah atas nama itu" ucap nya sangat terlihat berbohong


"Mau saya apakan istri anda"


dokter itu tiba tiba memohon agar istri nya tidak di dilukai oleh Tania.


"Baik saya akan berbicara jujur"


Saat Dokter itu hendak berbicara, Tania menyiapkan perekam suara tersembunyi.


"Baik cepat katakan"


Dokter Heru menceritakan segala hal yang tidak diketahui oleh siapa pun termasuk pasien nya Luna


Ia mengatakan jika sebelum operasi ada seorang wanita dan dua laki laki datang menghampiri nya. Dan mengancam akan keselamatan istri jika ia tidak mengikuti perintahnya.


Ia terpaksa melakukan operasi wajah , tidak hanya satu tetapi dua wajah.


"Jadi Amara wanita itu sengaja menyerupai kakak ipar saya?" tanya Tania


"Iya benar" jawab dokter Heru


"Shutt" pertanda jika pekerjaan nya sudah usai, setelah itu Tania meninggalkan rumah itu dengan membawa bukti yang kuat.


"Jadi selama ini dia Amara wanita yang licik"


 


Sementara itu Luna palsu itu semakin khawatir identitas palsu nya akan terbongkar , ia terus mencoba menghubungi Rafi, namun satu pun panggilannya tidak dijawab.


"Kurang ajar kenapa telpon saya tidak dijawab, pasti sibuk dengan wanita kampung itu.


Disisi lain Laras dan Rafi sedang dalam perjalanan menuju penginapan di tepi pantai itu. Sepanjang perjalanan Laras hanya terdiam melihat pemandangan dari jendela mobil.


Tak sesekali Rafi mencuri pandang dari cermin mobil, melihat Laras sepertinya ia sangat bahagia.


"Berapa lama kita akan sampai " tanya Rafi pada supir nya


"Sekira nya 2 jam lagi Tuan jika tidak ada kemacetan"


"Laras apa kamu lapar atau haus" tanya Rafi


"Tidak Mas "

__ADS_1


Rafi sungguh menjaga Laras dengan sangat baik berbeda dengan jika ia tinggal dengan Saga. Hari hari selalu dimakan oleh tangisan dan penderitaan.


"Tuhan tunjukkan siapa diri ku sebenernya, siapa keluarga ku dan apakah aku sudah menikah" ucap Laras dalam hati nya


Seperti doa yang langsung didengar Saga yang sedang duduk diluar melihat pemandangan, tiba tiba merasakan hembusan angin yang aneh seperti memberikan sebuah pesan pada nya .


"mengapa angin ini terasa berbeda " ucap nya


"pesan apa yang dibawakan oleh nya , seperti ada ikatan yang masih hilang"


Saga memang belum bisa menerima Luna , namun ikatan pernikahan tetap lah ada. Doa seorang istri yang tulus akan membawanya merasakan sebuah rasa yang berbeda. Walaupun tak bersama , namun tetap bisa dirasakan.


 


Handphone Saga berdering


"Panggilan masuk dari Zidan"


"Halo ada apa Zidan" ucap Saga


"Tuan Saya ingin membicarakan hal penting" jawab Zidan


"Saya tidak bisa kamu tau kan saya" Saat hendak menjelaskan Zidan sudah memotong pembicaraan nya


"Saya ada dibelakang Tuan"


Saga menoleh ke belakang, ia kaget bagaimana bisa Zidan ada disini ditempat ini.


"Bagaimana" wajah Saga terlihat bingung dengan kedatangan Zidan yang tiba tiba


"Tuan saya disini hanya disuruh Mama untuk menjaga Tuan, ets tunggu dulu saya tidak akan menganggu malam Tuan" sambil tersenyum kecil meledek Saga


Saga memukul Zidan dengan ucapannya itu


"Apa apaan kamu "


"Maaf Tuan saya hanya bercanda"


"Tuan bagaimana malam pertama Tuan" sambil memainkan Alis nya


"Zidan kamu tau saya tidak akan menyentuh wanita kampung itu. Dengan gaya sok berlagak arogan


"Tapi pada saat ditinggal sebentar , sudah nyariin nyonya " ucapnya sambil berlari menjauhi Saga


Mendengar perkataan itu Saga langsung berpikir dan terus mengingat ingat perkataan Zidan.


"Ahh kenapa saya jadi mikirin perkataan asisten tengil itu" ucap Saga


Saat ini mungkin sudah ada rasa, namun belum bisa menyadari karena sosok Aulia masih menghantui nya, seperti istri yang benar benar sempurna dan sangat ia sayangi.


Setelah perjalanan yang cukup panjang Rafi, Laras dan rombangan nya tiba di penginapan itu.


So itu penginapan yang sama yang Saga dan Luna palsu saat ini.


bersambung


Apakah Saga akan bertemu Laras atau tidak ?


tunggu episode selanjutnya semoga kalian tidak bosan membaca ceritanya.

__ADS_1


jangan lupa like and komen nya


__ADS_2