Istri Pengganti Tuan Saga

Istri Pengganti Tuan Saga
Langkah Awal Luna


__ADS_3

Jangan lupa like vote and komen yuks jadikan favorit 🥀


next sebelum itu jangan lupa like nya ya yuks dukung karya ini thanks , bisa komen juga dibawa


Saat tiba dirumah Rafi kedatangannya sudah ditunggu sedari tadi.


Para anak buah dan bodyguard Rafi menyambut Luna dengan sangat baik


( bertepuk tangan )


"Hai Nyonya Luna Adhitama sudah tiba di kediaman saya " sambutan dari Rafi


"Tidak usah memberi nama Adhitama saya tetap Luna." Kata Luna dengan tegas


"oke baik silahkan duduk , mau minum atau makan " tawar Rafi


"Tidak saya kesini ingin melihat kondisinya dimana dia "


"mari ikut saya " ucap Rafi


 ------------------------------------------------


Sedangkan disisi lain Saga mulai memikirkan apakah Luna tiba dengan selamat , mengambil handphone nya hendak menelpon nya , namun gengsi dengan harga diri


"Permisi Tuan "


Saga tak mendengar panggilan itu


"Tuan ( sekali lagi ) "


Saga terkejut


HM HM membenarkan posisi duduk nya


"ada apa?" Tanya Saga pada Zidan


"jika cemas telpon saja Tuan " seperti ucapan meledek


"Apa dosis obat itu sudah seperti yang saya anjurkan?" ucap Luna pada Rafi


"Sesuai dengan apa yang kamu inginkan"


"Bagus jaga dia baik baik jika ada perkembangan lainnya kabari saya"


memegang tangan Luna dengan berkata


"Kamu harus ingat tujuan dan misi kamu, jangan sampai kamu menaruh hati padanya" ucap Rafi


Luna hanya menjawab


"Tentu saja ini adalah awal permainan saya."


sebenernya apa yang direncanakan Luna dengan Rafi, dan mengapa mereka bisa bekerja sama.


Tiba tiba handphone Luna berdering rupanya Saga memberanikan diri untuk menelpon nya.


"siapa itu" tanya Rafi


"Saga, tunggu sebentar"


"Hallo ada apa Tuan" dengan suara lembut


"Saya hanya ingin memastikan kamu sampai disana" sahut Saga


"Oh saya sudah sampai dengan selamat ,Tuan tak perlu khawatir"


"Siapa yang khawatir dengan kamu saya hanya bertanya" Masih saja tidak mengakui perasaannya


langsung menutup telepon nya


Sedangkan Luna berbohong pada Saga dengan kepergian nya , disisi lain ada Tania yang selalu ingin mengungkap siapa Luna itu.


"Lantas apa misi kamu selanjutnya" Tanya Rafi

__ADS_1


"Saya akan menghancurkan nya dari mulai bisnis kemudian keluarga nya "


"Terpenting dia kamu jaga selalu jangan sampai lolos"


Di dalam rumah Rafi ada sosok wajah nya tak terlihat karena dibungkus perban putih, sedang terbaring lemas tak berdaya


"Dengan cara ini saya bisa menghancurkan perlahan namun pasti "


Setelah pertemuan mereka kini telah dimulai babak baru , musuh dalam selimut sudah terlihat, namun apakah Saga akan bisa mencintai Luna sepenuhnya.


Malam hari dipenuhi bintang Luna datang dengan supir nya.


Keadaan rumah sepi karena sudah cukup larut malam. rumah terlihat sangat gelap


Saat Luna hendak membuka kamar tiba tiba ada yang menyalakan lampu


"Bagus jam segini baru pulang "


ternyata itu Tania musuh bebuyutan Luna


"Saya tidak ada urusan dengan mu"


Memegang tangan Luna dengan keras


"heh kamu denger saya tau kamu bukan pergi kerumah orang tua kamu" ucap Tania


Luna tentu langsung syok mendengar nya


"Eh kamu kalo tidak tau apapun tidak usah berbicara"


Luna meninggalkan Tania dan pergi ke kamar nya , disitu terlihat Saga sedang tidur pulas sepertinya raut wajah nya terlihat lelah.


Luna mendekati nya perlahan, memandangi wajah yang sedang tertidur pulas


"Tuan kalo tidur tak terlihat galak galak nya "


"Luna sadar ingat tujuan kamu hapus semua perasaan itu" ucap pikirannya


Ia langsung menjauh dari Saga dan teringat akan misi dan tujuannya selama ini .


 


what!!! sepagi itu


"Tuan hendak kemana " tanya Luna


"Saya harus ke kantor segera"


"Saya ikut Tuan "


"Terserah kamu saja "


Saga dan Luna pergi ke kantor bersamaan entah ada misi penting apa sepagi ini


Mamah Zoya pun merasa aneh sepagi ini ada klien yang datang


Setiba di kantor Saga telah ditunggu oleh beberapa rekan kerja nya , Luna pun ikut mendampingi nya


"Maaf ada apa ke kantor saya pagi ini apa ada masalah" Tanya Saga


"begini pak setelah saya pikir matang-matang, kami mohon maaf akan membatalkan kontrak kerja sama kami." ucap salah satu klien


Tentu saja Saga terkejut dengan keputusan itu


"Kenapa bisa begitu pak kami sudah menandatangani kontrak dan semua baik baik saja "


"Maaf pak ada yang mengatakan jika perusahaan bapak ini tidak dapat berkerja dengan baik"


Saga tak bisa berkata apapun sekaligus bingung siapa yang telah mengatakan itu.


"Ternyata Rafi sudah menjalankan misi pertama dengan cukup baik" ucap Luna dengan senyuman yang sinis


"Rencana pertama berhasil , jika seperti ini terus keluarga Adhitama akan hancur " pesan Chat Luna ke Rafi

__ADS_1


Luna menjalankan misi dan tujuan nya dengan bertahap atas bantuan Rafi tentu nya , kini ia tinggal berpura pura untuk baik.


"Tuan maaf mungkin ini bukan rezeki Tuan"


Saga sangat lah kesal marah ia memukul meja dengan keras , itu adalah peluang kerja sama yang besar .


"Tuan " panggil nya


"Cukup saya butuh ketenangan sekarang kamu pergi dari sini" Ucap Saga


"Tapi Tuan "


"Cepat " bentak nya dengan keras


Luna terpaksa pergi dari ruangan Saga wajah nya terlihat sedih melihat Saga seperti itu.


Setelah pergi ia tersenyum puas melihat nya


"Ini belum seberapa Saga , kamu tak akan menyadari jika saya yang melakukan ini" senyuman sinis


Sedangkan rencana Luna sudah berhasil , wanita yang terbaring lemah itu mulai membuka mata nya .


"Halo bos wanita itu sudah sadar "


"kenapa bisa , kamu sudah beri obat bius itu "


Rafi segera kembali jika sampai dia sadar atau siuman akan menjadi penghalang besar bagi mereka.


 


"Dimana dia?" tanya Rafi


"Dikamar Tuan " bergegas dengan cepat


Rafi tiba dikamar itu dan duduk disamping sosok itu. Sosok itu hanya terdiam melihat ke atas.


"Bos kita harus bagaimana"


"Kamu keluar saja biar saya tangani ini"


"Si,,siapa kamu" Dua patah kata diucapkan dari bibir nya


Rafi bingung harus bagaimana menjawab nya


, ia adalah seorang wanita yang telah dititipkan Luna pada Rafi


"Saya menemukan kamu waktu itu " ucap Rafi


wanita itu terlihat bingung dan sepertinya, akibat efek obat itu membuat ingatannya hilang .


Disisi lain Luna senang dengan hasil kerja Rafi yang luar biasa.


"eh kamu wanita kampung kenapa senyum senyum?" Tanya Tania


"Apa urusan kamu dengan saya , satu lagi jangan pernah bermain api dengan saya"


"selagi saya disini , kamu tidak akan pernah aman "


"Saya tidak takut dengan ancaman kamu" Sahut Luna


Saat Luna hendak membuka pintu kamar nya Saga tiba tiba datang dengan wajah terdiam .


"Tuan kenapa pulang lebih awal"


Tidak ada sahutan dari Saga , tatapan nya kosong


"Tuan" memegang tangannya


"Tolong jangan ganggu saya "


Hati Luna merasa sedih melihat Saga, namun pikiran nya merasa senang dengan langkah awal nya ini


Sampai sini dulu ya kelanjutannya maaf kalo agak garing,,, tunggu part selanjutnya bakal ada kejutan nih

__ADS_1


jangan lupa komen ya yang penasaran sama wanita itu kira kira siapa ?


Jangan lupa like dan dukungannya juga thanks


__ADS_2