Istri Rahasia Sang Cassanova

Istri Rahasia Sang Cassanova
# Info Arian


__ADS_3

Keesokan harinya Semua sudah berkumpul di meja makan, Reva sedang menyiapkan sarapan untuk anggota keluarganya dan melayani kakek Azman Dengan begitu telaten.


sementara Itu Ray baru aja bergabung dengan mereka, melihat Reva yang terlihat acuh padanya dan mungkin menganggapnya Tak ada.


" Reva kamu duduk nak, kita sarapan Sama-sama.."ucap mama Jasmine menarik lengan menantunya untuk duduk di samping Ray.


" Reva belum...


jangan membantah perintah mama kamu re .. sudahlah,abis ini kamu ke rumah sakit kan? ucap papa Malik dengan pandangan yang sulit di artikan


" karena itu pa, Reva Mau sarapan di RS aja.. Aku juga Mau debus obatnya kakek kan.. nanti aku biar bisa pulang sebelum makan siang pah" Jawab Reva dengan beranjak dari kursinya


sebenarnya dia ingin sekali pergi dari ruangan itu karena di sana Merasa sangat sesak nafas karena keberadaan Ray disana.


" kak.. kalau kak Reva sakit gimana, Terus kakek pasti Sedih.."ucap Dini


" lebay Lo.. lagian kan dia udah gede, Terus kalian itu kenapa perhatian banget sih .. dia bukan siapa-siapa kita kan, hanya sebatas perawat kakek, jadi ngapain kalian berlebihan Gitu? ucap Ray santai


" Ray... jaga omongan Kamu..!! bentak papa Malik


" nggak Papa pah benar yang dibilang tuan Ray.. saya bukan apa-apanya"ucap Reva dengan mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.


" Nak..


"Kak..


"Reva..


seruan Keluarga itu membuat muak Ray, dan benar saja Ray langsung melangkah berajak dari tempat duduknya.


" Aku pergi,sore nanti aku harus ke Singapura selama sebulan.. untuk mencari Arian ada anak buahku yang mencarinya.." ucap Ray dengan langkah lebar meninggalkan ruangan tersebut.


semuanya mematung Saat mendengar penuturan Ray dan menatap Reva seduh.


"Reva sudah bilang, Dia nggak akan mungkin menyadari jika Reva istrinya.. padahal dia sudah lancar menyebut nama Arian, sebaiknya Reva kembali ke rumah Reva saja" ucap Reva.


" tapi Reee..


" Reva mohon, ijinkan Reva.."ucap Reva dengan wajah penuh harap


" baiklah kalo begitu kita ijinkan tapi..kamu tetap akan kesini menjenguk kita.." ucap papa Malik dengan mata yang seduh.


" iya pah.. Reva Tau.."jawab Reva dengan senyuman manisnya.

__ADS_1


.


.


.


.


benar saja Ray sore hari langsung menuju Singapura guna mengurus usahanya disana.selama berapa Jam dia sampai di apartemen mewah milik nya yang ada di Singapura.


" Mike Lo nggak lupa kan kalau kamu tetap mencari keberadaan Arian? tanya Ray yang masih fokus dengan ponselnya.


" iya.. Tapi, Lo udah nikah sama dia terus Lo sama sekali nggak punya data Gitu tentang bini Lo?


Mike menanyakan hal itu, karena merasa sahabatnya sangat pasif untuk mencari keberadaan istrinya.


: maksudnya, Dia hanya istri dadakan Gw Mike.. nggak ada pengaruhnya sama gue" ucap Ray santai


" gila Lo, setidaknya lo usaha buat Ketemu sama Bini lo,gw yakin lo nggak punya buku nikah... dasar Suami d*jjal Emang Lo..!! umpat Mike yang membuat Ray kaget dengan perkataan Sahabatnya tentang buku nikah.


" bener kata Lo,buku nikah aja gw nggak punya.., kenapa gw bl*on banget!! umpat Ray pada dirinya sendiri.


" baru sadar Lo blo*n..? udah sekarang mendingan Lo fokus sama kerjaan disini sebelum satu bulan kita Balik" ucap Mike membuat Ray menghelah nafas kasarnya.


" cariin Gw selimut... Gw puyeng Nih butuh pelepasan"ucap Ray seperti biasa dia akan menghabiskan malamnya dengan wanita penghangat ranjangnya.


" sue Lo..!! umpat Ray melangkah ke dalam kamarnya.


dalam hari Ray sangat kesal dengan papanya Dia tahu semua ini karena Sang Papa yang meblock informasi tentang sang istri.


.


.


.


tiga Minggu berlalu kesibukan Ray sangat padat dan juga membuat dia pusing karena untuk ber*inta dengan wanita sewaannya dia tak bisa karena sudah lebih dari dua Minggu dia selalu bermimpi aneh, dan membuat mood nya drop Saat mulai berusaha melepas dahaga ber*intinya.


.


.


.

__ADS_1


" Danu apa sebaiknya kita mulai memberi kesempatan Ray untuk menemukan Arian, kasihan juga sama Reva soal hubungan mereka" ucap papa Malik yang sedang berada di sebuah Caffe bersama Danu ayah angkat Reva.


" baiklah, tapi.. jika anak kamu yang Cassanova itu menolak Reva, Aku Pasti akan membawa Reva kembali.."ucap Danu pada besan nya itu..


" hemm..., aku juga akan lebih tegas dengan Ray Dan.." Jawab papa Malik sambil menyeruput kopinya.


* Singapura


brakk...


" shittt..!!! woi.. punya sopan Nggak Lo?!! umpat Ray melihat sahabatnya Mike masuk dalam ruangannya.


" Lo nggak usah ngomel, Nih.. informasi tentang bini Lo..?! Mike menyerahkan amplop coklat pada Ray.


dengan cepat Ray pun membuka amplop coklat tersebut dan Betapa kagetnya dia melihat fakta jika ternyata Reva dokter yang selama ini dia benci dan menganggapnya seorang wanita penggoda papanya ternyata wanita itu adalah istrinya.


" astaga... ternyata dia Reva?! Arian.. kenapa nggak kepikiran, apalagi sikap papa, mama, kakek bahkan Dini sangat menyayanginya" Batin Ray meruntuki kebodohan


" kenapa Lo? tanya Mike saat melihat raut wajah sahabatnya berubah.


" dia.. dia ada di rumah Mike, Reva Dia perawat kakek"Jawab Ray membuat sahabatnya itu tertawa.


" hahahaha.... ternyata Om Malik dan semua keluarga Lo, itu sekongkol menutupi informasi soal istri Lo, Gw Tau kenapa mereka melakukan itu, karena Lo.. nggak sungguh-sungguh menerima dia jadi istri Lo dan dengan kata lain sekarang mereka pasrah dengan keputusan Reva"terang Mike yang membuat hati Ray tiba-tiba mencelos rasa tak nyaman.


entahlah apa yang dia rasakan saat ini, rasanya tak rela Reva hilang dari hidupnya, apalagi setelah kejadian dimana Ray tiba-tiba mencium Reva malam itu, ada rasa cemas dan bersalah menyelimuti hatinya.tindakannya malam membuat Reva marah dan menamparnya.


" kita Balik ke indo secepatnya, Gw akan turuti kemauan kakek untuk tinggal di mansion" ucap Ray


" tapi... adaaa...


"pokoknya Lo handle masalah disini, dan Gw balik besok.. kemungkinan Minggu depan urusan disini kelar, tapi.. Gw nggak mau menunggu waktu yang lama itu."ucap Ray dengan lantang.


" assstttt... akhirnya Lo nyesel kan, sok-sokan nggak mau sama Reva, Terus Lo pergi dari nikahah Lo, padahal bini Lo cantik malah sangat cantik di banding sama mantan tunangan lo si Amanda.."


perkataan Mike yang membuat Ray tambah meruntuki kebodohannya, kenapa saat Pernikahannya.. Dia tak mencoba untuk bersikap ikhlas apalagi.. Dia sama sekali tak menganggap Reva pada waktu itu.. bersambung


berikan


like


vote


comment

__ADS_1


cerita ini slow up..


semoga sukanya saya permisi dulu semuanya assalamualaikum


__ADS_2