Istri Rahasia Sang Cassanova

Istri Rahasia Sang Cassanova
# Vasektomi


__ADS_3

Ray yang melihat Lila tertunduk, tersenyum melihat tingkah istrinya.


Ray memegang dagu Lila dan menaikkan wajahnya tepat di hadapan Ray.


Mata mereka saling bertaut, Ray tersenyum melihat wajah Lila yang terlihat memerah karena merasa malu.


Cup..


Ray mencium singkat bibir manis Lila ,sontak membuat Lila melebarkan matanya melihat perlakuan suaminya yang mencuri ciuman nya.


" Ternyata istriku ini cerewet juga yah, tapi.. aku suka..apalagi suara merdu kamu saat di bawahku.. " ucap Ray mengusap lembut bibir merah Lila


" Masss...Hmnnaffttypp"


Lila ingin memprotes penuturan sang suami namun Ray sudah membungkam bibir itu dengan bibir Ray mengeksplor semua yang ada di dalamnya, mereka saling membalas dengan penuh semangat sampai dirasa nafas mereka pun terengah.


" Hahh... Hahhh.. hahhh.. mas.. ihhhh.." ucap Lila dengan memukul pelan dada bidang Ray


"Kenapa, mau lagi??


tawar Ray dengan senyuman menggoda


" Nggak.. sebelum kamu jawab pertanyaan aku tadi, tapi.. kalau kamu mau jujur sama aku. " ucap Lila dengan memandang manik mata abu-abu milik Ray.


" Baiklah.. si comelku... Cup, jadi... awalnya dari saat kamu tinggalin aku hari itu..


Flasback On


" Sial*n ..!!! umpat Ray membanting dokumen yang di pegang.


" Orangnya sudah kita amankan." ucap Mike.


" Berani-beraninya dia main-main dengan ku, dia akan rasakan apa yang di berikan padaku." ucap Ray dengan senyuman devilnya


" Kita ke sana? " tanya Mike memastikan


" Hemmm... " jawab Ray singkat.


Mike yang mendengar jawaban yang paling biasa di ucapkan Ray,cuma bisa menghembuskan nafasnya dengan kasar.


.


.


.


Ray dan Mike masuk ke dalam rumah besar di pinggiran kota Jakarta.Mereka melangkah masuk ke bagian belakang rumah besar itu dan mereka di sambut orang-orang dengan tubuh kekar yang penampilannya telihat menyeramkan.

__ADS_1


" Dimana dia? " tanya Ray dengan dingin.


" Diruangan penyiksaan boss.. " ucap Seseorang yang sedikit membukkukkan tubuhnya di samping Ray.


" Buka..!! " perintah Mike tak kalah dingin dengan sang big boss.


Mereka masuk ke dalam kamar remang-remang itu dan melihat seorang wanita dengan tubuh sexy nya di rantai dan mulutnya pun dilakban.


" Hemmm... ternyata nyalimu besar juga jal*ng..??!! Ucap Ray dengan sinis.


Ray mendekati wanita itu yang terus berontak, dan tanpa belas kasih membuka lakban yang menutupi bagian mulut wanita itu.


" Aaaaa.... Ray..kamu?? tolong lepas Ray..??!!! " ucap Wanita itu dengan masih memberontak.


" Oke..tenang saja akan gw lepas tapi, gw mau kasih lo hadiah yang tak pernah lo dapet.. Mikee...!!!


Ray menunjukkan senyum devilnya,Mike tahu apa yang harus dia lakukan.


" Minumlah.. kamu pasti haus..? " kata Mike saat mendekati wanita itu.


Dengan memaksa Mike meminumkan air itu ke dalam mulut wanita itu.


" Hah... Hahh.. hahh... Ra-Ray.. lepasin Ray, apa salahku sama kamu ,kenapa sampai kamu seperti ini..?? " ucap wanita itu dengan pandangan yang sedih.


prok prok prok


" Cassandra... woww, pantas kamu jadi aktris hebat yaa... akting kamu bagus juga, tapi.. gw nggak ngaruh sama akting lo... karena bagi gw, siapapun yang berani usik hidup gw dia akan hancur.


Lo, inget apa yang lo lakuin di Club beberapa hari lalu? dan saat ini akan gw pastikan lo ngrasain juga.. " ucap Ray dengan senyuman mengejek.


" Baj*ngan...!! apa yang lo lakuin sama gw Ray..!!! teriak Sandra saat sesuatu yang dia rasakan dalam tubuhnya.


" Hahahaha... gimana rasanya?? Woww.....!!! hahahaha...!!! Ray tertawa puas dengan melihat Sandra terlihat frustasi dengan apa yang terjadi pada tubuhnya.


" Ra... Ray.. tolong gw, tolong.. ahhhhh....!!!


Sandra terus meracau karena efek samping dari minuman yang Mike berikan.


Mata yang sudah memerah dan wajah terlihat frustasi dengan apa yang dia rasakan.


" Nikmati dia..dan bereskan jangan sampe tersisa sedikitpun!! " ucap Ray denga perasaan puas.


Ray melenggang keluar dari ruangan itu dengan sedikit melihat dari ujung matanya, Sandra yang sudah siap menerima hukuman dari Ray, menjadi orang yang tak berdaya lebih dari apa yang Lila rasakan.


.


.

__ADS_1


Saat ini Ray dalam mobilnya dengan Mike di balik kemudi menuju Mansion Abraham.


" Mike, kamu sudah bilang sama Verrel buat melakukan yang aku minta kan?


Tanya Ray dengan wajah datar.


" Sudah lusa bisa kita ke Jerman, sekalian kita tangani masalah cabang kita disana. " ucap Mike.


" Hmmm.. " jawab Singkat Ray.


.


.


.


Dua hari setelah pembicaraan dengan Mike, mereka terbang ke Jerman untuk menangani masalah perusahaan yang ada di sana dan melakukan sesuatu yang diputuskan oleh Ray untuk membuat dia sedikit aman.


Jerman Hospital


" Lo yakin, mau lakuin ini Ray? orang tua lo tau? " tanya Varrel seorang dokter bedah sebuah RS di Jerman.


" Cukup kita yang tau.." ucap Ray datar.


" Bener-bener lo, buat apa coba.. lo sampe lakukan Vaksektomi segala,jauh-jauh kemari lagi.." ucap Varrel menanggapi kemauan sahabat nya itu.


" Kalau di Indonesia kan lo tau banyak banget prosedure yang harus di penuhi, gw nggak mau buang waktu.. benih gw cuma buat bini gw.. " ucap Ray dengan santai.


" Oke.. fine.. gw sahabat lo tau apa yang lo kakuin pasti lo udah pikirin bener-bener. " ucap Varrel.


Dan saat itulah terjadi Vaksektomi yang di lakukan Ray diam-diam , yang tahu hanya Mike dan Varrel.


Flasback off


" Jadi, kamu melakukan Vasektomi mas..? tanya Lila dengan masih tak percaya dengan apa yang suaminya lakukan.


" Iya.. aku menghindari kejadian seperti waktu itu, karena Mike nggak akan ada 24 jam sama aku,banyak pemain licik di kelilingku karena julukan Casaanova ku mereka banyak menggunakan wanita Jal*ng buat pancing aku ." ucap Ray


" Trus selama kamu sudah melakukan Vaksetomi itu apa ada lagi yang berusaha menjebak kamu dengan cara itu?" tanya Lila dengan penuh selidik.


" Banyak, tapi.. jangan khawatir..Phiton ku dulu nggak akan terpengaruh walaupun mereka sudah memancingnya." ucap Ray.


" Kok bisa, trus sama aku kemarin..?" tanpa sadar Lila mempertanyakan hubungan dengan Ray semalam sedetik kemudian Lila sadar dengan ucapan nya dan menutup mulutnya dengan tangannya


" Hahaha... nggak tau yang.. sama kamu Anaconda ku langsung On, tapi.. sama yang lain nggak ngaruh.. mungkin bisa jadi dia tahu bahwa pawang nya yang mana. " ledek Ray membuat Lila merasa malu dengan ucapan Ray barusan.


Bersambung

__ADS_1


Dukung terus yaaa...


jangan lupa Like, Vote.. love nya jangan lupa.. 😍🙏🙏


__ADS_2