Istri Rahasia Sang Cassanova

Istri Rahasia Sang Cassanova
# Takdir Allah


__ADS_3

Keesokan harinya sesuai dengan rencana semua anggota keluarga Hartawan dan Abraham pun datang ke Jerman sesuai dengan keinginan Ray. Apalagi setelah mereka tahu kalau Lila sedang hamil untuk kedua kalinya.


" Assalamu'alaikum "


" Wa'alaikum Salam.. "


Terlihat Lila dengan Ray di sampingnya dan Deeba yang lebih proktektif pada sang mommy pun ikut dengan apa Ray lakukan.


" Kak Mita, Kak Kansha.. " teriak Deeba saat melihat kedua sepupunya ikut berkunjung.


" Deeba.. " seru kedua gadis kecil itu melihat sepupunya yang sudah lama tak mereka lihat apalagi Mita yang lebih dekat dengan Deeba.


Mereka saling berpelukan, terlihat sangat menggemaskan. Dan tak beda dengan para gadis kecil para orang dewasa pun melakukan yang sama.


" Silahkan masuk.. " ucap Ray dengan senyuman bahagia mempersilahkan keluarganya masuk ke rumah yang terbilang minimalis.


" Lila.. " seru seseorang dan mendekat pada Lila


Lila yang mendengar namanya dipanggilpun menoleh terlihat Hani dan Galang baru tiba.


" Kalian.. masuklah." ucap Lila dengan ramah.


Hani yang melihat Lila,langsung memeluk saudara angkatnya tangispun pecah seketika dari mata Hani.


" Maafin gw,maafin ke khilafan gw waktu itu.. lo ber hak marah sama gw, lo benar gw terlalu serakah.. dan tak pernah merasa bersyukur dengan apa yang gw punya." ungkap Hani dengan masih menangis sesegukan.


" Sudahlah, jangan nangis.. dong...!!" ucap Lila dengan tersenyum


" Gw sadar, nggak semuanya yang gw inginkan itu bisa gw miliki, saat Kansha hilang kemarin gw sadar dia harta yang paling berharga buat gw.. sembilan bulan gw kandung, sempat sulit saat mengandung dia.. lo buat dia ada La, maafin gw yang udah jahat sama lo selama ini." ungkap Hani yang tiba- tiba ingin berlutut di hadapan Lila.

__ADS_1


" Han... jangan begini, gw nggak tahu lo bener-bener nyesel dengan apa yang lo lakukan.Tapi ,yang gw yakinin lo tetep saudara gw, sahabat gw.. walaupun awalnya menyakitkan menikah dengan mas Ray, menjadi pengantin pengganti namun, gw sekarang sangat bersyukur dengan memiliki Mas Ray dalam hidup gw, bahkan sudah mau punya dua anak dalam pernikahan kita. Lo sahabat terbaik gw.. miss you Hann.. !!" ucap Lila memeluk tubuh Hani.


" Miss you too, makasih La..lo memang selalu buat gw iri dengan kebaikan yang lo miliki.. sifat yang baik dan bisa jadi panutan, dan sekarang aku juga.. bersyukur sudah punya Mas Galang yang rela berkorban demi aku dan Kansha." ucap Hani dengan ketulusan hati.


Proses pertaubatan Hani memang tak di saksikan langsung oleh, Lila namun.. Ray dab Lila tahu jika Kansha yang berperan penting mengubah sang bunda untuk menjadi lebih baik, dimana.. Kansha menghilang karena merasa kesepian dengan Ayah yang selalu sibuk dan ibu yang kurang perhatian padanya. Suatu hari Kansha bertemu Dini dan Kansha mengenali Dini juga sebagai aunty Deeba, Anak sekecil Kansha bisa bercerita tentang kehidupannya selama ini membawa Dini sedikit menyentil hati Hani. Kansha di bawa ke sebuah panti asuhan milik keluarganya dan disana selama tiga hari, walaupun membawa Kansha pergi namun, Dini tetap menghubungi bunda Maya dan menceritakan semuanya. Dari situlah Hani merasa bersalah sampai sang putri hilang, hidupnya serasa sendiri..dan merenung sebelum Kansha hilang semua yang selalu di lakukan putrinya dia ingat, dan sampai akhirnya kedua orang tuanya membawa Hani ke panti dimana Kansha berada ,Kansha butuh kasih sayang yang tulus dari keluarga nya terutama sang bunda. Merenungi semuanya di dampingi seorang ustadz, Hani memperdalam soal agama, sejak saat itulah Hani mulai menyadari selama ini dia memiliki penyakit hati yaitu iri dan dengki terhadap Lila.


Tidak harus dengan kekerasan kita membuat orang yang membenci kita sadar, hanya dengan doa tulus supaya dia bisa cepat sadar dari salah dan khilafnya.


Semua keluarga sudah berkumpul, mereka terlihat seperti tak pernah ada masalah sebelumnya.


" Mama sangat bahagia, saat tahu kalau mama mau tambah cucu." ucap Mama Jasmine dengan rasa senang


" Alhamdulillah, kami di percaya lagi mah.. " jawab Lila.


" Oh iya.. nanti malam akan ada tamu, Ray dan Lila juga nggak tahu apa yang di maksud mereka ,dan alasan Ray meminta kalian semua kesini selain liburan bareng, ada hal yang ingin Ray dan Lila bahas dengan Ayah juga bunda." ucap Ray dengan nada yang sangat berhati-hati.


Sebelum menerangkan apa yang Ray maksud, Lila meminta tolong pada saudaranya Nadia juga Hani membawa anak-anak ke halaman belakang.


Di pastikan tak lagi ada anak-anak mereka mulai berbicara serius.


" Ayah, bunda maaf Lila mungkin lancang menanyakan soal ini pada kalian, karena memang dulu Lila menolak untuk tahu soal kedua orang tua kandung Lila,kemarin beberapa bulan lalu Lila bertemu dengan wanita seumuran sama bunda, dia memanggil Lila dengan Laila setahu Lila ibu bernama Nuri atau disebut di surat keterangan kematian ibu bernama Nur Laila.. sebenarnya ada apa dengan masa lalu kedua orang tua Lial bun, Ayah.. Lila ingin tahu, mungkin hanya sejedar tahu saja aku nggak masalah,terus terang aku sangat terganhgu soal ini. " ungkap Lila anjang lebar dengan menggenggam erat tangan suaminya sebagai penguat hatinya.


" Kamu tahu siapa wanita itu? " tanya Ayah Danu dengan raut wajah datarnya.


" Namanya Jaslyn, apa ayah kenal? " tanya Lila dengan rasa penasaran kian mendera patinnya.


" Jaslyn." gumam Danu dengan senyum miring.


" Wanita itu,kenapa harus muncul kembali." ucap ayah Danu dengan wajah yang terlihat kilatan kemarahan.

__ADS_1


" Maksud ayah, kalian kenal dengan tante Jaslyn? " tanya Lila dengan jantung yang berdebar.


" Dia, adalah sepupu jauh dari ayah kamu,dia dulu sempat akan di jodohkan dengan ayahmu Putra Wirata ..dan...


" Wirata..? " ucap Kake Azman tiba-tiba.


" Opa kenal dengan nama Wirata? " tanya Ray


" Sangat kenal, dia dulu sahabat kakek dan juga Hartawan ayah dari Danu,namun...karena memang Hartawan membuat kesepakatan lebih dulu dengan ku untuk menjodohkan cucu-cucu kita, dan disana sempat ada masalah antara kami..karena saat itu Putra lebih memilih Laila untuk menjadi istrinya dari pada harus menikah dengan Jaslyn padahal saat itu Wirata sangat menentang hubungan itu, sampai akhirnya Putra memutuskan untuk pergi dari keluarganya entah kemana." ucap Kakek Azman.


" Kenapa Malik tak pernah mengenal Putra Pah?" tanya Papa Malik.


" Kamu dari dulu kan sudah bolak balik Jerman -Indonesia jadi kamu kenal cuma Danu itupun kalian jarang sekali bertemu." ungkap kakek Azman.


" Jadi, Laila atau Nur Laila bisa di bilang Nuri adalah orang yang sama? " ucap Ray memastikan.


" Iya nama yang sama, bunda lebih kenal dengan Nuri karena memang dia sahabat bunda dari masa SMA dulu besar di Jawa Timur, Lamongan tempat kami tumbuh dewasa sampai kami menikah." ucap Bunda Maya.


" Jadi, Ayah sama bunda tahu asal usul orang tua Lila tapi, nggak tahu kalau orang tua kalian juga bersahabat? Ya Allah... takdir Allah tak pernah disangka." ujar Lila


" Jadi kesimpulannya, Kakek, Opa, juga Tuan Wirata itu sahabat dan karena kalian tak berkomunikasi sejak ayah Putra pergi untuk menikah dengan Ibu Lila, dan juga secara kebetulan Bunda Maya dan ibu Nuri sahabat jadi otomatis ayah Danu dan Ayah putra pun menjadi sahabat, sementara di lain sisi, Ayah Danu berteman juga dengan papa Malik.. Masyaallah ..rencana Allah sungguh luar biasa.. " ucap Dini memberikan kesimpulan dari cerita sang kakek.


" Kamu jago juga jadi Notulen, astaga makasih setan kecil.. " ucap Ray dengan merangkul bahu sang adik


" Ihhh... aku bukan setan kecil bang , aku udah dewasa." protes Dini pada sang kakak.


Lila yang mendengar penjelasan sang kakek pun belum bisa berpikir, akan seperti apa nantinya sikap kala bertemu kembali dengan sang kakek.. ayah dari ayah kandung Lila.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2