Istri Rahasia Sang Cassanova

Istri Rahasia Sang Cassanova
# Ngidam nya Ray


__ADS_3

" Aku menyesal... penyesalan terdalamku tak bisa disamping kamu saat tersulit mengandung Deeba.." ucap Ray memandang sendu wajah Lila.


"Apa kamu yakin akan memulainya dari awal? "tanya Lila dengan memandang manik mata suaminya dengan dalam.


"Dalam hal ini aku tidak main-main, dan kamu cukup percaya aku..ingatkan aku jika aku salah, jangan pernah takut dengan ku, jika kamu ingin menegurku.. jangan pernah pergi walaupun aku memintanya." ucap Ray


" Jika kamu menyakitiku lagi dengan begitu dalam, apa yang harus aku lakukan? tanya Lila dengan membelai lembut rahang suaminya sehingga Ray dengan senyuman memejamkan matanya untuk meresapi belaian kasih tangan istrinya.


" Bawa hartaku, biar aku jadi gelandangan.. " ucap Ray dengan nada candaan..


" Hahaha.. apa kamu nggak takut kalau aku ambil hartamu, trus kamu jad km gelandangan siapa yang mau sama kamu? " ucap Lila menimpali omongan suaminya.


" Itulah cara nya, biar nggak ada pelakor yang bisa rebut aku dari kamu, kan kebanyakan pelakor yang utama liat tebalnya dompet." jawab Ray dengan sunyuman yang membuat pesonanya meningkat.


" Tapi, aku minta jangan banyak senyum sama orang di luar kecuali dengan ku ,mama, Dini juga Deeba." ujar Lila menyandarkan kepalanya pada bahu suaminya.


" Memang kenapa? tanya Ray dengecup lbut pucuk kepala Lila.


" Aku nggak rela bagi-bagi mas.. " Jawab Lila dengan memejamkan matanya untuk merasakan nyamannya bahu kokoh itu.


" Emang kata aku coklat hemm?mencubit hidung mancung istrinya. "kenapa kamu, ngatuk? " tanyanya lagi melihat Lila bersandar ada bahunya.


" Aku lagi ngrasain, sandaran aku.. sudah dari aku menikah sama kamu baru ngrasain bahu kamu, padahal saat aku hamil Deeba salah satu keinginan aku bersandar di bahumu ini, trus kamu yang selalu setia memegang perut buncitku, tapi.. hanya anganku waktu itu. Entah perasaan apa waktu itu, sebenarnya aku benci sama kamu..tapi, anak kamu nggak biarkan aku melupakan kamu yang berstatus ayah Deeba, dan sampe sebelum Jakarta pun aku selalu berantem sama Deeba kalau ngomongin daddy nya,anak mu itu sangat tergila-gila sama daddy nya, padahal dia belum tau wajah mu juga namamu, dia hanya tahu ayah Riko, bunda Nadia, mommy, dan Daddy nya." jelas Lila panjang lebar, pikiran nya menerawang jauh ke masa saat itu.


" Aku juga nggak ngerti ,saat itu aku selalu menginginkan sesuatu yang aneh untuk beberapa bulan.. sempet tiap hari muntah-muntah namun,melakukan serangkaian pemeriksaan keseluruhan aku nggak ada masalah,sempat dokter bilang aku seperti terkena sympatik sindrom. " terang Ray membuat Lila membuka matanya.


" Oh yah.. apa aja yang kamu inginkan?" tanya Lila dengan antusias,teringat akan awal kehamilannya dia sempat pingsan,namun cuma seminggu drop, besoknya sudah seperti orang yang tak hamil.


Flasback on.

__ADS_1


" Mikeeee..!!! " teriak Ray saat dia diambang pintu ruang kerjanya


" Apaan lo teriak-teriak kayak di hutan!! " ucap Mike yang sedang fokus bicara dengan sekretaris Ray


" Masuk ke ruangan gw.. " ucap Ray dengan langsung melenggang masuk ke dalam ruangannya.


" Apaan sih lo..sebentar lagi kita Meeting." ujar Mike mendudukkan bokong nya di kursi depan Ray


" Beliin gw rujak mangga.. " ucap Ray dengan entengnya.


" Hahh.. apa tadi lo bilang rujak mangga, lo kesambet setan mana tiba-tiba minta rujak.Kayak orang ngidam aja lo..!! " ucap Mike tak percaya dengan permintaan sahabat sekaligus bos nya itu.


" Kuping lo masih bisa berfungsi dengan baik kan? kalau udah nggak normal, gw ganti kuping lo sama kuping gajah biar jelas dengarnya.. " ucap Ray dengan kata-kata konyolnya.


" Astaga.. setan apa yang merasukimu bro..??!! kalau orang-orang dengar kata-kata lo, nggak akan percaya seorang Gilbert Ray Abraham ngomong begitu, senyum sama ngomong aja mahal lah... ini bisa-bisa nya dia mau ngelawak.." ucap Mike menanggapi perkataan sahabatnya terasa berbeda.


" Boss lucknat emang.. meeting bentar lagi Ray.." ucap Mike


" Tunda 2 jam." jawab Ray dengan entengnya


Setelah sekian lama Mike mencari rujak keinginan sahabatnya dia masuk ke ruang kerja Ray dengan menenteng pesanannya.


" Nih rujak yang lo mau." ucap Mike menyerahkan bungkusan di tangannya.


Tanpa berkata apa-apa Ray langsung membuka bungkusan rujak itu dan menikmatinya dengan semangat, Mike yang Melihatnya hanya bisa menelan ludah membayangkan betapa asamnya mangga yang Ray makan namun Ray memakannya dengan santai seperti makan nasi sangat lahap dan tak butuh waktu lama, rujak itu sudah habis tanpa sisa.


" Wahh... sebenarnya lo kenapa nih, tiba-tiba lo pengen makan rujak begitu? " tanya Mike saat Ray sudah beres dengan rujaknya.


" Enak itu Mike, jadi semangat gw.. eh iya setelah meeting bilang sama si Amran beliin nasi padang buat gw pake ayam bakar trus pokoknya harus enak." ucap Ray dengan menenteng buku agendanya.

__ADS_1


" Woiii... astaga tuh orang, bener-bener aneh. " gerutu Mike.


Tak sampe situ saja hari hari berikutnya Ray sampe menyuruh OB membelikan Cilok, batagor, somay, es potong... pokoknya makanan yang biasa di makan kaum kusam dia babat habis.


Sampe rumah pun Ray menyuruh sang mama bikin tempe mendoan ala Gombong wehhh... enak kan.. kalau tempe mendoan asal Gombong.. ๐Ÿ˜Š ( Ini sih othor pengennya..)


sama Soto Gombong ala pak Min ( langganan othor kalau pulang kampung)


Minumnya Es kelapa muda ala mbah Jenggot ( itu sih uwaknya othor)


beneran semua enak itu.. kalau ada yang dari Kebumen, Gombong dan sekitarnya mungkin tahu tempat nya.. ( maaf promo dikit si othor๐Ÿ˜‚)


Belum lagi Ray mengalami morning sickness selama hampir dua bulan namun, saat dia mencium baju Lila yang tertinggal di Apartement nya yang sudah dia robek tanpa sengaja di malam itu membuat mualnya hilang dan mood nya pun kembali baik.


Flasback off


" Hahhh... jadi kamu ngalamin itu mas,kasihan banget kamu.. tapi, itu artinya kamu sudah ngrasain kayak orang hamil dong. " ujar Lila


" Apapun itu aku bersyukur bisa bertrmu kamu sama Deeba lagi, makasih sayang sudah mau memberikan kesempatan buat ku memperbaiki semuanya. " ucap Ray dan tanpa menjeda


Ray Menpelkan bibirnya pada bibir Lila, membuat Lila terperanjat dan dengan kelihaian Ray membuat Lilaterhanyut dalam lum*tan lum*atan yang di berikan Ray padanya. Ray pun mengisyaratkan Lila tak memejamkan matanya, Ray takut Lila akan histeris lagi, Ray akan mulai dari sekarang memberikan terapi private pada istrinya dengan sentuhannya, dan membuat Lila menyembuhkan traumanya.


Ray dengan terpakaa mengakhiri kegiatanya dan menghapus jejak basah di bibir Lila.


Tersenyum pada istrinya.


" Lakukan perlahan dan jika aku melakukannya lagi tugasmu hanya fokus dengan mataku,aku suamimu.. " ucap Ray dan Lila pun mengangguk patuh.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2