Istri Rahasia Sang Cassanova

Istri Rahasia Sang Cassanova
# Menjemput Istri


__ADS_3

Hari ini Ray benar-benar pulang ke Indonesia sampai dimansion pas jam makan malam.


" selamat datang Tuan muda" sapa pak Ujang saat membuka pintu mobil sang tuan muda.


" hemmm.." Jawab Ray singkat dan berjalan masuk ke dalam mansion


" malam semua" sapa Ray saat masuk dalam mansion dan langsung ke arah ruang makan.


" malam son..


"malam Kak..


" malam cucu kakek..


" malam Ray..


jawab serentak Dari keluarga nya.


"kamu sudah pulang Ray, bukannya Minggu depan? tanya papa Malik melihat sang putra yang memang sedikit acak-acakan.


"mendingan kamu bersih-bersih Dulu Terus Kamu makan, baru kamu istirahat yaa?


kata Mama Jasmine sebelum Ray menjawab pertanyaan sang papa.


" oke.. Ray bersih-bersih Dulu, ada yang perlu Ray bicarakan sama kalian" ucap Ray langsung berlalu ke kamarnya.


Saat di kamar Ray langsung melucuti pakaiannya dan masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya.


.


.


" Ada Apa dengan anak itu? tanya papa Malik dengan mengunyah makanannya


" Entah..??jawab mama Jasmine singkat.


: sudahlah, pasti ada hal penting yang dia tanyakan"ucap kakek Azman menatap anak dan menantunya.


Tak butuh waktu lama saat semua anggota keluarga berkumpul di ruang keluarga, Ray telah menyelesaikan mandinya dan segera bergabung dengan keluarganya.


" kamu nggak makan Ray? tanya Jasmine melihat sang putra sudah


duduk bergabung dengan mereka.


alih-alih menjawab pertanyaan sang mama Ray menatap dingin kearah keluarganya" dimana Reva, aku nggak liat dari tadi? tanya Ray sambil mendelik berbagai arah


semuanya nampak terkejut dengan perkataan Ray, untuk apa dia menanyakan Reva.


" Ray tau dia istri Ray, tapi.. kenapa kalian tega banget sih bohong sama Ray, maksudnya apa? tanya Ray dan pandangannya jatuh pada papa.


" kamu sadar apa yang kamu ucapkan, masih ingat kan kamu.. meninggalkan pernikahan kamu demi apa? kamu lebih hal yang haram buat kamu dari pada yang halal,kamu sudah mengecewakan kita semua,kamu pikir istri kamu itu apa? kata papa Malik dengan pandangan yang datar pada sang putra.


" kenapa sekarang kakak yang terkesan marah sama kita,wajar kita rahasiakan kakak ipar karena apa, Kakak itu sebenarnya kalau Aku lihat nggak pantas buat kak Reva, kakak seorang cassaNova dan kak Reva orang yang begitu lembut tapi, walaupun seperti itu.. Dia bukan wanita lemah, dan perlu kakak tau.. banyak banget yang suka sama kakak ipar aku itu.. jadi kalau kakak sekarang mau berjuang buat dekat sama kak Reva perlu perjuangan lebih keras.."jelas Dini sambil memakan snak kesukaannya.

__ADS_1


" Lo tau apa sih anak kecil? Kakak lagi ngomong serius."ucap Ray pada sang adik


"kak, emang aku Bayi yang masih bisa di bohongi Aku sudah 19 Tahun, jadi.. aku pastikan aku mengerti akan Keadaan kakak ipar ku yang malang" ucap Dini tersenyum sinis pada sang kakak.


" terserah..."akhirnya Ray meninggalkan ruangan itu menyambar kunci mobilnya dan keluar dari mansion.


.


.


" kamu Mau kemana Ray? tanya sang mama melihat Ray yang melangkah menuju keluar.


" paling mau ke club" teriak Dini dengan melirik sang kakak yang melihatnya dengan penuh rasa kesal.


" mau keluar bentar ma, tenanglah aku nggak akan ke tempat yang di bilang setan kecil itu.."ucap Ray menunjuk sang adik.


" ya sudah hati-hati"ucap mama Jasmine melihat anaknya keluar dengan terburu-buru .


.


.


.


sementara di RS Global Lila sedang berada di tempat jaga nya dan kebetulan dia sudah akan berganti shift dengan temannya.


" La... kamu pulang naik apa? tanya Susi sesama Dokter Di Global Hospital


"biasa lah, Ojol kenapa emang! tumben nanyain! tanya Reva melirik temannya.


"ngapain pata hati, aku sama Dr.Galang Nggak ada hubungan apapun"jawab Reva santai.


"sudahlah aku pulang yaa? capek laper pula.."ucap Reva memegangi perutnya.


"ya udah sana, hati-hati"ucap Susi..


"yuk semua.. aku pulang dulu(ucap Reva berpamitan pada sesama Dokter Di sana.


Reva melangkah menyusuri koridor menuju lobby RS, kebetulan Reva dapat schedule dilantai Lima jadi lumayan jauh dan harus turun ke bawah.


saat dia mau masuk lift, Saat pintu akan tertutup ada tangan kekar menahannya.spontan Reva menatap ke arah depannya.


Betapa terkejutnya dia melihat fakta jika suaminya yang masuk dalam lift yang sama.


"ka... Kumu..??se.. sedang apa anda disini?? tanya Reva dengan suara yang gugup.


"kamu tanya sama saya! tanya Ray menunjuk dirinya sendiri dan melihat sekeliling mereka


" ka.. kalau bukan sama anda, Trus saya tanya sama siapa? setan?!! ucap Reva dengan wajah yang manyun


"saya kesini lagi jemput istri saya, kenapa? ucap Ray dengan nada santai


Deg..

__ADS_1


"Nggak mungkin kan dia jemput aku.."Batin Reva melirik ke arah Ray


"oh.."Jawab Reva Singkat.


"cuma 'oh' yang benar aja reaksinya begitu,emang segitu nggak penting nya Gw suaminya"Batin Ray yang sedikit kesal dengan jawaban Reva.


Ting.


pintu lift terbuka ada dua orang perawat masuk kema dalam lift dan satu dokter


"kamu Mau pulang Re? tanya Dr tersebut melihat Reva dengan senyuman manisnya


"Eh.. iya Kak, kakak juga mau pulang? tanya Reva dengan sikap biasa.


"iya.. mau aku antar sekalian Re, atau Mau Balik Kerumah? Tanya Dr itu lagi.


Reva melirik kearah Ray dan ternyata Ray Sedang memperhatikan interaksi Reva sedang berbincang dengan tatapan tajamnya.


" Astaga.. kenapa dia kelihatan serem bener sih? Batin Reva


"awas aja Lo terima tawarannya, Gw bakal kasih pelajaran buat tuh Dr."batin Ray melihat Reva dengan tatapan tajam mematikan


" nggak kak, Reva pulang ke rumah Reva aja.. salam buat semua yang dirumah"ucap Reva dengan senyum manisnya.


Reva dan dua perawat pun keluar dari lift setelah sampai di lantai dasar, sementara Dr . itu ke besment, Reva keluar lift di ikuti oleh Ray Di belakang mereka.


"kenapa nggak mau diantar Dr.Galang Re, dari pada naik Ojol lebih bahaya"ucap salah satu perawat yang berjalan di sana Reva


"nggak Lah, kasihan juga dia udah cape.."ucap Reva dengan lirih.


sampai di depan RS Dua perawat yang bersama Reva berpisah dari Reva karena mereka sudah di jemput.


Reva membuka ponselnya dan akan memesan Ojol namun belum juga Dia buka ponselnya, tangannya di tarik seseorang.


"Ehhhh... Tuan, anda mau apa? lepas..!! ucap Reva berusaha melepaskan genggaman tangan Ray.


"ayo kita pulang.."ucap Ray santai sambil tetap menggenggam erat tangan Reva.


" saya bisa pulang sendiri, bukannya anda mau jemput istri anda? tanya Rev masih berusaha melepas tangannya dari genggaman Ray


Tak.


Ray dengan pelan menjetikkan jarinya ke kening Reva.


"Aduhh..!! Anda kenapa, sakit tau??"ucap Reva mengerucutkan bibirnya.


"memang istri saya siapa kalau bukan Kamu? kata Ray membuat Reva menatap Ray lekat


Deg..


Bersambung


Ayo Dong Vote.. Like juga Comment...

__ADS_1


dicerita ini, dan bisa jadikan salah satu favorit bacaan kalian..


__ADS_2