Istri Rahasia Sang Cassanova

Istri Rahasia Sang Cassanova
# Anaconda


__ADS_3

Setelah semua keluarga Lila dan juga Ray pergi, kini Lila dan Ray hanya berdua di rumah itu.


" Sayangggg.... " seru Ray saat baru maauk kedalam rumah.


Ray mengedarkan pandangannya sekeliling ruangan, namun..belum ada jawaban yang terdengar dari Lila.


" Kemana dia, apa dikamar." gumam Ray dan dengan cepat melangakah ke kamar Lila.


Ray membuka kamar Lila dengan perlahan, dan benar saja terdengar suara gemericik air di dalam kamar mandi.


Ray menuju ranjang dan membuka tab nya, bersandar di kepala ranjang, melihat email yang masuk.


Ceklek


Terdengar suara pintu kamar mandi terbuka, menampakkan sosok Lila dengan penampilan yang membuat jakun Ray naik turun.


Bagaima tidak,penampakan Lila dengan baju tidur berbahan satin, tapa lengan dengan tali kecil dengan belahan V di dadanya, terlihat transparan karena terlihat seperti ceplakan tubuhnya tanpa dalaman.


" Mas.. mas.. Masss...?!! " teriak Lila dengan menepuk bahu suaminya yang terlihat terpaku melihat penampilan Lila.


" Ha.. i.. iya sayang, apa?" ucap Ray dengan suara tergagap.


" Mas kenapa, nggak suka sama penampilan aku? " tanya Lila dengan wajah sedih.


" Ehh.. ng_ nggak lah, masa.. nggak suka sih, kamu kelihatan Hot gini.. buat si Anaconda ku langsung demo yang...." ujar Ray melihat ke arah bagian senjatanya yang sudah menyembul dengan tanpa rasa malu.


" Massss... mesum..!! " pekik Lila mengikuti arah suami melihat .


" Hahaha.. normal yang, apalagi dia udah mati suri 6th." kata Ray dengan suara yang sudah berubah.


" Hahh.. masa, biasa nya kan..

__ADS_1


" Anaconda udah punya lobang paten yang.., liat lobang lain nggak ada respons..tanya Mike kalau kamu nggak percaya , aku pernah coba saat aku inget kamu,trus On yah.. aku kan laki-laki normal, jadi aku suruh Mike panggil satu cewek lah buat salurin hasrat aku, tapi.. saat aku mau mulai sama dia,Anaconda nggak bereaksi sama sekali sumpah!! kalau kata Mike, Anaconda ku kena Virginiti Syndrom..tau lah, si Mike memang banyak istilah yang aku nggak ngerti ." ungkap Ray dengan pandangan intens pada Lila.


Lila menatap tajam pada suami nya tanpa sadar Lila merasa bersalah dengan sikapnya dulu langsung meninggalkan suami nya itu.


"Kalau saat itu aku nggak pergi apa yang kamu lakuin? " tanya Lila dengan menelisik kedalam wajah suaminya


" Pertama-tama aku mau minta maaf sama kamu, aku pernah ada niat untuk tidak menerima kamu.. tapi, jujur saat aku tahu kamu istri ku dan juga aku sempat kerumah kamu dulu dan saat itu kamu walaupun dalam keadaan marah atau bisa di bilang kamu masih kesal sama aku, tapi.. kamu masih berusaha untuk menjadi istri yang baik buat aku,dan saat itu juga aku berharap bisa perbaiki hubungan kita, tapi.. lagi-lagi aku buat salah sama kamu,aku ambil kehormatan kamu saat aku dalam keadaan terpengaruh obat perangsang lucknat itu." terang Ray dengan menggenggam erat tangan Lila.


" Trus, jadi kita gimana sekarang..? " tanya Lila dengan wajah yang terlihat menggemaskan.


" Kamu, dan Deeba adalah hidupku sekarang dan selamanya, apapun yang terjadi si masa lalu aku ingin menjadikan semua itu pelajaran buat kita. Aku butuh wanita kuat sepertimu,kamu adalah rumah buat aku kembali La.. " ucap Ray


" Apa kamu yakin, aku cuma pengantin pengganti yang lebih tepatnya hanya...


" Ssssttttt... jangan ucapkan kata-kata itu lagi, aku bersyukur saat hal pembatalan pernikahan ku dengan Hani, aku sadar.. kamu terbaik buat aku." ucap Ray menghentikan omongan Lila


Cup


Ray mengecup lembut pucuk kepala Lila dengan, pandangan mata yang terlihat sayu.


Tanpa ragu lidah Ray masuk menelisik kedalam rongga mulut mengabsen semua yang ada di sana, memberikan sensasi berbeda ,membuat aliran darah meninggi antara keduanya.


Lila mulai merasakan ciu*an Ray yang lama kelamaan menuntutnya untuk melakukan sesuatu yang lebih, Lila sudah membalas apa yang Ray lakukan, dalam sana saling membelit penuh gair*h .


Tanpa sadar tubuh mereka tak ada jarak yang tercipta saling merapatkan tubuhnya dan saling memberikan sentuhan.


Ray mencoba untuk melepas pagu*an mereka dan beralih ke leher jenjang milik Lila menyesap nya dan dengan cepat membawa tubuh Lila ke pangkuannya.


Lila mendapatkan sentuhan yang membuatnya seperti terkena aliran listrik yang mempunyai tegangan tinggi.


Tangan Ray sudah sangat aktif merayap ke punggung Lila lama lama menelisup ke balik baju ber bahan satin itu, msnyesap kecil kulit putih Lila dan meninggalkan tanda merah yang terlihat banyak dan kini penjelajahan Raya sampai dada Lila, merem*s gemas dua squisi milik Lila yang bisa dibilang sedang, dalam keadaan sudah cukup menantang.

__ADS_1


Tanpa sadar Lila pun mulai merasa tak tahan untuk mengekspresikan perasaannya saat ini melalui des*han des*han sexy miliknya, dan mulai memejamkan matanya menikmati sentuhan dari Ray.


Terbuai dalam permainan Ray, melihat Lila sudah mulai menerimanya dan merespon dengan des*han Ray tersenyum miring, ada rasa yang bisa dibilang cukup senang karena Lila tak histeris lagi.


Ray mulai mengangkat Lila dan memberingkannya ke atas tempat tidur tanpa menghentikan sentuhan demi sentuhan pada tubuh istrinya.


Dan memulai dengan memainkan put*ng squisinya dan menyesapnya dan mulai melakukan sesuatu yang membuat Lila terbawa suasana.


Tubuh Lila mulai bereaksi dengan apa yang Ray lakukan.


"Aaaahhhh.. eeemmmhhh.. " lengu*an Lila pun terdengar merdu di telinga Ray


" Aaahhh.. sayang.. kamu buat aku gila..!! " gumam Ray saat mendengar suara indah Lila yang sudah lama tak dia dengar saat dia menjadi pemain dulu.


Tak terasa kedua tubuh yang ada di atas tempat tidur itu sudah sama-sama polos dan Ray menghentikan kelakuan nya pada Lila dan yang merasakan mulai menerima sentuhan Ray mendadak membuka matanya dengan pendangan yang sayu memandang Ray yang masih mengungkungnya.


" Kenapa? " tanya Lila dengan suara paraunya.


" Kamu yakin aku melakukannya, kalau kamu yakin.. anaconda sudah siap, dan jika sudah berulah.. dia tak bisa di hentikan, dan jika kamu mencoba nya cukup pikirkan aku.. jangan khawatir hanya aku yang menyentuhmu dari dulu sampai sekarang." ucap Ray


Bukan tanpa alasan Ray mengatakan hal itu karena, takutnya Lila belum nyaman dengan dirinya dan juga masih mengingat kejadian yang Gunawan lakukan padanya.


" Kita harus coba, aku ingin sembuh.. tolong bersihkan sentuhan dia dari tubuhku.. " ucap Lila dengan wajah sendu dan mengharapkan sesuatu yang terlalu sakit dia rasakan.


Bersambung


Like


Vote


Comment

__ADS_1


Lanjutannya besok yaaa...


Pemanasan dulu... 😂😂


__ADS_2